
Seperti biasa Aira harus kekampus Setiap
hari.Aira menitipkan Rayyan pada mami.
sang mertua. Dengan senang hati mami menerima karna bisa bermain Dengan cucu pertamanya.
Aira sudah rapi setelah memandikan Rayyan
yang bangun lebih dulu dari sang bunda.
Gala yang tahu Aira akan kuliah berinisiatif mengantar Aira kekampus.
" By hari ini biar aq antar ya " kata Gala.
" Tapi kamu juga kan harus kekampus by "
kata Aira yang tahu jadwal Gala juga padat.
" Tapi masih sempat kok mengantar mu " kata Gala yang tak mau lengah lagi Setelah dua kali kecolongan Aira celaka.
" Ya sudah " kata Aira menghela nafas.
Keduanya pun turun untuk sarapan pagi Sebelum berangkat.
" Lho papi sama mami mana bi ngak sarapan" Kata Gala.
" Ngak den tadi katanya aden dan nona makan duluan karna tuan sama nyonya lagi main sama den Rayyan " kata bi Ratih.
" Ya sudah ayo bi " Kata Gala mengajak Aira untuk sarapan. Keduanya pun sarapan pagi tanpa banyak bicara Karna harus kekampus lebih awal. Aira yang berangkat diantar Gala tak menolak karna tak ingin berdebat dengan suaminya.
" By disini saja biar aq jalan kaki sudah
dekat kok " kata Aira ketika mobil hendak masuk parkiran mobil.
" Tapi bi kamu akan jauh berjalan" kata Gala.
" Ngak juga by kan sekalian olahraga " kata Aira agar Gala tak terlalu khawatir.
" Baik lah " kata Gala lalu mencium pipi Aira sebelum turun
" Hati hati jangan lupa telpon sopir untuk menjemput" kata Gala mengingatkan.
"Ya by hati hati dijalan "kata Aira yang menyalami tangan Gala lalu turun dari mobil.
Setelah Aira turun mobil Gala pun menjauh.
Dan menghilang diantara mobil yang merayap di jalanan.
Sedang dari kejauhan Siska menatap sinis aira yang turun dari mobil mewah.
" Menarik aq ingin tahu apa pendapat Adi dengan wanita pujaannya " kata Siska lalu pergi dari tempat itu
...............................
Siang setelah makul selesai Aira dan Nana juga Jeni menuju kantin dan lalu duduk dikantin untuk makan bakso. Makanan favorit mereka.
__ADS_1
"Wow rupanya ada wanita pecundang disini " Sindir Siska yang baru datang bersama teman temannya.
Dan kebetulan juga Adi baru datang dibelakang Siska mendengar sindiran Siska
"Eh apa maksudnya ngomong gitu" kata Jeni
yang kesal mendengar perkataan Siska.
" Wah kalian teman yang setia dengan cewek murahan kaya gitu . cih. sudah morotin Adi trus masih nyari mangsa yang lain " kata Siska
" Heh kalo ngiri ngomong kalo lho senang sama Adi silakan tapi jangan seenaknya bicara" kata Aira yang angkat bicara.
" Gue senang tapi gue ngak ngelaba sana sini
kaya lho yang jual murah " kata Siska sinis.
" Hah kok bisa sis emang lho tahu dari mana sis" sela seorang mahasiswa dikantin.
" Ya tahu lah tadi pagi aja diantar mobil mewah pake acara dicium segala " kata Siska yang memang melihat.
Aira hanya diam tak bicara atau pun menjawab. Karna ia tak ingin terpancing.
Karna tak ingin ada keributan dikantin
Adi yang mendengar cukup terkejut Tapi tak ingin ikut campur karna ingin tahu kebenarannya Karna selama ini Aira memang tak ingin dekat dengannya. Dan slalu menghindar.
" Wah sayang banget ya cantik cantik polos
sih kayanya tapi nempel sini nempel sana " Kata teman Siska
" Ya ampun wah macarin om om atau baby sugar nya om om " sindir seorang siswa.
"'Heh jangan asal ngomong ya Tiara ngak serendah itu " Bela Jeni mulai emosi.
" Wah ada yang belain jelas lah pasti lho ikut senang senang kan. Ikut makan duit teman mu itu " kata Siska.
" Heh kak Siska yang terhormat mulut mu, itu penuh dengan racun ya perlu di sumpal " kata nana emosi.
