Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
108 Kabar Baik.


__ADS_3

Gala baru saja sampai dikantornya pagi ini.Sekarang ia sudah fokus dikantor karena kuliah S2 bisa ia jalani malam hari setelah wisuda


" Bos ada kabar baik dari kepolisian. Bahwa Damar dan Siska ditangkap " kata Doni ketika Gala baru saja duduk dikursi kebesarannya.


" Syukurlah lalu gimana dengan pa Bram " tanya Gala menata asistennya itu.


" Masih diselidiki bos , apakah dia terlibat atau tidak" jawab Doni.


" Baik siapa dalangnya " kata Gala lagi


" Siska yang merencanakan membunuh nona Taira .Dan Damar terlibat karna ia yang meminjamkan mobilnya. Ternyata mereka adalah saudara sepupu " kata Doni menjelaskan


" Pantas saja sama jahatnya " kata Gala . Membuang nafas kasar


" Kerjamu bagus Don, bulan depan dapat bonus " kata Gala


" Serius bos alhamdulilah " kata Doni.Sambil menengadahkan tangannya bersyukur dan mengusap wajahnya.


" Sering sering aja ya bos, ngasih bonus " kata Doni terkekeh senang.


" Cih maunya, aq kasih kamu bonus karna pekerjaanmu bagus. Dan lancar tapi kalo malas yah buat apa kasih bonus. Gaji mu saja sudah besar " kata Gala menatap Doni


" Yah bos, kan buat ditabung modal kawin " kata Doni tersenyum.


" Sudah sana balik keruangan mu . Aq mau kerja " kata Gala yang mulai memeriksa berkas berkas penting.


" Siap bos laksanakan " kata Doni tersenyum. Pergi meninggalkan ruangan Gala


.....................................


Aira baru saja menduduki kursinya. Ketika sebuah tangan menyentuh bahunya.. Dan reflek membuat Aira menyerangnya.


Aaaaaira ....Aira pun menahan gerakannya


" Kak Adi kenapa ada disini." kata Aira heran.


" Kakak mau memastikan hubunganmu dengan Gala. Apa benar kau sudah menikah " Kata Adi dengan raut wajah kecewa.


Aira pum membuang nafas kasar. untuk menjawab pertayaan seniornya itu.


" Iya benar kak maaf " kata Aira yang tak bisa memberikan harapan. Pada pria yang dikenalnya baik itu.


" Aq juga minta maaf karna tak percaya padamu " kata Adi lirih melihat Aira. Dengan mata nanar.


" Tiara berdoa semoga kak Adi dapat yang lebih baik dari Aira " ucap Aira tulus berdoa.


" Ya kakak berharap dia baik seperti dirimu " Kata Adi dengan wajah sendu lalu pergi Dari kelas yang berpapasan dengan Jeni dan Nana.

__ADS_1


"Kak Adi baru ketemu Tiara ya" kata Jeni menyapa


" Iya " kata Adi singkat .Dan pergi keluar dari ruangan itu.


" Yah kak Adi bikin hati gue meleleh. Kenapa harus Tiara sih. Mbok ke gue aja pasti ngak bakal gue tolak deh " kata Nana sedih berjalan menuju kursi dekat Aira.


" Yah dia naksir nya sama Tiara na .kok lho yang menyodorkan diri na " kata Jeni protes.


" Gue ngak tega Jen. lihat kak Adi sakit hati pengen nya tak peluk .Tapi ngak mungkin nanti malah gue yang baper" kata Nana.


" Makanya jangan ngarep na, pasti bertepuk sebelah tangan deh" Kata Jeni meledek.


" Na kalo bertepuk harus dua tangannya. Jadi bunyinya prok prok prok kalo sebelah ngak asyik tahu " kata Aira menyela. Omongan Nana dan Jeni.


" Tiara .....!." teriak Nana yang kesal karna serius malah diajak bercanda.


Hahahaha tawa Aira dan Jeni .Yang membuat wajah Nana cemberut .karna semakin kesal jadi bahan lelucon.


" Betul betul betul ra, ada orang yang patah hati .Belum ngomong tapi sudah ditolak .Jadi kasihan deh lho " kata Jeni meledek Nana.


" Udah Jen, nanti ngamuk bisa berabe kita " Kata Aira ikut menimpali.


" Kalian keterlaluan ya, ngak punya hati. Tega biarin gue merana " kata Nana sedih.


" Jadi gegana dong na" kata Aira tertawa.


" Apaan tuh ra gegana " kata Jeni lemot loading untuk mikir.


" Hahahaha ....cie cie cie yang lagi galau dan merana " kata Jeni sambil mengoyang pinggulnya ke kiri dan ke kanan.


