
Aira pun kembali berkumpul bersama
suami dan juga sang mertua serta ibu
dan papahnya.
" Astaga Mark kenapa kau menyembunyikan semua ini dariku " kata papi
" Maafkan aku Sak semua kulakukan untuk
kedua putriku agar mereka aman" kata papah.
" Seharusnya kau ceritakan semuanya kita
sekarang bukan orang lain tapi keluargga.
Sampai aq tak melihat perkembangan cucu
ku yang lucu ini " kata papi sambil mengelus
kepala baby Rayyan dipangkuan mami
" Sekali lagi aku minta maaf " kata papah
dengan wajah serius.
" Sudah sekarang ayo kita makan siang dulu biar Rayyan sama oma ya kan Ama bisa istirahat dulu momong Rayyan " kata mami melirik ibu Aya.
" Bisa aja besan ini " kata ibu tersenyum.
" Tapi memang begitu jeng biar sementara jeng istirahat dulu. Dan Rayyan biar sama
oma ya " kata mami mengajak Rayyan bicara.
" Aaaaa......." oceh Rayyan seakan mengerti.
ketika diajak bicara.
" Iya kan oma juga kangen biar Ama istirahat
dan jalan jalan dulu " kata mami intan.
" Aaaaa.....ooooo" jawab Rayyan.
" Ha....ha ...ha... gelak papi tertawa gemas. Melihat sang cucu bisa berceloteh ketika di
ajak bicara.
" Ayo kita makan siang dulu nanti dilanjutkan lagi ngobrolnya " kata mami sambil mengendong Rayyan.
Siang itupun ibu dan papah Mark makan bersama besannya Yang sudah lama tak bertemu. Ngobrol bersama saling bercerita
Setelah makan siang Gala dan Aira pun istirahat dikamar sambil ngobrol ringan.
" By aq ambil Rayyan dulu ya biar tidur
siang " kata Aira yang tahu jadwal Rayyan
istirahat.
"Iya bi bawa kesini aq juga pengen mencubit pipinya yang cubby itu " kata Gala.
Aira hanya tersenyum berlalu Untuk turun kebawah untuk mengambil Rayyan di pangkuan sang mertua.
" Mi Rayyan tidur siang dulu ya mi nanti lagi " kata Aira ketika sudah diruang tengah
" Yah ....mami lagi kangen ini" kata mami
yang tak mau Rayyan diambil Aira.
" Mi biar istirahat dulu kita ngobrol dulu
sama besan masa dianggurin " kata papi
karna memang banyak yang ingin papi dibicarakan.
" Ya sudah nih sama bunda dulu ya,
nanti main lagi sama Oma dan Ama ya"
Kata mami mencium Rayyan.
" Iya oma dah ama Rayyan bobo dulu" kata
Aira yang meniru suara bayi pamit pada ibu
dan mami Intan yang duduk di sofa.
" Iya sana bobo " kata ibu tersenyum
Aira pun membawa Rayyan keatas menuju kamar. Lalu menaruh Rayyan di ranjang.
__ADS_1
lalu Aira masuk kamar mandi. Untuk
cuci tangan dan kaki sebelum menyusui
Rayyan. mensterilkan keamanan kebersihan.
Rayyan mau bobo siang.
" Hai anak papah mau bobo ya " kata Gala
yang baru datang dari ruang kerjanya.
":Papapa...." celoteh Rayyan seakan bicara.
" Iya bentar ya sayang bunda lagi cuci kaki dan tangan " kata Gala mengelus kepala Rayyan lalu mencium Rayyan
" Lagi apa sama papah " kata Aira setelah keluar dari kamar mandi lalu naik keranjang untuk menyusui buah hatinya.
" Cuma ngobrol bun cepat Rayyan mau ***** " kata Gala meniru suara bayi
Aira pun naik keranjang mendekati buah hatinya. dan mengeluarkan sesuatu yang biasa Rayyan minta.
" Mhem enaknya " kata Gala ketika melihat
Aira mengeluarkan wadah gizi Rayyan yang membuatnya Gala menelan salivanya tergiur.
Rayyan pun langsung menyesapnya. Spambil memegangi sesuatu hak miliknya.
" Jangan dilihat byi " tegur Aira pada Gala Yang melihat wadah gizi Rayyan dengan penuh nafsu.
" Cih......itukan milik papah Rayyan cuma pinjam " kata Gala ikut berbaring disebelah Rayyan dengan Rayyan posisi ditengah.
" Mhem nanti gantian ya " kata Gala sambil
menoel pipi Rayyan
Rayyan hanya memandangi wajah sang
papah lalu memegang tangan Gala. dan menjauhkannya dari wajah gizinya.
" He..he..he...iya papah ngak minta " kata Gala yang mencium pipi gembul Rayyan yang membuatnya gemas.
