Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 98


__ADS_3

Mereka turun kembali kini giliran angel sekeluarga


"Selamat ya Kaka sudah menjadi pasangan suami istri semoga langgeng sampai tua Sampai maut memisahkan" ucap Angel memeluk Jessy


"Terimakasih, jaga baik-baik ponakan ku" ucap Jessy


Ya sekarang angel sudah hamil satu bulan berkat kerja keras delix


"Haha pasti dong, selamat ya Kaka ipar jaga Kaka ku dengan baik" ucap Angel menatap Zio


"Iya terimakasih banyak" ucap Zio tersenyum lebar


"Selamat" ucap Felix singkat ia sedang menggendong Lily


"Terimakasih tuan Delix" ucap Zio


"Ish kenapa kamu cuma ngucapin selamat aja sih yang doakan mereka juga Kenapa sih" ucap Angel dengan kesal


"Sama aja, udah lah ayo kita kesana aku udah cape berdiri terus" ucap delix mengajak angel bergabung dengan yang lain


"Selalu begitu, gak pernah lepas" gumam Jessy menggeleng kepala nya


"Itu namanya romantis" celetuk Zio mendengar gumaman Jessy


"Romantis apa nya" ucap Jessy


"Hey bro selamat menempuh hidup baru ya haha" ucap bara terkekeh kecil


"Thanks, lu kapan nyusul" ucap zio tersenyum lebar


"Kapan kapan aja" ucap bara


(Tunggu seperti tidak asing) batin Jessy menatap bara


"Hallo kaka ipar selamat ya" ucap bara menyalami Jessy


"Tunggu, kau yang merampok di mansion Felix kan" pekik Jessy membhat orang menatap ke arah nya


"Ssstt jangan keras-keras sayang" ucap Zio


"Tapi dia itu perampok sayang" ucap Jessy menatap tajam bara


"Maaf Kaka ipar aku bukan perampok, aku pemilik bar" ucap bara mengangkat kedua tangan nya


"Jangan berbohong kamu, jelas-jelas kamu yang merampok dan yang menculik ku" lirih Jessy ia beru menyadari sesuatu


"Tunggu dulu seperti nya ada yang aneh" ucap Jessy menatap Zio dan bara bergantian


"Kamu dan kamu sekongkol menculik kan" ucap Jessy menunjuk zio dan bara bergantian


"Haha, maaf Kaka ipar aku gak ikut-ikutan" ucap bara melarikan diri


"Kau awas ya, dan kamu Awas saja" ucap Jessy menunjuk Zio


"Kenapa kamu marah apa kamu gak suka kalau kamu menikah dengan ku" ucap Zio menarik turunkan alisnya


"Hem tidak" ucap Jessy memalingkan wajahnya

__ADS_1


"Masak sih" goda zio mencolek dagu Jessy


"Gak usah pegang-pegang" ucap Jessy dengan wajah cemberut nya


"Beneran gak mau nikah dengan aku, yakin?" ucap Zio terkekeh geli


"Hempt"


"Haha usir dari kamar enak ni kayaknya" saut Will yang sedari tadi melihat tingkah mereka


"Ssstt jangan komper kamu, Eca urus nih calon suami kamu" ucap Zio menatap Will dan Eca bergantian


Will sudah bertunangan baru-baru ini dengan wanita cantik sederhana dan juga baik hati yang bernama Eca, Zio sudah sold out Will otw sekarang bara belum punya, kapan kau akan punya pasangan bar bar🤭


"Haha ide bagus" ucap Jessy memberikan jempol nya


"Sayang aku gak mau" rengek Zio


"Bodo amat" ucap Jessy


"Awas lu ya" ucap zio menatap taja. Will


"Hahaha" Will hanya tertawa puas


"Sudah lah honey jangan gitu" ucap Eca


"Selamat ya kalian berdua semoga cepat dapet momongan, langgeng sampai nenek kakek" ucap Eca tersenyum menatap suami-istri di depan nya


"Iya terimakasih, nikmati hidangan nya" ucap Jessy tersenyum lalu Will dan Eca turun bergabung dengan yang lain


