
Mata kuliah sudah selesai ketika Gala merapikan buku bukunya
" La kekantin bareng ya " kata Albi yang mendekati Gala.
" Boleh yuk " kata Gala beranjak dari kursinya.
"Gue ikut ya " kata Beni
" Lah biasanya juga ngikut kemana mana pake ngomong " kata Albi cuek.
" Yah sewot lho bi " kata Beni
" Kita juga boleh gabung ya " kata Lisa dan Dea yang mendekati Gala.
" Ya tinggal gabung aja kok ribet" kata Ben.
Lalu mereka berenam pun kekantin bareng.
Gala tidak pernah memilih dalam berteman Namun ia tetap punya batasan.
Sesampai nya dikantin mereka pun mencari tempat yang nyaman.Lalu makan bareng dan ngobrol seadanya. Lalu tak lama kemudian Albi pamit karna sang papi menelpon sedang Beni dan Bella harus ke perpus .Tinggal Gala yang lagi asyik sambil mengecek ponselnya melihat pesan masuk.
Dea yang melihat kesempatan langsung membubuhkan sesuatu kedalam minuman Gala .Sedang Lisa sedang memesan bakso lagi. Gala pun langsung menyeruput minumannya lalu membayar nya sebelum keluar kantin.
" Gue duluan ya " kata Gala berlalu setelah membayar .
" Ya la" kata Lisa yang asyik makan.
" Lis gue duluan ya nih duit buat bayar" kata Dea meletakan uang 50 ribu. didepan Lisa
lalu menyusul Gala
" La tunggu " :kata Dea
" Kenapa De gue mau pulang " kata Gala yang merasa pusing.
" Gue ikut ya la" kata Dea.
" Ngak de gue mau ngantor kok" kata Gala yang merasa kepalanya mendadak pusing.
Gala pun bergegas menuju mobil dan ketika hendak membuka pintu Gala tiba tiba terduduk lemas.
"Ya allah kepala ku" keluh Gala
" La lho ngak pa pa biar gue bantu " kata Dea.
Lalu Dea membantu Gala untuk masuk ke dalam mobil dan menyandarkan Gala untuk duduk .Dea tersenyum puas .lalu meraih kunci mobil Gala dan menghidupkan mesin mobil.
Tari yang sempat melihat kejadian itu menjadi heran dan curiga.
" Astaga tuh bukannya mobil nya Gala kenapa dibawa Dea." kata Tari lalu mengikuti mobil Gala yang dibawa Dea kesebuah hotel.
Dea memarkir kan mobil setelah menelpon Damar. Karna Dea ingin Damar memberinya lebih banyak uang lagi. Sedang Damar sudah menunggunya didalam hotel.
__ADS_1
Tari yang mengawasi Dea terus mengikuti.
lalu cepat cepat memarkirkan motornya diparkiran.
" Astaga Dea mau bawa Gala kemana itu" kata Tari yang mengawasi Dea sedari tadi
Damar pun turun dan memapah Gala yang tidak sadarkan diri Menuju kamar hotel .Tari yang mengikuti langsung mengikuti Dea dan Damar yang masuk kesebuah kamar hotel
" Hei Dea apa yang kau lakukan dengan Gala " kata Tari yang mendorong pintu sebelum dikunci
" Ngapain kamu kesini "kata Dea yang terkejut
" Pasti kamu punya niat jahat kan "kata Tari menyelidik.
" Eh ngak usah ikut campur pergi sana." usir Dea.yang tak mau Tari tahu rencananya
Damar yang sudah meletakkan Gala diranjang lansung menemui Dea.
" Ada apa ini " kata Damar heran.
" Oh jadi kalian berdua yang punya rencana jahat sama Gala " kata Tari dengan suara keras.
Hingga membuat Damar membekap Tari dan menariknya masuk kekamar.
" Cepat lakukan dan ikat temanmu itu sebelum Gala bangun.
Tari pun melawan dan mencoba berteriak Namun Damar berhasil membekapnya Dan mengikat kedua tangannya .Lalu Dea dan Damar melancarkan aksinya untuk membuat Gala yang tidur dengan Dea .Dea pun melepas kemeja Gala dan baju Dea sendiri lalu Damar memfoto semua aksi keduanya diatas ranjang .
