Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 125 Pamit dan Lelah.


__ADS_3

Mobil Aira melesat cepat membelah jalanan di ibukota. Karna ia ingin berpamitan ke papah Mark Sebelum berangkat kkn. Dan juga harus sudah dirumah. Sebelum Rayyan pulang.


Sesampainya dihalaman rumah besar Alexander . Aira langsung masuk kedalam rumah untuk menemui papah Mark.


" Lin papah mana " kata Aira yang nongol dibalik pintu.


" Hai ra sini masuk " kata Lina.


" ish Lagi ngapain , Jasmine mana ?"


" Tuh lagi bobo, paling papah lagi diruang kerjanya " kata Lina.


" Kenapa ngak ajak Rayyan kesini sih ra, aq kangen" Kata Lina menatap Aira.


" Tadi lagi jalan jalan sama oma dan opanya Lin " kata Aira. yang masuk kekamar Lina.


" Yah tuh anak sekarang hobby banget shoping." kata Lina


" Emang kamu ngak Lin ,Gala bilang papah dan bundanya menumpuk uang. Tapi Rayyan bagian menghabiskan " kata Aira.


" Hahahaha....bisa aja tuh suamimu ra . Emang harus gitu " kata Lina. Tertawa terbahak bahak.


" Emang lucu ya Lin , kok bisa senang banget " tanya Aira heran.


"Ya jelas lucu lah, suami mu itu pelit dong " Kata Lina masih tertawa


" Ngak juga sih Lin cuma rada galak dan otoriter " kata Aira.


" Beuh.. tapi ngak nolak kan, bukti nya tuh jadi si Rayyan " kata Lina meledek Aira.


" Ya terpaksa deh " kata Aira yang tak bisa menolak pesona Gala.Apalagi dalam hal yang menyangkut bercinta.Gala lebih aktif.


Lalu keduanya pun saling ledek. Dan ngobrol


Karna lama tak bertemu dan kangen. karna sibuk.Terutama dengan bayi Jasmine Aira langsung mencium pipi keponakannya itu.Jasmne yang terganggu sedikit menggeliatkan tubuhnya.


"Ya ampun tambah tembem nih pipi " kata Aira menyentuh pipi lembut Jasmine.


" Dia sudah kuat menyusu ra, kayanya bakal tomboy deh kaya tantenya.


" Masa sih kan masih kecil " kata Aira


" Tapi dia akan terbawa ra, masa anak gadis nangisnya banter banget. pas marah lambat menyusuinya " kata Lina.


" Hahaha ... berarti dia pintar bisa mulai protes. terutama masalah Gizinya" kata Aira


" Alhamdulilah ra,. Aq berharap dia berjodoh dengan Rayyan. karna sifatnya itu sangat aktif " kata Lina.


" Mudah mudahan saya Lin, kita hanya bisa berdoa " kata Aira yang juga setuju. Dengan keinginan Lina.


" Oh ya aq nemuin papah dulu ya Lin, Mau ngasih tahu tentang kontrak dengan PT golden" kata Aira. Yang lalu bangkit menuju pintu keluar.


" Ya ra bye " kata Lina.

__ADS_1


" Bye " kata Aira juga.


Aira pun menuju ruang kerja papahnya. Untuk


masalah kerjasama yang ia urus..Karna Untuk buka cabang baru. Sedang kan Lina kembali menyusui Jasmine yang bangun dan lapar.


Lama Aira di ruangan sang papahnya. Yang membahas masalah bisnis antar 3 perusahaan. Yang akan membuka cabang anak perusahaan. Di daerah.yang diawasi Wakil cabang.


Setelah selesai Aira pun pamit Untuk pulang kerumah Sekalian minta izin pada sang papah. Yang akan pergi sementara waktu untuk kkn.


" Ya hati hati selama disana ya nak " kata papah Mark. Memeluk Gala.


" Ya pah doakan kkn Aira berjalan lancar." kata Aira yang mencium takzim tangan sang papah..Lalu meninggal ruangan papah Mark.


Setelah itu Aira pun kembali ke kamar Lina untuk mencium Jasmine agar ia tak merindukannya. Ada rasa Sayang dalam hati Aira . Melihat bayi mungil jasmine . Lalu setelah itu pun Aira pulang. Karna ia harus dirumah sebelum Rayyan pulang mencari ya.


Aira kembali membawa mobilnya menuju rumah sang mertua. Namun Rayyan belum terlihat.


" Bi Ratih Rayyan belum pulang ya " tanya Aira. sambil memeriksa sekelilingnya.


" Belum.non " jawab bi Ratih.


" Wah kemana mereka kok lama " kata Aira.


