Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 133 Istana Kecil Aira.


__ADS_3

Pagi jam 7 Keluargga kecil Aira. Sudah Siap dengan penerbangan pertama.Mereka berangkat lebih awal biar tak terkena macet.


Selama dalam pesawat Rayyan tak rewel. Bahkan Rayyan terlihat senang. Karna kali ia bisa melihat pemandangan lewat kaca jendela.Satu jam perjalanan mereka pun sampai .Dan dijemput oleh bapak Aira dan kak Rudi suami kak Dera.


" Assalamualaikum pa" kata Gala .Ketika mertuanya itu menyambut mereka.Yang langsung mencium takzim tangan mertuanya.


" Walaikum salam nak Gala slamat datang " Kata bapa tersenyum .Memeluk menantunya itu.Yang baru pertama kali bertemu.


" Rayyan ini Apa " kata bapak yang tersenyum pada cucunya itu.


" Apa " sahut Rayyan tersenyum di gendongan Aira.


" Rud ini adik ipar mu " kata bapak ketika Rudi yang tadi sempat kekamar kecil.


" Hai slamat datang " kata kak Rudi menyapa Gala yang cukup kaget .Melihat penampilan Gala yang bukan seperti orang biasa.


" Sama sama kak, panggil Gala " kata Gala. Yang tersenyum ramah.


" Ya senang bisa bertemu " kata Rudi yang


memperhatikan Gala. Yang tampan dan berkarisma .Rudi berpikir suami Aira tua dan biasa saja. Tapi rupanya berbeda.


" Ayo kita pulang nak,.Rudi ayo bantu bapak masukan koper " kata bapak yang juga dibantu Gala.


" Biar abang de, masuk saja sama Aira " kata Rudi setelah Gala meletakan koper. Yang dilanjutkan oleh Rudi kakak ipar Aira.


Gala pun masuk kemobil.Duduk bersama Aira dan Rayyan ditenggah.Sedang bapak dengan kak Rudi didepan. Rayyan yang senang berceloteh .Melihat sepajang jalan lewat kaca .Ketika mobil pulang menuju rumah.


" Rayyan senang banget ya " kata Aira bertanya


" Nang " jawab Rayyan sambil menoleh.


" Nanti ada abang Rendi dirumah pasti senang banget punya teman " kata kak Rudi


memberitahu


" Rendi sudah berapa tahun kak " kata Aira.


" Sudah 7 tahun de sekarang nambah eca juga de" kata kak Rudi.


" Wah sudah komplit kak ,Aira ngak tahu kalo Kak Dera sudah nambah lagi " kata aira.


" Kan ketahuannya baru 3 bulan ra" kata bapak.menyahuti.


" Masa " kata Aira. Yang kaget karna sang kakak tak mengetahui dirinya hamil.

__ADS_1


Mereka pun sambil ngobrol dimobil. Tak lama kemudian mereka pun sampai dirumah. Rumah sederhana milik almarhum kakek Aira. yang masih terlihat sama sejak ditinggalkan nya dulu.


" Kalian mau tidur disini atau disana " tunjuk bapak pada rumah mungil yang dulu pernah diminta Aira untuk dibangun.


" Hah..........Ya Allah bapak itu......" kata Aira yang terharu melihat istana kecil impiannya.


seperti dulu yang Aira inginkan.


" Ayo kita kesana "kata kak Rudi yang menarik koper bersama Gala.


Bapak hanya tersenyum.Melihat putrinya itu senang .Rumah itu memang dibangun sang bapak. Dari uang yang slalu Aira kirim buat orang tuanya setiap bulan.Dan ibu dan bapak memang berencana membangun rumah itu. Untuk sang putri bungsu mereka


Karna tanah itu memang milik Aira putrinya.Bapak hanya ingin mengelolanya saja .Sudah cukup bagi bapak bahagia melihat putrinya itu. Sukses dan bisa membantu mereka slama ini.



Rumah Aira. tampak depan.


" Tik " kata Rayyan ketika melihat mereka menuju rumah Aira yang baru. Yang tak jauh dari rumah kedua orang tuanya.


Ketika sampai disana mereka sudah ditunggu Ibu dan kak Dera dan dua anaknya yang seumuran Rayyan salah satunya.


" ibu ..,kak Dera ." kata Aira yang senang melihat keduanya.


