
Aira baru saja akan keluar menuju parkir ketika seseorang menabraknya.
Brug........
Deg........
Gala yang kaget menatap Aira dengan perasaan tidak enak langsung
" Maaf ngak sengaja " kata Gala yang tak sengaja bertemu Aira.
" Mhem...dehem Aira tampa menjawab. Lalu mengambil bukunya yang jatuh karna
ditabrak Gala.
Lalu Aira pergi tampa menoleh sedikit pun.
" Apa dia masih kesal denganku " bathin
Gala yang menatap punggung Aira. Yang menghilang dari penglihatannya
" Huh... biarlah....." guman Gala yang lalu menuju mobilnya diparkiran kampus.
...................................
Sedangkan Aira membawa motornya. Melaju berbaur di jalanan. Untuk mampir ke restoran. Sebentar memeriksa buku keuangan Lina. Yang beberapa hari ini terbengkalai.
Tak berapa lama Aira pun sampai. Disebuah restoran besar milik Lina .Yang lumayan banyak pengunjungnya.
Sambil berjalan ke ruangan Lina. Aira menyapa beberapa karyawan. Yang sudah
mengenalnya sejak restoran itu berdiri.
" Siang mba ada yang dibutuhkan " kata Rere asisten Lina.
"Tolong bawakan jus alpukat saja Re " kata Aira. pada Rere.
" Yang lainnya mba "tanya Rere lagi seraya menatap sang bos .Yang melihat laporannya.
"Ngak ada Re itu saja " kata Aira lalu duduk dikursi kebesaran Lina.
Semua karyawan tahu kalo Aira adalah saudara Lina. Lina memberitahu kalau Aira adalah adiknya .Jadi semua karyawan juga menghormati Aira Sama dengan Lina sang pemilik restoran.
Aira mengecek semua laporan yang masuk
selama seminggu ini. Pekerjaannya sangat menyita waktunya. Karna harus membagi waktu antara butik dan restoran. Ditambah kuliahnya yang semakin membuatnya sibuk.
" Ya ampun omzetnya tambah naik, tapi karyawan kewalahan " guman Aira Sambil melihat nota nota. Dan laporan yang banyak menumpuk.
Kepalanya ikut pusing .Melihat laporan
yang dua hari ini ia tinggalkan. Karna harus memeriksa laporan di butik kemaren
Tok.....tok....tok....
__ADS_1
" Masuk " kata Aira tampa menoleh.
" Ini jusnya mba ada yang perlu dibantu lagi "
tawar Rere
" Ngak re trimakasih ya" tolong panggilkan
Mba Desta. kesini, aq mau bicara" kata Aira.
" Baik mba" kata Rere berlalu yang langsung mencari mba Desta.bagian kasir utama .
Lalu Rere memanggil mba Desta yang sedang asyik bercanda dengan Lola temannya.
"Mba Desta dipanggil mba Aira" kata Rere
yang menyenggol pundak Desta.
" Hah.....ada apa ada yang salah " kata Desta Kelimpungan takut ada yang salah.
" Ngak tahu tuh ditunggu di ruangan
mba Lina" Kata Rere memberitahu.
" Ada masalah apa kan semua laporan sudah gue kasih " kata Desta tegang.
" Ngak tahu ,temuin dulu aja" kata Rere.
.................................
Di sisi lain Gala sedang mampir ke restoran. Karna ngak sengaja sepupunya ikut pulang dengannya
" Gal mampir restoran itu ya , disitu makanan
enak kok menunya."kata Lala
" Emang pernah nyoba" kata Gala lalu membelokkan mobil ke parkiran restoran.
"Sudah Gal, menunya enak dan banyak macam variasi." kata Lala sepupu Gala.
Lalu keduanya turun dari mobil .Dan mencari tempat duduk nyaman. Sambil memesan makanan.
" Cuma ini mas mba " kata pelayan restoran.
"Iya mba jangan lupa gurami nya yang
krispi ya mba " kata Lala.
