
Sore hari Jessy sudah memandikan baby Al ia pun juga sudah selesai mandi, sore ini ia berencana untuk jalan-jalan ke taman dekat apartemen Jessy menikmati udara sore hari di taman itu
"Anak mommy sudah ganteng sekarang mommy mau siapin keperluan baby Al untuk bekal kita jalan-jalan" ucap Jessy tersenyum mencium pipi baby Al
Baby Al yang di cium pipi nya tersenyum bahagia ia tertawa lebar sambil menggerakkan anggota tubuhnya
Jessy melihat nya pun tersenyum lebar lalu ia mengambil keperluan baby Al termasuk membawa makanan ringan jika nanti baby Al ingin makan sesuatu
Setelah semua siap Jessy meletakkan baby Al ke atas kereta bayi nya lalu ia berjalan keluar sambil mendorong kereta bayi itu
"Sudah siap sayang mari kita jalan" ucap Jessy tersenyum lebar menatap baby al
Baby Al bersorak semangat seakan menjawab ucapan Jessy
Lalu mereka turun ke lantai dasar menggunakan lift sampai di lantai dasar Jessy lalu mendorong kereta bayi menuju jalan besar
Baby Al tertawa senang saat sampai di jalan besar karena jalan itu banyak sekali kendaraan yang berlalu lalang membuat daya tarik sendiri untuk baby Al
"Kau senang sayang, lihat ada truk besar" ucap Jessy tersenyum sambil menunjuk truk besar yang lewat
"Ada mobil besar juga" ucap Jessy menunjuk beberapa kendaraan baby Al semakin antusias melihat kendaraan yang lewat bahkan baby Al ingin sekali memegang kendaraan yang berlalu lalang
"Sudah sayang nanti kita lihat lagi, sekarang kita ke taman dulu takutnya nanti kita kemalaman" ucap Jessy kembali mendorong kereta bayi itu menuju taman yang tak jauh dari apartemen nya
Sampai di taman ternyata banyak orang yang sudah berada di sana mengajak keluarga mereka
Lalu Jessy mendorong kereta nya tepat di bawah yang besar dan teduh kemudian ia mengangkat baby Al meletakkan nya di atas rumput ia juga duduk di atas rumput
Baby Al yang sedari tadi selalu menghiasi wajahnya dengan senyuman yang sangat menawan siapapun orang yang melihat nya pasti gemas melihat senyum baby Al
Saat Jessy dan baby Al asyik bermain sendiri mereka di hampiri oleh pasangan suami istri yang istrinya sedang mengandung buah hati
"Aduh lucu nya, siapa namanya sayang" ucap ibu itu sambil mencubit pipi baby Al dengan gemas
__ADS_1
"Baby Al Tante" ucap Jessy seperti anak kecil
"Udah umur berapa tahun" ucap ibu itu tersenyum
"Udah satu tahun lebih Tante, Tante udah hamil berapa bulan" tanya Jessy tersenyum menatap ibu itu
"Udah lima bulan anak kedua ini" ucap ibu itu tersenyum sambil duduk di samping Jessy
"Itu adek bayi di sana sayang coba élus perutnya" ucap Jessy tersenyum menunjuk perut ibu itu yang sudah besar
Baby Al mengikuti arah jari Jessy lalu ia tersenyum melangkah sambil berpegangan tangan Jessy menghampiri ibu itu lalu baby Al duduk di depan ibu itu
"Dek dek" ucap baby Al belepotan lalu tersenyum girang sambil tepuk tangan
Mereka yang melihat tingkah baby Al pun tertawa lebar karena mereka merasa gemas sendiri
"Iya sayang doakan saja semoga anak Tante perempuan cantik kayak ibu kamu" ucap ibu itu tersenyum lebar mengelus perutnya Jessy yang mendengar nya pun hanya tersenyum saja
