Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 118 Kebahagiaan aira.


__ADS_3

Aira sangat bahagia kini buah hatinya itu bisa menunjukan bahwa ia mampu menaiki tangga Walau dengan tertatih.tatih .Begitu juga dengan Gala yang tak percaya kini anaknya itu bisa berjalan. Dan kebahagian Aira semakin lebih sempurna


Ditambah lagi berita tentang Amar yang jadian dengan Dini dan Roni dan Tari yang sudah resmi menikah. Membuat Aira cukup bahagia Apalagi kehadiran Jasmine keponakannya putri dari Devan dan Lina membuat Aira merasa kebahagiannya kini sudah lengkap semua.


Aira tak pernah mengira bahwa ia bisa melewati semua nya.walau dulu semuanya terasa sulit Tapi pada akhirnya kini ia bisa tersenyum lega. Di tambah sebentar lagi Aira akan menyelesaikan kuliahnya. dan fokus untuk bekerja dan mengurus Rayyan putranya.


" Hore......anak papah bisa jalan sekarang " Kata Gala yang mengendong Rayyan bangga diatas kedua pundaknya.


" Cucu opa hebat " kata papi yang tersenyum bersama mami.


" Sekarang kita perlu mengawasinya ekstra lebih la bahaya bila tak diawasi " kata mami.


"'ya mi Gala akan menambah teman buat bi Siti Karna Rayyan sekarang sangat aktif." kata Gala. yang tak percaya putranya super aktif


" Ya by kita akan bergantian menjaganya" Kata Aira yang juga tak mau lepas tangan begitu saja Untuk mengawasi masa masa emas sang putra.


" Ya sudah bi Siti ,bi Ratih boleh jalan jalan ke mall untuk menemani Rayyan dan mami." kata Gala. Menyuruh semuanya bersiap.


" Lah kok aku ngak by" kata Aira heran.


" Kita punya urusan lain menjemput Lina dan Kak Devan by kau lupa " kata Gala.


" Astaga ia mami dan papi juga belum menengok Lina " kata mami yang teringat akan Lina yang sudah melahirkan.


" Mami kan mau jalan jalan ke mall. nah sekalian aja beli kado buat bayi Jasmine mi " Kata Gala. yang mengingatkan.


" Oh iya papi ikut ya nemani Rayyan " kata mami menatap suaminya itu.


" Itu pasti biar Opa sama Rayyan mandi bola " Kata papi yang langsung meraih Rayyan dari Gala hingga Rayyan terlihat senang.


" Aaaaa ya ya " celoteh Rayyan tertawa senang.


" Iya kita main bola " kata papi yang sangat gemas. Pada cucu penerus Atmaja itu bangga.


" Ya sudah, sekarang bubar tuh uang buat bi Ratih dan bi Siti diambil " kata mami menujuk uang di atas sofa.


" Serius nyonya " kata bi Ratih yang senang hari ini ia bisa rehat kerja dan jalan jalan.


" Iya lah kan kita yang menang bisa kalian pake buat belanja. Nanti siap siap setelah sarapan bi Siti juga kita nemani Rayyan belanja " kata mami.


" Iya nyonya " kata bi Ratih dan bi Siti kompak lalu keduanya mengumpulkan uang yang disofa untuk belanja nanti


Ketika semuanya sudah bubar akhirnya papi mami dan Gala juga Aira pun sarapan bersama dengan Aira yang memangku Rayyan untuk ikut sarapan.


...........................


Gala tersenyum bangga pada Rayyan ketika Gala sudah mendandani putranya itu. Yang terlihat tampan .Ia tak menyangka bahwa Rayyan bisa hadir di hidupnya dan Aira. Yang membawa kebahagiaan tersendiri bagi Gala.

__ADS_1


" Nih sudah siap dan ganteng anak papah much ah " kata Gala yang mencium pipi Rayyan yang dibalas senyuman oleh Rayyan.


" Beli dan belanja lah yang Rayyan mau ya , Papah mau jemput adik Jasmine dirumah sakit " kata Gala yang mengedong Rayyan.


" Sudah siap by " kata Aira yang merapikan tas bayi Rayyan untuk dibawa bi Siti.


" Sudah dong lihat ganteng kan " kata Gala yang dari tadi sibuk menganti baju Rayyan.


Aira pun tersenyum melihat Gala .Yang begitu sayang pada buah hatinya itu.Sampai sampai tadi bi Siti mengalah karna Gala tak mau Rayyan diambil saat Gala memasangkan bajunya


" Ya sudah kalo sudah siap " kata Aira lalu mencium pipi Rayyan.


