Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 83 Fans Baru.


__ADS_3

Aira baru saja turun dari motornya ketika seorang pria juga turun dari mobilnya yang tak jauh dari Aira parkir.


Mhemm........


" Anak baru ya " tegur pria itu menyapa Aira.yang sedang memarkir motornya.


" Bukan bang pindahan " jawab Aira


" Oh maaf oh ya panggil saja Adi " kata pria itu tersenyum


" Oh iya bang adi " kata Aira menunduk.Karna tak enak hati ditatap Adi


" Namanya siapa ?" tanya Adi penasaran.pada Aira.


" Mutiara bang " jawab Tiara.


" Namanya bagus secantik orangnya" puji Adi membuat Aira makin menunduk.


" Trimakasih bang maaf saya duluan bang" Kata Aira berlalu.


Adi menatap punggung Aira yang pergi meninggalkannya.


" Cantik " guman Adi lalu berjalan menuju lorong kampus.


........................


" Hai ra kok sudah duluan aja " kata Nana yang baru datang setelah Aira.


" Baru juga duduk na "


" Oh ta kira sudah dari tadi." kata Nana yang kemudian duduk disebelah Aira


" Hai........tumben sudah pada datang takut ya ...." kata Jeni yang baru masuk.


" Lah lho aja gercep gitu ,kok ngatai kita " protes Nana.


"He ...he .he.... maaf " kata Jeni yang lalu ikut duduk didekat Aira dan Nana.


Tak lama kemudian ruangan penuh dengan siswa lain. Karna sebentar lagi dosen masuk Lalu lima menit kemudian ...


Hampir 1 lebih jam makul kuliah berlangsung Membuat Aira sempat mengantuk dibuatnya. Karna tadi malam Aira bergadang bersama Rayyan. Entah kenapa baby Rayyan akhir akhir ini pintar memilih waktu. Untuk bisa bermain bersama bundanya.


Setelah makul berakhir Aira bersama Nana dan Jeni kekantin untuk menunggu jam selanjutnya.


" Ra lho ngekost dimana" tanya Jeni ketika mereka nongkrong dikantin


" Ngak jauh dari sini kok" kata Aira.


" Wah kapan kapan bisa mainkan" kata Nana.


" Ya boleh lah " kata Aira.


"Benaran nginap juga boleh nih " kata Jeni mengoda


"Ih kok bisa pake nginap bareng emang mau ngapain " kata Nana melihat Jeni.


Aira hanya tersenyum melihat kelakuan temannya .Sambil menyeruput jus buah strawberry nya.


" Adalah pengen tahu aja sih kepo ih " kata Jeni. tersenyum.


" Ish jangan mau ra modus tuh paling mau nyari makan gratisan" kata Nana.


" Emang lho ngak na, kadang lho juga sering cari yang gratisan " kata Jeni cemberut


" Ih gue kadang kadang doang pas kepepet." kata Nana sewot merasa tersindir

__ADS_1


" Ih sama aja kali ,pake ngeles lo mah na"


kata Jeni sewot.


" Sudah ngak usah dipermasalahkan. Nana juga boleh kok kalo mau nginap dirumah tapi jangan kaget ya"


" Emang kenapa ra" selidik Jeni heran


" Rumah gue kecil " kata Aira santai


" Hadeh ngak masalah ra , orang kita ini anak perantauan Jadi maklum dari pada kosan


gue sempit banget."'Jeni.


" Sama gue juga ra , emang tinggal dengan siapa" kata Nana.


" Sama ibu dan.....


" Hai ....... " sapa Adi


Adi yang datang langsung duduk disebelah Aira dan dihadapan Nana dan Jeni


" Boleh gabung kan ?" kata Adi.


"'Eh boleh kak .kak Adi ya ?" tanya Jeni. Yang tahu anak orang kaya.


" Iya kalian cuma bertiga jadi biar genap sama gue " kata Adi tersenyum melirik Aira.


" Oh ngak masalah kak , malah kita senang kok " kata Nana mengedipkan mata ke Aira.


" Oh ya, ayo makan nanti kakak yang bayar " kata Adi yang ingin mentraktir.


" Each beneran kak ,kalo bungkus boleh " kata Jeni senang.


" Ngak usah jaim na, mumpung gratis " kata Jeni polos


" Astaga lho jen" dumel Nana


Ha ....ha...ha....Adi dan Aira pun tertawa. Melihat keduanya yang saling berdebat.


