Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 75 Menginap Di Rumah Mertua.


__ADS_3

Aira memarkirkan mobilnya Ketika bi Ratih sedang menyapu. teras halaman rumah besar keluargga Atmaja


" Non Aira apa hantunya ya " kata bi Ratih yang menggosok matanya . Seakan tak percaya apa yang dilihatnya.


" Mang lihat deh itu non Aira atau bukan ?" Tanya bi Ratih pada mang Ujang satpam keamanan rumah.


" Iya bi itu non Aira istri tuan muda" kata mang Ujang


" Hah..... bukannya kemaren meninggal. Karna kecelakaan terus yang dikubur itu siapa mang " Kata bi Ratih.Bingung.karna nyonya dan tuan nya tak pernah menceritakan apapun


" Nah itu saya kurang gerti bi, coba tanya yang lain. Cuma tuan besar bilang jangan bilang siapa siapa kalo non Aira masih hidup" Kata mang Ujang. pada bi Ratih.


" Astagfirullah jadi mang Ujang sudah tahu "


Kata bi ratih.


"Iya pas jemput tuan besar dari tempat besannya .Nah disana ada non Aira dan mang kasman .Lihat dengan mata kepala sendiri. Lalu cerita ke mamang " kata mang Ujang. menjelaskan.


" Ih mang Ujang ini keterlaluan masa bibi ngak dikasih tahu sih " kata bi Ratih yang cemberut lalu masuk rumah.


" Duh salah lagi " kata mang Ujang sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal.


....................................


" Assalamualaikum mi " sapa Aira pada mami


"Walaikumsalam " hai ya ampun mami kira siapa ra" kata mami. Memeluk menantunya itu dengan tersenyum.


" Mami sendirian dirumah kok sepi" kata Aira.


" Iya mami sendiri tadi mba Uli dan Mba Asri lagi belanja tinggal bi Ratih tuh dibelakang " Kata mami


" Oh ya nih buat mami yang ini biar buat pelayan dibelakang ya mi" kata Aira. menyodorkan kotak cake yang dibawanya


Mami Intan pun membukanya dan melihat isinya.


" Wah brownies coklat ya, enak ini yuk keruang tengah " kata mami. Sambil mengandeng tangan Aira menuju ruang keluargga.


"iya mi " kata Aira mengikuti sang mertua


Keduanya pun asyik ngobrol, Hingga tak terasa sore. Aira izin untuk sholat ashar dan beristirahat di kamar Gala.


Aira yang selesai sholat pun ketiduran diranjang karna mengantuk. Sedangkan Gala baru pulang dari kantor. Langsung menuju dapur minta bi Ratih membuatkan jus.


" Mami mana bi kok sepi " kata Gala yang menyeruput jusnya sambil memakan cake coklat buatan Aira.


" Dikamar paling den" kata mb Uli.


"Bii nih cake enak beli dimana ,tumben mami beli cake coklat kesukaan Gala " kata Gala yang mencomot cake nya lagi.

__ADS_1


" Kurang tahu den, tadi sudah ada dimeja dan didapur belakang juga dikasih " kata mb Uli


" Ya sudah bi " kata Gala lalu beranjak dari tempat duduknya karna jusnya sudah habis.


Gala pun naik kelantai dua menuju kamarnya sambil bersiul senang dan membuka pintu kamar


Deg ......


" Astaga siapa yang masuk kamarku " kata Gala seraya melihat buku yang berantakan semalam sudah tersusun rapi.


Lalu melihat kearah ranjang dan menghampirinya..


" Aish rupanya bidadari ku " guman Gala. Tersenyum sumringah melihat istrinya terlelap. Dengan wajah mengemaskan.


Gala pun akhirnya masuk kamar mandi. Dan membersihkan diri supaya segar .lalu


berpakaian dan ikut berbaring di ranjang. Karena badannya terasa lelah.. Dipandangnya sejenak wajah Aira dan mengecup bibirnya. Lalu ikut tidur sambil memeluk tubuh ramping sang istri.


Aira terbangun ketika bi Ratih dan mami masuk kamar. Membawakan makan malam


untuk keduanya.


" Shut......" kata mami ketika Aira hendak bangun


" Mami kok repot repot " kata Aira yang hendak beranjak namun mami intan memberi isyarat mengeleng. Melarang Aira . turun dari ranjang.