" Ngapain lho Jen " kata Nana mendelik ketika Jeni bergoyang geboy


" Gue mau bikin goyang gegana na , biar viral kaya itu lho kaya artis yang lagi di tv. Kaya goyang ngebor, goyang itik jadi gue goyang gegana " kata Jeni yang sibuk heboh sendiri.


Aira yang mendengarnya pun tertawa geli. Melihat tingkah ajib temannya. itu.


" Ih ganjen banget sih lho Jen ngak usah caper deh ngak bakal laku " kata Nana yang menahan tawa


" Eh na kalo mau ketawa ngakak aja, Ngak usah di tahan . Mumpung ngak bayar ini " Sindir Jeni.


" Sudah duduk Jen, tuh dosen mau datang " Kata seorang teman mereka yang melihat


trio cs itu heboh


Jeni pun langsung duduk manis .Ketika dosen masuk Dan kelas pun hening untuk mulai mata kuliah


............................

__ADS_1


Sore hari Aira sudah sampai dirumah. Dan langsung membersihkan diri .Agar bisa bermain dengan Rayyan. Karna Aira terbiasa menyentuh Rayyan dalam keadaan bersih


" Hai sayang lagi apa sama oma " sapa Aira yang melihat Rayyan. Lagi duduk bermain di karpet bulu ditemani mami.


" Dia mulai lincah ra , mami kewalahan tahu ngak mau tidur siang. Makanya oma temani " kata mami.


" Maaf ya mi , bila ngerepotin mami " kata Aira


" Ngak pa pa ra, pas mami juga ngak sibuk biar ada kegiatan bisa jagain cucu." kata mami .Yang senang bisa dekat dengan cucu pertamanya


" Apa aira harus tambah baby sister nya mi " tanya Aira.


" Ngak usah sudah cukup bi siti aja ,Dulu mami juga ngak pake baby sister waktu Gala masih kecil " kata mami.


" Cuma kamu harus rajin ngawasin Rayyan yang sudah mulai aktif ra .Tadi Rayyan sudah merambat sana sini mau berdiri " kata mami memperingati Aira


" Masa sih mi " kata Aira tak percaya.


" Iya sebaiknya kalian pindah kekamar bawah saja. Ngeri mami kalo Rayyan turun dari tangga Pas ngak ada yang tahu " kata mami bergidik ngeri membayangkan Rayyan jatuh.


" Iya mi nanti Aira bilang dulu sama hubby" Kata Aira yang juga takut .Buah hatinya itu jatuh dan kenapa napa.


" Ya ra , nanti Gala juga mami kasih tahu juga. Mami takut kalo pas tampa pengawasan. Rayyan sudah bisa naik dan turun tangga " Kata mami khawatir.


" Ya mi." jawab Aira yang juga ikut khawatir


Rayyan yang tahu dirinya dibicarakan memperlihat wajah cemberutnya lalu menelungkup kan wajahnya di karpet karna ngambek.


" Ih rayyan kenapa nak " kata Aira yang melihat buat hatinya itu cemberut.


" Hahahaha ..... ngambek dia ra tahu diomongin "kata mami tertawa.


"Ya ampun kasian sini sayang, maaf ya nak tadi kita cerita buat kebaikan Rayyan " kata Aira yang mengangkat buah hatinya itu. Dan memeluknya erat.


Namun Rayyan langsung mewek menangis dipangkuan sang bunda.


Huhuhuhu...............tangis Rayyan sambil mengerucutkan bibirnya manyun. Yang membuat mami tertawa geli Melihat polah Rayyan yang mengemaskan.


" Uluh uluh ngak nangis dong jelek de , tuh lihat papah Rayyan pulang " kata mami mengalihkan perhatian Rayyan Dan ketika kebetulan juga Gala sedang masuk berjalan. Menuju mereka sambil menenteng tas kerjanya


" Papapapa ...." kata Rayyan sambil mengangkat kedua tangannya. Pada Gala dengan berurai air mata.


" Astaga kenapa sini sayang " kata Gala yang langsung mengedong buah hatinya itu.


" Kenapa nangis ? Rayyan sedih kenapa ?" Kata Gala yang menghapus air mata sang buah hati. Sambil mengendong dan menciumnya.


" Ngambek dia la, diomongin mami tadi Karna sekarang sudah bisa rambatan .Sana sini dikira di larang naik turun tangga. Tadi mami lihat Rayyan sudah mulai manjat manjat tangga " kata mami menjelaskan pada Gala tetang buah hatinya yang mulai aktif.

__ADS_1


" Oh gitu ....ya " kata Gala yang mengelus punggung Rayyan yang menangis di dada Gala


Gala pun menaruh telunjuknya dibibir .Agar sang istri tidak mengomentari pendapat sang mami. Sampai Rayyan tenang dulu .Lalu membawa buah hatinya itu. Naik kelantai atas menuju kamarnya.


__ADS_2