Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 54 Menyelidiki


__ADS_3

Aira menghubungi Roni sahabatnya .Untuk mencari tahu orang orang yang berusaha menghancurkan bisnisnya. Walau itu bukan penghasilan utama. Tapi untuk menolong anak anak yang tak mampu.Yang slama ini ditangani Roni di bawah pengawasannya


flas back .


" Maaf ra aku terlambat tahu karna aq sibuk kuliah " kata Roni.


" Ngak pa pa Ron aq juga lalai. Untuk sementara pakai uang pribadiku dulu .Nanti kita pecahkan bersama .Karna kita ngak tahu musibah datang. Kita cuma berencana allah yang menentukan" Kata Aira tenang


" Ya ra mudahan kita bisa mengatasinya. Karna kasihan bu lili kekurangan donatur." Kata Roni


" Aamiin " jawab Aira mengamini.


flas back off.


Malam Aira masih memikirkan semuanya.


Walau hatinya gelisah tapi Aira tetap tenang.


Karna tak ingin Gala tahu tentang semua masalahnya.


" Belum tidur " kata Gala yang baru pulang


" Belum by tadi lagi telepon teman dulu" kata Aira yang meletakkan ponselnya


" Ya sudah aq bersih bersih dulu " kata Gala Yang terlihat lelah sepulang kerja


" Ya " kata Aira menatap Gala..Yang masuk kamar mandi.tak lama kemudian Gala sedah selesai.


Gala terlihat segar setelah mandi. Lalu berbaring di sebelah Aira Dan memeluk sang istri .Yang sudah mulai terlelap padahal hanya sebentar ia tinggalkan.


" Cantik " guman Gala yang melhat wajah polos Aira lalu mencium keningnya.


Gala yang lelah pun lalu ikut terlelap Karna seharian harus mengurus perusahaan. Dan juga kuliah. Yang membuat tenaganya dan pikiran terkuras. Di tambah sekarang ada tanggung jawab besar Yaitu sang istri tercinta.


..............................


"Ra ini Ken pegawai baru kita yang membantu kita .Untuk menyelidiki kasus yang akhir akhir ini terjadi " kata Roni . Memperkenalkan kenzo pria yang tepat disamping Roni.


" Ok saya Aira senang bertemu anda Ken " Kata Aira ketika bertemu di markas mereka. Siang setelah sepulang kuliah

__ADS_1


"Sama sama mba, senang bisa bekerja dengan anda" kata Ken Tersenyum manis pada gadis cantik .Yang menurutnya sangat spesial dan menarik


"Mhem ........." dehem Roni melihat Ken terpukau dan terpesona. dengan Aira.


Aira pun duduk dan mengecek berkas. Yang sudah di janjikan Roni Tentang usaha mereka yang dihancurkan musuh tak nyata.


" Berarti kita mulai dari nol lagi Ron" kata Aira. Seraya menatap roni serius.


" Ngak ra modalnya tetap ada tapi usahanya yang hancur lebur " kata Roni.


" Bagaimana kita buat kafe saja Ron Modal tarik semua kita bangun usaha yang nyata.


Itu lebih pasti hasilnya .Berapa dana yang tersisa itu bisa dirangkap. Dengan membuat teknologi barunya juga." kata Aira yang kini ngak mau kecolongan lagi.


" Ku rasa ide yang bagus ra , Cafe buat anak muda ,dibuat desain yang nyaman. Dan fasilitas komputer tiap ruang .Agar mereka bisa berseluncur ke dunia maya dan mensos bagaimana" kata Roni memberi ide.


" Saya setuju mba kayanya itu sangat menarik " kata Ken ikut menengahi keduanya


"Ok kalo begitu aq setuju Besok Minggu kita cari lokasi yang strategis " kata Aira. Sambil melihat berkas berkas. yang Roni berikan.


