Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 73 Rencana Licik Damar dan Dea.


__ADS_3

Dea baru saja membuka matanya Ketika cahaya matahari masuk dari celah celah jendela.


" Kau sudah bangun cantik" kata suara bariton


" Kau.....bagaimana kita ada disini " kata Dea tergagap.


" Bukannya kita bersenang senang tadi malam " kata Damar mengingatkan Dea .


Dea langsung mencoba mengingat kejadian


semalam yang membuatnya sekamar dengan pria asing itu.


" Oh bang Damar" kata Dea yang lalu bangun untuk duduk disisi ranjang dengan kepala yang masih terasa pusing


" Aq akan pulang ini uang jajan untuk mu " Kata Damar meletakkan secarik cek senilai 100 juta. diatas nakas


Mata Dae langsung terbelalak ,Namun pura pura tak perduli. Seakan akan ia memang hanya bersenang senang.


"Oh ya aq ingin kau mambantu ku, apa kau mau ?" tanya Damar seraya menatap Dea.


" Apa itu " selidik Dea ingin tahu.


Lalu Damar meletakan sebuah foto diatas nakas. dan cek senilai 1 milyar diatasnya.


" Aq ingin kau menjebak pria difoto itu untuk


tidur denganmu dan ambil fotonya lalu kau kirimkan padaku." kata Damar


"Dan kalau kau beruntung kau bisa menguras dompetnya apabila kau mau" kata Damar tampa basa basi.


Dea terdiam sesaat. Lalu mengambil foto yang tadi diletakkan Damar. Mata Dea langsung terbelalak.


" Kenapa kau mengenalnya ? " kata Damar penuh seringai licik.


" Bukankah dia seorang ..."


" Kau benar cantik " potong Danar


" Jadi aq hanya menyuruh mu mendekatinya dan tak masalah bila kau tertarik " kata Damar lagi.


" Ini no ponselku ,hubungi aq bila pekerjaanmu selesai .Dan ingat jangan sampai ia tahu aq menyuruhmu " kata Damar lalu meletakan sebuah kartu nama di pangkuan Dea.


" Aq pergi cantik " kata Damar yang sudah rapi dan meninggalkan Dea dalam kamar seorang diri.


Dea terpaku diam bagaimana dia bisa mendekati Gala sedang Gala slalu menolaknya.Bahkan Gala tak pernah bisa

__ADS_1


ia rayu apalagi untuk dekat dengan Gala.


Dea berpikir sejenak. lalu meraih cek diatas nakas. lalu cepat cepat menyimpannya didalam tas nya.


" Bodo amat sama Aira. Akan ku akan buat Gala tidur denganku dengan obat perangsang" guman Dea tersenyum sinis.


Lalu bergegas masuk kekamar mandi Dan membersihkan dirinya.Setelah itu meninggalkan kamar bekas bercintanya dengan Damar.


......................................


Aira baru saja saja masuk kamar bertepatan ponselnya berbunyi.


" Assalamualaikum bu ada apa"


" Walaikum salam nak ,gimana kabarmu ?" kata ibu Aira dari kampung.


" Alhamdulilah baik bu"kata Aira.


" Ah ya nak ini bapak mu mau bicara sebentar boleh " kata ibu lalu memberikan ponselnya ke sang suami disebrang sana.


Aira mendengarkan apa yang bapaknya katakan Dan menawarkan sesuatu yang sekiranya Aira berkenan membelinya.


" Kalo Aira ngak mau ngak pa pa nak , bapak tak memaksa karna cuma menyampaikan saja kalo Aira berminat " Kata bapak Aira disebrang.


" Baik pa akan Aira pikir kan dulu ya pak" kata Aira meminta waktu.


"Ya pa nanti Aira hubungi kalo Aira membelinya " kata Aira pada bapak.


Setelah itu hubungan pun terputus .Setelah bapak mengucap salam dan Aira membalasnya.


" Apa ku beli saja ya buat investasi lumayan luas dan murah " guman Aira .Yang memikirkan perkataan sang bapak. Mengingat tanah itu milik bos


Bapak Aira yang bangkrut.


" Iya ku pertimbangkan dulu lumayan 15 000 hektar bisa buat kebun buah " kata Aira


Dulu Aira pernah ingin punya tanah yang luas. Untuk bisa berkebun buah buahan. Dan bermimpi membangun istana kecil di desanya. Untuk menyenangkan kedua orang tuanya.


