
Aira menyusun semua baju yang akan dibawa pulang. Ada tiga koper lebih dan juga oleh oleh untuk sang ibu dan bapak.Tak lupa Aira juga membawakan oleh oleh buat kakaknya dan keponakanya. Dan kaka iparnya juga
" Ya yan itut" kata Rayyan mengoceh sambil duduk didekat sang bunda yang merapikan koper
" Iya lah masa bunda tinggal Rayyan kan mau bertemu Ama dan Apa." kata Aira.
" Ma pa ,na " kata Rayyan yang sekarang sudah mulai aktif bertanya.
" Di sana dirumah Apa dan Ama dan juga tempat lahir bunda dan Rayyan lahir " kata Aira menjelaskan.
" Yan tut ya " kata Rayyan lagi.
" Iya sayang Rayyan ikut ,sini geser bunda mau rapikan.Biar besok kita bisa berangkat pagi " kata Aira pada sang buah hatinya itu. lalu Rayyan bergeser duduk disebelahnya.
Ada rasa bahagia dihati Aira. Bisa mengajak suaminya pulang bersama.Karna para tetangganya dulu banyak yang mengiranya hamil diluar nikah.Namun Aira membantah tapi mereka mencibirnya.
Tak masalah bagi Aira Dan memang harus maklum pada penilaian orang.Yang kadang seenaknya bicara tampa berpikir.Tapi kali ini ia ingin pulang mematahkan pendapat orang lain.Yang dulu membuat nya tersudut. Walau Aira tak sakit hati.Tapi Aira ingin menunjukkan. Bahwa dirinya bukan seperti yang mereka nilai.
Setelah semuanya rapi .Aira pun mengajak Rayyan untuk bermain bersama.Menikmati setiap kebersamaannya. Di masa emas pertumbuhan rayyan yang kritis.
" Nen nda" kata Rayyan ketika dia sudah lelah bermain.
" Sini haus ya sayang " kata Aira yang tak pernah ingin menolak. Bila Rayyan meminta Asinya.Karna Aira ingin memberi Asi eklusif sampai 2 tahun.
Aira lalu membawa Rayyan keatas ranjang dan rebahan.Sambil mengisap makanannya Rayyan menatap wajah sang bunda lekat.Lalu meraba wajah bundanya.
" Kangen bunda ya.,maaf bunda ninggalin Rayyan lama ya nak " kara Aira sambil mengelus kepala Rayyan.
Rayyan pun tersenyum. Sambil memegangi tangan Aira. Dengan tangan kecilnya.Seakan tak ingin ditinggal jauh.
Sambil asyik ngobrol keduanya pun tertidur.Sambil Rayyan masih dengan menyesap wadah gizinya.
Sedang Gala yang baru pulang.Memasuki kamar lalu menutup pintu.Ketika hendak masuk kamar mandi .Gala pun terkejut. Melihat istri dan anaknya terlelap.
" Ya ampun by, ta pikir kalian kemana" kata Gala yang melihat keduanya .Lalu menyelimuti dua orang yang ia cintai.
" Hehehe ....Kalian sangat lucu " Kata Gala pelan yang melihat Rayyan masih menyesap susunya. Dengan sangat pelan. Walau dengan posisi tidur.
Gala pun berlalu.Masuk kamar mandi.Dan setelah selesai .Ia pun sholat ashar.
Gala melipat sajadahnya .Dan hendak berdiri ketika sebuah tangan mungil. Menarik kakinya.
" Astaga papah kira siapa " kata Gala lalu meraih putranya itu yang sudah bangun.
" Papa ain " kata Rayyan.
__ADS_1
" Main dulu atau mandi dulu " kata Gala bertanya.
" In ...andi ti." kata Rayyan namun Gala bisa mengerti dengan bahasa bayi Rayyan
" Ok Tampan nya papah ,kita main dibawah biar ngak nganggu bunda tidur ya" kata Gala
" ya " kata Rayyan mengangguk.
Lalu Gala pun mengendong Rayyan untuk bermain di halaman belakang dengan santai duduk sambil ngopi.
........................
" Eugh........ya Allah aq ketiduran kemana Rayyan " kata Aira yang lalu bangun dan duduk sebentar.