" Sudah bi nanti ngak mau tidur " kata Aira yang menatap lekat wajah buah hatinya
" Ya sudah aq turun kebawah dulu ya kalian
istirahatlah " kata Gala yang mencium
...........................
Akhirnya Aira pun kembali tinggal dirumah sang mertua dan ibu ikut papah Mark pulang kerumah karna ada hal penting yang dibicarakan.
Aira dan Rayyan tidur lelap selepas isya sedang Gala masih di ruang kerjanya
mengecek pekerjaannya tadi siang dan setelah selesai lalu kembali kekamar.
" Ya ampun kalian berdua sangat lucu
kalau tidur begini " kata Gala seraya menyelimuti istri dan anaknya.
Lama Gala menatap keduanya yang tidur
lelap mengarungi mimpi. Lalu ia pun ikut berbaring disisi ranjang sambil memandangi sang buah hati nya dan Aira.
" Maafkan papah yang tak tahu kau hadir
nak andai waktu itu papah tahu mungkin
papah akan mencari bunda mu " kata Gala
mencium kepala Rayyan.
Kini Gala semakin cinta saja pada Aira
gadis yang sering menyembunyikan jati
dirinya. Itu slalu membuatnya jatuh cinta.
Dan tak bisa membuatnya ke pindah lain hati
Di tambah dengan hadirnya Rayyan yang
membuat hidup Gala jadi sempurna.
..............................
Aira terbangun Dini hari ketika jam
menunjukkan jam 3 Entah mengapa akhir
__ADS_1
akhir ini perutnya cepat lapar. Karna Rayyan
sangat lama menyedot asi nya.
Aira pun turun kebawah untuk mencari makanan dikulkas atau lemari .Tempat stok persediaan makanan .Yang biasanya tempat
menyimpan makanan dilemari khusus.
Bersamaan dengan mba Uli yang sedang kekamar mandi untuk pipis di wc duduk.
Dengan pintu terbuka yang tanpa sengaja dilewati Aira.
" Huh...lega " kata mba Uli yang habis pipis
di wc yang tampa sengaja melihat
" Mba Uli "sapa Aira
Deg.
Mba Uli pun melihat langsung terkejut setengah mati. Karna slama ini yang ia tahu Aira sudah meninggal.
" Hantu" .......teriak mba Uli yang lari tampa
cebok dengan celana belum terpasang. Yang lari ter birit birit. masuk kamar. Hingga mengangetkan bi Ratih
" Hah ada apa" kata bi Ratih yang ikut kaget
Terbangun mendengar teriakan.
" Ada hantu " kata mba Uli yang memasang celananya membuat bi Ratih tergelak
Hahahaha.......
" Ih bi Ratih orang ketakutan malah
diketawain" kata mba Uli merenggut.
" Jadi tadi ngak sadar tuh celana belum dipasang " kata bi Ratih masih tertawa.
Melihat mba Uli yang memegang ******
******** sambil berlari.
Sedangkan mang Parjo yang kaget mendengar teriakan mba Uli terbangun dan memeriksa dapur karna arah suara teriakan mba Uli dari dapur hingga ia pun mengeceknya.
" Siapa yang teriak " kata mang Parjo
"Mang Parjo " tegur Aira yang berdiri
di depan lemari stok makanan.
Mang Parjo yan kaget pun langsung terkejut
" Ha ha hantu ......." kata mang Parjo Yang
langsung kabur lari tunggang langgang. Melihat Aira yang memakai gaun tidur.
Sedangkan Aira hanya mengeleng Melanjutkan mencari makanan.Setelah mendapatkan apa yang dicari Aira pun kembali ke kamarnya.
Gala yang terbangun mendengar suara
teriakkan. Lalu duduk dan melihat Aira tak ada disebelah Rayyan.
" Kemana dia" kata Gala yang hendak turun dari ranjang. dan bersamaan Aira masuk.
" By .kok sudah bangun " kata Gala ingin beranjak dari ranjang namun tak jadi.
"Aq lapar by nyari makanan ini dapat roti
dan susu " kata Aira.
" Dengar suara teriakan ngak ?" tanya Gala.
" Itu mb Uli dan mang Parjo yang tadi melihatku " kata Aira manyun.
" Hahaha .pasti dikira hantu kan" kata Gala
" Ya begitu lah " kata Aira cuek. Lalu duduk
di kursi dekat nakas Makan roti karna lapar
menyusui sang buah hati
" Lapar banget ya " kata Gala yang tahu istrinya Itu lapar. Karna berbagi gizi dengan buah hati mereka
"Iya by besok mau nyetok makanan biar
ngak kelaparan dan dikira hantu " kata
Aira yang membuat Gala tersenyum
__ADS_1
" Besok aq belikan yang banyak buat stok tapi sepulang ngantor ya " kata Gala yang duduk
menemani Aira yang memakan roti dan minum susu.