Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 30 Tentang Lina Dan Devan.


__ADS_3

Aira menyuruh Lina dan Devan .Untuk pulang karena tak tega melihat keduanya yang terlihat lelah. Sedang kedua orang tua Aira sudah pulang .Karna tak bisa meninggalkan rumah yang kosong. Apalagi bapak dan ibunya mempunyai ternak ayam. Dan kambing hasil uang yang di kirim Aira tiap bulan. Sedang kakaknya mengikuti sang suami tinggal ditempat kerjanya.


" Aira....."panggil papah Mark.


" Ya pah ada apa papah mau makan"


Kata Aira mendekati sang papah.


" Ngak ,papah mau bicara sama Aira " Kata papah Mark serius.


" Papah mau bicara apa" kata Aira yang mendekati papah Mark. Dan duduk didekatnya.


Papah Mark menatap wajah putri angkatnya itu. Terlihat lelah memang. Namun senyum manis masih terukir disana.


" Papah mau kalo ada sesuatu terjadi dengan papah titip Lina ya nak" kata papah lirih.


" Pah...." kata Aira pelan.


" Papah percaya padamu. Kau anak yang tangguh dan hebat. Juga pintar dan tulus Papah mohon jaga kan Lina buat papah dan mamah lia " Kata papah menggenggam tangan Aira


" Kenapa papah berkata begitu"Kata Aira lirih dan merasa ada sesuatu yang akan terjadi


" Aira satu satunya harapan papah. Papah yakin kamu saudara terbaik Lina .Yang papah punya. Jadi ketika suatu hari papah tak ada,. Tolong jaga Lina untuk papah,,Aira mau kan" Kata papah Mark mengiba.


" Iya pah Aira janji akan jaga Lina seperti Aira menjaga diri Aira sendiri" kata Aira berjanji.


" Trimakasih nak ,Trimakasih juga sudah mengangap kami keluargamu nak. Papah


dan mamah sayang sama kalian berdua"


Kata papah terharu.


" Iya pah trimakasih juga untuk semuanya " Kata Aira memeluk pria tua itu. Dengan rasa sayang yang luar biasa.


Keduanya saling berpelukan lama. Setelah itu Aira menyuruh papah Mark untuk istirahat. Karna sudah larut malam. Papah Mark pun tidur dengan pulas dan nyenyak. Sedangkan Aira tidur di ranjang yang tak jauh dari brankar papah Mark Sambil sesekali melihat papah Mark Apabila bangun membutuhkan sesuatu.


Ada firasat aneh yang Aira rasakan. Seakan akan papah Mark akan pergi menyusul mamah Lia .Namun Aira menepisnya tetap berpikir positif..Berharap semuanya


baik baik saja.Dan berdoa papahnya itu cepat sembuh.


........................................


Dirumah Lina dan Devan masih cangung. Karna belum sepenuhnya dekat. Devan yang tahu hal itu berusaha tenang.Dan bersikap biasa. saja. Karna dia tak ingin Lina merasa tak nyaman dekat dengannya.


" Tidur lah " Kata Devan yang naik keatas ranjang Dan lalu menyelimuti Lina.

__ADS_1


" A .apa kak Dev belum mau tidur" kata Lina pelan.yang memanggil kak. Karna sekarang om Dev adalah suaminya. Jadi tak mungkin


ia memanggil dengan sebutan om.


" kakak belum ngantuk " kata Dev lalu mengusap punggung Lina yang menghadapnya.


Mata keduanya saling menatap.. Satu sama lain. Lina yang mulai dekat dengan Dev. Merasa nyaman dengan pria yang kini menjadi suaminya.. Sedangkan Dev masih canggung. karna sebelum menikahi Lina. Dev pernah dekat dengan Amel sang kekasih. Yang dipacarinya 4 tahun namun karna tidak ada kesepakatan. Dev lalu memutuskan Amel.Namun siapa sangka setelah putus malah menikah dengan putri bosnya.


Devan tersenyum lalu mencium pucuk kepala Lina .Lalu mendekati tubuhnya merapat Dan membawa Lina dalam dekapannya.


" Tidurlah besok kita harus menjaga papah lagi " kata Devan tersenyum.


