
"Sampai kapan kau akan melepaskan ku angel takkan akan ke sini" ucap delix yang sudah cape di timpa Al sedari tadi ini sudah 30 menit lamanya
"Sebentar lagi" ucap Jessy menyuapi Al buah-buahan sedangkan Felix bermain ponselnya
"Huh" Felix menghela nafas panjang
Ting tong
Terdengar suara bell begitu nyaring Jessy pun segera bangkit berdiri
"Mungkin penderitaan mu akan segera berakhir" ucap Jessy melangkah menuju pintu utama ia membuka pintu
"Lama sekali datang nya, kasian sekali suami mu nunggu lama" ucap Jessy menatap orang di depannya lalu tersenyum manis ke arah Anak kecil
"Memang kenapa dengan suami ku" ucap Angel heran
Ya angel dan delic akhirnya menikah tiga tahun lalu kini ia sudah di karuniai seorang anak perempuan berumur dua tahun
"Aku beri dia hukuman siapa suruh dia ngajarin anak ku jadi mata duitan" ucap Jessy menggendong anak angel
"Sama unty yuk" ucap Jessy mengajak Anak angel yang bernama Emily
"Kaka Al" ucap Emily
"Kaka di dalam sama uncle sama Daddy kamu" ucap Jessy
"Daddy?" ucap Emily menatap Jessy
"Yes your Daddy" ucap Jessy tersenyum lebar sambil mengangguk
Emily yang senang mendengar jika Daddy nya berada di sini ia segera melepaskan diri dari gendongan Jessy lalu ia berlari mencari Daddy nya
"Hati-hati sayang" teriak angel melihat Emily berlari
"Gak berubah sama sekali kamu suka teriak-teriak di rumah orang" ucap Jessy menggeleng
"Enggak lah yang berubah hanya status saja" ucap Angel menyengir
"Aku heran dulu kamu suka sekali berantem sama dia tapi kenapa sekarang kamu bisa menikah dengan dia" ucap Jessy menatap angel
"Bisa lah namanya juga cinta" ucap Angel tersenyum lebar sambil mengingat masa lalu
Flashback on
Lima tahun lalu kehidupan angel berubah menjadi sepi sahabat yang dulu masih berada di satu negara tapi mereka kini berpisah di dua negara
Dua tahun juga ia sudah tak pernah bertemu dengan delic semenjak delic pulang ke negaranya, namun pada tahun ketiga ia kembali bertemu dengan delic karena urusan pekerjaan
__ADS_1
"Angel kau di panggil tuan Bram di suruh untuk keruangan nya" ucap teman kantor angel
"Oke" ucap Angel mengangguk membereskan mejanya lalu ia berjalan ke ruangan atasan nya
Tok tok
"Masuk" saut dari dalam
"Permisi tuan, tuan manggil saya" uca angel yang sudah berdiri di depan tuan Bram
"Oh iya, duduk dulu" ucap tuan Bram menunjuk kursi di depan nya
"Terimakasih tuan" ucap Angel duduk di depan tuan Bram
"Begini apa kau tau proyek kita yang sedang bekerja dengan perusahaan DLC?" tanya tuan Bram
"Proyek tentak pembangunan taman itu kan tuan?" ucap Angel tak salah ingat
"Betul, maksud saya memanggil kamu adalah, saya ingin kamu urus semua pekerjaan itu di negara Perancis" ucap tuan Bram
"Maksud tuan, tuan ingin saya tinggal di Perancis?" ucap Angel menatap tuan Bram
"Ya, kenapa kamu ada masalah?" tanya tuan Bram
"Tidak tuan, tapi Bukan nya proyek ini sangat lama prosesnya?, jadi saya harus tinggal di sana lama dong" cerocos angel
"Benar kurang lebih kamu harus tinggal di sana sekitar satu tahun jika proyek ini berjalan lambat jika proyek ini berjalan dengan cepat kamu bisa kembali dalam setengah tahun saja" ucap tuan Bram
"Bagaimana apa kamu setuju, tapi saya harap kamu bisa menerima pekerjaan ini karena saya percaya kamu" ucap tuan Bram menatap angel
"Baiklah tuan saya terima pekerjaan ini" ucap Angel mengangguk menyetujui tak ada salahnya lagipula di sana juga ada Jessy siapa tau ia bisa bertemu dengan Jessy
