Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 69 Emosi Gala


__ADS_3

Gala keluar dari rumah menuju ke kantor.


Setibanya dikantor ia langsung meeting bersama klein Doni sang asistennya. Sedang sibuk menyiapkan berkas. Ketika ada seseorang ingin yang menerobos masuk.


"Minggir " teriak Damar yang dihalangi dua orang satpam.


Namun satpam menghalangi Damar untuk masuk ruangan Gala yang baru saja datang.


"Maaf pa bapak ini memaksa masuk" kata salah satu satpam


" Baik lah kalian boleh pergi " kata Gala yang tak mau ada keributan.


Lalu menyuruh dua satpam itu pergi dan mempersilahkan Damar untuk duduk.


" Silahkan duduk pa Damar" kata Gala dengan


wajah datar.


" Kenapa membatalkan semua kerja sama " Kata Damar. Menatap Gala tajam karna tak terima dengan keputusan Gala .Yang sudah memutuskan hubungan kerjasama mereka.


" Maaf pa Damar saya memutuskan untuk tidak bekerja sama karna saya merasa dibodohi " kata Gala tenang.


"'Apa maksud anda " kata Damar yang terlihat emosi sedangkan jhon berdiri tenang dibelakangnya.


" Saya sudah menyelidiki semuanya tentang kerjasama keuntungan yang anda ambil tampa sepengetahuan kami " jelas Gala.


" Dan anda juga seorang mafia dalam bisnis hitam. Maaf saya tak bermaksud lancang . Namun saya pribadi tidak ingin perusahaan saya ada permainan kotor " jelas Gala tenang.


Jleb....


Damar pun diam tak bisa berkata apapun lagi


dia hanya berpikir kenapa Gala sampai tahu semua itu.


" Oh ya satu lagi , apa pa Damar terlibat dalam


kecelakaan nona Alexa klein bisnis saya" Kata Gala yang membuat Danar terkejut.


" Maaf tuan muda saya tidak tahu apapun tentang itu saya tidak terlibat " kata Damar


" Tapi ketika nona Alexa pulang anda sempat membuntutinya kan " kata Gala menatap Damar tajam.


Deg........


Damar lagi lagi tak bisa berdalih . Karna dia tahu pasti Gala sudah menyelidiki semuanya.


" Baiklah tuan muda kalo anda tak mau bekerja sama tidak masalah. Tapi tolong ,saya tak terlibat sama sekali .Apalagi dengan nona Alexa. " kata Damar yang mengelak dari tuduhan Gala.


" Tapi anda ingin melenyapkannya kan " kata Gala lagi . Menyudutkan Damar untuk mengaku.

__ADS_1


Damar sekali lagi bungkam. Bagaimana bisa Gala yang dikenalnya sebagai anak muda. Yang baru terjun ke dunia bisnis Bisa tahu banyak dengan sepak terjangnya.


" Maaf sekali lagi saya tidak tahu menahu tentang semua itu. Dan saya tak punya masalah dengan nona Alexa " kata Danar memberi alasan


" Baiklah pa Damar apa ada yang lain . Kalau tidak saya masih ada pertemuan penting hari ini " kata Gala tampa basa basi.


" Baiklah maaf bila saya saya menganggu anda kalo begitu saya permisi " kata Damar lalu pergi dengan wajah kecewa diikuti Jhon asistennya.


" ****."...........:umpat Gala emosi


Ingin sekali Gala marah saat ini .Namun ia belum punya bukti akurat..Gala hanya bisa menekan Damar agar tak main main dengannya.


Sedari tadi Gala menahan emosinya .Dan tidak mau gegabah dalam bertindak. Karna akan bahaya kalo Damar mencium gerak geriknya.


..................................


Prank.....prank...


Semua barang berantakan di ruangan Damar Karna ia mengamuk setelah dari kantor Gala .Dan melampiaskannya dikantornya sendiri.


" Bagaimana dia bisa tahu Jhon" teriak Damar.