" Jangan nakal sama oma dan opa ya sayang " Kata Aira berpesan pada Rayyan.


" Ya ya ya " celoteh Rayyan seakan menjawab karna senang ia akan jalan jalan.


" Anak pintar " kata Gala lalu mencium pipi Rayyan.


" Ayo bi kita antar Rayyan dulu sekalian pamit" Kata Aira


" Iya by " kata Gala lalu mendahului Aira intuk keluar kamar. Dan turun kelantai bawah untuk memberikan putranya ke sang mami.


...............................


" Dia sangat cantik ya sayang " kata Devan yang melihat bayi Jasmine .Yang sedang menyusu pada sang istri.


" Iya dad, Jasmine cantik seperti mommy" kata Lina menyahuti perkataan Devan suaminya.


" Trimakasih sayang sudah hadir buat mommy dan daddy " kata Devan memegang tangan mungil putrinya


" Juga buat mommy yang melahirkan putri cantik ini " kata Devan yang mencium Lina lagi.


" Sama sama kak mudahan Lina bisa jadi mommy yang baik " kata Lina menatap wajah Devan lekat.


" Kak Dev tahu kau pasti bisa karna kau wanita hebat " kata Dev bangga. pada istrinya.


" Trimakasih kak" kata Lina.


" Sama sama sayang " kata Dev yang mengelus kepala bayi Jasmine dengan pelan.


Ceklek....".assalamualaikum "


" Walaikum salam" sahut Lina dan Devan bersamaan menjawab salam


" Ra kok cepat " kata Lina yang melihat Aira dan Gala datang.


" Iya lah kamu masih betah di rumah sakit" kata Aira tersenyum.

__ADS_1


" Ya enggak lah kangen rumah " kata Lina


"Itu pasti , makanya kita jemput karna papah juga ingin kalian cepat pulang. " kata Aira.


" Iya ra " kata Lina.


" Lho kok Rayyan ngak ikut " kata Devan mencari sosok Rayyan.


"Iya ra ,aq kangen pengen lihat Rayyan" kata Lina menimpali Devan yang juga menanyakan Rayyan.


" Keponakan mu itu sedang borong borong ke mall cari kado buat ade jasmine yang cantik ini " kata Aira yang mendekati Lina.


Sedang Gala berjalan menuju sofa yang disusul Devan.


" Ya ampun pasti banyak hadiah dong " kata Lina tersenyum.


" Pastilah Lin, Rayyan belanja sama oma dan opanya" kata Aira.


" Sekarang Rayyan sudah bisa jalan Lin" kata Gala memberitahu Lina.


" Oh ya wah senang nya " kata Lina.


" Masa ia sudah bisa jalan kan umurnya belum setahun " kata Devan.


" Iya Dev tapi dia sudah bisa jalan. Walau pelan dan pagi ini Rayyan membuat gempar seisi rumah kalang kabut mencarinya dikira hilang " cerita Gala.


" Hah....kok bisa sih bagaimana ceritanya " Kata Devan yang tak percaya.


" Pasti dia bikin heboh" sela Lina


" Iya lah heboh yang bikin panik semua seisi rumah " kata Aira tersenyum.


" kok bisa kenapa emang " kata Devan.


Gala pun menceritakan semua kejadian. Dari subuh sampai pagi tadi .Yang membuat Devan dan Lina tertawa mendengar ulah keponakannya itu.


" Wah la, punya nyali dia la cukup brani padahal dia baru bisa berjalan kan " kata Devan disela tawanya.


" Iya kak Dev, dan aq ngak habis pikir dan hampir tak percaya dibuatnya " kata Gala.


" Dia memang anak pintar la, aq yakin dia akan tumbuh jadi pria yang hebat dan tangguh seperti ibunya " kata Lina. memuji Aira


" Yah seperti nya memang begitu " sahut Aira


" Itu tak diragukan lagi ra, la kalian harus ektra menjaganya dengan ketat" kata Devan.


" Itu pasti kak Dev" kata Aira.

__ADS_1


" Ya kak Dev kami akan berusaha mengawasinya walaupun sibuk " kata Gala.


Aira pun dan Lina saling tersenyum. bangga akan Rayyan juga Putri kecil Jasmine yang kelak pasti jadi teman baik Rayyan. yang membuat Aira tersenyum bahagia.


__ADS_2