Baby Al berangsur ke depan lalu baby Al meletakkan kepalanya di perut itu seakan seperti mendengar kan sesuatu dan entah hubungan batin atau percakapan antara bayi, janin yang ada di dalam kandungan ibu itu pun bergerak seakan menandakan kalau ia senang dengan baby Al
Suami ibu itu pun ikut tersenyum mengangguk melihat istrinya tertawa lebar
"Wah dedeknya senang di ajak main" ucap Jessy tersenyum
"Iya gak nyangka ya" ucap ibu itu tersenyum mengelus kepala baby Al
Tak lama kemudian suami ibu itu pun berkata
"Ma kita pulang sekarang yuk Chiko pasti udah balik" ucap suami ibu itu setelah melihat jam tangannya
"Ah iya Sampai lupa ayo kita pulang, kita pulang dulu ya sayang" ucap ibu itu mengelus pipi baby Al
Baby Al seakan mengerti pun menatap Jessy sambil merentangkan kedua tangannya tanda jika ia ingin berdiri dan Jessy pun menerimanya uluran tangan baby Al lalu baby Al berjalan kearah Jessy sambil berpegangan tangan Jessy
__ADS_1
"Kami pergi dulu ya dada" ucap ibu itu say goodbye ketika ia sudah berdiri
sedangkan suaminya hanya tersenyum saja
"Dada Tante" ucap Jessy melambaikan tangannya dan tangan baby Al dengan senyum mengembang di wajah mereka berdua
Setelah sepasang suami itu pergi Jessy dan baby Al kembali bermain bersama, dan tak berapa lama Jessy pun mendengar beberapa ucapan orang melintas atau di dekat nya
"Hay liat dari tadi kok dia main sendiri dengan anaknya ya" ucap Si A
"Iya yah kemana tuh suaminya, apa jangan-jangan dia cerai lagi sama suami nya" ucap si B
"Entahlah tapi kelihatannya dia masih mudah cantik lagi apa dia hamil di luar nikah ya anak jaman sekarang kan gitu" ucap si A menimpali
"Hi Amit-amit ya jangan sampai anakku kayak gitu, udahlah ayo kita pulang jangan sampai kita kena sial dari mereka yuk" ucap si B
"Yuk" ucap Si A lalu Mereka pergi sambil menatap jijik Jessy dan baby Al
(Huh sabar jangan dengerin omongan mereka, sabar ya sayang semoga kau bisa bertemu dengan ayah kandung mu dan semoga saja ayah kandung mu tidak seperti ibu kandung mu) batin Jessy mengelus kepala baby Al
Seakan ada ikatan batin antara anak dan ibu kandung baby Al pun menoleh ke arah Jessy lalu tersenyum kemudian baby Al mencium pipi Jessy
Jessy sontak kaget mendapat ciuman tiba-tiba dari baby Al apalagi setelah ia berucap dalam hati seperti itu
"Anak mommy, sayang ututu" ucap Jessy mengangkat tubuh baby Al tinggi-tinggi
Baby Al tertawa lebar karena ia merasa dirinya seperti terbang tinggi di atas langit
"Sayangnya mommy, uh gemes banget sih" ucap Jessy menciumi pipi baby Al yang bulat seperti bak Pou
Cukup lama Mereka bermain tertawa bersama, dan tak menyadari ada seseorang yang berjalan mendekat ke arah mereka berdua sambil menatap tak percaya
"Jessy" panggil orang itu tak percaya jika yang ada di depannya adalah Jessy
__ADS_1
Jessy yang merasa di panggil pun menoleh ke arah suara, ketika Jessy melihat orang yang memanggilnya ia pun membulatkan matanya dan seketika ia tersadar lalu menggendong baby Al merapikan barang-barang nya lalu ia menarik kereta bayi itu dengan tergesa-gesa meninggalkan orang yang memanggilnya dengan wajah terkejut nya
(Bagaimana bisa ia ada di sini) batin Jessy sesekali menoleh kebelakang