
Waktu tak terasa kian berlalu. Aira sibuk dengan kuliahnya juga butiknya. Begitu juga dengan Lina. Namun keduanya tetap saling
curhat untuk masalah hati. Dan kesibukkan yang semakin hari tambah menyita waktu. Kedua gadis yang sibuk mengelola bisnisnya.
" Ra kalo semester besok libur kita liburan
ke puncak ya. Biar ngak stress ngurusin bisnis melulu" kata Lina.
" Ok aq sih setuju setuju aja Lin, lagian
kita juga perlu hiburan tuh biar ngak bete
iya kan" kata Aira
" Yoi.....percuma duit banyak tapi ngak bisa menikmati" kata Lina sambil selonjoran di sofa ketika keduanya nonton drama korea.
" Iya lah masa duitnya disimpan mulu ngak habis habis. Sekalian kita spa ya Lin" lama ngak rileks kin nih badan" kata Aira.
" Ok.besok kan minggu. Kita quality time aja sama mamah gimana?" kata Lina
" Boleh boleh Lin, mumpung libur.Dulu kalo dikampung si aq suka pijitan tuh. Nama nya pijat capek biar urat urat dan aliran darah lancar" kata Aira.
" Ok nanti pas mamah pulang. Aq omongin biar besok kita jalan bertiga. Sekalian
shoping shoping beb....." kata Lina.
" Aish ngak usah pake bab beb deh Lin Geli aq dengarnya. Gimana gitu kaya anak alay atau melambai...ih " kata Aira bergidik.
" Ha .ha ...ha ... kan gaul gitu ra kesannya"
kata Lina ngasal. sambil ngakak
"Gaul sih apaan Lin, ngak gitu banget
biasa aja kali" kata aira ngeri. Membayangkan bertemu cowok jadi jadian.
" Heh....pasti kamu ingat bencong yang ketemu dicafe kemaren kan ra" kata Lina menebak
"Ya ngak salah Lin, bayangin aja
ngeri ngeri sedap " kata Aira tertawa geli
" He....he...he itu mah cowok jadi jadian ra. Padahal ganteng tapi sayang melehoy. Ha ...ha....ha ... gelak Lina lagi.
"Idih ...amit amit cabang bayi. Jangan sampai deh punya teman kaya gitu" kata Aira.
" Ya itu sih mungkin aliran sesat setengah manusia " he...he....he...." seloroh Lina.
" Hadeh apaan tuh.....aliran sesat setengah manusia, Ngawur deh ngasal kamu Lin
Bikin istilah yang keren dikit napa"
Kata aira protes.
' Apaan dong" kata Lina tergelak ngakak
" Tahu.....ah ....emang jaman sekarang. Manusia banyak menyimpang nyalahin. kodrat pria jadi wanita . Wanita pengen jadi pria pusing .Aq mikir yang normal normal aja lah . Hidup kok dibikin rumit" kata Aira.
" Iya ra mungkin mereka cari jalan pintas
kali jadi gitu" kata Lina datar.
" Tapi ya kasihan juga ya kalo dipikir pikir huh... kasihan kasihan " kata Aira meniru Bahasa Upin Ipin.
" Ya ra kita masih beruntung dapat ujian
hidup yang tak begitu ribet ya ra," kata Lina.
" Iya...." kata Aira sambil mangut mangut
__ADS_1
Kedua gadis itu pun ngobrol ngalor kidul . Sampe bosan .hingga ketiduran .Diruang tengah sampai pagi.
...................................
Pagi ini seperti biasa Aira sudah membawa motornya kekampus Sedang Lina dengan mobilnya.Aira yang seperti biasa parkir dihalaman kampus khusus siswa. Langsung turun dari motor bebeknya itu..Dengan hati senang setelah kemaren puas belanja. Dan ber spa ria bersama Lina dan mamah Lia.
Namun ketika hendak berbalik
" Hai....cantik" kata Albi tersenyum manis.
" Eh kak albi slamat pagi" kata Aira heran dengan sikap seniornya itu.
" Pagi juga, bareng yuk " kata Albi lalu
berjalan menjejeri langkah Aira.
" Hah....ngak salah" kata Aira bingung.
dengan sikap ramah albi.
