Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 50 Bertemu Saat Meeting.


__ADS_3

Aira melajukan mobilnya menuju butik.


Setelah mata kuliah berakhir tepat jam 02.


Kemacetan dijalan yang dilewatinya. Membuatnya sedikit tak nyaman. Karna satu jam lagi Aira akan meeting bertemu klein bisnis . Mewakili papah Mark Kemaren papah nya memintanya untuk menggantikannya. Sementara. karna Devan sedang keluar negri selama 3 hari.


Cit.....


Mobil berhenti tepat di depan butik.


Aira lalu turun dan langsung masuk melalui


pintu samping butik. Khusus hanya karyawan butik.


" Huh.....Din berikan laporannya "kata Aira yang duduk dikursi kebesarannya.


" Tumben mba ngos ngosan gitu" kata Dini keheranan sambil memberikan laporan.


" Nanti jam 03 mau kekantor papah jadi buru buru" kata Aira seraya meraih laporan yang disodorkan Dini.


" Oh patasan mau di pesankan jus mba"


Kata Dini.


" Ngak usah Din minum dikantor papah aja " jawab Aira.


" Ya sudah mba ta tinggal kedepan ya" kata Dini berlalu


" Mhem ".jawab Aira.


............................


Aira sampai dikantor Alexa group dengan terburu buru. Lalu masuk keruangan papah


Mark .Dan berganti pakaian mengunakan dress panjang putih tulang. Yang dipadukan dengan blazer hitam. Yang membuatnya terlihat cantik . Dan elegan ditambah dengan


makeup tipis .yang natural


Tok ...tok....tok....


" Mba sudah siap " kata Kania sekretaris


baru Sebulan yang menganti sekretaris sang papah. Karna resain mengikuti sang suami


" Sudah ...." kata Aira datar yang sedang mengecek berkasnya.


" Mba Lina ngak kesini tadi ?" tanya Aira pada Kania yang terlihat tampil seksi dengan span pendek diatas lutut


" Sudah mba lagi rapat di ruang meeting.


"Ok semua sudah siap kita berangkat " kata Aira.


" Baik mba " kata Kania yang mengambil tasnya dan mengikuti Aira yang berjalan didepannya.


........................


.Aira keluar dari mobil nya bersama Kania


Dan berjalan masuk ke gedung bertuliskan


Wijaya Timber Group.


" Betul ini kantornya ?" tanya Aira pada Kania


" Iya mba " kata Kania yang menemui resepsionis kantor tersebut .

__ADS_1


" Silahkan naik lift sebelah sana ke lantai 5 "


Kata sang resepsionis memberi arah.


Aira dan Kania pun masuk kedalam lift


menuju lantai 5 seperti arahan resepsionis


Ting....


Pintu lift terbuka keduanya pun mencari


ruang rapat. Lalu kania mengetuk pintu


dan ketika pintu terbuka


" Maaf apa ini ruang rapat kami dari Alexa group" kata Kania sopan


" Oh benar silahkan masuk " Kata seorang wanita cantik dengan pakaian seksi mempersilakan


" Pa ini tamu dari Alexa group "kata wanita itu


memberitahukan seorang pria yang sibuk mengecek berkas.


"Oh silakan duduk , saya Damar wijaya Dirut


disini " kata Damar memperkenalkan diri pada Aira dan Kania.


" Dan ini sekretaris saya Manda" kata Damar lagi sambil tersenyum pada Aira


" Oh saya Alexa alexander dan ini Kania sekretaris saya." kata Aira juga tersenyum.


" Oh ya silahkan duduk dan mereka ini adalah relasi bisnis saya" kata Damar. Yang yang memperkenalkan 3 orang relasi bisnisnya.


" Ok rapat kita mulai sebentar lagi menunggu tuan muda Atmaja " kata Damar sang dirut muda.


Ada beberapa pasang mata yang diam diam memperhatikannya termasuk.Damar.


Namun Aira yang mengecek berkas perusahaan wijaya cukup fokus hingga tak sadat kalo ia jadi perhatian.


" Cantik....mar" bisik teman Damar yang duduk tak jauh dari Aira.


" Shut....nanti dia dengar"kata Damar yang


jaim apalagi dikantornya.


