
Siang ini Tari baru saja dapat kabar dari Dini. Bahwa Aira kecelakaan tabrak lari
Yang dapat info dari Lina saudaranya Dini dan Tari pun janjian untuk kerumah sakit bersama Dini.
" Din jadikan kita kerumah saki nengok Aira " Kata Tari ketika sudah di ruang kerja Dini.
" Iya Tar aq heran deh banyak banget tuh orang yang pengen jahatin mba Aira kenapa sih " dumel Dini
" Iya tuh anak, ada aja halangan nya untungnya dia slalu selamat walau berkali kali didekati maut " kata Tari berkomentar
" Iya Tar, untung banget dia selamat, aq yakin pasti ada orang yang iri dan dengki tuh sama mb Aira." kata Dini
" Sepertinya emang gitu Din, apalagi duitnya banyak dan punya suami tajir Ngak bisa bayangin tuh kalo Aira ngak ada tuh suami jadi duda ganteng rebutan" kata Tari.
" Ya jelas lah aq aja mau jadi istri kedua" komen Dini
" Ih ngeri deh kamu din mau mau aja di madu gue sih ogah ya " kata Tari yang lalu duduk manis disofa menunggu Dini selesai.
........................................
" Bagaimana Ken sudah ada info lagi " kata Roni yang duduk santai disofa
" Dugaan mu benar Ron, ada Bram yang ikut terlibat dibelakangnya dan ternyata Damar masih sepupu Siska " kata Ken
" Kalo begitu akan mudah bagi kita menjeratnya Ken , kalo mereka satu rantai ikatan." kata Roni.
"Iya Roni kayanya tuan Atmaja sudah melaporkan kejadian itu ke polis.i Dan itu akan menyeret mereka secara berantai kalo polisi mengusutnya." jelas Ken.
" Kerja bagus Ken mungkin setelah jelas nanti kita bisa liburan ken keluar negri menunggu Aira sembuh dulu " kata Roni yang ingin menenangkan diri.
" Tumben kata Ken lho ada masalah " kata ken heran
" Ngak Ken cuma pengen nyari hiburan bosan kerja skali skali istirahat " kata Ron yang ingin melupakan Aira sementara waktu.Mengingat Aira yang sudah menikah tampa memberitahukannya
" Yakin Ron kayanya lho menyimpan sesuatu " kata Ken
" Cih sok tahu kamu Ken dah sana istirahat " Kata Roni yang mengalihkan perhatian Ken.
" Ok bro tapi kalo pengen curhat lho bisa datangi gue " kata Ken menawarkan.
" Iya bro santai " kata Roni yang terdiam.
Ken pun lalu meninggalkan Roni sendiri disofa yang melamun entah apa yang ia pikirkan.
..................................
Sedang Gala sedang dikantor polisi melengkapi laporannya. Yang dibuat Roni tadi malam.untuk memberi keterangan ditempat kejadian.
__ADS_1
" Saya mau diusut tuntas pa semua yang terlibat " kata Gala penuh penekanan.
" Baik pa kita akan mengusut dulu pemilik mobil dan nanti akhirnya akan diketahui siapa dalangnya " kata polisi menjelaskan.
" Ok pa trimakasih saya akan menunggu kabar selanjutnya " kata Gala
" Baik pa kami usahakan " kata pak polisi.
" Ya pa semoga cepat tertangkap " kata Gala sambil berdiri dari kursi
" Ya pa siap kami segera melaporkan bapak kalo sudah diusut jelas." kata polisi itu lagi.
" Baik pa terimakasih bantuannya " kata Gala yang sekalian pamit. Dan meninggalkan kantor polisi dengan langkah santai.
Sedangkan Aira ditemani mami .Yang baru saja datang bersama papi .Sambil membawa Rayyan bersama mereka.
" Gala kemana ra ?" tanya mami ketika aira makan sendiri.
" lagi keluar sebentar mi " kata Aira lalu meminta Rayyan untuk dipangkunya.
" Ngak ini mamah bawakan makanan kesukaan Gala dan kamu juga ra " kata mami.
"Ya ampun mi, kok repot repot sih kan Aira bisa pesan " kata Aira.
