
Gala meletakkan Rayyan diatas ranjang. Sehabis menangis tad.i Rayyan tertidur dipelukan sang papah. Karna memang belum tidur siang seharian ini.
" Tidur by " kata Aira yang mendekati Gala.
" Shut ...." kata Gala menatap Aira.
Lalu Gala pun menyelimuti Rayyan dan menaruh guling disisi kanan kiri Rayyan biar Aman
" Dia belum tidur seharian by " kata Aira pelan. Lalu duduk disisi ranjang.
" Iya pasti dia sangat capek .Lagian dimasa emas nya jadi aktif pengen main terus " kata Gala sambil melepas jas dan kemejanya. Hanya dengan bertelanjang dada.
" Sudah mandi ?" tanya Gala.
" Sudah kenapa by?" kata Aira balik bertanya. Menatap sang suami heran.
Gala bukannya menjawab tapi langsung mendekati Aira. dan memeluk Aira dan mencium bibir Aira.
" By.....mpt mpt......
Gala pun langsung mengendong Aira masuk kekamar mandi. Lalu menguncinya. entah apa yang mereka lakukan. Biar dinding yang diam menjadi saksi.
Hampir satu jam lebih keduanya. Berada dikamar. mandi . Barulah Gala dan Aira keluar bersamaan. Dengan rayyan yang terbangun.
" Papapa" ....oceh Rayyan
" Eh sudah bangun gantengnya bunda " Kata Aira melewati Rayyan begitu saja
" By tolong jaga Rayyan sebentar .Bunda mau pasang baju dulu " kata Aira yang bergegas memasang bajunya.
" Ya sayang " jawab Gala yang keluar hanya dengan handuk sepinggang.
" Rayyan mau mandi sayang biar sama papah " Kata Gala mencium buah hatinya itu. Yang sedang duduk sendiri .
" *****" kata Rayyan menujuk sang bunda.
"Iya bentar ya " kata Aira yang meletakkan baju handuknya di gantungan. Dan menghampiri dua pria tersayangnya.
" Sana by pake baju dulu. Biar Rayyan ***** dulu ya nak " kata Aira yang mengeluarkan wadah gizi .Milik Rayyan untuk dihisap.
Rayyan pun langsung menyesap makanannya. Dengan lahap. Gala yang melihat itu pun tersenyum. Melihat buah hatinya itu. Lalu duduk disisi ranjang sambil mencium pipi Rayyan.
" Lapar ya nak , maaf tadi papah pinjam dulu " kata Gala mencium lagi pipi Rayyan.
"By ..." kata Aira mendelikkan matanya pada Gala yang membuat Gala terkekeh.
" Jangan di biasakan deh ngomong gitu depan Rayyan " tegur Aira.mengingatkan Gala.
" Iya maaf ' kata Gala yang lalu mengecup kening sang istri
" Mau aq ambilkan cemilan dibawah bi ?"tanya Gala
" Ngak usah by, nanti aja seganteng ini mau turun mandi sama bi siti .Setelah ***** iya kan" kata Aira menatap buah hatinya.
" Ini mah bikin papah gemas " kata Gala yang ikutan berbaring diatas ranjang. Lalu memeluk Rayyan erat .
__ADS_1
Gala pun mencium Rayyan. Dan membuat Rayyan terkekeh geli. Lalu berhenti menyesap susunya. Dan berbalik naik ke tubuh Gala.
" Apa sudah ***** nya " tanya Aira pada Rayyan sambil melap sisa air susu dibibir Rayyan
" Dah ..." jawab rayyan meniru Aira bicara
" Benaran sudah " kata Aira sekali lagi
" Dah " kata Rayyan mengangguk yang membuat Gala tersenyum bangga. Pada buah hatinya itu yang semakin hari semakin pintar. Dan mengerti ketika di ajak bicara
" Ya sudah bunda bilang bi siti dulu ya , Biar Rayyan mandi nanti dibawa kebawah ya by" Kata Aira yang beranjak turun dari ranjang.
" Ok sayang " jawab Gala sambil bercanda dengan Rayyan
.....................................
Aira baru saja keluar dari kelas. Ketika hpnya bergetar dan melihat sebuah pesan masuk. Lalu bergegas pergi meninggalkan kampus.
"'Ra mau kemana kok buru buru " kata Nana
" Ada urusan sampai ketemu besok ya " kata Aira yang mempercepat langkahnya sambil menghubungi Roni.
" Ron susul gue kekantor Alexa ya " kata Aira. Lalu memutuskan hubungan. Dan menuju parkiran untuk mengambil motornya.
Aira pun menaiki motornya .Menuju kantor Alexa .Untung ia memakai celana panjang hari ini. Jadi bisa bebas naik motor tampa ribet
Hanya 30 menit Aira sampai dihalaman kantor Alexa .Dan bergegas naik ke lantai atas.
