Sisi Lain Aira Yang Tomboy

Sisi Lain Aira Yang Tomboy
Bab 82. Masuk kuliah.


__ADS_3

Setahun berlalu..........


"Oek........oek..... oek......


" Cup....cup....cup.....


" Kok tumben rewel Rayyan ngak kaya biasanya anak bunda kenapa? " kata Aira yang mendiamkan bayi berusia 5 bulan itu.


" Oek .....oek..."


Aira pun mengeluarkan wadah gizinya lalu memberikan kan nya pada Rayyan. Rayyan yang memang sedari tadi lapar langsung menghisapnya.


" Uluh ....uluh..... lapar ya maaf tadi bunda harus kerjain tugas kuliah dulu" kata Aira yang membelai kepala Rayyan. Lalu menciumnya kening Rayyan.


" Rayyan ngak mau minum susu pengganti ra, Mungkin sebelum berangkat harus disedot yang banyak " Kata ibu yang membawa keranjang. Baju baju bersih Rayyan.


" Iya bu besok sebelum kuliah biar disedot dulu " kata Aira memandangi wajah tampan Rayyan yang mirip Gala.


Sudah 3 bulan Aira kembali ke jakarta Namun tidak kembali kerumah papah Mark Melain menyewa sebuah rumah dikalangan menengah. Tak jauh dari kampus barunya.


Aira kembali kuliah dengan nama Mutiara .Sedangkan nama Aira dia sembunyikan Hanya dipake dikampung halamannya. Hanya Dini yang tahu keberadaannya Karena ia masih memantau butiknya itu.


Sedang cafe masih dikelola Roni dan ken. Namun sampai hari ini Aira belum bertemu Roni Karna masih sibuk dengan rutinitas kuliah. Dan mengasuh Rayyan buah hatinya.


Aira membawa ibunya serta .Karna Rayyan. belum terbiasa dengan baby sister .Padahal sudah seminggu baby sister menemaninya. Namun Rayyan tetap tak mau.


"Sini non mbok gendong "kata bi Siti


Aira ingin memberikan Rayyan pada mbok Siti Namun bocah itu mengeleng dan memeluk bundanya dengan erat.


"He....he...he..... ngak mau ya"


" Ya sudah mbok biar sama saya dulu. Rayyan belum mau pisah sama bunda nya" kata Aira sambil mencium pipi gembul Rayyan.


" Ya sudah mb Tiara saya pergi ke belakang dulu aja " kata mbok Siti


" Ya mbok " kata Aira yang memandangi wanita paruh baya yang hampir seumuran sang ibunya Yang bekerja sebagai baby sister nya


" Ah....." celoteh Rayyan


" Apa mau main sama bunda ya " kata Aira. Seraya mengedong bayi Rayyan kekamarnya dan bermain disana.


Aira meletakan baby Rayyan diatas kasur Bayi itu terlihat senang ketika bundanya memberikan bola Dan bermain sambil menggulingkan badannya Karna Rayyan sedang belajar merangkak dan duduk


................................


" Woi......jangan ngelamun nanti kesambet " tegur Nana pada Aira.


" Senang banget sih ngagetin orang " kata Aira melirik Nana.


"Dih lagian lho tuh ya hobby bengong makanya ta ngagetin" kata Nana tertawa


" Jeni mana? " tanya Aira.


" Belum datang dia dasar tuh anak paling ketemu bebeb nya dulu kali" kata Nana.


" Siapa " kata Aira menatap Nana


" Rendi lah anak hukum dia" kata Nana.


" Yang rambutnya mohak itu" kata Aira lagi


" Tuh tahu kok pake nanya" kata Nana.

__ADS_1


" Ih aq ngak tahu na cuma dengar gosip doang " kata Aira datar.


' Tiara...Tiara.....makanya jangan dirumah mulu perlu skali skali ngecengin cogan kampus " kata Nana.


" Ngak lah buat lho aja aq malas" kata Aira cuek.


" Dih jual mahal ngak aku laku nanti "ledek Nana


" Siapa bilang aq ngak laku masih banyak bebek ngantri tahu " kata Aira bercanda


" Ha....ha....ha ... gue mah ngak doyan sama boy bebek ra" kata Nana tertawa.


" Ngak doyan apa yang mangkal aja diembat juga " kata Aira menyindir


" Dih Aira penjual bebek goreng kok demen ,gengsi dong Masa anak kuliah sama abang abang " ledek Nana.


" Ngak masalah na kan bisa makan bebek setiap hari gratis " kata Aira terkekeh menyindir Nana


" Hah...maksudnya"


" Maksudku ada yang gengsi ngaku."