Acara resepsi sudah berlangsung sejak tadi pagi namun hingga sore menjelang malam namun para tamu undangan pun tak kunjung habis


"Em, berapa orang yang kau undang, kenapa banyak sekali?" tanya Jessy


"Tak banyak hanya 2000 orang lebih" ucap zio dengan entengnya


"What 2000 itu banyak pantas saja tidak habis habis" gerutu Jessy


"Heheh kalau kau lelah istirahat lah di kamar" ucap Zio


"Lalu mereka" ucap Jessy menunjuk para tamu undangan


"Biar aku yang ngurus" ucap Zio tersenyum lebar


"Tapi" ucap Jessy dengan ragu


"Tak apa pergilah" ucap zio menyakinkan Jessy


"Baiklah jangan lama-lama ya, nanti kamu kecapaian" ucap Jessy


"Iya sayang" ucap zio mencium kening Jessy sebelum Jessy meninggalkan nya


Zio menatap Jessy dengan penuh kebahagiaan


Jessy pergi ke kamar pengantin ia di temani oleh Mona karena


Beberapa jam kemudian akhirnya zio selesai dengan menyambut tamu ya yang tak habis habis

__ADS_1


"Akhirnya selesai juga" ucap Zio menatap ruang resepsi pernikahan yang tinggal beberapa anggota keluarga dan rekan bisnis papa nya


"Sekarang bisa Santai juga, kira-kira Jessy sedang apa ya" ucap zio meninggalkan ruang resepsi menuju kamar pengantin mereka


Ting


Pintu lift terbuka sampai lah Zio di lantai tempat kamar mereka berada


Dengan wajah sumringah ia berjalan ke arh pintu lalu ia mengetuk pintu nya


Tok tok


"Sayang buka pintunya" ucap Zio


Namun tak ada Jawaban ia mencoba mengetuk pintu lagi


Tok tok tok


"Sayang" panggil zio


Namun lagi-lagi tak ada sahutan ia pun berhenti sejenak, terlintas perkataan Will beberapa jam lalu muncul di pikiran nya


"Dia tidak mungkin melakukan apa yang di katakan Will kan?" gumam Zio


"Sayang buka pintunya ini aku suami mu" ucap Zio mengetuk pintu


Namun lagi-lagi tak ada Sahutan dari dalam


"Masak aku harus pesan kamar lain, gak lucu dong masak pasangan pengantin tidur beda kamar apa kata dunia, bisa-bisa jadi bahan olokan bara dan will" monolog nya sendiri


",Kita coba sekali lagi ya, siapa tau dia tadi ada di kamar mandi dan tidak dengar" ucap Zio positif thinking


Tok tok tok


"Sayang buka pintunya, ku mohon buka lah" ucap Zio sedikit menaikan nada nya untung di lantai ini hanya ada diri nya sendiri kalau tidak ia bisa malu di perhatikan oleh orang lain


"Sayang, Jessy please buka pintunya" ucap Zio mulai ketar-ketir karena tak ada Jawaban sama sekali


"Mampus lah" ucap zio ia pasrah, sudah lama ia mengetuk pintu tak ada sahutan sama sekali dengan langkah gontai ia berjalan menuju lift


Dengan wajah penuh paksaan mau tidak mau ia harus memesan kamar lain


Namun saat ia sampai lift terdengar pintu kamar terbuka


Ceklek


"Kau mau kemana?" tanya seseorang dari arah belakang


Zio sontak menghentikan langkahnya ia lalu berbalik menatap orang di depannya dengan wajah yang sulit di artikan


"Kamu mau kemana bukanya masuk malah mau pergi lagi" ucap orang itu masih berdiri di ambang pintu


"Kenapa kau ada di sana?" tanya Zio menghampiri orang itu


"Terus dimana?" tanya balik orang itu memasang wajah tanpa dosa nya


"Jessy" pekik Zio

__ADS_1


Ya yang membuka pintu tadi adalah Jessy yang menjadi permasalahan nya adalah pintu yang terbuka itu bukan pintu yang di ketuk Zio sedari tadi melainkan pintu yang ada di sebelah nya


__ADS_2