Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 93 Kembali pulang.


__ADS_3

Aira meletakkan Rayyan di box tidurnya.


Lalu menutup kelambu untuk menghela nyamuk yang mengigit.


Gala yang masuk kekamar langsung


mengunci kamar setelah mengantar papah


Mark kekamarnya.


Grep....


Gala langsung memeluk Aira dari belakang


ketika Aira menutup box Rayyan.


"'Aq slalu merindukan mu " bisik Gala yang menaruh kapala nya dicaruk leher Aira.


Lalu Gala membalik tubuh Aira untuk menghadap nya


" Aq juga by " kata Aira yang memeluk Gala.


Gala pun memeluk Aira dengan erat dan melepaskan semua rasa rindu yang lama


ia kubur. Tampa banyak bicara Gala langsung menangkup wajah Aira .Dan menciumnya lalu berpindah pada bibir mungil Aira .Yang lama ia rindukan dan mengangkat Aira keatas ranjang


Malam itu malam yang panjang bagi keduanya. Hanya lenguhan dan *******


yang menghiasi malam yang semakin larut.


Gala tak melepaskan Aira malam ini Karna


sudah lama hatinya mati bersama hilangnya


Aira Dan kini rasa itu kembali hidup.


dengan cinta dan gairah yang menggebu gebu. Menghabis malam dengan cinta


................................


Aira bangun ketika merasa tangan mungil menjamahnya.


" ya Allah nak Rayyan sudah bangun" kata Aira yang bangun masih dalam keadaan polos.


Lalu menaikkan Rayyan disisi Gala dan bergegas meraih baju. Yang berserakan dilantai lalu menuju kamar mandi.


"Pa pa pa ."......oceh Rayyan sambil menepuk


dada Gala


" eugh........ya ampun anak papah sudah bangun ya " kata Gala yang lalu mendudukkan


Rayyan di dadanya


" Aaaa....... papapa"


" Iya ini papah sudah bangun " kata Gala yang berinteraksi dengan baby Rayyan.


Seakan mengerti Gala ayahnya. Rayyan pun meletakkan kepalanya diatas dada Gala . Sambil menepuk dada Gala. Gala yang mengerti pun mengelus gelus punggung


Rayyan yang memeluknya.


Entah tak lama lelah mengoceh Rayyan pun kembali tertidur didada Gala. Gala mengelus punggung Rayyan dan menciumi nya berkali kali .Ada rasa bahagia dihati Gala yang tak bisa ia uraikan dengan kata kata .Melihat putranya yang tak pernah ia kira hadir di dalam hidupnya


" Papah akan menjaga kalian berdua semampu yang papah bisa Walau nyawa taruhannya " kata Gala sambil mengelus


pelan kepala Rayyan.


Lalu mencium nya lagi dan memeluknya erat dalam dekapan hangat.


" By ayo mandi sholat " kata Aira yang baru selesai mandi.


" Iya sebentar lihat lah ia sangat rindu padaku seperti aq juga" kata Gala yamg kembali mencium kepala Rayyan


" By lepaskan dulu dan mandi " kata Aira yang sedang mengelar sajadah lalu sholat.


Gala pun melepaskan pelukannya. Dan menurunkan tubuh Rayyan dengan pelan.


kesebelahnya.dan menyelimutinya. Setelah itu Gala turun dari ranjang .Menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Selesai sholat Aira melipat sajadah dan rukuh nya. Lalu mendekati Rayyan dan mencium

__ADS_1


kening baby Rayyan..Lalu membereskan bantal yang berantakan dan menyiapkan pakaian Gala .yang sudah di siap kan Aira jauh jauh hari sebelum Gala datang kerumahnya.


" Pintar ya bangunin bunda dan papah " Guman Aira menatap bahagia baby Rayyan.


Entah mengapa rasa bahagia itu sudah


lengkap bagi Aira yang kini sudah mempertemukan Rayyan dan papahnya


Ceklek


" By bajunya disini " kata Aira yang melihat Gala keluar hanya dengan handuk sebatas


pinggang..Dengan dada telanjang yang membuatnya merona karna malu.


Mengingat apa yang terjadi semalam


" Trimakasih " kata Gala yang mengambil


baju kaos santai dan celana panjang. Dan mendekati Aira dan mencium pucuk


rambut sang istri dengan rasa cinta.


....................................


" Bibi Gala mana " kata mami Intan yang


heran putra tunggalnya itu. Belum turun juga


untuk sarapan.


" Maaf nyonya tuan muda ngak pulang " kata bi Ratih yang membuat terkejut mami Intan.