" Baik mb ... harap tunggu ya mba mas" Kata pelayan ramah lalu pergi ke bagian dapur.
" Tempatnya enak ya la dan nyaman juga " Kata Gala sambil melihat sekelilingnya.
" Iya Gal maka nya lho gue ajak kesini biar nyobain menunya." Kata Lala yang menjadikan restoran itu. Tempat favoritnya bersama teman temannya.
__ADS_1
Tak lama pelayan restoran pun datang. Untuk mengantar pesanan Lala dan Gala
"Trimakasih mba " kata Lala setelah semua menu di tata diatas meja dengan rapi.
" Sama sama mba slamat menikmati" Kata pelayan dengan ramah Lalu pergi menjauh meninggalnya pelangan nya. Untuk
melayani pelangan yang lain
" Wah masakannya enak .Terutama udang
dan gurami nya mantap. Baru kali ini gue nyoba cocok dengan selera gue la.Kapan kapan gue ajak mami dan papi makan disini" Kata Gala yang menikmati makanan nya.
" Makanya Gal ,tante ajak kesini aja pasti senang banget .Oh ya entar ta bawakan deh Biar tahu. rasa nya..Tunggu gue pesanin dulu ya biar tante nyoba " kata Lala pada Gala.
" Ya pesan aja biar gue yang bayar" kata Gala menyuruh Lala memesan.
" Ya santai la, habisin dulu " kata Lala lalu memanggil pelayan .Untuk memesan makanan yang akan dibawa pulang.
Gala dan Lala pun duduk santai.Sambil menunggu pesanan. Yang dibawa pulang Setelah menghabiskan semua makanan. Tampa sisa dan menunggu pesanan. Untuk mami yang akan mereka bawa.
Tampa sengaja mata Gala melihat Aira. Yang sedang bicara dengan seorang karyawan. Restoran. tak jauh dari mejanya.
" Ngapain dia disini " Bathin Gala heran . Memperhatikan Aira tampa berkedip.
Mata Gala tak lepas menatap Aira. Lalu Aira pergi kembali masuk ke dalam ruangan. Yang membuat Gala penasaran.
" Mba , ini pesanan nya" kata pelayan seraya memberikan 2 kotak besar diatas meja.. Dan untuk pembayaran silahkan ke kasir." kata pelayan itu ramah.
" Iya mba, oh ya mb sebentar mau tanya. Tadi yang bicara dekat meja kasir itu siapa ya?" Kata Gala penasaran.
" Oh mba Aira ya mas, apa masnya kenal" Tanya pelayan restoran itu heran.
" Ya mba itu mba Aira teman saya dikampus" kata Gala. mencari info.
" Oh mba Aira itu pemilik restoran ini mas, Adiknya mb Lina Dia juga pemilik butik mas" Kata pelayan itu dengan ramah.
Nyes....
Ada rasa hentakan yang menohok. Dihati Gala Mendengar perkataan pelayan restoran itu, Selama ini ia memandang Aira hanya orang biasa, Tapi semuanya diluar dugaan Gala Rupanya Aira punya sisi lain yang tidak sama sekali ia ketahui.
" Trimakasih mba informasinya" kata Gala
lalu menuju kasir. Dengan perasaan tak menentu sehabis tahu. Kebenaran Aira.yang lain. Apalagi ia makan direstoran milik orang yang sering ia remehkan dan ia hina.
" Ayo pulang " kata Gala setelah membayar semua nya. Sambil berlalu meninggalkan restoran
"Yuk ." kata Lala seraya membawa 2 kotak besar makanan buat sang tante.
Kedua nya pun pergi. Meninggal kan restoran. Dengan perut kenyang untuk pulang..Sedang Gala entah mengapa perasaannya begitu galau.Setelah tadi menanyakan tentang Aira.
Kini ia harus berhati hati. Pada gadis yang sering diremehkannya. Yang dia anggap
gadis desa .Yang hanya bisa memanfaatkan orang lain.Teryanta lebih baik dari dirinya yang berasal dari keluargga berada.
__ADS_1