"Baiklah kamu boleh pulang berkemas besok pagi sekali kamu harus terbang ke negara Perancis nanti ada yang menjemput kamu" ucap tuan Bram
"Baik tuan saya permisi" ucap Angel mengangguk lalu pergi meninggalkan tuan Bram
Dua hari kemudian angel sudah berada di Perancis hari ini ia pulang cukup larut karena ia harus lembur bos dari perusahaan DLC pun juga tak ada yang datang untuk meninjau proyek ini hanya bawahan saja yang datang
"Aduh kenapa tak ada taksi jam segini, bagaimana cara nya aku pulang" ucap Angel melihat ke kanan-kiri
"Huh jalan dulu aja deh siapa tau ketemu taksi, aku pesan pun ada yang kosong" gerutu angel ia berjalan kaki ke arah jalan apartemen di tengah jalan tiba-tiba ia di cegah oleh tiga orang pria berbadan besar
"Hay nona cantik bolehlah kita kenalan" ucap pria yang berdiri di tengah
"Siapa kalian jangan macam-macam, pergi kalian" ucap Angel ketakutan
"Gak usah sok jual mahal, yuk kita minum minum" ucap lelaki di samping angel
__ADS_1
Angel yang ketakutan pun langsung melarikan diri namun tiga orag itu juga mengejar angel
"Berhenti kamu" teriak orang itu
(Tuhan selamat saya, saya tidak mau di perkosa oleh mereka) batin angel yang terus berlari
Sudah cukup jauh ia berlari tapi tiga orang itu masih terus saja mengejar nya hingga angel terjatuh di tengah jalan karena ia sering menengok ke belakang tanpa fokus jalan di depan nya
"Hahaha kenapa kamu lari cantik, lihat jadi jatuh kan, coba saja kalau kamu tidak lari pasti kamu akan baik-baik saja" ucap salah satu dari mereka menghampiri angel
"Pergi kalian kalau tidak saya akan teriak" ucap Angel semakin ketakutan karena tak ada orang di sekelilingnya
"Teriak saja tapi itu akan percuma, lebih baik kau simpan saja tenagamu" ucap salah satu dari mereka
(Tuhan tolong saya) batin angel memejamkan matanya
Mereka berjalan mendekati angel salah satu dari mereka mengulurkan tangannya hendak menyentuh angel tapi belum sampai di tubuh angel orang itu sudah berteriak kesakitan
"Aduh" teriak orang itu
"Siapa kamu lepaskan" teriak orang yang kesakitan
"Tidak akan, berani kau menyentuh wanita ku, akan ku habisi kau" dingin orang itu menatap tajam tiga orang di depannya
"Banyak omong hajar" teriak salah satu dari mereka
Lalu dua orang itu menyerang orang yang menolong angel terjadilah baku hantam di antara mereka
Teman yang tadi tangannya kesakitan kini sekarang ia juga menyerang orang itu, angel ia masih memejamkan matanya karena ia masih merasa takut
Beberapa menit kemudian tiga orang itu terkapar di tengah jalan orang yang menyelamatkan angel menghampiri angel
"Angel, angel" panggil orang itu
"Pergi jangan mendekat" teriak angel ketakutan
"Angel ini aku" ucap orang itu membuka tangan angel yang menutupi wajahnya
"Delic" ucap Angel saat melihat orang di depannya ia langsung memeluk delic dengan erat tangis yang Ia tahan kini pecah saat ia berada dalam pelukan delic
"Aku takut" ucap Angel di sela tangisnya
"Tidak apa-apa, Mereka tak akan menganggu mu" ucap delic membalas pelukan angel
Lalu ia membawa angel ke dalam mobilnya mengantarkan angel ke apartemen Jessy
Semenjak pertolongan delic pada angel hubungan mereka menjadi dekat semakin hari hingga akhirnya mereka memutuskan untuk menikah
__ADS_1
Flashback off
Cerita ibu kandung Al, sama zio tunggu dulu ya next chapter akan di bahas thankiyu 🙏