
Aira masih memperhatikan bayi imut yang terbungkus rapi di boks Sedang Lina memperhatikan Aira dari tempatnya berbaring.
" Kenapa ra " tanya Lina pada Aira yang masih berdiri dekat boks bayi Lina.
" Mau diberi nama siapa Lin " kata Aira lalu berjalan mendekati ranjang Lina.
" Bagaimana kalo jasmine ra bagus ngak " tanya Lina
" Bagus Jasmine Liara " kata Aira.
" Apa arti Liara " kata Lina menatap Aira
" Lina dan Aira biar secantik ibunya dan setangguh tantenya " kata Aira menatap Lna dengan tersenyum.
" Nama yang bagus ra , iya aq mau nama itu untuk putriku " kata Lina tersenyum.
Keduanya pun saling tersenyum bahagia . Karna sudah mempunyai pelengkap hidup Dan juga teman hidup masing masing.
Kebahagian juga terlihat di wajah Devan dan Gala juga papah Mark . Yang asyik ngobrol di sofa .
" Mau diberi nama siapa Dev " tanya Gala pada Devan.
" Aq dan Lina sepakat memberi nama Jasmine bila sorang putri " kata Devan.
" Nama yang bagus Dev " kata papah senang
" Iya sangat cantik dan pantas namanya Jasmine" kata Gala.tersenyum.
" Iya aq dan Lina menyukai nama itu " kata Devan.
" Lalu nama panjang nya siapa " kata Gala bertanya lagi .
" Sayang Gala bertanya nama panjang Jasmine kau ingin menambahkannya " kata Devan yang lalu mendekati Lina.
" Nama panjang nya Jasmine Liara kak " kata Lina menegaskan
" Hah maksudnya " kata Gala heran.
" Liara artinya Lina dari namaku dan Aira biar setangguh tantenya yang tomboy " kata Lina.
menatap Devan.
" Ngak pa pa kan kak " kata Lina
" Papah setuju juga ada nama mamah. Disana Liara yaitu Lia yang juga melambangkan 3 wanita cantik " kata papah Mark.
" Iya pah nama mamah juga " kata Lina tersenyum bahagia. Dengan mata berkaca kaca mengingat sang mamah.
__ADS_1
"Iya papah benar " kata Aira menyahut.
" iya Dev nama yang kelak bisa mewakili kekuatan. Tiga wanita hebat papah yang papah sayangi " kata papah Mark lalu berdiri melihat boks sang cucu yang masih pulas tertidur.
" Iya Dev setuju pah " kata Dev yang memeluk dan merangkul sang istri .Lalu mencium kening Lina didepan Aira yang sedang duduk tersenyum .
Sedang bi Munah yang baru datang dari kantin. Membawakan makanan untuk Lina dan Devan. Apabila nanti tengah malam lapar . Juga beberapa botol air meneral.Lalu menatanya dimeja dekat ranjang Lina dibantu Aira.
............................
Aira dan Gala pulang kerumah. Ketika hari menjelang tengah malam . Karna tak mungkin menemani Lina yang sudah ditunggui Dev. Papah Mark juga pulang dengan bi Munah bersama sopirnya.
" Pasti Rayyan sudah tidur by " kata Aira .Yang menaiki tangga kelantai atas
" Iya biar ku cek dulu dikamar mami " kata Gala. Yang lalu menuju kamar sang mami .
Aira pun lalu masuk kekamar. Dan langsung kekamar mandi untuk mencuci tangan dan kakinya. Lalu keluar lagi untuk bergantian pakaian.
" By mana Rayyan nya " kata Aira setelah berganti baju dengan piyama.. Dan melihat Gala masuk ke kamar tampa Rayyan.
" Tidur bersama bi Siti dikamarnya " kata Gala yang lalu bergegas masuk kamar mandi tak lama lalu keluar lagi .
" Lah kok ngak dibawa kesini" kata Aira kaget.
" Mamah bilang biarkan saja , biar Rayyan tidur sendiri biar mandiri. Tadi mau minum susu formula sedikit trus tertidur " kata Gala
" Ngak , dia tidur nyenyak paling subuh bangunnya " kata Gala lalu memeluk sang istri dan menciumnya.
" ih by ngapain , sana ganti baju dulu banyak kumannya lho dari rumah sakit " kata Aira
" Ok sayang tunggu ya " kata Gala yang lalu melepas semua bajunya .Dan membuangnya ke keranjang . Lalu hanya memakai kolor dan bertelanjang dada.
Sedangkan Aira sudah naik keatas ranjang. Dan menarik selimut untuk tidur karna lelah.Belum sempat beristirahat.