" Mhemm..jawab Lina sambil menyusupkan kepalanya di dada bidang sang suami.Yang slama ini diam diam dikaguminya.


Keduanya pun tertidur. Karna seharian Dev mengurus perusahaan .Dan juga menemani Lina menjaga sang papah. Malam dingin itu pun menjadi saksi Pengantin baru yang sedang terlelap


Pagi harinya Lina mengerjapkan mata nya.


dan melihat Dev masih tidur dengan lelapnya .Dipandangnya wajah tampan sang suaminya itu Dan dikecupnya bibir yang terlihat seksi itu perlahan.


Deg........


.


" Ma ...maaf " kata Lina yang tertangkap basah sudah brani mencium bibir Dev.


Cup ...


Bukannya menjawab. Tapi sebuah kecupan. Mendarat dibibir mungilnya.


" Kenapa " kata Dev tersenyum


Lina terdiam dan tak bisa menyembunyikan wajahnya. Yang merona merah karna malu. Seakan keciduk polisi karna mencuri sesuatu.


" A...aku....


" Cup..


Skali lagi Dev mencium bibir Lina dan memeluk nya lebih erat.


" Tak perlu malu, aq milikmu " kata Dev . Tersenyum penuh arti.


"O .iya aq harus mandi. Hari ini kakak ke kantor kan " kata Lina. Yang melepaskan dekapan Dev Lalu beranjak bangun dan bergegas menuju kamar mandi.


Devan yang melihat Lina turun dari ranjang

__ADS_1


hanya tersenyum .


" Rupanya gadis kecilku agresif juga" Guman Dev tersenyum tipis.


Sedang kan Lina yang berada didalam


kamar mandi. Bersandar dipintu kamar


mandi dengan hati dag dig dug .Karna gugup dan malu Atas apa yang barusan terjadi.


" Ya ampun Lin kamu bodoh. banget " umpat Lina. Pada dirinya. yang sangat malu.


" Kenapa aq sangat agresif sih" guman Lina. Sambil memegang bibirnya dan tersenyum manis.


" Ah sudah lah " kata Lina Lalu mulai dengan ritual mandi paginya. Dengan hati yang berbunga bunga.


Devan yang bangun dari ranjang menuju sofa Dan mengambil ponselnya. Untuk memeriksa pesan yang masuk.


Sedang Lina setelah mandi langsung bergegas berpakaian. Karna melihat Dev


sibuk dengan ponselnya.


Setelah rapi Lina pun menghampiri sang suami. Yang sedang duduk melamun


" Kak ...ayo mandi kakak mau makan


dikamar atau di ruang makan" tanya Lina.


" Di ruang makan saja " kata Dev. Lalu berdiri menghampiri Lina.


" Baiklah kakak mandi dulu " kata Dev sambil mencium pipi Lina.


Lina yang mendapat serangan mendadak. Hanya bisa mematung. Dengan kebiasaan baru. yang ia hadapi sekarang.


" Astaga" kata Lina memegang pipinya


yang dicium Devan


Lina pun merasa senang lalu menyiapkan pakaian yang akan dipakai Dev..Dan meletakkannya diatas ranjang. Tak lama kemudian dev muncul. Dan memakai pakaian yang di siapkan Lina. .Setelah rapi keduanya pun sarapan pagi diruang makan.


Dev menatap rumah besar yang baru ditinggali nya..Rumah itu sangat mewah.


Dan ini pertama kali Dev masuk kerumah mertuanya sekaligus bosnya.. Selama bekerja dengan papah Lina Tak pernah sekalipun Dev menginjak rumah besar itu. Dia hanya tahu bekerja dan tinggal di apartemen miliknya sendiri.


Setelah sarapan keduanya pun berangkat. Tapi Dev mengantar Lina terlebih dulu kekampus Setelah itu baru ia menuju kantor untuk bekerja.Mengurus perusahaan sang mertua.Sekaligus bosnya sendiri. Orang yang baik yang Menolongnya dulu.Dan Dev ingin membalas kebaikan tuan Mark. Dengan menikahi putrinya Lina.

__ADS_1


__ADS_2