" Jangan bercanda bi " kata mami kaget


"Memang dia kemana?" kata papi yang baru


saja menarik kursi untuk duduk.


" Mami ngak tahu pi kalo amak itu ngak pulang" kata mami


" Mungkin menginap dirumah den Albi


nyonya " kata bi Ratih.


" Mami yakin Gala nginap di rumah Albi." kata papi.menatap mami.


" Entahlah pi kalo nginap ngak masalah


cuma mami takut di ke club malam dan....


" Ngak usah negatif thinking mi Gala tak mungkin seperti itu papah percaya dia


ngak akan macam macam." kata papi memotong omongan mami.


" Iya pi mudahan yang papi bilang itu benar"


kata mami .Sambil mengambil piring papi. Dan mengisi nasi dan lauk juga sayur


.............................


Sedangkan di butik Dini sibuk menyusun laporan yang akan diserahkannya kepada


Aira.


" Woi...tepuk sebuah tangan di bahu Dini


" Astagfirullah Tar lho bikin aq jantungan aja "


kata Dini kaget


" Ya tapi tuh jantung ngak melompat kan"


kata Tari.bercanda.


" Melompat sih ngak tar copot iya " kata dini yang cemberut.


" Iya maaf tadi ngak niat ngagetin cuma tes


jantung " kata Tari.


" Hadeh Tar Tar jaman gini tes jantung kalo pas jatuh cinta jantung nya berdetak keras dikira jantung akut " kata Dini

__ADS_1


" Makanya jangan ngagetin orang Tar biar ngak sering jantungan " kata Dini. lagi


" Iya maaf " ngak sengaja kok" kata Tari ngeles.


" Ya sudah mana laporan mu aq mau kerumah Aira nanti nyerahin laporan " kata Dini menatap Tar.


" Ini bos sudah siap " kata Tari memberikan setumpuk kertas.


" Yah banyak amat " keluh Dini namun ia pun mau tak mau harus mengecek semua laporan.


Sedang di sebuah rumah besar Gala baru memarkirkan mobilnya dan membuka pintu


mobil buat Aira yang mengendong Rayyan.Bersama dan papah Mark juga ibu mertuanya.


Mami yang sedang santai diruang tengah


sedang asyik menonton drama korea kesukaannya.


" Siang mi " kata Gala yang mencium pipi


mami Intan.


" Astaga kenapa baru pulang kemana saja semalam hah" kata mami kaget.


" Gala bikin cucu buat mami dan bawakan cucu juga " kata Gala prontal.


" Astaga :plak....plak ...... "


Mami langsung memukuli Gala sambil mengomel. Sedang Gala hanya meringis


menahan sakit dipukul sang mami.


" Dasar anak kurang ajar ya belum punya istri sudah bikin cucu sembarangan mami ngak sudi " kata mami mendelik marah.


" mami......."


Deg .......


Mami yang menoleh kearah suara langsung kaget dan memicingkan matanya sambil memegang bahu Gala dan bersembunyi di


belakang Gala.


" La ngak mungkin kan mantu mami gentayangan " kata mami takut melihat Aira berdiri didepan nya.


Hahahaha......


Gala pun tertawa ngakak dengan ulah mami


yang mengira Aira menjadi hantu gentayangan.


" Mi itu Aira bukan hantu mi , ada ada saja lihat dengan teliti Aira menginjak lantai ngak" Kata Gala tertawa. menertawakan sang mami


" Intan ini menantu mu " kata papah Mark yang muncul disamping Aira dan ibu yang mengendong Rayyan.


" Astaga plak ......plak.... kamu ya kenapa ngak bilang Aira masih hidup " omel mami


lagi lalu langsung berjalan menuju Aira.


dan memeluknya


" Alhamdulilah nak kau masih hidup" kata mami senang memeriksa semua tubuh


Aira lalu memeluknya erat.


Sedang Gala hanya meringis setelah dapat


pukulan dari sang mami.Sedangkan papah Mark memandang haru besannya itu.


" Bagaimana bisa ayo duduk apa ini...."


" Itu cucu mami "potong Gala ketika mami


memperhatikan Rayyan dan gendongan mertuanya.


" Ya Allah ya rabb sini jeng duduk " kata mami seraya meraih Rayyan dari gendongan ibu.


Rayyan hanya menatap mami tampa suara karna bertemu orang yang baru ia kenal.


" Kamu mirip sekali dengan papah mu nak"


kata mami yang mencium pipi gembul

__ADS_1


Rayyan .Lalu memeluk Rayyan dengan rasa bahagia karna itu cucu yang sangat mami impikan.


.


__ADS_2