Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 24


__ADS_3

Ketika keluar dari minimarket Jessy meminum minuman nya lalu ingin mencari zio setelah ia minum minuman nya, namun tanpa di duga ia melihat seseorang saat akan melangkah kakinya


"Dia" geram Jessy seketika amarah nya memuncak dalam hatinya banyangan masa lalu kembali teringat cukup jelas di ingatan nya


Karena suasana hati Jessy sedang marah ia memutuskan untuk kembali ke kantor terlebih dahulu karena ia tak mau berdebat dengan Zio


Soal Zio marah ia akan pikirkan belakangan yang penting ia kembali ke kantor dahulu karena jika Jessy sedang marah maka ia tak mau di ganggu atau nanti orang itu akan terkena amukan Jessy


Di sisi lain Zio sedang menunggu seseorang yang kini sedang ia nantikan ia terus menatap gerbong dimana pesawat dari Inggris ke Jerman akan keluar dari sana


Tak lama seseorang yang zio nantikan muncul di balik gerbong senyum zio kembali lebar yang awalnya wajah nya dalam mode datar


Ia menatap seseorang orang dengan kagum


"Akhirnya" gumam Zio menatap orang yang berjalan ke arah nya ia adalah seorang wanita tinggi, putih, sexy dan tentunya cantik banyak orang yang memandang wanita itu ia cuek saja ia sudah melihat seseorang yang ada di depannya


"Hay sayang kangen" ucap wanita itu memeluk erat tubuh Zio


"Aku juga kangen sama kamu, kangen berat malah" ucap Zio membalas pelukan wanita itu


"I miss you" ucap wanita itu mengecup bibir Zio


"I miss you too" ucap Zio tersenyum memandang wajah orang yang ada di dekapannya


Sesaat mereka saling pandang zio memandang wajah Anette bagitun sebaliknya


Ya Anette orang yang sedari Zio tunggu adalah Anette seorang model papan atas yang kini menjadi pasangan Zio


Anette sampai saat ini sudah mencapai di titik yang paling atas tapi itu bukan dari usaha nya sendiri melainkan ia merayu bos bos besar yang bisa membantu nya untuk naik ke titik yang paling atas


Tentu saja itu semua tidaklah gratis melainkan Anette harus membayar dengan harga yang fantastis tapi dengan tubuh nya yang sexy ia bisa melakukan itu semua dan rahasia besar itu Zio tak tau menahu masalah itu


(Kenapa aku tak merasakan sesuatu saat pertama kali bertemu ketika aku memandang wajah Anette) batin zio bertanya tanya namun segera ia merasa acuh tak acuh karena ia pikir itu hanya lah perasaannya saja


"Yuk kita pulang pasti kau lelah" ajak Zio


"Tapi aku masih kangen sama kamu" manja Anette menenggelamkan wajahnya di dada bidang Zio


"Nanti malam kan kita ketemu lagi" ucap Zio mengelus puncak kepala Anette

__ADS_1


"Gak mau mau nya sekarang" rengek Anette mendongak ke atas menatap Zio


"Baiklah bagaimana kalau kita ke kantor saja, sekalian kamu bisa istirahat di sana" ucap Zio tersenyum


"Ide bagus, ayok kita ke kantor mu" ucap Anette bersemangat


"Ayok" ucap Zio menggandeng tangan Anette dengan tangan kanan nya tangan kirinya ia menggeret koper milik Anette


Mereka berjalan ke keluar bandara ke arah mobil yang sudah siap menunggu mereka


"Jessy kemana" tanya Zio ketika ia tak menemukan Jessy di sekitar mereka


"Maaf tuan kata nya non Jessy pulang dulu karena ia banyak pekerjaan" jawab pak sopir memang Jessy tadi bilang pada pak sopir ketika ia akan pergi


"Pekerjaan" ucap Zio heran


"Sayang siapa Jessy?" tanya Anette yang seolah cemburu pada Jessy


(Awas aja kalau dia berpaling dari aku bisa gawat kalau gitu) batin Anette menggerutu


"Dia sekertaris aku sayang" ucap Zio


"Iya sayang masak aku bohong apa pernah aku berbohong padamu" ucap zio menatap Anette sambil mengelus pipi Anette


"Enggak pernah" ucap Anette menggeleng


"Gak pernah kan, makanya jangan cemburu" ucap Zio menarik hidung Anette terkekeh


"Sakit tau" ucap Anette pura-pura kesakitan


"Udah yok silahkan masuk tuan putri" ucap zio membukakan pintu untuk Anette


"Terimakasih Pangeran" ucap Anette tersenyum kemudian masuk ke dalam mobil


Zio juga masuk ke dalam setelah Anette masuk ke dalam lalu mobil melaju ke arah kantor


Di kantor Zio Jessy sedang menyibukkan dirinya ia ingin menghilangkan perasaan marahnya dan melampiaskan pada pekerjaan nya agar ia bisa pulang cepat hari ini dan mumpung si bos dingin belum kembali ke kantor


"Semoga saja beruang kutub itu gak kembali ke kantor, Malas sekali kalau aku berdebat dengan membuat mood mu lebih jelek" gerutu Jessy yang tangan nya masih fokus pada keyboard komputer nya

__ADS_1


Tak


"Selesai juga akhirnya, tinggal 3 dokumen lagi, mau tak mau aku harus pulang sore hari ini" ucap Jessy


"Aku ingin jalan-jalan lagi sama baby Al biar moodku kembali normal lagi" kata Jessy


Setengah jam kemudian Zio sudah datang ke kantor dengan Anette tentu saja ia berjalan ke arah lift semua karyawan menunduk hormat namun setelah zio dan Anette masuk ke dalam lift karyawan yang melihatnya pun langsung berbisik


"Bukannya itu pacar tuan Zio ya" ucap karyawan à


"Iya kayaknya Nona Anette baru balik dari luar negeri" ucap karyawan b


"Iya bener mungkin, tapi mereka hebat ya bisa LDR an aku sih ogah" ucap karyawan c


"Iya aku juga ogah apalagi nanti kalau LDR an kita gak kalau pacar kita selingkuh iya kan" ucap karyawan a


"Iya juga ya apa tuan zio tau ya kalau misalnya nona Anette selingkuh di sana" kata karyawan c


"Entahlah udah yuk kembali bekerja nanti kena semprot kita" ucap karyawan b


"Yuk" ucap karyawan a dan karyawan c


Mereka mulai bubar kan diri karena takut jika mereka kena semprot atasannya


"Gimana pekerjaan kamu di sana apa lancar?" tanya Zio yang kini mereka sedang berada diruangan Zio dan duduk di atas sofa


"Ya begitulah, tapi sebenarnya aku masih ada pekerjaan mungkin 2 3 bulan lagi balik lagi ke Inggris" bohong Anette yang kini sedang ada di pelukan Zio


"Kenapa begitu bukankah kamu bilang jika kontrak sudah habis" ucap Zio heran


"Iya tadinya begitu tapi siapa sangka jika bos di sana menawarkan sebuah kontrak yang besar sayang aku tak bisa menolak nya" ucap Anette


"Apa kau tak rindu padaku setiap kali kita bertemu hanya dalam waktu yang singkat" ucap Zio mencoba membuat Anette mengerti


"Ya aku tau tapi mau bagaimana lagi" ucap Anette pura-pura sedih


"Sudahlah jangan di bahas lagi" ucap zio karena ia tak tega melihat wajah Anette


"Maaf ya" ucap Anette hendak mencium zoo tapi

__ADS_1


Krek


__ADS_2