' Apanya yang salah " sahut Albi.K
" Ah ngak kak bukan apa apa" kata Aira
lalu diam.
" Oh ya ra nanti pulang kuliah. Bagaimana kalo kakak ajak makan siang" kata Albi mengoda Aira menawari makan siang.
" Kenapa ngak yang lain aja" kata Aira
menolak halus.
" Ya.... kakak mau nya sama kamu ra,
Masa suruh sama yang lain
" Bella " kata Albi menambahi.
" Iya kan pasti mereka senang di ajak kakak" kata Aira mencari cari alasan.
" Tapi kakak sukanya sama kamu ra" kata Albi keceplosan
" Hah......." kata Aira kaget.
" Astaga ....maaf " kata kak Albi
Albi pun menepuk jidat nya karna
keceplosan tapi karna terlanjur
ya...mau apalagi
" Ok kakak suka sama kamu ra mau ngak
jadi pacar kak Albi" kata albi jujur.tak mau berkelit lagi.
Deg.......
Aira pun berhenti melangkah dan menatap seniornya. Itu dan membuang nafas kasar.karna kaget mendengar perkataan
Albi barusan.
" Maaf kak kakak bercanda kan " kata Aira.
" Ngak ra " kakak serius kata Albi
mendekati Aira yang sedikit melangkah mundur.
Aira yang didekati Albi pun gugup . Karna belum percaya. Setahunya Albi, Gala dan
__ADS_1
Beni dulu tidak pernah menyukainya. Bahkan bersikap seperti merendahkannya. Tapi kenapa mendadak berubah.
" Maaf kak Aira duluan " kata Aira.Yang bergegas berlari .Menjauhi Albi ketika
Albi masih terdiam.
" Aira tunggu....".panggil Albi
" Tapi Aira semakin mempercepat langkahnya. Dan cepat berlari menuju kelasnya.
" Ya.....kabur dia " kata Albi kecewa karna Aira menghindarinya.
" Apa timenya belum pas ya" guman Albi sambil meraup wajahnya kasar.
.............................
Sedang kan Sira masuk kelas dengan wajah merona merah. Ketika mendengar perkataan Albi tadi..Karna itu pertama kalinya. Aira mendengar ungkapan suka seorang pria
pada dirinya.
" Ah kenapa dada ku jadi berdebar debar gini sih" guman Aira .Sambil duduk dikursinya.
Lalu Aira terdiam duduk terpaku seorang diri.Memikirkan ucapan seniornya itu.Yang membuat hati Aira bingung.
" Woi.........pasti ngelamun" kata Tari mengagetkannya.Lalu duduk disebelah Aira.
" Sshh.....bikin jantungan aja sih Tar"
Kata Aira kaget.
" Ih ....ngelamun apa hayo.... " goda Tari seraya menatap Aira penuh selidik.
" Ngak ada cuma lagi pengen diam" kata
Aira datar
" Ah masa.,ngak mungkin biasanya ngak pernah karya gini" kata Tari menyelidik
" Emang kelihatan " kata Aira bertanya.pada Tari dengan wajah bingung.
" Hadeh....ya jelas ya bau bau roman jatuh cinta nih siapa ya" kata Tari mengoda Aira.
" Yah, mana ada orang aq cuma lagi
mikirin urusan lain" kata Aira berbohong.
" Masa.....sih....." kata Tari .Menaikan dua alisnya sambil tersenyum
" Lah ....ngak percaya ya sudah" kata Aira
datar namun wajah nya terlihat merona.
" Ngak ......aq ngak percaya tuh muka kelihatan berbohong" goda Tari menohok
" Aish.....apaan sih......." kata Aira manyun.
karna ia memang berbohong.
" Cie.....cie.....cie....Pasti tadi ada yang
nembak cupid cinta deh" kata Tari
" Hah....ah tahu ah " kata Aira. Malu lalu menangkup wajahnya dimeja.
" Yeee.....ketahuan kan " tebak Tari senang mengoda Aira yang terpojok.
Aira yang menunduk hanya diam. Karna
salah tingkah. Karna disudutkan Tari. Yang membuatnya seperti maling ketangkap basah.
__ADS_1