Tari yang melihat semuanya berontak bertepatan dengan itu Aira yang menelpon ponsel Gala namun ta diangkat Dea lalu meraih ponsel Gala dan mengirim pesan bahwa Gala di hotel xx.
Dea lalu menyeret Tari kekamar mandi dan mengurungnya kesana. agar Tari tidak berisik
"Sialan tuh anak kenapa sampai tahu gue disini "kata Dea sambil berbaring diatas ranjang
Aira yang mendapat pesan dari Gala pun merasa aneh. Lalu membawa mobil ke hotel karna kebetulan Aira baru pulang dari butik.
" Kenapa perasaanku ngak enak ya " guman Aira gelisah.
Aira menuju kamar xx sesuai pesan Gala dan membuka pintu
Deg....
Aira langsung berbalik dan menutup pintu Ketika melihat Dea disana sedang mencumbu Gala .Lalu pergi dengan mata berkaca kaca
meninggalkan hotel untuk pulang.
...........................
Gala terbangun .dengan kepala yang masih berat dan ....
" Astaga.....Dea.....
Gala mendorong tubuh setengah telanjang Dea dan mengalihkan pandangannya.
__ADS_1
Lalu Gala pun beranjak dari ranjang dan mengambil kemejanya ya tergeletak dilantai. Sedang Dea terbangun ketika Gala memasang kemeja nya.
"La kamu mau kemana " kata Dea yang polos bagian atas dan menutupnya dengan selimut.
" Kau gila Dea apa yang kau lakukan " kata Gala geram pada Dea.
" Menurutmu apa yang kita lakukan la" kata Dea tersenyum.
" Aq tak melakukan apapun kau yang tahu pasti kau merencanakan ini kan " kata Gala emosi.sekaligus jijik dengan kelakuan Dea.
" Kau salah la kamu yang ngak sadar kita sudah melakukannya " kata Dea mengelak
" Aku tak sadar aq tak melakukan apapun" Kata Gala yakin.
"Kita melakukannya la tampa sadar " kara Dea menekan Gala
"'Tidak jangan harap aq jijik melihat mu " kata Gala lalu meraih kunci mobilnya. Dan beranjak pergi dengan sedikit rasa pusing lalu meninggal kan Dea
Gala membawa mobilnya pulang lalu bergegas menuju kamar. Bertepatan dengan Aira yang hendak keluar dari kamar Gala.
" By mau kemana " kata Gala yang menghalangi langkah Aira.
" Minggir aq mau pulang " kata Aira mendorong tubuh Gala.
" Ada apa " kata Gala heran
Gala ingin mencium Aira tapi Aira menghindar.Dan mundur beberapa langkah kebelakang.
" Kenapa ?" kata Gala heran.
" Seharusnya aq yang bertanya sedang apa kau siang siang di hotel bersama Dea." kata Aira yang menatap tajam Gala.
Deg........
Gala pun terkejut bukan main mendengar perkataan Aira tahu apa yang terjadi.
"Byi biar aq jelaskan dulu " kata Gala mencoba mendekati Aira.
" Ngak perlu aq sudah melihat semua nya " kata Aira yang menghindari Gala.
" By dengar dulu kita bicara baik baik bi " kata Gala pelan mencoba merayu Aira dengan mendekati Aira yang mundur
Aira yang mengingat apa yang dilihatnya mendorong tubuh Gala keranjang lalu pergi meninggalkan Gala
"Aira tunggu " kata Gala yang menyusul Aira keluar
Dan terlambat mobil Aira sudah pergi meninggalkan Gala diteras seorang diri dengan perasaan kacau .
" ****....awas kau Dea tega sekali kau menjebak ku " kata Gala melangkah masuk ke kamarnya dan meraih ponselnya disaku celananya hendak menelpon Aira
" Astaga Dea ......dasar wanita gila " kata Gala geram sambil mengepalkan tangannya melihat pesan yang terbaca Aira.
Gala pun mencoba berpikir tenang mencari cara bagaimana menjelaskannya dengan Aira tentang apa yang terjadi.
__ADS_1
Sedang Aira membawa mobilnya menuju rumah. Dengan air mata yang mengalir deras dikedua pipinya.Dan sesampainya dirumah Aira langsung masuk kamar. Dan mengemasi beberapa bajunya dan memasukkannya kedalam tas koper.
Lalu memesan tiket online untuk pulang malam ini juga kekampung halamannya.