..............................
" Katakan dimana Alexa sekarang juga. Dan berikan berkas berkas penting itu " kata Bram menatap tajam Devan.
" Atau kau ingin mati " ancam Bram . Mengeluarkan sebuah pisau kecil dari balik bajunya.
" Walau aku kau bunuh , aku tidak takut " kata Devan yang duduk terikat dikursi.
" Hahaha rupanya menantu Mark cukup pemberani juga dan punya nyali. " kata Bram Mendekatkan sebilah pisau di leher Devan.
Devan cuma meringis . Merasakan tajamnya ujung pisau yang tertancap dilehernya..
" Kenapa kau tak membunuhku saja Bram " kata Devan gusar
" Hahaha .....itu mudah bagiku Dev, kalo aku membunuhmu sudah lama aq melakukannya.
Tapi aku butuh dirimu. Untuk bertemu Alexa " Kata Bram. sinis.
Bram mundur sejengkal dan hendak menggoreskan pisau. Di wajah Dev namun tiba tiba......
Brakk...........
Pintu ruangan pun terbuka lebar. Dan membuat Bram kaget .Ketika Aira dengan cepat mengambil pisau Bram. Dan memotong tali yang mengikat tubuh Devan.
" Aira ...." guman Dev.
" Siapa kau brani sekali kau ikut campur " kata Bram yang langsung menyerang Aira.
__ADS_1
Aira tak menjawab namun balik membalas. Dan menendang perut Bram berkali kali. Hingga terhuyung kebelakang dan bersandar di tembok.
" Sialan " umpat Bram penuh amarah lalu kembali menyerang Aira.
Devan mundur kebelakang. .Dan keluar ruangan untuk menelpon polisi. Sedang Aira beradu otot dengan Bram.
Bukan hal aneh bagi Aira yang biasa melatih kanuragannya. Dengan sekejap Bram sudah kewalahan menghadapinya.
" Brani skali kau gadis kecil " kata Bram geram dan marah.
" Kenapa karna aku seorang wanita. .Kau bisa mengancam ku " kata Aira tersenyum sinis.
" Luar biasa kau cukup pemberani gadis kecil" kata Bram yang melempar belati kecil ke arah Aira . Namun dengan cepat dan lincah Aira menghindar
" Cih rupanya kau bukan anak sembarangan " decih Bram. Lalu menyerang Aira lagi . Namun Aira yang terlihat lincah pun balik menyerang Bram. Dengan menendang nya berkali kali dan membuat Bram terduduk dengan muntah darah.
" Siapa kau " kata Bram meringis kesakitan. Dengan darah keluar dari sudut bibirnya.
Aira ingin menyerang Bram kembali ketika ....
"'Aira cukup " kata Gala yang muncul tiba tiba bersama Doni dan Rini juga ken.
" Cukup biar polisi mengamankannya " Kata Gala menarik tangan istrinya untuk pergi. Dan membawanya keluar dari ruangan.
Polisi yang berdatangan langsung memborgol Bram. Yang terduduk lemah bersandar di dinding tembok ruangan.
" Ayo bangun ,kita bawa dia ke kantor " kata seorang polisi. Yang lalu memapah Bram dan membawanya keluar ruangan.
Lalu Bram pun di bawa bersama keempat anak buahnya.Diigelandang kekantor polisi. Untuk ditindak lanjuti pihak berwajib.
Sedang Devan menatap Bram dari kaca jendela ruangannya.
" Nona alexa " kata Doni yang kaget melihat Aira berdiri nyata didepannya. Karna setahunya Aira sudah mati.
" Hai doni " kata Aira santai.
Gala hanya diam saja. Lalu menarik tangan Aira .Dan membawanya untuk pulang.
" By sudah ku bilang jangan pergi sendiri kenapa masih nekad saja " dumel Gala yang sempat .panik. Mendengar sang istri melawan Bram lewat Devan.
" .Maaf by aku panik jadi tak sempat mengabari mu " kata Aira memberi alasan.
" Tapi seharusnya kau memberi tahuku dulu. "Kata gala lagi
" Baik lah lain kali " kata Aira mengalah. Karna tak ingin berdebat -dengan Gala.
Lalu keduanya masuk ke dalam lift
Gala menggenggam tangan Aira erat Tampa sama sekali melepaskannya.
" Aq hanya tak ingin terjadi apa apa denganmu "kata Gala yang merapatkan tubuhnya pada Aira dan
" Iya mpt mpt....... "
Gala langsung membekap Aira dengan ciumannya. Yang tak disadari keduanya pintu lift terbuka. Ketika Doni dan Devan masuk melihat adegan live.
__ADS_1
Doni yang melihatnya hanya menelan salivanya Sedangkan Devan santai saja. Melihat sepasang insan yang sedang berciuman tidak tahu tempat.