" Sudah sana tinggal nambah dibungkus juga boleh." kata Adi yang masih tertawa geli ulah Jeni


" Dih malu maluin lho Jen " kata Nana melirik Jeni malas


" Ngak na santai " kata Jeni yang lalu memesan makanan. Untuk dibungkus dan dibawa pulang.


Sedang kan Aira hanya mengeleng geleng kan kepala. Melihat polah kedua temannya itu.


" Ra kamu ngak ikut bungkus " kata Jeni tampa malu aji mumpung


" Ngak makasih trimakasih buat kalian aja" Kata Aira tersenyum.


Adi pun tersenyum melihat Aira yang sangat manis bila tersenyum Ini pertama kalinya ada wanita yang membuat nya begitu tertarik. Padahal banyak wanita yang mendekatinya tapi Adi tak pernah perduli.


" Tiara mau ya biar dibungkus sekalian" kata Jeni menawarkan


" Ngak Jen makasih ini cukup " kata Aira


" Ngak usah malu ra, mumpung kak Adi baikan nih" kata Nana berbisik ke telinga Aira


Aira tersenyum lalu mengeleng.


" Ngak na kalian aja " kata Aira yang lalu menyeruput lagi jusnya.


Adi yang sedari tadi hanya diam dan menatap Aira dengan lekat Sedang kan Aira yang menyadari hanya berpura pura tak menyadarinya. Karna risih ditatap Adi

__ADS_1


Semakin Aira malu Adi semakin senang melihat Aira.Yang terlihat cantik bila tersipu malu


" Oh ya bagaimana kalo pulang nanti abang antar" tawar Adi.


" Makasih bang Tiara bawa motor kok" kata Aira yang menolak secara halus.


" Kan bisa dibawa Nana atau Jeni" kata Adi.


" Maaf bang motornya nanti sepulang kuliah mau di pakai kakak " kata Aira mencari cari alasan.


" Oh ya sudah lain kali aja " kata Adi


" Iya bang " jawab Aira tergagap karna Adi memegang tangannya.


Namun Aira langsung melepaskannya karna tak enak dilihat Jeni dan Nana.


"Oh ya makasih ya kak traktirannya " kata Jeni yang sudah membungkus makanannya.


"Ok sama sama " kata Adi santai.


Lalu ketiganya pun langsung pamit. karna ada makul terakhir


"Kak kami pamit duluan ya , makasih banget traktirannya " kata Nana.


" Mhemm........" dehem Aira.


" Ya sudah kami duluan kak " kata Jeni.


" Ya ....bye" kata Adi sambil mengedipkan matanya kepada Aira.


Aira hanya tersenyum lalu beranjak pergi.


Meninggalkan kantin diikuti oleh Nana dan Jeni yang membawa bungkusan makanan.


" Wah kak Adi kaya nya suka sama kamu ra" Kata Jeni ketika sudah menjauh dari kantin.


" Iya ra dulu aja dia ngak pernah mau dekatin kita , eh sekarang dekatin kita lagi usaha tuh orang" celutuk Nana.


" Sudah ngak usah dibahas lagi nanti telat keduluan dosen yuk" kata Aira


" Iya yuk " kata Jeni


" Iya nih bakal dihukum kita pas bu Wanti yang masuk" kata Nana.


Ketiganya pun bergegas menuju kelas.


Takut keduluan dosen yang mengajar makul keduluan masuk.. Karna dosen yang mengajar rada galak.


Setibanya dikelas ketiganya pun langsung duduk manis. Karna setelah itu dosen langsung masuk dan mengajar siswa


Dosen makul pun langsung mengajar tampa banyak basa basi .Karna siswa semua tenang tampa banyak bertanya. Hingga kelas menjadi hening sampai makul berakhir.


Setelah makul selesai Aira pun bergegas pulang. .Takut Rayyan rewel mencarinya. Karna putranya itu sekarang sudah mulai pintar Menyita kegiatan sang bunda..


Aira membawa motornya dengan tenang menuju rumah.Setelah sampai Rayyan sudah bertepuk tangan tersenyum melihat bundanya datang


"Kok tahu ya bunda pulang" kata ibu yang gemas mengedong sang cucunya Yang mulai pintar berinteraksi.


" Assalamualaikum " salam Aira.


" Walaikum salam." nak rupanya anak mu sudah gerti bundanya pulang " kata ibu.


" A..aaa...aaa"


" Iya sabar bunda cuci kaki tangan dulu ya" Kata Aira yang masuk kedapur untuk membersihkan kaki tangannya. Sebelum menyentuh baby Rayyan. Buah hatinya yang tampan itu.

__ADS_1


__ADS_2