
Semua barang sudah Aira siapkan. Besok mereka akan pulang kembali kerumah mertuanya. Semua oleh oleh pun terbungkus rapi yang membuat Gala melongo melihat barang yang dibawa sangat banyak.Bahkan Rayyan menyuruh Apa nya untuk membawakan buah alpukat kesukaan nya.
" Astaga disana kan juga banyak alpukat bisa beli di supermarket " kata Gala
" No nda nak." jawab Rayyan ketika Gala menyuruh untuk meninggalkannya.
" Ngak pa pa by, sudah terlanjur toh anaknya yang minta " kata Aira.
" Ya terserah deh, aq cuma ngak mau bapak repot membawanya di mobil " kata Gala.
" Ngak pa pa nak Gala ngak setiap hari.,lagian ini hasil panen sendiri " kata bapak tersenyum.
" Maaf Ibu pak , bila kami merepotkan kalian selama ini " kata Gala pada sang mertua.
" Ngak nak malah ibu dan bapak senang kalian bisa liburan kesini lagi." kata ibu yang merasa berat melepas Rayyan cucunya yang ia asuh sejak Aira hamil
" Kalo kami punya waktu lain kali ,insyaallah kami akan liburan kesini lagi pak bu " kata Gala.
" Iya nak " kata bapak.
Bapa dan ibu Aira ikut merapikan barang dan perlengkapan mereka .Yang akan di bawa pulang besok pagi.
..............................
Setelah itu mereka pun ngobrol diruang tengah .Bersama kak Rudi dan kak Dera juga para tetangga yang sore tadi penasaran pada Gala suami Aira.
" Wah kok cepat ra pulangnya " kata Hesti tetangga Aira.Yang juga sambil melirik Gala suaminya.
" Iya kami baru tahu Aira pulang bersama suami dan anaknya .Yang sekarang sudah besar ya " kata yang lainnya
" Suami saya kerja kak ,jadi ngak bisa lama disini karna ambil cuti.saja " kata Aira menjelaskan.
Kepada para tetangganya yang dulu bermulut usil. Yang mengatakan Aira hamil di luar nikah.Namun Aira diam saja.Karna ta ambil pusing dengan omongan orang.
" Ganteng ya bu suaminya Aira" kata tetangganya Aira berbisik kepada sang ibu.
Ibu hanya tersenyum .Sambil menawarkan cemilan yang disuguhkan.Untuk mengalihkan perhatian tamunya.
" Silahkan bu ayo di coba , itu cake buatan Aira" Kata ibu basa basi.
" Bu Aya cucunya ganteng seperti ayahnya ya, dulu masih bayi waktu disini sekarang sudah bisa jalan " kata Hesti yang melirik masih Gala terpesona.
__ADS_1
" Iya ini Aira pintar cari suami ya ,sudah tampan ,kaya dan gagah " kata ibunya Hesti.
" Ah ibu ini bisa saja. kak Gala ini teman kuliah Aira kok" kata Aira memberi tahu.
" O....Aira masih kuliah juga bukannya waktu hamil sudah berhenti " kata Hesti.
" Istri saya masih kuliah bu, cuma cuti kuliah waktu hamil .Setelah melahirkan dilanjutkan lagi " kata Gala yang Akhirnya ikut bicara
" Boleh ya begitu mas " kata tetangga Aira.
" Boleh bu asal bisa mengatur waktunya antara kuliah dan menikah " kata Aira.Yang menjelaskan pada para tetangganya.
Setelah puas ngobrol para tetangga pulang.
Kerumah masing masing. Dan Aira sangat lega karna para tetangganya itu kini tahu sedikit banyak tentang kebenaran Aira. Kadang banyak yang bermulut usil. Dan membuat cerita yang tak masuk Akal.Namun Aira tak perduli Karna ia tak melaku kan hal yang melanggar batas.
"Sudah malam ra istirahat sana" kata kak Dera menyuruh Aira kembali kerumah sebelah.
" Iya nak sana ajak Rayyan dan papahnya tidur , besok kalian kan akan pulang" kata ibu.
" Ya bu " kata Aira lalu memanggil Rayyan untuk pulang kerumah sebelah.kerumah kecil Aira yang kini menjadi istana kecil nya.
Gala pun lalu mengendong Rayyan. Rayyan yang mengantuk pun akhirnya menurut. Pulang bersama bunda dan papahnya.Untuk beristirahat supaya besok bisa bangun pagi.
