Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 94 Dikira Hantu


__ADS_3

Aira pun kembali berkumpul bersama


suami dan juga sang mertua serta ibu


dan papahnya.


" Astaga Mark kenapa kau menyembunyikan semua ini dariku " kata papi


" Maafkan aku Sak semua kulakukan untuk


kedua putriku agar mereka aman" kata papah.


" Seharusnya kau ceritakan semuanya kita


sekarang bukan orang lain tapi keluargga.


Sampai aq tak melihat perkembangan cucu


ku yang lucu ini " kata papi sambil mengelus


kepala baby Rayyan dipangkuan mami


" Sekali lagi aku minta maaf " kata papah


dengan wajah serius.


" Sudah sekarang ayo kita makan siang dulu biar Rayyan sama oma ya kan Ama bisa istirahat dulu momong Rayyan " kata mami melirik ibu Aya.


" Bisa aja besan ini " kata ibu tersenyum.


" Tapi memang begitu jeng biar sementara jeng istirahat dulu. Dan Rayyan biar sama


oma ya " kata mami mengajak Rayyan bicara.


" Aaaaa......." oceh Rayyan seakan mengerti.


ketika diajak bicara.


" Iya kan oma juga kangen biar Ama istirahat


dan jalan jalan dulu " kata mami intan.


" Aaaaa.....ooooo" jawab Rayyan.


" Ha....ha ...ha... gelak papi tertawa gemas. Melihat sang cucu bisa berceloteh ketika di


ajak bicara.


" Ayo kita makan siang dulu nanti dilanjutkan lagi ngobrolnya " kata mami sambil mengendong Rayyan.


Siang itupun ibu dan papah Mark makan bersama besannya Yang sudah lama tak bertemu. Ngobrol bersama saling bercerita


Setelah makan siang Gala dan Aira pun istirahat dikamar sambil ngobrol ringan.


" By aq ambil Rayyan dulu ya biar tidur


siang " kata Aira yang tahu jadwal Rayyan


istirahat.


"Iya bi bawa kesini aq juga pengen mencubit pipinya yang cubby itu " kata Gala.


Aira hanya tersenyum berlalu Untuk turun kebawah untuk mengambil Rayyan di pangkuan sang mertua.


" Mi Rayyan tidur siang dulu ya mi nanti lagi " kata Aira ketika sudah diruang tengah


" Yah ....mami lagi kangen ini" kata mami


yang tak mau Rayyan diambil Aira.


" Mi biar istirahat dulu kita ngobrol dulu


sama besan masa dianggurin " kata papi


karna memang banyak yang ingin papi dibicarakan.


" Ya sudah nih sama bunda dulu ya,


nanti main lagi sama Oma dan Ama ya"


Kata mami mencium Rayyan.


" Iya oma dah ama Rayyan bobo dulu" kata


Aira yang meniru suara bayi pamit pada ibu


dan mami Intan yang duduk di sofa.


" Iya sana bobo " kata ibu tersenyum


Aira pun membawa Rayyan keatas menuju kamar. Lalu menaruh Rayyan di ranjang.

__ADS_1


lalu Aira masuk kamar mandi. Untuk


cuci tangan dan kaki sebelum menyusui


Rayyan. mensterilkan keamanan kebersihan.



Rayyan mau bobo siang.


" Hai anak papah mau bobo ya " kata Gala


yang baru datang dari ruang kerjanya.


":Papapa...." celoteh Rayyan seakan bicara.


" Iya bentar ya sayang bunda lagi cuci kaki dan tangan " kata Gala mengelus kepala Rayyan lalu mencium Rayyan


" Lagi apa sama papah " kata Aira setelah keluar dari kamar mandi lalu naik keranjang untuk menyusui buah hatinya.


" Cuma ngobrol bun cepat Rayyan mau ***** " kata Gala meniru suara bayi


Aira pun naik keranjang mendekati buah hatinya. dan mengeluarkan sesuatu yang biasa Rayyan minta.


" Mhem enaknya " kata Gala ketika melihat


Aira mengeluarkan wadah gizi Rayyan yang membuatnya Gala menelan salivanya tergiur.


Rayyan pun langsung menyesapnya. Spambil memegangi sesuatu hak miliknya.


" Jangan dilihat byi " tegur Aira pada Gala Yang melihat wadah gizi Rayyan dengan penuh nafsu.


" Cih......itukan milik papah Rayyan cuma pinjam " kata Gala ikut berbaring disebelah Rayyan dengan Rayyan posisi ditengah.


" Mhem nanti gantian ya " kata Gala sambil


menoel pipi Rayyan


Rayyan hanya memandangi wajah sang


papah lalu memegang tangan Gala. dan menjauhkannya dari wajah gizinya.


" He..he..he...iya papah ngak minta " kata Gala yang mencium pipi gembul Rayyan yang membuatnya gemas.


