Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 68 Rencana Aira pulang.


__ADS_3

Pagi yang cerah Aira sudah bangun dan berjanji hari ini untuk bertemu Dini dan Tari teman kampusnya.


Karna Aira butuh orang orang yang harus ia percayai selama ia tak bisa keluar bebas.


Dan Lina juga sudah menyuruh Dini menemui Aira dirumah agar Aira aman.


" Nona ada tamu " kata bi Munah yang menemuinya . Ketika Aira selesai menemani papah Mark dikamar.


" Ya bi suruh masuk " kata Aira.


Bi Munah pun berlalu dan Aira pun menemui tamu yang ingin bertemu Aira. Dan bi Munah membawa kan minuman dan cemilan keruang tengah.


" Aira.........."


" Hai Tar, Din apa kabar ?" kata Aira tersenyum dan memeluk dua sahabatnya itu.


" Ya ampun mba syukur lah " kata Dini sambil membalik kiri kanan tubuh Aira.


Seakan tak percaya Aira masih hidup dan berdiri tegak didepannya.


Sedang Tari memeluk Aira. Setelah Dini yang masih bengong dan tak percaya. Sungguh tak masak diakal dan di luar nalar bagi seorang Dini .Melihat bos nya itu masih hidup.


" Ayo duduk dulu nanti aq ceritakan semuanya" kata Aira yang menyuruh keduanya duduk


" Silakan diminum Tar, Din maaf aq tak mengabari kalian karna harus sembunyi dulu " jelas Aira.


" Ngak pa pa ra , aq turut senang kau masih hidup dan Aku terkejut kalo kau juga bos ku" kata Tari.


" Dih biasa aja Tar " kata Aira tersenyum.


" Trimakasih Din sudah membantu mengurus butik selama aq tak bisa kesana." kata Aira.


" Ngak masalah mba ,semuanya berjalan lancar dan aman " kata Dini.


" Gimana ceritanya ra, kamu tahu ngak, Amar sedih banget mendengar berita kecelakaan itu" kata Tari


Aira pun menceritakan semuanya dari awal sampai akhir juga tentang pernikahannya dengan Gala yang ia sembunyikan.


Keduanya pun mendengarkan dengan cerita Aira.Dan juga Cerita tentang Gala yang menikah dengannya karna perjodohan.


" Jadi lho sudah nikah sama Gala ra?" kata Tari yang kaget dan tak percaya.


" Astaga ...Aku hampir ngak percaya semua ini " kata Dini yang juga kaget.


" Yah mau gimana lagi ini semua terjadi begitu saja " jelas Aira. Yang tak bisa berkata apa apa lagi.

__ADS_1


"Ya kamu benar ra, itu jodoh yang tak diduga Mana dengan orang yang menyebalkan lagi " kata Tari.


" Kok bisa menyebalkan dari mananya , orang ganteng gitu dan keren kok" kata Dini bingung.


" Yah Din kita kan kenal dia dikampus " jelas Tari pada Dini yang memang tak tahu menahu tentang Gala.


" Pantasan mba Aira ngak mau cerita, rupanya menyebalkan ya mba?" tanya Dini.


"Yah begitulah itu mulanya, tapi sekarang sudah ngak " kata Aira lalu menceritakan lagi tentang Gala.


Ketiganya pun ngobrol cukup lama sampai Aira mengajaknya Dini dan Tari untuk makan siang bersama papah Mark. Setelah selesai keduanya pun berniat untuk pulang


"Jadi kamu kapan bisa kuliah ra " kata Tari ketika Aira sudah kembali mengantar papah Mark kekamar.


" Belum tahu Tar tapi tolong bantu Dini dulu ya " Kata Aira pada Tari.


" Kalo masalah itu kamu tenang aja ra, toh kamu juga sudah banyak bantu aq " kata Tari.


" Iya mba masalah butik aman kok" kata Dini menyela keduanya.


" Alhamdulilah" kata Aira bersyukur karna mempunyai teman dan asisten yang baik.Juga bisa dipercaya.