Gala pun langsung naik keatas ranjang sambil memeluk sang istri .Lalu menarik selimut istrinya dan ikut masuk kedalamnya.
" By jangan sekarang aq sudah ngantuk bukan tadi sore sudah dapat jatah " kata Aira yang memang mengantuk.
" Sebentar saja sayang " rayu Gala sambil berbisik.
" Aq ngatuk banget by " kata Aira yang memang mengantuk membiarkan Gala bermain didada.
Entah apa yang dilakukan Gala. Aira tetap tertidur nyenyak. Karna memang seharian ini ia sangat lelah. Tapi Gala tetap sibuk sendiri Walau Aira terpejam Gala melakukan apa yang ia mau dan menuntaskan keinginannya.
....................................
Pagi buta bayi Rayyan sudah bangun lebih dulu .Lalu beranjak menuju pintu kamar dan keluar.. Baby Rayyan pun melangkah pelan. Karna memang baru bisa berjalan. Lalu menaiki tangga dengan perlahan.
__ADS_1
Aira melenguh ketika ada yang menyesap dadanya . Lalu membuka matanya tak percaya.
" Astaga " kata Aira.menutup.mulutnya. Karna terkejut hampir saja ia berteriak. Melihat kepala mungil menyembul dari bawah selimut . Yang mengisap wadah gizinya karna lapar.
" By ..by..." panggil Aira pelan membangun kan Gala . Yang masih polos hanya tertutup selimut setengah nya
" Apa sayang " kata gala yang ingin memeluk Aira .Tapi ditahan Aira karna takut menindih Rayyan yang menyusu sambil tidur.
Aira yang memang dalam keadaan polos karna ulah Gala semalam . Hanya bisa menujuk kearah kepala Rayyan.
" Ke....napa bisa ada disini " kata Gala yang juga kaget .Melihat buah hatinya itu sudah berada di tengah mereka. berdua. Lalu melihat kearah pintu yang terbuka lebar
" Plak ...Gala pun menepuk jidatnya karna lupa mengunci pintu . kamar tadi malam
Aira pun hanya bisa memasang wajah cemberut pada suaminya itu.. Bagaimana bisa anaknya naik kelantai dua. Tampa sepengetahuan keduanya
Sedang Gala bergegas memungut celananya. Lalu beranjak turun dari ranjang menutup kamar . Dan menguncinya lalu bergegas kekamar mandi membersihkan diri .Karna memang sudah jam 4 lewat
Ara tak habis pikir dengan yang terjadi Tapi tak mungkin Aira membiarkan buah hatinya itu. lapar .Aira membiarkan Rayyan menyesap makanannya. Karna memang semalam ia lapar belum menyusu. Ketika Aira kerumah sakit.
Sedang kan Gala baru saja selesai dengan ritual mandinya .Lalu langsung sholat subuh . Setelah selesai Gala pun mendekati ranjang Sambil membuka sedikit selimut yang menutupi wajah sang anak
" Bagaimana Rayyan bisa disini" kata Gala pelan hampir berbisik
" Ngak tahu " kata Aira mengangkat kedua tangannya agar tak menindih Rayyan yang masih menyesap.wada gizinya.
Gala pun mengeleng geleng kan kepalanya.
Sambil membenarkan posisi tidur Rayyan yang sudah melepas makanan nya. Dan tidur nyenyak. Lalu Aira bangun perlahan dengan menggeser badannya . Untuk turun dari ranjang. Lalu buru buru masak kamar mandi Untuk membersihkan diri. dan sholat.
Sedang kan dikamar bawah bi Siti ribut. Mencari Rayyan kedapur dan keruang tengah Tapi masih tak menemukannya juga.
" Kenapa bi kok ribut " kata mami Intan yang baru selesai sholat .Keluar dari kamar
" Rayyan hilang nyonya " kata bi Siti panik.
" Hah ...bagaimana bisa hilang gimana ceritanya " kata mami kaget .
" Saya bangun sudah tak ada dikamar nyonya . " kata bi Siti takut karna tak bisa menjaga Rayyan.
" Apa tidak tidur sama Gala dan Aira " kata mami bertanya.
" Kan tadi malam nyonya bilang biar tidur disini . Lalu saya pun melarang den Gala mengangkatnya " kata bi Siti yang takut masih belum menemukan Rayyan.
" Astaga ayo cepat cari , sebelum Gala dan Aira bangun .Kalo ngak bi Siti akan di amuk Gala dan Aira " kata mami ikut panik.
Semua orang dibuat bingung. Karna Rayyan hilang. tampa jejak. Membuat mami ikut panik juga. Dan bingung mencari disetiap sudut ruangan. Namun Rayyan tetap tak ada.
__ADS_1