
"Dia adalah anak pemilik perusahaan ini dia bernama Zionis Andrea foxy atau bisa di kenal tuan zio" ucap sekertaris Ed
"Beliau akan menggantikan tuan Foxy untuk mengurus perusahaan ke depannya, beri tepuk tangan untuk menyambut CEO baru kita" ucap asisten Ed
Prok prok prok
"Tuan Zio apa ada yang perlu anda sampaikan" ucap asisten Ed menatap Zio setelah tepuk tangan itu berhenti
"Hem kalian sudah tau nama saya, dan untuk beberapa peraturan akan saya ubah karena saya tidak suka dengan aturan itu, hanya itu dan terimakasih" ucap Zio padat dan jelas
"Baik perkenalan CEO baru kita sampai di sini saja dan silahkan kalian bisa melanjutkan pekerjaan kalian" ucap asisten Ed karena ia tau Zio tak mau jika banyak pertanyaan
"Kau panggil wanita itu keruangan ku" bisik Zio pada asisten Ed menunjuk ke arah seorang wanita yang hendak keluar dari pintu
"Tapi ada apa, jangan sampai anda memecatnya tuan dia bekerja sangat bagus di perusahaan ini bahkan prestasi sudah banyak menguntungkan perusahaan kita tuan" ucap asisten Ed memperingati
"Aku tak memecatnya malah aku akan menaikkan jabatannya" ucap Zio menyeringai meninggalkan asisten Ed dengan Sejuta tanda tanya di hati
Asisten Ed mengangkat bahunya acuh lalu ia merogoh ponselnya di dalam saku kantong celana menekan tombol pada layar ponsel menempelkan di telinga nya dan berbicara apa yang ia butuh setelah itu ia menutup telfonnya kembali tanpa menunggu jawaban dari Lawan bicara nya
Setelah itu ia meninggalkan ruang aula berjalan menuju ruangan nya sembari wanita itu datang ke ruangan nya
Di sisi Jessy dan mika ia berjalan ke ruangan nya sambil bergosip
"Huh beruntung kau Jessy CEO baru itu tidak melihat mu" ucap mika bernapas lega
"Hehe memang hari ini hari keberuntungan ku" ucap Jessy pedenya
"Semoga saja ya Jess" ucap mika saat melihat atasan mereka menghampiri nya
"selamat pagi pak" ucap mereka berdua ketika atasan mereka berhenti di depannya
"Pagi, kau di panggil sama sekertaris Ed" ucap atasan itu sambil menunjuk Jessy
Ya yang di maksud oleh Zio adalah Jessy ia juga melihat Jessy yang datang terlambat
"Saya pak" ucap Jessy menunjuk diri sendiri
"Iya masak setan" kesal atasan itu
"Waduh gawat pasti mereka liat kamu datang terlambat" bisik mika dan di anggukki Jessy
"Hey Kenapa kalian bisik-bisik di depan atasan kalian" sentak atasan itu membuat mereka berdua kaget
"Maaf pak" ucap mereka menundukkan kepala
"Tunggu apa lagi cepat temui asisten Ed jangan sampai ia menunggu mu terlalu lama" bentak atasan itu
__ADS_1
"Ah iya pak saya permisi dulu" ucap Jessy tergejolak kaget lalu ia secepat kilat menemui asisten Ed di ruangan nya
(aku tarik omongan ku kalau ini hari keberuntungan ku) batin Jessy
(Aku tarik omongan ku Jess, semoga kau tak di pecat) batin mika masih menundukkan kepalanya
"Kamu" tunjuk atasan itu ke arah mika
"Iya pak" ucap mika takut-takut
"Kenapa masih disini, kamu enggak pergi juga" ucap atasan itu
"Saya juga pak" ucap mika menunjuk diri sendiri
"Iya"Singkat atasan itu
"Baik pak permisi" ucap mika berbalik badan hendak melangkah tapi tak jadi saat mendengar ucapan atasannya