Subuh ketika ayam jantan berkokok ,Aira sudah bangun lebih dulu. Dan berwudhu setelah itu membangunkan Gala dan Rayyan untuk sholat berjamaah.
Setalah selesai Aira langsung kedapur untuk menyiapkan sarapan sebelum berangkat pulang kembali ke jakarta.
" Bu ini buat keperluan ibu ya " kata Aira. Yang menyodorkan amplok putih berisi uang untuk sang ibu.
" Dan ini buat Kak Dera " kata Aira yang yang juga memberikan amplok berwarna biru
" Kok repot repot ra, trus nanti kalo kurang untuk bayar bagasi gimana?" kata kak Dera.
" Itu gampang kak biar urusan kak Gala " kata Aira. Memastikan sambil tersenyum.
" Trimakasih nak, sudah banyak membantu kakakmu dan juga ibu dan bapak " kata ibu lirih.
" Kalian keluargga Aira bu ,sudah sewajarnya Aira bantu ibu ngak perlu sungkan .Lagian Aira juga masih punya uang kok" kata Aira tersenyum.
Sedang kan Gala sedang ngobrol bersama bapak dan Kak Rudi. Gala berencana akan memperbesar rumah Aira .
__ADS_1
" Besok sesampai disana uang nya akan Gala transfer ya pa, nanti biar kak Rudi yang mencari para pekerja. Untuk membangunnya." kata Gala.
" Apa rumahnya harus dibangun sesuai gambar de Gala " tanya kak Rudi.
" Iya kak dan saya ingin ada kolam renangnya juga nanti .Untuk masalah biaya semaunya nanti biar kakak rinci saja. Saya akan transfer yang penting semuanya beres " kata Gala.
Rudi sempat melirik sang mertua. Karna dia tahu membangun rumah yang cukup besar memerlukan biaya yang tidak sedikit .Dan Gala minta semuanya di buat serapi dan sebagus mungkin.
" Nanti kami kabari lagi de Gala ,bila teman kakak itu sudah selesai menggarap proyeknya " kata Rudi. Memberi tahu karna temanya memang suka merancang rumah dan terkenal bagus dan rapi .walau cuma lulusan SMK.
" Ya kak Rudi atur saja, saya hanya akan melihat hasilnya nanti " kata Gala santai.
"'Iya de, nanti kak Rudi sama bapak akan bicarakan lagi gimana baiknya." kata kak Rudi.
Selesai ngobrol mereka pun sarapan bersama dan bersiap siap mengantar Aira. Sedang ibu dan kak Dera tidak ikut serta karna mobilnya tak muat.
Ketika semua sudah masuk mobil.Aira pun berpamitan kepada ibu dan kak Dera. juga para tetangga. Setelah itu Bapak dan kak Rudi mengantar mereka untuk ke bandara.
Pulang kembali kekota besar .
" Hati hati ya nak , titip salam buat mertuamu " Kata bapak ketika Aira berpamitan.
" Ya pa nanti Aira sampaikan" Kata Aira.
" kak Rudi titip kak Dera dan ibu juga bapak ya " kata Aira pada kakak iparnya itu.
" Ya de, kakak akan jaga mereka " kata Kak Rudi berjanji.
Begitupun dengan Gala yang berpamitan dengan sang mertua.
" Sampaikan salam bapak pada orang tuamu dan titip Aira dan Rayyan " kata bapak pada Gala
" Ya pa Gala akan sampaikan dan menjaga mereka seperti Gala menjaga diri Gala sendiri." kata Gala yang lalu memeluk mertuanya dan kak Rudi.
Sedang Rayyan dapat ciuman yang sangat lama dari sang Apa. Karna bapak akan slalu merindukan cucunya yang sangat pintar dan tampan juga lucu itu.
Setalah berpamitan ketiganya pun langsung cheking lalu masuk keruang tunggu.Bapak dan kak Rudi melihat mereka dari kejauhan.
" Pa apa de Gala serius mau membangun rumah sebesar itu " kata Rudi yang tak percaya.
" Sepertinya iya Rud, nak Gala ingin membuat rumah untuk Aira " kata bapak yang tahu betul siapa menantunya itu.
__ADS_1
Karna Pa Mark ayah angkat Aira sudah memberi tahu siapa sebenarnya Gala dan keluargganya.Dan Aira akan aman selama ia hidup bersama Gala. Karna selama ini masih ada musuh yang mencari jejak sang mertua.Namun indentitas Aira yang disembunyikan membuatnya slalu aman. Karena tak sekali pun bapak menceritakan itu Pada Rudi menantunya. Demi keselamatan Aira dan cucunya.