Aira pun lalu beranjak dari ranjang hendak menuju pintu.Namun langkahnya terhenti ketika melihat tas Gala
" Astaga by kau sudah pulang rupanya " guman Aira yang bergegas masuk kamar mandi.
Cukup lama Aira mandi.Lalu keluar dengan kimono handuknya.Lalu langsung berpakaian dan sholat.Setelah itu ia pun turun kelantai bawah. Untuk mencari suami dan buah hatinya.
" Mba Uli lihat Hubby dan Rayyan tidak?" tanya Aira .
"Oh tuan muda di taman non sama den muda kecil " kata mba Uli
" Ya sudah trimakasih ya mba Uli " kata Aira lalu menuju teras belakang.
"Nda nda " teriak Rayyan senang
" Maaf bunda ngak tahu Rayyan sudah bangun duluan by " kata Aira yang duduk disebelah suaminya.
"Ngak masalah dia memang mau main sama papah kan yan " kata Gala.
" Ya " kata Rayyan singkat sambil tersenyum memamerkan gigi nya yang baru tumbuh.
"Ih pamer gigi ya " kata mami sambil mencium pipi cucu kesayangannya itu.
"Sudah tumbuh 6 mi " kata " Aira yang sangat tahu pertumbuhan buah hatinya itu.
" Wah berarti harus berhenti nen ya " kata Gala menatap Rayyan.
" Nonono " kata Rayyan sambil menatap papah nya. Dengan mengoyang jari telunjuknya..
" Yah kan kasihan bunda di gigit Rayyan " kata Gala protes.
" Nda git " kata Rayyan yang lalu berdiri dan memeluk bundanya. Dan mencium Aira.Seakan bicara Rayyan menyayangi.
__ADS_1
" Cie....cie.......bikin iri oma nih la " kata mami yang menyindir Gala.
" Hahaha.......dia tahu mi kalo sangat sayang sama bundanya jadi ngak bakal gigit ya kan " Kata papi yang lalu mengelus kepala cucu kebanggan nya itu
Sedang Gala hanya tersenyum. Melihat Rayyan yang pintar.Dan mengerti bagaimana menyayangi yang bunda.
" Iya papah cuma bercanda sayang " kata Aira yang menciumi Rayyan.
" Sini sama papah " kata Gala mengulurkan tangan. Dan meraih tubuh mungil Rayyan.
Rayyan pun memeluk Gala. Dan mencium papahnya itu. Yang membuat Gala terharu.
Apalagi putranya itu pintar dan cerdas.
Papi dan mami yang melihatnya pun tersenyum senang.Melihat sang putranya bahagia .Dengan anak dan istrinya.
Setelah senja datang semuanya masuk kedalam rumah.Bersiap siap untuk sholat berjamaah.Termasuk Rayyan yang juga ikut.
......................
" Sudah siap semua sayang " kata Gala yang melihat Aira menata tas koper.
" Sudah by tinggal berangkat saja kita berangkat pagi kan." kata Aira
" Iya sayang biar Rayyan bisa melihat lihat di perjalanan nanti , agar senang diajak liburan " kata Gala memeluk Aira dan mencium istrinya itu.
" By ayo turun kita makan malam dulu,takut mami dan papi sudah menunggu " kata Aira
Yang mengandeng tangan suaminya itu untuk keluar kamar.Dan turun menuju ruang makan.
Gala pun menggenggam erat tangan Aira.Hingga keduanya sampai diruang makan.Yang sudah di tunggu papi dan mami.
Sedangkan Rayyan sedang bersama bi Siti.
Setelah makan bubur tim kesukaannya
" Semua sudah disiapkan ra" kata mami bertanya disela makan.
" Sudah mi ,tadi siang sudah semua Aira tata dalam koper.Jadi tinggal berangkat " kata Aira.
" Syukur lah salam buat orang tuamu ya nak ,karna papi dan mami belum bisa kesana.
Tapi suatu hari kalo sempat.Kami akan berkunjung " kata papi .
" Iya pi akan Aira sampaikan " kata Aira.
__ADS_1
Sedang Gala hanya tersenyum.Sebenarnya Gala juga merasa bersalah.Karna belum sempat mengunjungi sang mertua.Tapi karna kesibukannya .Membuatnya tak bisa berbuat apapun.Jadi besok pertama kalinya. Gala bisa berkunjung.