" Maaf bos kurasa tuan muda Gala tak sebodoh yang kita pikirkan .Dia cukup pintar dari ayahnya. Dan kurasa dia mempunyai orang hebat dibawah kendalinya" jelas Jhon


" Tapi bagaimana dia tahu. Kita berencana melenyapkan nona Alexa " kata Damar masih dengan wajah bengis.


" Saya tidak tahu bos " jawab Jhon gugup karena merasa takut.


Aku ingin membuat perhitungan dengan.nya. Jangan sampai semuanya sampai terbongkar " Kata Damar.


" Dan ingat Jhon hati hati dalam bertindak ,sekarang pergi lah " bentak Damar.


" Baik bos saya permisi " kata Jhon yang lalu keluar dari ruangan bosnya.


" Sialan kau Gala kau lihat Saja nanti .Apa yang akan ku lakukan denganmu " kata Damar yang tersenyum sinis.


.................................


" Bos sepertinya bos harus berhati hati dengannya. Karna dia sedang mengerahkan anak buahnya untuk mengawasi bos " kata Doni memberitahu Gala.


" Aku tahu dia akan bertindak ,dan kau Don hati hati karna kita tak menghadapi orang biasa " kata Gala juga memperingati Doni.


" Ya bos ..." kata Doni.


" Apa semua sudah siap ?" tanya Gala melhat berkas yang disodorkan Doni sebelum Rapat.


"'Sudah bos." kata Doni.


" Baik ayo." kata Gala yang bangkit dari duduknya lalu bersiap keruang meeting.

__ADS_1


Gala pun berjalan keluar ruangan di ikuti


Doni sang asisten Mereka menuju ruang rapat yang sudah dijadwalkan oleh sekretarisnya.


Sedang Aira baru bangun dan mengerjapkan matanya


" Astaga.....aq ketiduran " kata Aira mengingat apa yang ia lakukan sebelum.tertidur.


Lalu Aira duduk dan membuka laptopnya yang seingatnya masih dalam posisi on. Dan mengecek semuanya.


" Aman ngak ada masalah " guman Aira bingung.


Huh.......


Aira bertanya siapa yang mengambilkan batal dan mematikan laptopnya.ketika ia tertidur. kalo Lina dan papah Mark ngak mungkin .atau Gala ????


" Apa mungkin dia kesini tadi " kata Aira menebak nebak tapi hpnya saja tak diangkat ketika di telpon Aira.


Aira bingung sendiri Lalu melihat jam dan bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan sholat ashar.


Selesai sholat Aira lalu keluar menuju dapur mencari bi Munah untuk bertanya apakah Gala masuk kamarnya.


" Ngak tahu non bibi ngak lihat siapa pun " Kata bi Munah


" Iya non kita ngak lihat mas Gala " kata bi War juga.


" Lalu siapa ya ? " kata Aira bingung ngak mungkin kan hantu.


" Ya sudah bi Aira kekamar dulu " kata Aira yang tadi menganggu bi War dan bi Munah lagi asyik istirahat sambil ngobrol.


" Ya non" kata kedua wanita paru baya itu.


Aira pun kembali kekamar dan menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.


Karena tak bisa menemukan siapapun yang masuk kamarnya. Aira akhirnya menyerah .


" Oh ya aq telp Gala lagi " kata Aira yang meraih ponselnya dan menelpon no suaminya.


Lama Aira menunggu ponselnya tersambung tapi ngak diangkat juga.


" Ih ......kenapa sih dia ,ada apa dengan mu by?" kata Aira bingung


Aira pun mondar mandir di kamarnya. Ada rasa khawatir dihatinya mengingat sekarang Gala juga dalam bahaya. Bila ada musuh yang mengincar suaminya.


" Astagfirullah kenapa perasaan ku jadi ngak enak sih "'kata Aira yang gelisah.


" Ya Allah lindungi suamiku dari marabahaya dan niat orang jahat " doa Aira dalam hati.


Lalu Aira menelpon orang tuanya dikampung. Untuk menanyakan kabar keduanya Dan minta doa untuk dirinya dan Gala suaminya .

__ADS_1


Karna hatinya gelisah dan berharap suami nya baik baik saja .Karna hanya doa yang bisa membuat Aira tenang.


__ADS_2