
Selepas nya keluar dari apartemen Anette Zio pergi ke sebuah club malam
Detungan musik yang keras, bau alkohol yang menyengat dan juga asap rokok yang bertebaran saat Zio masuk ke Sana ia berjalan ke arah bartender lalu memesan sebuah minuman beralkohol tinggi
"Eaux de Vie" ucap Zio pada bartender
Bartender otu mengangguk lalu mengambilkan sebuah botol pesanan zio dan sebuah gelas kemudian memberikannya pada Zio
Zio menerima nya lalu menuangkan minuman alkohol itu ke dalam gelas meneguknya dalam sekali tegukan ia kembali menuangkan minuman itu ke dalam gelas meneguk kembali dalam satu tegukan ia mengulangi hingga habis beberapa gelas
Kepala Zio sudah pusing, ia kembali menegak minuman nya dengan pelan setelah minuman dalam gelas itu habis ia kembali mengingat penghianatan dari Anette ia menggenggam erat gelas yang di tangannya menggenggam nya erat hingga gelas itu pecah akibat kekuatan dari tangan Zio
Bukan sakit di tangan melainkan sakit hati yang ia rasakan bartender yang melihatnya pun segera mengambil pecahan kaca dan mencoba membersihkan luka Zio
Tapi ketika bartender itu hendak memegang tangan Zio tangan bartender itu sudah di tepis keras oleh Zio
"Luka anda harus di balut tuan" ucap bartender itu
"Pergi, dasar wanita ******" ucap Zio mulai meracau
Bartender itu hanya menggeleng kepala nya cukup sulit kalau harus menghadapi nya tunggu sampai dia tepar terlebih dahulu yang penting ia tak mengganggu yang lain pikir bartender itu
Bartender itu pun mengambil ponsel milik zio lalu menyimpan nya jika nanti Zio sudah tepar ia bisa menghubungi teman atau keluarga nya melalui hp Zio jika ia tak menyimpan ponsel milik Zio takutnya ponsel itu di banting atau di ambil orang
"Anette kau sungguh murahan haha" racau Zio di akhiri kekehan
"Kau lebih busuk dari pada dia (Jessy)" ucap Zio menggeleng
"Haha bisa bisanya aku bandingin kamu sama dia" ucap zio terkekeh
"Haha" kekeh Zio ia kemudian terdiam
Beberapa menit kemudian potongan memori terlintas dalam pikiran nya, memori saat ia berbicara dengan teman-teman nya, dan potongan memori saat ia memecat Jessy
"Aduh kepala gue pusing" ucap Zio lalu ia tepar di atas meja
Bartender yang sedari memperhatikan Zio pun menghampiri Zio
"Tuan" panggil bartender itu tapi zio tak bergerak sama sekali
"Tuan?, tuan" panggil lagi bartender itu tapi tetap saja zio tak bergerak ia lalu mengambil ponsel Zio mengotak Atik nya lalu mencari nama seseorang
Setelah ketemu ia lalu menghubungi orang tersebut
"Hallo tuan, ada apa?" ucap sebrang sana ya bartender itu menghubungi kontak yang bernama asisten Ed
"Maaf tuan apa pemilik ponsel ini atasan anda?" tanya bartender
__ADS_1
"Ya benar, apa yang terjadi dan siapa kamu?" ucap asisten Ed cemas
"Saya bartender di bar tempat tuan anda berada, bisakah anda membawa pulang atasan anda dia sudah tepar saat ini" ucap bartender melihat ke arah Zio
"Baik kirim alamat nya sekarang" ucap asisten Ed lalu bergegas menghampiri Zio
Bartender itu mematikan telfonnya lalu mengetik alamat bar tersebut pada asisten Ed lalu mengirim nya setelah itu kembali menyimpan ponsel Zio
Beberapa menit kemudian asisten Ed datang dengan terburu-buru ia melihat zio sudah tertidur
"Tuan, tuan " panggil asisten Ed