Deg ........


" Kok bisa tahu" bathin Nana.yang menatap Aira


" Hadeh modus pengen gratisan lho ra " kata Nana ikut terkekeh.


" Ha....ha....ha.....tawa Aira


" Wah ngaku juga "kata Aira.


" Senang lho ya nyindir " kata Nana cemberut.


" Dih mentang mentang gue suka gratisan tahu dari mana ra" kata Nana penuh selidik


Karna Nana suka makan bebek goreng dekat kost nya.


" Ngak aq ngak tahu kok, cuma pernah lihat kamu aja na pas lagi ngobrol . Pas aq beli di warung bang Mamat " kata Aira tersenyum


" Hah ......kapan " kata Nana.


" Kapan ya lupa na tapi pernah lihat gitu loh" kata Aira mengoda Nana.


" Dih kamu tahu tahu aja ra, jadi malu gue " kata Nana


" He. .he....he.....biasa aja kali na"


" Ya masalahnya gue lagi ngirit ra" kata Nana jujur


" Ya na aq gerti kok kita sama sama anak perantauan . Tapi ngak pake modus juga "


Kata Aira.


" He ...he...tahu aja ra " kata Nana malu karna ketahuan Aira.


.........................


Gala baru saja ingin turun dari dari mobil ketika seorang wanita menarik perhatiannya.


" Lina...."


" Gala "

__ADS_1


" Ngapain disini "kata Gala


" Lagi beli pesanan papah la gimana kabarnya lama ngak bertemu" kata Lina.


" Baik Lin apa papah sehat " kata Gala sudah lama tak menemui keluargga istri nya setelah Aira hilang tampa kabar


" Alhamdulilah sehat la kami sehat slalu. Mampir ke rumah la papah pasti senang " kata Lina basa basi


" Ya mungkin besok kalo ada waktu" Kata Gala tak enak hati Karna jarang kesana.


" Ya udah la gue duluan " kata Lina hendak berlalu pulang


" Ya hati hati salam buat papah " kata Gala tersenyum.


" Ya nanti ta sampaikan " kata Lina pergi


Gala pun memandang punggung Lina yang pergi menjauh..Ada rasa getir menyelinap dihatinya Llalu kembali memesan makanan yang diinginkannya.


.............................


Aaaaaaaaa ........."celoteh Rayyan


" Kok anak bunda belum bobo sih " kata Aira melihat baby Rayyan yang asyik mengoceh sendiri.


" Dia tidur lama tadi siang jadi nungguin bunda biar main ya" kata ibu melihat sang cucu lucunya.


Aaaaa.......


" He....he....he.......mengemaskan sekali anak bunda. Pasti ayah mu sangat senang melihatmu " kata Aira mengelus kepala baby Rayyan.


" Ya ra apa kalian tak ingin menemuinya " Tanya ibu menatap Aira


" Mungkin belum saatnya bu" kata Aira lirih


"Tapi tak baik untuk Rayyan ra, karna seorang anak laki laki butuh perhatian ayahnya.


" Iya bu Aira tahu tapi Aira menunggu waktu yang tepat "kata Aira


" Ya terserah Aira saja nak " kata ibu yang tak mau ikut campur. Untuk masalah keluargga putrinya.


" Iya bu " kata Aira


Aira masih teringat ketika Tari bertemu dengan nya waktu dengan Dini tempo hari.


flas back.


" Ra kamu harus percaya sama Gala ra ,Dea yang menjebaknya Disuruh sama pria yang ngak gue kenal" kata Tari.


" Trus gue disekap dikamar mandi sampai pagi" kata Tari lagi


" Ya aq sudah tahu Tar makasih sudah mengawasi Dea untukku " kata Aira lirih


Aira pun terdiam berpikir


Mengingat memang Dea yang diatas Gala waktu itu..Tapi Aira keburu salah paham. Namun ia sudah memaafkan Gala. sejak lama. Karna memang yakin Gala tak mungkin melakukannya.


flas off.


Aaaa..... aaaa.....


" Sudah malam nak bobo yuk" kata Aira menepuk bokong baby Rayyan .Namun baby Rayyan bukannya tidur malah tertawa senang.


"'Ih ini kapan bobonya ya " kata Aira mengajak baby Rayyan ngobrol

__ADS_1


Namun baby Rayyan malah berceloteh senang. Akhirnya Aira pun mengalah untuk menjaga Rayyan sampai malam. Untuk bergadang menunggu Rayyan bermain.


__ADS_2