Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 66 kekhawatiran Gala


__ADS_3

Gala hanya tersenyum melihat tingkah Albi. Namun ia cukup mengerti karna Albi sangat mencintai Aira sang istri.


" Sudah bi doakan aja Aira tenang disana " kata Gala lalu menarik tangan Albi untuk berdiri.


" Gue sedih la biarpun dia bukan siapa siapa gue tapi gue sayang la " kata Albi


" Ya bi gue gerti ayo bangun, jangan gini deh cengeng amat " kata Gala mencibir.


" Yah ..lho la gue tahu, . lho ngak senang sama Aira " kata Albi merenggut kan wajahnya.


" Ngak juga gue biasa aja " kata Gala.


" Bantuin gue yuk, cari alamat rumah Aira " kata Albi menatap Gals


" Hah.....ngapain kita belasungkawanya di kampus aja bi " kata Gala.


" Yah tapi gue juga pengen tahu keluargganya " kata Albi.


"waduh....." kata Gala bingung


Gala terdiam berpikir sejenak bagaimana mungkin Albi bisa datang kerumah papah Mark .Yang ada Albi ketemu dengan Aira.


"Bi i kita nyumbang aja yang banyak ngak usah kesana" cegah Gala.


" Ngak asyik la, gue harus kerumahnya mau tanya bagian admin dulu nih yuk ikut " kata Albi mengajak Gala.


" Ngak gue mau ke perpus " kata Gala mencari alasan agar ia bisa menghubungi Aira di rumah.


"Ya sudah gue tinggal nih " kata Albi berlalu pergi keluar kelas.


"'Ya pergi sana " kata Gala menyuruh Albi pergi agar ia bisa menelpon Aira.


Gala pun langsung menghubungi Aira.Dan menceritakan semuanya. Termasuk berita yang ada di kampus. Juga niat Albi yang akan datang mengucap belasungkawa kerumah papah Mark.


..........................


Aira yang berada dirumah pun mengatur segalanya dengan para pelayan rumah.


Agar bila ada teman temannya datang semua jadi aman. Untung tadi Gala sudah menelponnya. dan memberi tahukan semuanya.


" Jadi kita harus ngapain non" katai bi Munah


" Ya bibi seolah olah sedih aja " kata Aira yang juga bingung.


" Lah kan non masih hidup masa harus di bikin pura pura mati " kata bi Munah protes.


" Ya bantuin lah bi " rengek Aira


" Kaya sinetron aja pake pura pura " Kata bi Munah bingung.


" Ya harus gimana lagi bi " kata Aira juga yang bingung harus berbuat apa.


Pada akhirnya bi Munah pun menuruti kemauan Aira. Lalu menyuruh pelayan lain untuk mengatur semuanya dengan baik.


..................................


Sedang Gala yang dikampus. Merasa tidak tenang dan khawatir . Atas kejadian yang tak


ia duga sama sekali.


" Gue harus bagaimana ini " guman Gala


" Bikin bingung aja tuh Albi " kata Gala lalu pergi ke perpus. untuk mencari bahan skripsinya.


Gala duduk tenang disebuah kursi yang tak jauh dengan rak buku. Lalu mencari buku untuk bahan tugas.skripsi yang ingin ia ajukan bulan depan.

__ADS_1


Sedang disisi lain Aira sibuk mengerjakan


pekerjaannya. yang di kirim Lina lewat email


"Ya ampun aq tinggal beberapa hari aja sudah ribet nih kerjaan " keluh Aira seorang diri.


Aira pun kembali sibuk dengan laptopnya.


Mengecek semua email yang masuk dan


pesanan butik.Kepalanya cukup pusing


karna butiknya semakin banyak pesanan


yang membuat para karyawannya pasti kelabakan.


Hati hati Aira membereskan semuanya .


Dengan satu persatu ia mengerjakannya


dengan tenang agar semuanya berjalan baik dan tak ribet. Hingga bisa selesai dengan cepat.


" Huh......akhirnya bisa bebas juga " kata Aira sambil merebahkan badannya dikasur yang empuk.


" Mudahan tak ada masalah yang memberatkan Dini di butik" guman Aira.