" Alah ....nanti juga lho embat" kata pria itu lagi.berbisik.


" Santai bro jinak jinak merpati bikin klepek klepek dulu dong" jawab Damar tersenyum penuh arti.


"Kayanya masih perawan tuh " bisik sang temannya lagi .Memperhatikan Aira dengan sedetail.mungkin


" Gue juga tahu rom " kata Damar dambil melirik ke arah Aira.


Bisik bisik pun berhenti ketika sekretaris Damar menyampaikan bahwa. Tuan muda Atmaja sudah datang bersama asistennya


" Silakan tuan muda Atmaja kami semua sudah menunggu kedatangan anda." kata Damar.


" Trimakasih " katanya seraya duduk dikursi yang sudah disediakan


Aira yang masih fokus pada berkasnya. Hanya diam tak bicara .Namun ketika asisten Damar memulai persentasinya. Mata aira terkejut melihat pria berjas coklat yang tak jauh darinya. Sedang melihat fokus kedepan


Deg.....


Astaga kenapa dia Ada disini juga" bathin

__ADS_1


Aira gugup mengingat kejadian tadi malam yang membuatnya merasa malu.


"Ya tuhan mudahan dia tak menyadarinya " bathin Aira lagi


Persentasi berjalan lancar. Hingga membuat beberapa rekan bisnis Damar kagum. Damar sempat melirik Aira yang tenang duduk disebelah Kania sekretaris Aira.


" Bagaimana tuan muda Atmaja bagaimana pendapat anda." kata Damar meminta pendapat.


" Cukup bagus namun masih ada yang kurang di bagian kontruksi saya ingin melihatnya secara detail lagi" katanya terlihat berwibawa dan tenang.


Aira pun mengangkat wajah nya. Menatap


pria yang terlihat tampan . Yang sedang berbicara terlihat karisma dimata nya.dan tampa sadar.


Nyes.........


Kedua mata itupun saling menatap .Namun Aira cepat menunduk ketika Gala melihatnya


" Ok.. tuan muda untuk masalah itu kami akan Menjelaskan semuanya setelah rapat .Mohon kerja samanya." kata Damar.


" Oh ya bagaimana nona Alexa dengan pendapat anda" kata Damar menatap lekat mata Aira.


" Untuk semuanya sudah jelas hanya


bagian konstruksi dan juga detail desain


yang ingin saya tahu apakah itu transparan atau masih dalam tahap pengajuan ?" kata Aira bertanya.


Deg.....


Jantung Damar serasa berhenti berdetak. Karna untuk detail desain memang dirahasiakan. Ia berpikir kebanyakan investor .melupakan itu Namun kali ini dugaannya meleset.


" Oh untuk masalah itu saya akan menjelaskannya pada nona besok Karna dalam tahap penyelesaian" kata Damar


terlihat gugup


" Baik saya tunggu." kata Aira datar.


Gala menatap Aira dengan lekat namun Aira pura pura tak melihat karna malu.


Dan ketika rapat selesai Aira cepat cepat berpamitan dengan Damar serta Klein


lainnya termasuk Gala.


Gala yang tahu Aira ingin pulang. Langsung meminta Doni asistennya untuk mengantar


Kania pulang.


" Tapi tuan kalo nona Kania menolak bagaimana " tanya Doni keheranan melihat sikap bosnya itu.


" Nih kunci "kata Gala sambil melemparnya kearah Doni yang ditangkap Doni dengan cepat.


Lalu buru buru Gala mengejar Aira yang sudah masuk mobil


Brak...


" Sudah siap Kan, oh ya berkasnya sudah dibawakan " kata Aira yang menoleh dan


" Gala...


" Kenapa terkejut , Kania pulang diantar asistenku tenang saja" kata Gala.menatap wajah terkejut Aira lalu....


" Tapi ...mpt .....mpt.....


Gala langsung membungkam mulut Aira.

__ADS_1


Dan ********** tangan kiri Gala langsung mengunci pintu otomatis mobil Sedang tangan kanannya meraih tengkuk Aira .yang membuat Aira tak berkutik lagi . Lama keduanya berciuman. Setelah itu Gala membawa mobil Aira melaju pulang menuju rumah.


__ADS_2