
Aira yang bercanda.Dengan karyawannya sore itu sangat senang. Paling tidak ada teman untuknya berbagi. Karna sudah lama Aira tak bisa kumpul dengan Lina. Selama Lina menikah.Karna Lina juga sibuk dan waktu yang tersisa nya dihabiskan bersama Devan. Dan Aira hanya bisa ngobrol dan bertemu Lina dikampus. Dan itu hanya di jam istirahat.
" Din , wat .Aq pulang dulu ya. Jangan lupa cek sebelum pulang " kata Aira mengingat kan agar sebelum pulang. Mengunci butik dengan rapat.
"Ya mba hati hati .mba aira ngak bawa mobil" Kata Dini bertanya.
" Ngak Din mungkin lain kali tadi lupa" kata Aira ngeles.
" Ih mb Aira ini bisa aja bawa mobil lupa,Trus kalo pergi asal berangkat dong." kata Wati.
" Iya Wat maklum pas otaknya lupa " kata Aira Mengiyakan saja. Karna tak mungkin ia mengatakan berangkat bareng suaminya Karna Aira belum siap untuk bercerita.
" Ha...ha....ha....ada ada saja " tawa Wati bersama Aira yang juga ikut tertawa.
Aira pun pulang naik taxi kerumah papah Mark .Untuk mengambil mobil dan buku bukunya yang masih tersisa dikamarnya. Ada rasa sedih dihatinya meninggalkan rumah itu. Namun mau tidak mau terpaksa ia lakukan.
" Mba Aira ngak nginap sini " kata bi Munah ketika Aira mengambil minum.
" Maunya gitu bi tapi nanti dicariin Aira belum pamit Jadi cuma pamit ke butik sekalian ambil mobil " jawab Aira
" Rumah jadi sepi non ngak ada mb Aira" kata Munah sedih.
" Kan masih ada Lina bi" kata Aira.
"Ya beda mba, dulu kalian bisa kumpul sambil bantu bibi .Sekarang mba Lina suka ndekem aja dikamar " kata bi Munah.
" Ah bi Munah, ndekem apaan kaya ayam angkrem mau bertelur aja" kata Aira.
" Emang iya kan penganten baru lagi angat angat tahi ayam tuh" kata bi Munah tersenyum mengoda Aira.
" Ih bi Munah pikirannya ya" kata Aira. Yang raut wajahnya berubah merona.
" Emang mba Aira udah mantap mantap belum" tanya bi Munah bercanda.
" Tahu ah bibi..........." kata Aira merengek sambil cemberut.
" He...he....he.....lho kok ngambek emang belum " Goda bi Munah.
"Bibi baru sadar kalian sudah pada nikah. Jadi bibi tambah tua sepi ngak ada hiburan" Kata bi Munah bercanda.
" Tahu ah bi Munah" kata Aira malu ketika bi Munah membahas tentang area dewasa.
..................................
Bug....Aira langsung duduk disofa ketika sudah masuk kekamar.Gala.Entah mengapa hari ini terasa lelah .Namun hatinya cukup senang. Hingga membuat Aira tersenyum senyum sendiri.
" Huh.....Aira membuang nafas kasar sambil tiduran disofa sebentar.
Setelah itu Aira kekamar mandi untuk membersihkan dir.i.Tak lama ritual mandi selesai Aira berganti pakaian lalu sholat magrib.
" Apa dia belum pulang" guman Aira bicara dalam hati.Setelah selesai sholat.
Lalu merapikan rukuh dan sajadahnya Setelah itu Aira pun turun kebawah. Menuju ruang makan untuk makan malam.
" Halo sayang ayo makan dulu" kata mami
" Mi...kak Gala dan papi belum pulang?" tanya Aira , Yang memastikan suaminya. Belum pulang. kerumah.
__ADS_1
" Belum makanya kita makan duluan aja, Nanti mungkin jam 9 baru pulang. karna ada meeting sama klein bisnis papi " kata mami.