Yang tahu Dini asisten nya yang baik


dan juga pintar


Lama terdiam Aira pun ketiduran karna lelah


memikirkan butiknya yang ia tinggal sementara waktu.


...................................


Sudah beberapa hari ini Gala tidak kekantor. Setelah kejadian kecelakaan yang menimpa Aira


" Siang tuan muda " kata Doni ketika Gala


datang kekantor.


" Doni masuk aq mau bicara empat mata " kata Gala yang lalu duduk dikursinya.


" Baik bos " kata Doni yang duduk di depan Gala.


Gala menceritakan semuanya tentang Damar kepada Doni .Juga segala rencana Gala pada Damar. dan kerja sama perusahaan yang di


rencanakan akan dibatalkan..Doni hanya mengangguk setuju. Mengerti dan berusaha hati hati dalam menghadapi Damar


" Baik lah bos saya akan menyuruh anak buah kita untuk menyelidikinya sampai tuntas " Kata Doni.


" Ok Doni aq percaya padamu ,tapi ingat berhati hati !! " kata Gala.


" Siap bos " kata Doni lalu keluar dari ruangan Gala. kembali ke ruangannya.


Gala pun bernafas lega setelah Doni pergi.


Lalu memeriksa berkas berkas penting yang menumpuk .Setelah beberapa hari ini ia tidak masuk kantor.


" Banyak juga nih kerjaan " kata Gala sambil memeriksa satu persatu berkas dengan teliti.


Menjelang sore hanya separo yang Gala selesaikan .Lalu separoh nya ia bawa pulang. Agar bisa ia kerjakan sambil menemani Aira.


Gala keluar dari lift ketika tak sengaja melihat teman semasa SMP nya.

__ADS_1


" Ardian " panggil Gala


Orang yang dipanggilnya pun menoleh


lalu mengamati Gala lalu mendekat.


" Siapa ya maaf ,apa anda mengenal saya"


Kata Ardian


' Kau lupa " kata Gala memandang Ardian


yang tak berubah sedikitpun.


" Kau Gala......astaga......" katanya lalu memeluk Gala


" Maaf bro aq lupa " kata Adrian menatap teman SMP nya dulu.


" Kau tak berubah di" kata Gala yang memanggil nama Ardian dengan Adi.


" Ya ....ini lah Adrian asli ngak berubah seperti dirimu" kata Adrian memegang jas Gala.


" Keren ...." kata Adrian tersenyum pada Gala


" Ngapain disini.?" tanya Gala.


"Oh cuma ada urusan sebentar " kata Adrian gugup


" Oh gitu ya sudah ini kartu namaku " hubungi aq bila ada waktu " kata Gala


":Baik bro trimakasih " kata Adrian .


" Ok aq pergi dulu " kata Gala seraya menepuk bahu Andrian.


"'Ok hati hati " kata Adrian tersenyum


Gala pun lalu pergi meninggalkan temannya itu dan menuju parkiran mobil.


" Gila .......keren banget dia " guman Adrian yang dulu berteman dengan Gala.


Adrian pun tersenyum lalu kembali keempatnya semula . Yang bertujuan mengawasi pemilik perusahaan Atmaja.


.............................


Gala melajukan mobilnya menuju rumah


sang mertua.. Dimana sang istri berada.


Karna Aira belum boleh pergi kemana pun.


Sebelum ia membereskan semuanya. Agar Aira tetap aman tampa seorang pun yang tahu. kecuali keluargganya.


Sedang kan Aira bersembunyi di kamar.nya. Ketika beberapa teman kampusnya datang kerumah untuk datang untuk melayat. dan mengucapkan belasungkawa pada bi Munah.


"Ya ampun ....waduh gimana aq masuk" kata Lina yang melihat banyak teman kampus Aira datang kerumah.


" Yah ....masa aq balik ke restoran" omel Lina.


Tin....tin.....tin....


" Lina ada apa ? tanya Gala.


" Tuh teman bini lho pada melayat" teriak Lina. dari jendela mobil.


" Astaga......putar balik aja kerumah mami" Teriak Gala

__ADS_1


" Ok....":teriak Lina


Mobil Gala pun balik arah. Menuju rumah orangtuanya. Begitu juga. dengan Lina yang menelpon Devan untuk pulang kerumah Gala.


__ADS_2