" Ini spesial buat kalian bi Ratih yang masak biar cepat sehat ra, mami ngak mau lihat kamu lama lama disini.mending dirumah segar dan nyaman " kata mami.
"Iya mi, Aira juga bosan disini " kata Aira
Rayyan yang mendengarnya langsung senang. Lalu minta diberikan pada sang bunda. Setelah itu Aira langsung membuka sedikit piyamanya. Dan menyusui baby Rayyan. dengan membelai lembut rambut Rayyan yang sudah mulai tumbuh lebat.
......................................
Prank...
" Kau gila Sis kenapa memakai mobilku kenapa tidak mobilmu saja." kata Damar emosi.
" Biar dia tidak kenal mobil gue mar lagian dia perempuan desa yang bodoh." kata Siska.
" Kau gila bagaimana kalo mereka melaporkannya ke polisi" kata Damar.
"Ngak mungkin mar, dia kecelakaan mana sempat mengecek nomor plat mobilmu." kata Siska.
" Pasti ada saksi sis tak mungkin ia selamat pasti dia ditolong orang sampai dibawa kerumah sakit" kata Damar khawatir.
" Entah lah yang penting dia tidak tahu aq yang merencanakannya " kata Siska.percaya diri.
" Mudahan saja tapi kalo mereka mengusut kita dalam bahaya " kata Damar yang berpikir
__ADS_1
cepat harus menyembunyikan mobilnya sebelum terlambat
Namun belum lagi keduanya beranjak pergi seorang pelayan datang menemui Damar .
" Maaf tuan ada tamu " Kata pelayan Damar.
" Siapa?" tanya Damar heran.
" Kurang tahu den " kata pelayan Damar
Damar pun melangkah menemui tamunya yang membuat nya cukup kaget
" Maaf pa anda kami tangkap " kata polisi langsung memborgol tangan Damar
" Apa salah saya pa " kata Damar yang berontak karna merasa tidak mengerti.
" Orang yang anda tabrak sudah melapor kekantor kami dan mempunyai saksi " kata pa polisi.
" Siska " teriak Damar yang membuat Siska keluar dan terkejut dan ingin lari tapi polisi keburu menangkap bajunya.
" Dia yang menabrak pak bukan saya " dalih Damar menunjuk siska.
" Bukan pa bukan saya " kata Siska berontak. Namun terlambat tangannya sudah diborgol polisi.
Keduanya pun digiring ke kantor polisi .Dan diperiksa juga dimintai keterangan dan alasan tabrak lari.
Siska yang takut langsung menangis histeris.
Namun beberapa orang menenangkannya.
Agar menjawab jujur dan memberi keterangan yang sebenarnya juga mengakui kesalahan yang ia buat yang berusaha
Sedang Damar mengakui secara jujur. Bahwa Memang ia meminjamkan mobil tampa tahu apapun dan tak terlibat rencana Siska.
Sedang Gala lagi dalam perjalanan ke rumah sakit . Sepulang dari kantor polisi.setelah memberi kesaksian dan ia hari ini ia janji bertemu Roni dan ken di cafe Triniti untuk membicarakan hal penting .
Sedang Aira sudah istirahat tidur setelah memakan obat resep dokter ditemani Rayyan yang juga ikut tidur disamping Aira. Sedang mami nonton drama korea kesukaannya. Sambil rebahan di sofa. yang juga sudah ikut tertidur karna lelah.
"Ya ampun Tar pada tidur semuanya " kata Dini yang datang bersama Tari.
" Yah tungguin aja mungkin pada capek tuh lihat ada Rayyan segala ikut tidur " kara Dini.
mendekati ranjang Aira.
" Ih lucu banget Rayyan bikin gemas aja " Kata Dini yang melihat baby Rayyan yang tidur dengan mulutnya sedang menyesap buah dada aira.yang masih dipegang Rayyan
" Iya Din bikin gemas deh sudah tambah besar aja dan pipinya lihat " kata Tari
__ADS_1
"'Iya rasanya pengen juga punya bayi " kata Dini tersenyum
Keduanya pun lalu duduk di sofa. Sambil menunggu Aira dan mertuanya bangun.