" Iya aq beli saja dari tabungan usahaku " Kata Aira berpikir cepat.


" Kan bapak bilang orangnya pas butuh uang ingin cepat dijual murah, Kalo bisa ditawar uang sisanya bisa buat berangkatkan bapak ibu berhaji " guman Aira Sambil berpikir untuk mengambil keputusan.


" Baik nanti ta cek dulu rekening lamaku. Keuntungan bisnis online bersama Roni " bathin Aira. Sambil duduk disofa membuka laptop untuk mengecek email yang masuk


Aira bukan tak punya uang .Tapi jarang mengunakannya untuk bersenang senang. Apa lagi menghamburkan nya tampa kejelasan. 500 juta itu hal mudah baginya .

__ADS_1


Yang mendapat puluhan juta per hari dari keuntungan butik .


" Ok aq beli saja sekalian aq pulang nanti.


Dan bisa melihat luas tanahnya.Juga sekalian menengok ayah dan ibu juga kak Dera " kata Aira yang akhirnya mengambil keputusan.


Aira pun menghentikan sejenak pekerjaannya Dan menelpon sang ibu dan menjelaskan niat nya Untuk menerima tawaran bapaknya Tentang tanah milik bos bapak Aira yang ingin dijual.Dan Aira juga mengatakan rencananya pulang dalam waktu dekat.


Terdengar suara bahagia ibunya disebrang sana. Tentang kepulangannya dan niat nya membeli tanah dikota. Dekat dengan desanya dulu.


............................


Sedang dikantor Gala sedang duduk disofa Bicara serius tentang penyelidikan Doni tentang Pa Damar.


" Ini bos tadi malam ia bersenang senang dengan teman wanita bos. Yang pernah datang kesini" kata Doni dengan serius.


" Gila......Dea memang gila. bagaimana bisa dia mau saja bermain gila dengan Damar " kata Gala kesal.


" Kenapa bos kesal bukanya bos ngak suka.?" tanya Doni heran


" Aq kesal bukan karna suka tapi jijik melihat teman ku yang dulu baik. Menjadi wanita murahan seperti ini" kata Gala sambil melempar semua foto. Yang diberikan anak buah Doni yang mengawasi gerak gerik Damar.


" Astaga " kata Doni terdiam.


" Kau tahu Dea itu gadis cantik. Keluargga juga terpandang. Tapi dia kurang kasih sayang. Hingga membuatnya terjerumus hal hal yang membuatnya merusak dirinya sendiri." kata Gala kecewa. Mengingat dulu mereka teman dari awal masuk SMA


" Ya mau bagaimana lagi bos sudah seperti itu toh. Dia sendirikan yang mau sana sini dipake orang" kata Doni yang ikut kesal.


" Aq ngak habis pikir Doni bukannya dia bersyukur hidup lebih baik dari orang miskin. Tapi moral nya ngak lebih dari wanita jalanan Seperti ngak ada harga dirinya." kata Gala miris mengingat tentang Dea.


" Huh.....kok aq ikut pusing juga memikirkannya bos" kata Doni yang bersandar di sofa.


" Astaga Don, bukannya kita mau rapat setelah ini. apa sudah kau siapkan ?" tanya Gala pada Doni mengingatkan.


" Plak ...


Doni langsung menepuk jidatnya. Karna lupa ada rapat pertemuan. Lalu bergegas keluar dari ruangan Gala. Untuk menyiapkan berkas berkas untuk rapat.


Sedang Gala hanya mengelengkan kepalanya. Melihat Doni bergegas pergi dari ruangannya Untuk bersiap siap karna 15 menit lagi rapat akan dimulai.


Gala pun merapikan pakaiannya yang rada lecek. Lalu merapikannya dan memakai jasnya.Untuk memimpin rapat tahunan Perusahaan yang kini mulai ia kelola untuk Mewakili sang papi yang ingin pensiun.


" Semuanya sudah siap bos " kata Doni yang sudah berpenampilan rapi. Ketika tadi hanya memakai hem saja.


" Ayo nanti terlambat " kata Gala yang berjalan lebih dulu diikuti Doni dibelakangnya.

__ADS_1


Keduanya pun menghilang dibalik lift .Menuju ruangan rapat di lantai 3. Dimana setiap pimpinan bagian ambil alih untuk ikut rapat tahunan perusahaan.


__ADS_2