"Aduh kenapa tuan mabuk sampai begini kalau tuan besar tau pasti habislah aku" ucap asisten Ed menggaruk kepalanya
"excus me, ucap asisten Ed pada bartender
"Yes?" jawab bartender
"Total semuanya yang dia minum" ucap asisten Ed menunjuk Zio
"237,42 FRF tuan, dia menghabiskan 4 botol" ucap bartender menunjukkan empat botol di depan Zio
"Oke, thanks" ucap asisten Ed memberikan uang pada bartender itu
"Tunggu tuan" ucap bartender saat melihat asisten Ed hendak memapah Zio
"Thanks" ucap asisten Ed menerima ponsel Zio lalu ia memapah tubuh zio ke mobilnya
"Huh, sebenarnya apa yang terjadi sih" ucap asisten Ed melihat Zio terkapar di atas kursi penumpang
"CK" decak asisten Ed lalu ia merogoh ponselnya menghubungi seseorang
"Hallo" ucap di sebrang sana
"Cari informasi kemana tuan pergi sore ini dan cari tau penyebab tuan zio memecat nona Jessy" ucap asisten Ed lalu menutup ponselnya kemudian ia menjalankan mobilnya menuju ke hotel
Di tempat lain seorang pria tak sabar menerima informasi dari bawahannya
Tok tok tok
"Masuk" teriak pria itu
"Ada kabar apa?" ucap pria itu ketika anak buahnya sudah masuk ke dalam
"Tuan muda sekarang belum di temukan tuan, tapi terakhir kali kita mendapatkan informasi bahwa tuan muda sekarang di asuh oleh seorang wanita muda tuan" ucap anak buah nya
"Wanita muda?, Hem wanita muda mau merawat anak kecil?" ucap orang itu
__ADS_1
"Apa dia sudah punya suami?" tanya pria itu
"Menurut informasi dia belum punya suami tuan" jawab anak buah nya
"Baik keluar lah, oh iya apa kau tau biasa memanggil anak ku dengan sebutan apa?" ucap pria itu
"Kalau tidak salah mereka menyebut nya baby Al tuan" ucap anak buah nya
"Baby Al, Hem bagus, pergilah jangan lupa cari mereka sampai ketemu" ucap pria itu
Anak buah nya mengangguk lalu pergi meninggalkan tuan nya
Di Rumah Jessy terlihat sepasang sepatu memasuki kios Jessy tersenyum lebar lalu
"Aku datang" teriak seseorang wanita dengan mulut toa nya
"Aduh non jangan berisik di sini" ucap mbok Eem menutup telinga nya dan telinga baby Al
"Kamu siapa?" tanya balik wanita itu menatap mbok Eem
"Kamu yang siapa non kenapa masuk sembarangan di rumah orang" ucap mbok Eem meneliti dari atas sampai bawah wanita itu
"Aku" menunjuk diri sendiri
"Wah baby al sekarang sudah besar bulat lagi" ucap wanita itu meletakkan barang bawaannya lalu berjalan menghampiri baby Al yang sedang melihat wajah wanita itu
"Jangan pegang pegang, saya sudah mandi" ucap mbok Eem menjauhkan baby Al dari wanita itu
"Ih apaan sih aku kan kangen sama keponakan aku"kesal wanita itu menghentakkan kakinya
"Engsel" ucap baby Al belepotan ia tersenyum ketika tau siapa wanita di depannya mbok Eem pun menatap baby Al
"Aduh baby Al tante bukan engsel tapi angel, angel yang cantik ini" ucap Angel menepuk keningnya dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa
Baby Al malah tertawa lebar wajah nya mengisyaratkan bawah 'aku puas melihat nya kesal' dalam hatinya
"Hahaha" ketawa seseorang dari atas tangga
"Diem lu gak usah ketawa gak lucu" ucap Angel
"Haha tumben ada waktu luang engsel" ucap Jessy tertawa menghampiri angel
"Angel, Angel, A-N-G-E-L" kesal Angel bahkan sampai mengeja nama nya
Hahaha
Baby Al dan Jessy pun tertawa lebar sedangkan mbok Eem cengo tak tau menahu siapa angel ini
__ADS_1
"CK emak sama anak sama saja" kesal Angel