
Aira lebih banyak diam . Karna memang beberapa hari ini membuatnya bingung. Hidupnya penuh perubahan .Yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Dengan langkah gontai Aira menuju taman. Dan duduk sendiri di taman kampus
"Woi...... " kata Lina mengangetkan Aira.
" Astagfirullah Lina bikin jantungan aja " kata Aira kaget.
" Ngapain bengong sendiri " tanya Lina yang tahu Aira masih beradaptasi dengan pernikahannya.
" Ya..cuma pengen sendiri aja Lin" kata Aira. Terlihat lemas dan lesu.
" Cerita sama aq ra kalo ada masalah " kata Lina. duduk disebelah Aira.
" Aq benar benar belum siap Lin dan masih bingung" kata Aira buka suara.
" Apa dia bersikap cuek denganmu ra"
" Ngak sih biasa aja dia baik kok" kata Aira.
" Lalu. masalah ya dimana?" tanya Lina
"Ngak tahu Lin perasaanku belum tenang. Mungkin karna masih kaget " kata Aira lirih.
" Ya kamu harus sabar ra mungkin ini takdir mu .Aku yakin kamu bisa menghadapinya. Seperti yang sudah sudah" kata Lina merasa bersalah. Karna dijodohkan sang papah.
" Aq minta maaf ya ra ,kalo semua ini terjadi padamu" kata Lina.
Aira pun memandang Lina dan memeluknya.
dengan perasaan sayang. Lalu menyadarkan kepalanya di bahu Lina.
"Jangan merasa bersalah Lin, aq hanya kaget saja .Nanti juga terbiasa. Mungkin karna baru penyesuaian saja " kata Aira. Menghibur Lina yang merasa sedih karna dirinya.
" Tapi ra"
"Shut..." Aira menaruh telunjuknya dibibir
" Jangan dipikirkan Lin aq sudah menerima semua ny.a. Cuma karna harus ninggalin kamu dan papah. Jadi kaget dan aq belum terbiasa. Kamu tenang saja Lin .aq bisa melewat semuanya seperti yang sudah sudah" kata Aira tersenyum.
" Kamu yakin ra"
" Yakin Lin seratus persen " kata Aira tersenyum.
"'He...he....he....tapi aq membuatmu ngak nyaman ra , Tapi kalo melihatmu senyum begini. Aq percaya kalo kamu hanya butuh waktu kan" kata Lina.
" Yup ..aq memang butuh waktu " kata Aira.
"'Ok...kalo kamu butuh tempat curhat aq siap kapan saja. Kamu butuh kan ra.Seperti yang sudah sudah " kata Lina.
Keduanya pun berpelukan. Lalu tersenyum bersama..
" Ok Lin...yuk ke kantin "kata Aira Lalu keduanya bergandeng tangan .Menuju kantin untuk makan.
__ADS_1
Aira dan Lina mencari tempat duduk yang nyaman Di kursi pojok tempat yang tak terlihat. Sambil memesan bakso dan jus kesukaan masing masing.
Keduanya asyik makan. Ketika geng Dea masuk kekantin dengan gaya hebohnya.
" Woi...ayo makan gue yang bayar " kata Dea pada Lisa dan Bella dua sahabatnya.
" Wah banyak duit nih" kata Bella
" Iya dong ...itu slalu " kata Dea bangga.
" Wah kita di traktir terus dong " kata Lisa
" Iyalah kan gue bosnya. Santai dan makan sepuasnya gue bayarin " kata Dea sombong.
" Dapat duit dari mana de" tanya Bella sambil menatap Dea.
" Biasa dari papah lah" kata Dea tersenyum
" Wah papah mu benar benar deh. Pasti sayang banget. Tiap hari bikin lho bisa shoping shoping" kata Lisa.
" Iya lah mumpung banyak uang. Ya pasti bersenang senang.Kalian juga boleh ikut nanti kita belanja belanja " kata Dea tersenyum
" Benaran nih, wah lho teman terbaik kita de "Kata Bella senang
" Iya dong Dea gitu lho" kata Dea
Sedang Lina dan Aira hanya saling pandang. Tampa bicara apa pun .Asyik menikmati makanannya.Tampa perduli dengan trio ulat keket yang lagi asyik ngobrol.