" Mungkin sekalian belanja buat dapur " kata bi Ratih yang memang tahu nyonya nya akan belanja.


" Ya sudah nanti kalo mami nanya aq di kamar ya bi " kata Aira. yang beranjak pergi


" Iya non " kata bi Ratih menjawab Aira


Kamar terasa sepi. Gala belum pulang dari kantor.Lalu Aira pun berbaring diatas ranjang nya untuk beristirahat. Memejamkan mata karna tubuh nya terasa lelah.


Tak lama Aira pun terlelap karna mengantuk


Dan bermimpi indah disore hari. Namun sebelum tidur ia lebih dulu sholat.


karna takut lupa.


Tak lama setelah itu Gala pun pulang dan melihat Aira yang sedang terlelap. .Gala hanya tersenyum melihat wanitanya itu lelah.Lalu ikut berbaring di sebelahnya.


Ketika menjelang magrib Aira terbangun


Dan melihat Gala pun terlelap. Dengan perlahan Aira membangunkannya.


" By hampir magrib ayo bangun " kata Aira pelan.


" Eugh.".....lenguh Gala yang memeluk Aira.


" Ini hampir magrib aq sholat duluan ya "kata Aira yang melepas pelukan suaminya itu.


Aira bergegas sholat setelah masuk waktunya.Lalu keluar kamar mencari buah hatinya turun kebawah.Dan menuju kamar Rayyan.Dan disana Rayyan pun terlelap karna lelah.


" Masih belum bangun non " kata mba Uli

__ADS_1


yang menjaga Rayyan.


" Jam berapa pulang nya bi" kata Aira sambil mendekati Rayyan.


" Satu jam yang lalu non, terus minta air putih dan tidur " kata mba Uli.


" Astaga " guman Aira lalu mengusap kepala buah hatinya itu dengan pelan


" Nen " oceh Rayyan mengerjapkan matanya.


Aira pun mencium pipi Rayyan lalu menyuruh mba Uli istirahat dan Aira berbaring disebelahnya sambil mengeluarkan wadah gizi Rayyan.Rayyan yang lapar pun langsung menyesapnya sambil memejamkan matanya.


Aira tersenyum melihat putranya itu Begitu pintar tampa rewel dan menyusahkan orang Minum air putih sering kali dilakukannya Rayyan .Karna belum mau minum susu pengganti. Kadang Rayyan lebih suka jus buah.Sebagai pengganti rasa laparnya


Gala yang selesai sholat pun turun mencari Aira dan Rayyan ke kamar buah hatinya itu.


Lalu membuka pintu kamar Rayyan.


Ceklek...


" Kalian disini rupanya " kata Gala yang ikut naik dan mencium pipi Rayyan dengan pelan.


" Dia lapar by baru bangun tidur " kata Aira.


"Oh ya kasihan anak papah" kata Gala lalu mengelus punggung Rayyan dengan pelan.


" Mandi sana by " kata Aira menatap suaminya itu.yang masih belum mandi.


"'Nanti saja kan sudah mandi siang tadi dikantor " Jawab Gala yang membuat Aira manyun


" Ish kau ini by " kata Aira cemberut.


" Hahaha.. tawa Gala lalu mencium pipi istrinya itu dengan gemas.


Rayyan yang mendengar tawa papahnya.. Membuka matanya perlahan. Lalu tersenyum ketika melihat Gala.Begitu pun Gala yang tersenyum.


" Sudah bangun sayang " kata Gala yang langsung memeluk buah hatinya itu


Rayyan pun melepas sesapannya.Lalu membalas memeluk Gala. Dengan menyusupkan kepala mungilnya.Seakan ia rindu pada papahnya.Aira yang melihat keduanya hanya tersenyum. Dan membiarkan keduanya untuk melepas rindu.Karna memang akhir akhir ini Gala memang sibuk.


Jadi jarang bisa bertemu Rayyan.Karna ketika pulang Rayyan sudah terlelap.


Aira pun beranjak dari ranjang. Dan kedapur untuk mencari buah dikulkas.Untuk membuat jus buah kesukaannya.


" Nona mencari sesuatu " tanya bi Ratih.


"Iya bi mau buat jus bi" jawab Aira.


" Itu sudah ada dimeja nona" kata bi.Ratih.


" Hah...tumben bi apa ada yang minta" kata Aira sambil menuju meja makan yang sudah siap untuk hidangan malam.


" Tadi nyonya yang minta buat kan untuk den Rayyan yang minta jus ." kata bi Ratih.

__ADS_1


" Oh begitu ya bi , trimakasih bi " kata Aira lalu mengambil segelas jus dan duduk untuk meminumnya.Karna haus dan lapar.


__ADS_2