" Sudah istirahat ya, mami tinggal dulu "kata mami berlalu bersama bi ratih.


Ceklek....


Mami pun menutup pintu kamar kembali


Setelah meninggalkan kamar Gala. Dan Aira kembali menaruh kepalanya di bantal sambil memandangi wajah suami nya. Yang terlihat tampan. ketika sedang tidur.


Lama Aira menatap wajah tampan itu lalu mengelusnya dengan perlahan


Cup.....


"By....kamu sudah bangun, kita ketiduran sampe lupa magriban " kata Aira menatap lekat mata suaminya itu..


" Ngak apa kan ngak tiap hari " kata Gala seraya mengecup lagi bibir pink sang istri


" Ayo bangun by kita makan dulu trus sholat " kata Aira yang beranjak turun dari ranjang begitu juga dengan Gala.


Keduanya makan malam dikamar sambil saling menyuapi.Rasa bahagia menyelinap di hati Aira .Begitu juga dengan Gala yang sangat bahagia karna bisa berkumpul lagi.


" Habis ini sholat berjamaah ya by " kata Aira.


" Ya sayang " jawab Gala tersenyum.

__ADS_1


" Oh ya by aq mau minta izin pulang kampung boleh ngak " kata Aira mengingat ia ingin pulang sekalian menengok ibu dan bapaknya dikampung


' Apa aq boleh ikut ?" tanya Gala menatap manik mata Aira.


" Boleh tapi kan by kamu belum libur " kata Aira heran yang menatap wajah Gala


aq akan meliburkan diri paling cuma 2 hari atau 3 hari " kata Gala.


" Ya sudah ayo " kata Aira senang.


" Besok aq izin papah dulu dan bilang kita bulan madu gimana?"


" Iya by kita akan bulan madu ke desa " kata Aira tersenyum.


" Kenapa kedesa ngak ke Paris, Eropa, Spanyol dan tempat yang bagus" kata Gala


"Ya karna aq mau kita pulang kedesa by disana sejuk Pemandangannya alami dan bisa lihat sawah juga " kata Aira tersenyum. Membayangkan desanya.


" Ngak asyik dong " Kata Gala yang belum pernah kedesa seumur hidupnya .Jadi ia membayangkan desa yang kotor dan kumuh.


"Yah by asyik ngak nya lihat nanti pas kita sudah sampai disana " kata Aira.


Lalu Aira bercerita tentang desanya ,Tempat tinggalnya sewaktu kecil .Gala mendengarkan dan menyimak cerita Aira tampa bertanya.


Karna malam ini Gala merasa senang. Bisa berkumpul dengan istri nya lagi dan tidur dikamar pribadinya.


Gala akui ia lebih nyaman tinggal dirumahnya karna sudah terbiasa. Sulit baginya untuk beradaptasi Namun demi Aira ia harus membiasakan diri.


Lalu Gala tidur dipangkuan Aira sambil bergantian bercerita tentang masa kecil


Gala yang hobby usil dan membuat ulah.


" Ha....ha ..ha....jadi waktu kecil kamu takut dengan cacing by. " tawa Aira pun pecah.


Karna tahu Gala takut dengan kecoa dan cacing.


" Ih badan segede gini masa takut sama kecoa " kata Aira meledek sambil menjulurkan lidah.


" Ya ngak pa pa orang itu dulu sekarang sudah berani lah " kata Gala pede.


"Nih kecoa nya by " kata Aira yang mengerjai Gala hingga Gala bangun sambil melompat lompat membuat Aira terpingkal pingkal ketawa.


" Ih ngerjain ya " kata Gala merasa dikerjai.


" Emang iya " kata Aira terkekeh lalu tertawa sambil menghindari Gala.


Gala pun mengejar Aira dan menggelitik nya ketika Gala berhasil menangkap Aira.


Malam ini merupakan kebahagian tersendiri bagi Gala .Yang jatuh cinta pertama kalinya kepada sang istri

__ADS_1


Sedangkan Aira merasa senang bisa menginap dirumah mertuanya lagi. Seperti dulu ketika pertama kali ia datang


Dan keduanya menikmati malam panjang. Dengan penuh bahagia hingga terlelap


__ADS_2