"Kamu mau kemana hah" bentak atasan itu saat melihat mika berjalan ke balik arah
"Nyusul Jessy pak" ucap mika dengan polosnya
"Ngapain kamu nyusul Jessy" kesal atasan itu
"Kan bapak tadi bilang kalau bapak suruh saya pergi juga" ucap mika dengan tampang polosnya
"Tapi pak kata bapak" protes mika terpotong
"Saya bilang kembali bekerja" bentak atasan itu sambil mendelik kan matanya
"Maaf pak permisi selamat pagi" ucap mika berlari ke ruangan nya
"Huh punya bawahan begitu amat yak gak bener semua untung pinter kalau enggak sudah ku pecat mereka" gumam atasan itu seraya menggeleng kan kepalanya
Di ruangan asisten Ed Jessy sudah sampai di depan pintu ia pun mengetuk pintu
Tok tok tok
"Iya masuk" saut asisten Ed dari dalam
Jessy pun membuka pintu dan masuk ke dalam saat mendengar sautan dari dalam
"Permisi asisten Ed, apa benar asisten Ed manggil saya" ucap Jessy sopan
"Ya, kamu ikut saya" ucap asisten Ed berdiri dari duduknya dan berjalan keluar ruangan, Jessy yang melihat asisten Ed keluar pun merasa bingung tapi pada saat asisten Ed berhenti di depan pintu CEO ia pun segera menelan ludah nya dengan kasar
(Mampus aku pasti ini awal kesengsaraan ku) batin Jessy menatap pintu di depan asisten Ed
__ADS_1
Tok tok tok
"Tuan ini saya" ucap asisten Ed
"Masuklah" saut dari dalam
Ceklek
Pintu di buka asisten Ed jantung Jessy berdetak kencang saat pintu itu terbuka lebar
"Nona masuklah Kenapa masih diam saja" ucap asisten Ed yang melihat Jessy diam saja
"Ah baiklah" ucap Jessy pasrah melangkah ke dalam ruangan
Ceklek pintu kembali di tutup asisten Ed
Jantung Jessy berdetak lebih kencang saat melihat belakang kursi kebesaran yang menghadap ke arah jendela kaca
"Permisi tuan orang yang anda suruh sudah ada di depan anda" ucap asisten Ed
"Hem kau bisa kembali bekerja" ucap Zio masih menatap keluar jendela
"Baik tuan saya permisi dulu" ucap asisten Ed berjalan ke arah pintu namun saat memegang handel pintu akan membukanya ia merasakan ada seseorang yang mengikuti nya ia pun menoleh ke belakang
"Nona kenapa anda mengikuti saya" ucap asisten Ed yang melihat Jessy mengikutinya
"Bukannya tuan Zio menyuruh saya keluar" ucap Jessy mendadak seperti orang bodoh padahal dalam hati ia sudah tau yang di maksud hanya asisten Ed saja
"Yang di maksud tuan itu saya nona, nona bisa kembali ke posisi awal" ucap asisten Ed menatap Jessy sambil mengarahkan tangannya ke depan meja Zio
"Tapi" ucap Jessy terpotong saat asisten menutup pintu dengan cepat
"Saya kan juga mau keluar asisten Ed" gumam Jessy lirih
"Ke sini" ucap Zio dengan dinginnya
Jessy masih diam di posisi nya tak melangkah selangkah pun
"Ku bilang ke sini, apa kau tak dengar hah" bentak Zio
Mau tak mau Jessy berbalik badan melangkah ke arah meja Zio dengan sisa-sisa keberanian
Sampai lah Jessy di depan meja kerja Zio
"Jalan begitu aja lelet" sinis Zio masih belum membalikkan badannya
Lalu ruangan itu mendadak hening sejenak hanya terdengar suara jarum jam yang bergerak dan jantung Jessy yang bergerak cepat apalagi saat Zio tak mengatakan sepatah kata pun
__ADS_1
Hay readers jangan lupa dukung author ya like komen dan vote terimakasih banyak atas dukungan kalian lope 😘