" Sudah bi nanti ngak mau tidur " kata Aira yang menatap lekat wajah buah hatinya


" Ya sudah aq turun kebawah dulu ya kalian


istirahatlah " kata Gala yang mencium


...........................


Akhirnya Aira pun kembali tinggal dirumah sang mertua dan ibu ikut papah Mark pulang kerumah karna ada hal penting yang dibicarakan.


Aira dan Rayyan tidur lelap selepas isya sedang Gala masih di ruang kerjanya


mengecek pekerjaannya tadi siang dan setelah selesai lalu kembali kekamar.


" Ya ampun kalian berdua sangat lucu


kalau tidur begini " kata Gala seraya menyelimuti istri dan anaknya.


Lama Gala menatap keduanya yang tidur


lelap mengarungi mimpi. Lalu ia pun ikut berbaring disisi ranjang sambil memandangi sang buah hati nya dan Aira.


" Maafkan papah yang tak tahu kau hadir


nak andai waktu itu papah tahu mungkin


papah akan mencari bunda mu " kata Gala


mencium kepala Rayyan.


Kini Gala semakin cinta saja pada Aira


gadis yang sering menyembunyikan jati


dirinya. Itu slalu membuatnya jatuh cinta.


Dan tak bisa membuatnya ke pindah lain hati


Di tambah dengan hadirnya Rayyan yang


membuat hidup Gala jadi sempurna.


..............................


Aira terbangun Dini hari ketika jam


menunjukkan jam 3 Entah mengapa akhir

__ADS_1


akhir ini perutnya cepat lapar. Karna Rayyan


sangat lama menyedot asi nya.


Aira pun turun kebawah untuk mencari makanan dikulkas atau lemari .Tempat stok persediaan makanan .Yang biasanya tempat


menyimpan makanan dilemari khusus.


Bersamaan dengan mba Uli yang sedang kekamar mandi untuk pipis di wc duduk.


Dengan pintu terbuka yang tanpa sengaja dilewati Aira.


" Huh...lega " kata mba Uli yang habis pipis


di wc yang tampa sengaja melihat


" Mba Uli "sapa Aira


Deg.


Mba Uli pun melihat langsung terkejut setengah mati. Karna slama ini yang ia tahu Aira sudah meninggal.


" Hantu" .......teriak mba Uli yang lari tampa


cebok dengan celana belum terpasang. Yang lari ter birit birit. masuk kamar. Hingga mengangetkan bi Ratih


" Hah ada apa" kata bi Ratih yang ikut kaget


Terbangun mendengar teriakan.


" Ada hantu " kata mba Uli yang memasang celananya membuat bi Ratih tergelak


Hahahaha.......


" Ih bi Ratih orang ketakutan malah


diketawain" kata mba Uli merenggut.


" Jadi tadi ngak sadar tuh celana belum dipasang " kata bi Ratih masih tertawa.


Melihat mba Uli yang memegang ******


******** sambil berlari.


Sedangkan mang Parjo yang kaget mendengar teriakan mba Uli terbangun dan memeriksa dapur karna arah suara teriakan mba Uli dari dapur hingga ia pun mengeceknya.


" Siapa yang teriak " kata mang Parjo


"Mang Parjo " tegur Aira yang berdiri


di depan lemari stok makanan.


Mang Parjo yan kaget pun langsung terkejut


" Ha ha hantu ......." kata mang Parjo Yang


langsung kabur lari tunggang langgang. Melihat Aira yang memakai gaun tidur.


Sedangkan Aira hanya mengeleng Melanjutkan mencari makanan.Setelah mendapatkan apa yang dicari Aira pun kembali ke kamarnya.


Gala yang terbangun mendengar suara


teriakkan. Lalu duduk dan melihat Aira tak ada disebelah Rayyan.


" Kemana dia" kata Gala yang hendak turun dari ranjang. dan bersamaan Aira masuk.


" By .kok sudah bangun " kata Gala ingin beranjak dari ranjang namun tak jadi.


"Aq lapar by nyari makanan ini dapat roti


dan susu " kata Aira.


" Dengar suara teriakan ngak ?" tanya Gala.


" Itu mb Uli dan mang Parjo yang tadi melihatku " kata Aira manyun.


" Hahaha .pasti dikira hantu kan" kata Gala


" Ya begitu lah " kata Aira cuek. Lalu duduk


di kursi dekat nakas Makan roti karna lapar


menyusui sang buah hati


" Lapar banget ya " kata Gala yang tahu istrinya Itu lapar. Karna berbagi gizi dengan buah hati mereka


"Iya by besok mau nyetok makanan biar


ngak kelaparan dan dikira hantu " kata


Aira yang membuat Gala tersenyum

__ADS_1


" Besok aq belikan yang banyak buat stok tapi sepulang ngantor ya " kata Gala yang duduk


menemani Aira yang memakan roti dan minum susu.


__ADS_2