" Iya ngaca dulu belum ada bukti" kata Jeni
" Wah rupanya antek anteknya membela. Dikasih berapa kalian buat tutup mulut " kata Siska penuh emosi
"Na Jen biarin aja ngak usah diladeni orang ngak waras gitu. Yang hatinya iri dengki " Kata Aira cuek tapi membuat Siska meradang.
Siska lansung berdiri dan menyiram minumannya ke Aira .
"Byurr.........nih minum " kata Siska yang membuat Aira basah disiram jus
Aira bukannya marah tapi sengaja mengejek Siska agar tambah emosi biar tahu sifat aslinya.
" Oh kasihan sekali kak siska yang cantik marah ya cintanya ditolak Adi .Malangnya nasibmu "ejek Aira yang membuat Siska tambah marah.
" Dasar wanita gila" teriak Siska histeris
" Mungkin kak siska yang Gila berteriak teriak histeris sudah biasakan gila. Karna mengejar cinta " kata Nana menambahi
__ADS_1
" Kalian dasar wanita murahan " Teriak Siska Lagi karna marah dan emosi.
" Bukannya kau yang murahan mengejar
laki laki yang tak mencintaimu " cibir Aira
Membuat Siska makin mengamuk dan
ingin menjambak Aira namun dengan
sigap Aira menangkisnya.
Semua orang dia situ hanya diam menonton termasuk Adi..Yang penasaran apa selanjutnya .Yang akan terjadi. tampa melerai.
" Kau yang wanita murahan mau ditiduri sana sini untuk mendapatkan uang kan " kata Siska sangat emosi.
" Ya ampun kasihan banget kau memfitnah orang. Padahal dirimu lah yang seperti itu.karna kau tak mendapat kasih sayang atau orangtuamu yang bercerai " cibir Aira
"Kau .kau ..Siska melempar gelas pada Aira
Namun Aira dengan gesit menangkapnya dengan tenang
" Dasar wanita sinting " kata Siska yang melempari Aira lagi dengan makanan diatas meja membuat semua orang tercengang.
" Siska sudah malu " kata salah seorang teman Siska.
karna Siska mengamuk dan berteriak. Hingga terdengar sampai ruang dosen Dan Sua satpam kampus pun datang untuk menenangkan siska. Siska pun di bawa kekantor Karna alasan melakukan keributan Siska yang tak terima lalu memfitnah Aira mengatakan Aira yang mulai semuanya.
" Panggil Pemilik kantin dan Mutiara kesini" kata dosen untuk menanyai Mutiara.
" Kalian ini bikin malu saja . ribut ribut dikampus.ini tempat mengejar pendidikan bukan adu ego" tegur dosen .Yang memang tahu polah Siska.
Akhirnya Aira pun dipanggil ke kantor .Karna fitnah Siska dosen menanyai Mutiara apa awal mula kejadiannya Aira pun menceritakan semuanya dengan saksi Nana dan Jeni. hingga membuat Siska harus dihukum .Karna mencontohkan hal yang tidak baik pada juniornya.
Siska yang tak terima mengamuk memaki maki Aira dan Nana juga Jeni tampa malu bahkan didepan dosen.
" kalian ini semuanya sudah gila ya memang benar Aira itu simpanan om om " kata Siska. Jengkel dan marah
" Kalau yang sakit jiwa karna berteriak dan mengamuk ditempat umum " kata Aira
" Sudah pulang sana kau di diskors untuk tidak kuliah selama 2 minggu karna berkata kasar dan membuat keributan" kata dosen yang marah karna siska tak mau diam.
" Aq tak terima akan ku laporkan semua ini dengan orangtuaku " kata siska berteriak.
" Silahkan kita lihat sehebat apa dirimu"
Kata dosen pembimbing Siska. yang malu dengan tingkah Siska.
Lalu Siska pun keluar dari kantor dan menoleh pada Aira dengan marah
" Dasar perempuan gila kamu Tiara awas kau suatu hati nanti akan ku balas " kata Siska yang marah dan emosi Yang semua bercampur aduk karna malu
Sedang Aira bersikap tenang. Tampa banyak bicara .Dan tak terpengaruh dengan sikap Siska yang sangat emosi. Karna Aira sudah terbiasa menghadapi orang orang yang hidupnya semau gue
Lalu setelah itu merekapun kembali kekelas
__ADS_1
Untuk mata kuliah selanjutnya