"Ya sudah mba kita pamit dulu, kelamaan ninggalin butik nanti karyawan pada bingung" pamit Dini ingin pulang.


" Iya ra mana sudah ditawari makan lagi " kata Tari tersenyum.


" Nanti kalo kita bisa ketemu dikampus, juga Dini di butik kapan kapan makan bareng aq yang traktir " kata Aira.


" Ok kami tunggu mb ya kan Tar" kata Dini mengedipkan matanya. pada Tari


" Iyalah ngak menolak " kata Tari terkekeh.


" Ya sudah mba kita pamit dulu, kalo butuh apa apa telp kita " kata Dini.


" Ya Din ,Tar makasih banget sudah datang kesini " kata Aira tersenyum .


"'Sama sama" kata keduanya yang naik taxi online dari pintu gerbang rumah


Aira menatap kepergian Tari dan Dini Sampai taxi yang membawa keduanya menghilang. Lalu Aira kembali kekamar. Dan memikirkan rencana untuk pulang sementara waktu.


Aira lalu pergi kekamar papah Mark untuk membicarakan niatnya.


Tok...tok...tok...


" Masuk "

__ADS_1


Ceklek.......


" Aira ada apa nak? "tanya papah Mark yang menatap Aira.


" Maaf mengganggu papah istirahat " kata Aira yang mendekati papah Mark.


Aira pun duduk disisi ranjang Lalu menceritakan niat kepulangannya ke kampung untuk sementara dalam waktu dekat ini.


" Papah setuju saja, ,tapi kau harus minta izin dulu dengan Gala" kata papah


" Karna dia adalah suamimu yang sah,dan berhak atas dirimu ra" kata papah lagi.


" Ya pah Aira akan bicara dulu sama Gala " Kata Aira


" Memang untuk sementara kamu harus sembunyi dulu. Sampai semua masalah selesai ,Nanti papah juga akan telpon papi mu agar beliau mengerti ya nak "jelas papah Mark.


" Ya pah , ya sudah Aira kekamar dulu biar papah bisa istirahat " kata Aira pamit.


" Ya nak " kata papah tersenyum.


Lalu Aira pun meninggalkan papah Mark sendiri dikamarnya. Dan kembali kekamarnya sendiri untuk menelpon Gala suaminya.


Lama Aira menghubungi Gala namun ponselnya belum diangkat


" Apa dia masih dikampus ?" tanya Aira bingung.


" Ya sudah nanti lagi aku hubungi" kata Aira


Aira pun akhirnya mengambil laptopnya. Untuk mengecek pekerjaannya dengan Roni.


Yang beberapa hari ini membuatnya melupakan teman bisnis rahasianya itu.


" Mudahan Roni baik baik saja bersama Ken" bathin Aira mengingat Roni yang selama ini. Banyak membantunya


Lalu Aira mengecek semua pekerjaan yang sudah Roni jadwalkan. Dan rincian dana juga tempat tempat cafe yang akan dibangun. Serta rancangannya.dan model dan makanannya yang akan planning kedepan.


Semuanya sudah siap tinggal direalisasikan.


Aira juga memikirkan keuntungan dari pendapatan cafe. Juga karyawan yang dibutuhkan. Dan segala macam fasilitas yang akan digunakan di cafe.


Lama aira memikirkannya sampai lelah tertidur sambil duduk disofa. Dengan laptop yang masih menyala.


............................


" Astaga........ apa badannya ngak sakit tidur seperti ini "guman Gala. Yang sengaja pulang sebentar. Untuk menemui Aira namun malah ketiduran di sofa.

__ADS_1


Gala lalu mengambil bantal dan merebahkan tubuh Aira perlahan agar tidak bangun lalu matikan laptop Aira.


Gala mencium kening Aira dan menyingkirkan anak rambut.di kening nya. Tadi ia pergi kekantor setelah pulang kuliah. Sebenarnya ia ingin bicara dengan Aira .Namun ketika melihat Aira tertidur membuat Gala tak tega membangunkannya.


__ADS_2