Sedang Dea dan cs nya .Mulai sibuk dengan pesanannya. Yang memenuhi meja.
" Hai ...cantik " kata Beni mendekati Dea.
" Hai juga ....." balas Dea dengan manja
" Wah lagi pada asyik nih" kata Albi duduk didepan Dea.Yang menyatap makanannya.
Sedang Gala hanya diam saja. Sambil mencari kursi diujung dekat dengan Lisa.
" Kalian baru kekantin ya, sana pesan entar gue traktir " kata Dea.
" Trimakasih ngak perlu De" kata Gala datar
" Kok gitu sih la , kan gue mau traktir" kata Dea manja lalu mendekati Gala.
" Eh....mau ngapain ngak usah dekat dekat deh gue lagi ngak mood " kata Gala.
Ha....ha....ha.......tawa Beni
" Dia lagi pms De ,jadi moodnya ngak bagus"Kata Beni meledek Gala.
"Iya De maklum ...lagi baperan belum ganti popok " kata Albi ikut meledek Gala Yang hanya diam.
" Ck....ngasal kalian gue cuma"
__ADS_1
" Cuma apa la , Dea yang traktir kok"potong Lisa
"Bukan masalah itu sih, gue yang bayar juga ngak masalah " kata Gala
" Wah ....benaran nih" kata Beni semangat 45 yang hobby gratisan aji mumpung.
"Iya tinggal makan ngak perlu sungkan" kata Gala lagi menawarkan.
" Wah tumben la , ada angin apa nih hari" kata Dea menatap Gala. Dengan penuh selidik
" Angin cinta De......" goda Lisa
" Hadeh....lebay lho Lis , Gala mah biasa kalo itu mah " kata Bella.
" Mungkin Gala lagi bolong tuh hatinya buat kamu De" kata Albi mengoda Gala
" Sorry ya gue sama Dea cuma teman. Ngak lebih jangan ngarep deh" kata Gala tegas membuat semua orang kaget
" Wah de....ditolak nih " kata Beni meledek
" Tapi kita masih temanan kan la, ngak masalah " kata Dea manja.
" Mhem.....dehem Gala tampa bicara.
"Jadi ngak ada yang serius nih antara kalian cuma temanan" kata Albi yang tahu Dea akrab lama dengan Gala.
" Sepuluh rius bi, ngak pake palsu dan embel embel " kata Gala penuh penekanan.Karna kini Gala tahu siapa Dea sebenarnya.
" Wah ngak seru dong ngak ada akhir cerita romantisnya " kata Bella cemberut.
" Hadeh Bel, Gala sama Dea santai lho yang bingung" kata Beni heran
" Kan ngak asyik Ben gimana kita jadian " tawar Bella.
" Hah apaan tapi hayoo aja "kata Beni lalu pindah duduk mendekati Bella
" Ish...ish ...kalian ini ya" kata Albi mengelengkan kepala.nya .Melihat kelakuan Beni dan Bella.
" Mumpung ada tawaran bi" kata Beni tersenyum
" Dih....ngak lebay juga kali Ben " kata Lisa memutar mata malas.
" Tapi kan gratis ya kan Bell" kata Beni.
" Gratis makanan ya Ben bukan Bella nya" kata Dea manyun.
" Ha....ha...ha...iya gue gerti tapi gratis semua juga boleh De,Bukan nya kamu juga hobby gratis De " sindir Albi.
" Yah Albi ngomongnya ngak ngenakin nih" kata Dea cemberut. Karna merasa tersindir.
" Tapi fakta kan De " kata Gala menatap Dea serius dan tajam.
Deg......
__ADS_1
Dea terdiam karna tatapan Gala yang menusuk .Seakan ingin memberitahu sesuatu. Yang tak menyenangkan. Namun Dea hanya diam.Kalo ngak ingin rahasianya terbongkar
Sedangkan Lina dan Aira hanya mendengarkan . semua obrolan para seniornya itu .Dan hanya diam tampa komentar. Sambil menikmati makanan mereka berdua.