" Rayyan ini Ama " kata ibu menyapa Rayyan yang langsung dipeluk Rayyan karna dia tahu dan ingat akan sang Ama.


"'Kakak senang de bisa kumpul dengan kalian " Kata kak Dera yang langsung memeluk Aira yang lama tak bertemu.


Sedangkan Gala hanya tersenyum .Melihat pertemuan Aira dan keluargganya.Setelah melepas kangen Aira pun membagikan oleh oleh untuk kedua orang tuanya juga pada kak Dera juga Kak Rudi


" Banyak banget de hadiah nya " kata kak Dera senang.Begitu juga kak Rudi dan Rendi keponakan Aira.


" Tapi maaf buat Eca besok ya kita beli sama tante ngak tahu kalo.....


" Ngak pa pa de, ini sudah banyak eca gampang pinjam Rendi aja kok " kata Dera yang memotong perkataan Aira .Karna adiknya itu sudah banyak memberikan hadiah dan oleh oleh.


" Ya tapi besok Eca bisa beli beli sama de Rayyan ya biar milih " kata Aira pada keponakannya itu.


" Iya " angguk Eca yang tersenyum.


Mereka pun akhirnya berkumpul .Sambil ngobrol dan makan oleh oleh. Yang banyak dibelikan Aira.


" Berapa lama disini nak Gala " tanya Bapak.


" Dua mingguan pa, nanti Gala diajak lihat kebun ya pa " kata Gala yang sempat melihat luas tanah yang lumayan besar .Yang sudah ditanami Alpukat dan jeruk juga jambu sesuai amanat Aira.

__ADS_1


" Iya nak gampang " Kata bapak


" Iya de Gala besok kita juga bisa mancing " kata kak Rudi menawarkan.


"Wah boleh bang " kata Gala senang.


Mereka pun asyik ngobrol tentang hobby dan usaha yang cocok. Di daerah dekat Aira tinggal. Sedang kan Aira berkeliling melihat lihat taman belakang .Bersama ibu dan kak Dera dan anak anaknya dan juga Rayyan.


" Wah bangus " kata Aira yang melihat ada taman kecil dibelakang rumahnya.


" Ini idenya ibu dan kak Dera mu ra " kata ibu yang ingat putrinya itu sangat menyukai taman bunga.


" Trimakasih bu ,trus Kak Dera tinggal dimana sekarang?" kata Aira bertanya.


" Dirumah ibu de ,dirumah keluargga kak Rudi ngak enak. Terlalu sempit karna adik adik juga berkumpul disana " kata kak Dera. merasa ngak enak pada Aira yang banyak membantu mereka.


" Ngak pa pa kak malah Aira senang kak Dera dan kak Rudi bisa nemani ibu dan bapak disini " kata Aira.


" Iya de " kata Kak Dera tersenyum.Yang bangga pada adiknya itu. Bisa sukses seperti cita citanya dulu sebelum berangkat kekota.


Siang itu mereka pun berkumpul di ruang tengah. Untuk makan bersama.Masakan ibu dan kak Dera yang sudah menyiapkan semuanya .sebelum mereka datang.


" Wah ini ikan apa bu enak rasanya " kata Gala yang baru merasakan ikan balado khas kalimantan.


" Ini Ikan gabus by , enakkan dulu waktu aq hamil aq ngidam ini by sama yang dipanggang " kata Aira


" Oh ya enak ya rasa nya beda dari yang lainnya." kata Gala .


" Nah besok abang ajak mancing tuh ikan de di ujung sana ada kolamnya " kata kak Rudi .


"Hah bisa dipancing bang " kata Gala heran.


" Bisa nak Gala bahkan dekat hutan diseberang sana itu besar besar ikannya "Kata bapak menimpali.


" Wah besok kita kesana bang ya, kalo ngak repot " kata Gala yang penasaran .


" Ok nanti pagi abang siapkan pancingnya " Kata kak Rudi yang punya teman untuk mancing.


Aira hanya tersenyum mendengar obrolan suaminya. Dengan kak Rudi dan bapaknya . Gala memang pandai membawa diri dan cepat beradabtasi.Juga mudah akrab dan ramah bila sudah kenal baik.


Sedang kan ibu hanya tersenyum melihat menantunya itu mau menerima Aira dengan baik.Juga keluargganya..Padahal.ibu tahu bahwa keluargga Gala bukan orang biasa.



Taman dibelakang rumah Aira.

__ADS_1


__ADS_2