" Oh gitu ya mi" kata Aira yang menarik kursi lalu duduk
" Ayo Aira yang pimpin doa" kata mami tersenyum.
" Ya mi" kata Aira yang memimpin doa makan
Lalu Aira pun makan bersama sang mertua. Yang begitu baik padanya . Sambil ngobrol tentang banyak hal .Dan memberikan petuah juga nasehat
" Kamu juga harus siap ra kalo ada wanita genit yang gejar gejar suamimu. Maklum anak mami itu selain tampan berduit juga ramah walau sedikit cuek " kata mami.
" Iya mi dan jangan lupa layani suami. Dengan baik apa lagi masalah luar dalam" kata mami Intan
" Hah.......luar dalam..." kata Aira bengong.
"Ha....ha....ha....kau ini polos amat sih ra nanti juga tahu rasanya " kata mami berkata. Sambil senyum penuh arti.pada Aira. menantunya itu.
" Iya mi" kata Aira yang bersusah payah menelan salivanya .Mendengar sesuatu yang belum bisa ia bayangkan. Dan juga ia rasakan.
" Kalo pertama sih sakit tapi lama lama ketagihan " kata mami bicara prontal.
" Apa iya mi memang begitu" kata Aira Bingung karna belum mengerti kemana arah pembicaraan mami
" He....he...he....Kekeh mami yang melihat wajah Aira. Seperti orang bodoh tak mengerti
" Iya mi " kata Aira asal jawab. Karna memang bodoh dengan hal begituan
Mami hanya tersenyum sedangkan Aira berpikir keras untuk mengerti maksud dari sang mertua .
Setelah selesai makan malam Aira pun berpamitan untuk mengerjakan tugas.
diruang tengah
" Yah .....padahal mami mau curhat " kata mami intan kecewa.
" Kapan kapan aja mi" kata Aira pelan dan lembut .Membujuk sang mertua.Agar tak tersinggung.
" Ya sudah lain kali temani mami ya" kata mami.
" Iya mi " kata Aira tersenyum lalu meninggalkan mertuanya. Yang sedang asyik nonton film drama korea.
Aira naik keatas menuju kamarnya. Kamar yang juga ditempati Gala .Aira langsung mengerjakan tugasnya. Setelah selesai Aira sholat isya dan duduk santai sambil berchat ria dengan Lina
lina...
" Udah mp belum"
Aira
Apaan mp.
lina
Malam pertama.
Aira
__ADS_1
Emang kamu sudah lin
lina
Mhem......sudah tapi aq pasang pake pil.
Aira
Buat apa....
lina
Penunda kehamilan
Aira
Emang bisa hamil Lin.
lina
Yah.....emang kamu belum lakuin tuh ritual
Aira
Sudah ......tapi biasa
lina
Astaga......biasa apanya
Aira
Ngak gerti.....
lina
,???????
Aira pun tersenyum entah apa yang dimaksud Lina Aira ngak tahu apapun yang ia tahu malam pertama ia diranjang Gala disofa.
.............................
" Dasar ya tuh anak sudah katanya tapi ditanya bingung" omel Lina menggerutu.
" Kenapa say" kata Devan yang memeluk Lina dan menaruh kepalanya dicaruk leher Lina.
" Bukan apa apa kak cuma cerita masalah kampus " kata Lina ngeles .Bagaimana mungkin ia menceritakan rahasia wanita pada sang suami
"Ayo tidur ....kata Devan
" Bentar kak Lina menata buku dulu" kata Lina
" Besok aja " kata Devan yang mengangkat Lina keatas ranjang dan mulai menciumnya.
"Aaaaa......kak"
" Aq mau memakan mu " kata Devan ngak sabar lalu mulai bermain lincah ditubuh Lina.
__ADS_1
Entah apa yang mereka lakukan hanya keduanya yang tahu.