
Pagi harinya Aira bangun lebih dulu. .Lalu langsung sholat subuh seorang diri. Sedang Gala masih terlelap disofa.
" Bangunin ngak ya" kata Aira yang ingin membangunkan Gala untuk sholat. Tapi bingung
" Tapi bagaimana kalo dia marah" bathin Aira
" Ah bangunin aja lah"kata Aira yang mendekati Gala.
" Hei....bangun ....bangun...subuhan sholat " Kata Aira mengoyang goyang tubuh Gala.
" Euh....masih ngantuk " kata Gala melenguh.
" Ya sudah nanti jangan salahkan aq kalo waktu sholatnya habis "kata Aira menjauh dari Gala.
Gala pun mengerjapkan matanya. Menatap Aira yang pergi menjauh. Lalu bangun menuju kamar mandi dan sholat subuh.
Sesudah itu Gala pun turun kelantai bawah. Karna tak melihat Aira kamar.
" Kemana sih dia kok main hilang aja" kata Gala mencari sang istrinya.
Aira yang duduk di balkon terpaku. Melihat pemandangan indah dari atas. Ada rasa haru melihat taman bunga. Yang membuat Aira tersenyum. Membayangkan dulu ketika ia masih SMA bersama Lina.
" Sangat cantik dan luar biasa " kata Aira.
Lalu kembali kedalam dan tidur di ranjang. Menutup tubuhnya dengan selimut karna merasa dingin.
.................................
Sedang kan dibawah Gala mencari Aira didapur. Namun nihil Aira tak ada disana.
" Kemana sih bikin orang kesal nyariin aja " Kata Gala kembali kekamarnya
Dan ketika dikamar Gala melihat Aira diatas ranjang sedang tidur.
" Astaga bagaimana dai bisa dia di ranjang. Bukannya tadi akh......nih anak bikin aq pusing " Kata Gala bingung.
Akhirnya Gala pun ikut tiduran di sebelah Aira. Karna masih ngantuk keduanya pun tidur dengan lelap. Hingga tampa sadar mereka saling berpelukan.
Sedang diruang makan .Papi sama mami duduk menikmati sarapannya dengan lahap.
" Mereka belum bangun juga " kata papi. Menanyakan mami.
" Belum pi maklum pengantin baru." Kata mami santai
" Tapi bukan nya mereka kuliah hari ini" kata papi sambil menguyah roti lapis.
" Oh iya mami lupa biar mami bangunkan dulu" kata mami. Sambil meletakan jus jeruk buat sang suami
__ADS_1
Setelah makan mami pun mengantarkan papi sampai halaman depan. Lalu bergegas naik kelantai dua. Untuk membangunkan Gala dan Aira.
Tok ...tok....tok....
Sejenak mami menunggu. Namun tak ada jawaban.
Ceklek
" Lho kamarnya ngak dikunci " kata mami. Heran lalu membukanya .Dan masuk kedalam kamar..Dan melihat putra nya tidur yang saling berpelukan.
" Ya ampun kalian lucu banget " kata mami
Melihat kedua pengantin baru itu masih terlelap.
" Ya sudah biarin aja mungkin masih capek"
Kata mami berlalu. Seraya membuka tirai jendela..Lalu menuju pintu kamar untuk melanjutkan sarapannya.
............ ..................
Gala membuka matanya ketika sinar matahari masuk kekamar Gala mengerjabkan matanya perlahan. Dan melihat wajah Aiira didepannya.
" Astaga " kata Gala yang buru buru beranjak dari ranjang. Takut Aira akan meneriakinya. Bila terbangun dalam keadaan berpelukan.
Gala melihat jam dan bergegas mandi. Takut terlambat karna hari ini .Ia harus berangkat kuliah pagi.
" Ya ampun bisa telat nih" kata Aira bergegas kekamar mandi. Bersamaan dengan Gala yang keluar untuk berpakaian.
Tak lama Aira sudah selesai mandi..Lalu bergegas berpakaian.Dan setelah rapi keduanya turun ke bawah untuk sarapan.
" Mi gala ngak sarapan karna buru buru nih" Kata Gala hanya bersalaman. Dan mencium lengan sang mami. Begitu juga Aira yang datang dibelakang Gala. Ikut bersalaman dan pamit. Setelah mencium takzim tangan mami
" Mi kami berangkat ya " pamit Gala.
" Ya nak hati hati eh istrimu gimana " Kata mami sambil tersenyum
" Ayo ....." kata Gala menarik tangan Aira berjalan menuju mobil.
Aira pun hanya menurut .Ketika Gala menarik tangannya. Tampa protes lalu keduanya pun
masuk mobil Gala. Setelah masuk mobil Gala menghidupkan mesin mobil. Lalu membawa mobilnya menuju kampus.
Sesampainya dikampus. Aira langsung berlari menuju kelasnya , Begitu juga dengan Gala yang masuk kelas karna terlambat 5 menit.Untung bukan dosen galak Jadi Gala pun aman. Kalau tidak bisa dijemur lapangan kampus. Sama dosen killer
Sedang Aira duduk tenang dikursinya. Memperhatikan dosen yang sedang memberi menjelaskan didepan kelas. Setelah makul selesai. Aira pun senang luar biasa . Karna
ia tidak terlambat sama sekali.
__ADS_1
" Huh...akhirnya lega" kata Aira membuang nafas kasarnya. Karna tadi sempat khawatir telat.
" Lega ra" tegur Amar melirik Aira.
" Iya Mar Ku pikir telat tadi " kata Aira
" Ngapain telat biasanya juga kamu cepat dan gercep ra " kata Tari.
'Mungkin Aira lagi ngejar gebetan Tar makanya telat " kata Amar bercanda.
" Ngawur ....kamu Mar Aira dah ada yang punya lagi" jawab Tari
" Siapa " tanya Amar kepo pengen tahu.
" Ada deh pasti penasaran kan " kata Tari
" Yah gue penasaran nih .Atau kak Albi senior kita. Tapi Aira emang suka tuh sama cowo yang sudah tua." kata Amar.
" Hah cowok tua dari mana Mar masih muda kok" kata Tari.
" Hadeh mar mentang lho adik tingkat seenak enaknya ngatain orang " kata Tari lagi
" Kan emang iya ,mereka senior kita" kata Amar.
" Lah mana ada tua kan yang penting laku" kata Tari
"Paling lho ngiri bilangin kak Albi tua. Kan Mar karna ngak ada yang naksir lho " ledek Tari.
"Eh gini gini gue banyak yang naksir tahu" kata Amar tersenyum manis
" Masa tapi ngak pernah lihat lho bawa gebetan Mar" kata Tari
" Lagi dirumah masak 'kata Amar bercanda.
" Yah itu mah emak lho mar, kenapa dibawa bawa" kata Tari manyun
" Mana ada aku bawa, kan emang tinggal dirumah kok" Kata Amar santai
" Hadeh capek ...ngomong sama kamu Mar"
" kok bisa capek " kata Amar tersenyum mengoda Tari.
" Tahu ah rese kamu Mar bikin keki aja." kata Tari kesal
Ha ha ha......
" Bercanda Tar kok langsung sewot aja "kata Amar tertawa senang karna berhasil membuat Tari kesal.
__ADS_1