Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 45 Curhatan Kak Albi


__ADS_3

Aira keluar bersama Lina dari kantin .Setelah kejadian itu Dea kembali bersama gengnya menangis di pelukan Lisa.


Ada rasa iba di hati Aira Namun ini bukan urusannya. Apalagi untuk ikut campur.


" Kamu ngak pa pa kan ra " tanya Lina pada Aira yang hanya diam.


" Ngak pa pa Lin cuma kasihan lihat Dea kayanya gimana gitu. Apalagi dia sudah lama mengenal Gala.


" Tapi dia suamimu ra apa kamu ngasih celah buat pelakor" Kata Lina heran dengan rasa iba sahabatnya itu.


" Bukan gitu Lin, cuma seharusnya mereka tak bertengkar di depan umum. Dan mempermalukan Dea begitu" kata Aira


" Ih kamu ra orang Dea sendiri yang ngak sopan .Masa datang datang langsung duduk di pakuan Gala ya jelas ngak sopan itu ra namanya kegatelan " kata Lina kesal.


" Kok lho yang sewot Lin, kaya orang cemburu gitu " kata Aira keheranan


" Yah...aq belain malah yang dituduh .Aq sayang sama kamu ra . Jangan sampai deh Gala di rebut ulat keket.


" Ha...ha...ha....ya emang ulat keket kegatelan Lin. Makanya aq sabar. Kalo emosi ngak asyik lin" kekeh Aira yang tertawa lucu melihat Lina emosi


"Huh.....kamu ya ra senang banget menguji imanku. Yang lemah ini .Untung gue punya teman kaya kamu ra .Kalo aq yang jadi kamu marah ku udah kaya bon cabe level 30 " kata Lina manyun.


" Wah asyik dong bisa makan bakso sama bon cabe level 30 yang banyak dong " tawa Aira.


" Iya lah ketimbang lho ngak asyik bakso ngak dikasih sambel jadi hambar " ledek Lna kesal.


" Udah jangan baper nanti kebawa kerumah lho. Malah ikut bingung jadi korslet padahal lagi hot hot nya kan " goda Aira. Sambil menaikan kedua alisnya.


" He he he....emang lho belum belah duren " kata Lina balik nanya.


" Belah duren sih sering Lin, pecah telor belum " kata Aira asal jawab. Yang sengaja mengalihkan pertanyaan Lina.


" Aish ....gila lho ra sama aja lagi. Tapi enak enak gimana gitu" kata Lina curhat.


" Maksudnya " kata Aira menatap Lina.


" Yaitu.......pecah telor " kata Lina sambil tersenyum.


" Iya lah enak banget" kata Aira cuek


" Wah .......tapi kamu ngak minta nambah ra" tanya Lina.

__ADS_1


" Pasti nambah Lin, apalagi telornya enak " jawab Aira sambil tersenyum simpul.


" Ih..aq benaran curhat ,Malah kamu main main ra " kata Lina kesal.


" Ha...ha....lagian serius amat Lin Dinikmati lah Devan aja santai kok " ledek Aira


" Cih.....emang Devan cerita sama kamu ra" Kata Lina menyelidik curiga.


" Ngak dih cuma dengar aja pake ah.....ah gitu kan " goda Aira yang membuat Lina malu


"Ih...kamu ngitip ra ?" kata Lina heran kalo Aira tahu kegiatan panasnya


" Ngak cuma ngak sengaja dengar " kata Aira jujur


" Aira.....! teriak Lina....ih.......kenapa pake didengar " kata Lina malu kaya keciduk hansip.


" Ha ..ha....ha.... kena kan sorry ya Lin ngak sengaja .!!" tawa Aira


Lina pun langsung memukul bokong Aira karena kesal. Sedang Aira cuma tertawa.


Auw. .wow ....wow....sakit Lin, ngak lagi deh dengar ah ah.ah " tawa Aira ngakak.


" Rese kamu ra besok aq balas. Bila gituan sama Gala ' kata Lina cemberut.


" Yah....gila lho ra dah aq mau kekelas aja nih sudah mau makul " kata Lina. berlalu.


" Ya sana jangan lupa kamar kunci sebelum hu ah hu ah " ledek Aira. .Yang membuat Lina cepat pergi karna malu.


Ha..... ha.... ha.... tawa Aira senang mengerjai Lina. sahabatnya.


" Padahal aq cuma ngerjain kamu lin eh malas dianggap serius " kata Aira mengeleng


" Tapi masa iya pake ah ah " tawa Aira geli sendiri lalu kembali menuju kelasnya.


..............................


Sehabis makul terakhirnya Aira langsung pulang .Dan menuju parkiran mobil ,Namun ketika hendak masuk albi memanggilnya


"Aira..."


Aira pun menoleh pada sumber suara

__ADS_1


" kak Albi ada apa manggil Aira .?" tanya Aira heran


" Bisa bicara sebentar" kata Albi


" Bisa tapi disini aja ya kak " kata Aira


" Ok....tuh dibawah pohon biar teduh " ajak Albi membawa Aira kebawah pohon kersen


" Ada apa sih kak" tanya Aira heran.Karna tak sabar.


" Benaran kamu sudah punya tunangan atau cuma menghindari kak Albi.?" tanya Albi serius seraya menatap Aira.


"Kak Albi ngak percaya " kata Aira datar


" Iya .....karna kamu ngak pernah diantar siapapun " kata Albi.


" Huh....ngak masalah kak Albi percaya atau tidak tapi kenyataannya Aira sudah punya calon " kata Aira serius.


" Calon yang dipilihkan papah" kata Aira lagi jujur tampa berbohong sedikitpun


" Baiklah semoga kamu bahagia " kata Albi yang putus asa. karna Aira menolaknya.


" Maafin Aira kak. tapi Aira tak bisa menolak perjodohan itu. Aira harap kak Albi mendapatkan gadis yang baik" kata Aira.


" Terimakasih ra . Aira masih mau kan berteman kak Albi." tanya Albi lirih


" Mau kak" kata Aira tersenyum manis


Albi hanya bisa membalas senyuman Aira dengan senyum yang getir,.Karna ada rasa kehilangan yang teramat sangat.


" Kak Albi duluan ya" hati hati dijalan.


" Ya kak sama sama " kata Aira yang hanya menatap pria yang dikagumi itu. dari jauh. Andai tak ada perjodohan mungkin Aira akan menerimanya.


Aira langsung masuk mobil dan menghidupkan mesinnya. Lalu pergi meninggalkan kampus .Untuk ke butik.untuk mengecek butiknya. Yang lagi meroket omzet pendapatannya.


Tak lama Aira sudah sampai dihalaman butik Yang lagi rame pengunjungnya. Ada rasa senang dihati Aira. Melihat usaha nya semakin maju dan laris.


" Mah ....makasih sudah buatin butik buat Aira. Semoga mamah bahagia disana" guman Aira lalu membaca alfatihah . Buat mamah Lia untuk semua kebaikannya. Selama hidup karna bagi Aira mamah Lia Juga ibu keduanya setelah ibu kandungnya


Aira lalu turun dari mobil lewat pintu samping Menuju ruangannya .Untuk mengecek pendapatan kemaren dan hari ini Karna Aira juga membagi waktu. Untuk mengurus perusahaan papah Mark .Yang akhir akhir ini membuatnya sibuk.

__ADS_1


Ya kini kesibukan itu membuatnya takut


Lupa dengan keluargganya. Yang jauh lama tak temuin Aira. Hanya bisa mengirim uang dan kabar. Sebagai pengobat rindu.


__ADS_2