" Oh ya mba ini total modal yang tersisa " kata Roni memberi catatan total modal usaha


ini ...Aira cukup kaget melihat nominal modal usaha mereka. Sebesar 3 triliun pantas Roni sudah bisa membeli rumah dan mobil. Dan selain itu perusahaan mereka juga menjadi donatur .Untuk 5 panti asuhan Aira tak pernah melihat isi rekeningnya . yang ia tahu slama ini Roni slalu mentransfer ke


" Ini cukup Roni aq minta kalian berdua bisa bekerjasama" kata Aira


" Itu pasti mba " kata Kenzo .Yang berasal anak panti yang disekolahkan Roni dulu ketika baru berjuang dengan Aira.


" Ok ....kalo begitu nanti kalian hubungan aq Bila sudah menemukan tempat yang cocok dan bagus. Aku harus pulang Karna ada urusan yang harus dikerjakan" kata Aira.


" Baik ra hubungi aq kapan saja. kalo ada apa apa " kata Roni menatap gadis yang dianggapnya malaikat penolongnya ketika dulu ia dulu hampir putus sekolah.


" Ok Ron Ken aq pamit " katan Aira yang berdiri keluar. Dan langsung menuju mobilnya. Lalu hilang membaur dijalan.


............................


" Cantik ya Ron pantas kamu menolak. Tiap didekati Shinta dan cewek lain" kata Ken yang berteman lama dengan Roni


" Tapi aq tak punya celah Ken Dia terlalu jauh untuk ku gapai" kata Roni yang sadar diri .Berharap terlalu tinggi Karna Aira hanya menganggapnya hanya sahabat tak lebih.

__ADS_1


" Ya tapi masih banyak jalan Ron lagian kita masih muda. Masih banyak kesempatan sebelum dia menikah." kata Ken.


" Entahlah Ken tapi kayanya ngak ada harapan Karna Aira terlalu fokus pada bisnisnya." kata Roni yang memang tak tahu kehidupan pribadi Aira.


" Sabar bro pasti ada jalan " kata Ken menepuk bahu roni.


" Ha ..ha....bisa saja kamu ken " kata Roni terkekeh.


" Padahal kamu saja mau kan " goda Roni melirik Ken sahabatnya sejak kecil itu


" Cih ....tapi aq ta makan teman Ron" kata Kenzo. melengos


" Bagus lah " kata Roni sambil berlalu menuju kamar mandi


Ken pun hanya menghela nafas kasar. Lalu pergi kekamarnya .Merasa ngak enak hati karna Roni tahu niatnya terselubungnya. ia akui bahwa pertama kali melihat Aira ken sudah tertarik.


........................


Aira baru sampa di butik ketika azan ashar berkumandang terdengar.


" Mba tadi ada yang pesan gaun yang trend minggu lalu gimana mba " kata Dini.


" Hubungi bagian produksi ya Din tambah 5 persen biar nanti yang cacat produk bisa diganti" perintah Aira.


" Baik mba tak hubungi mas Dilla ya"


" Ok ...oh ya Din sekalian pesankan jus ya." kata Aira


" Ok mb siap.....mba" kata Dini.


Dini yang keluar dari ruangan Aira dan menuju ruang tengah butik mengecek barang persediaan butik


Aira memeriksa berkas berkas yang harus ia cek. Dan tanda tangani karna pesanan yang makin membludak .Namun Aira tak pernah mengeluh karna ia sudah berniat berbisnis. Dengan serius juga ingin membantu perekonomian karyawan. Dan teman temannya yang ia tolong.


" Huh.....mudahan semuanya cepat beres dan aq bisa tenang " bathin Aira .Yang mengingat dulu ia susah mencari perkerjaan Dan hidup miskin. Menjadi kenangan yang tak bisa ia lupakan seumur hidup. Mengingat masa lalunya yang merantau dari desa masa kecilnya.Dan kini cuma setahun sekali ia bisa menjenguk ayah dan ibunya Juga sang kakak dan keponakannya dikampung.


" Mb ni jusnya " kata Dini yang meletakan jus diatas meja Aira


" Ok makasih Din " kata Aira tersenyum.Pada Dini pegawai dan tangan kanannya di butik

__ADS_1


yang ia percayai.


.


__ADS_2