Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 44


__ADS_3

Zio masuk ke apartemen ia mengeryit heran karena ia menemukan sebuah sepasang sepatu laki-laki


"Sepatu siapa ini" gumamnya


Ia melangkah maju melihat sekeliling masih sama seperti dulu pikir nya ia berjalan ke arah meja makan meletakkan makanan yang ia bawa


Kemudian ia membuka lemari pendingin mengambil minuman soda menegaknya sampai habis membuang botol nya di tempat sampah lalu ia berjalan


Namun saat hendak berjalan matanya menangkap Sebuah jam tangan kunci mobil dan dompet kulit di atas meja ruang tamu


Ia pun menghampiri nya berhenti di depan meja ia menatap sekeliling matanya kembali melihat sebuah jas yang tergeletak di atas sofa


"Jas pria, jam tangan pria, kunci mobil dan. . " ucap Zio membuka dompet itu walaupun itu lancang tapi harus membuka dompet itu


"Josh imerld?" ucap Zio membaca tanda pengenal pemilik dompet itu


Ia meletakkan kembali dompet itu tak lama terdengar suara dari pintu kamar Anette ia pun bersembunyi di sekitar pintu utama karena di sana ia bisa terhalang oleh rak buku


Ceklek


"Kenapa kau buru-buru pulang honey aku kan masih kangen sama kamu" ucap Anette bergelayut manja di lengan seorang pria yang di duga itu adalah pemilik dompet yang baru saja Zio baca


"Aku masih ada urusan honey besok pagi aku kesini lagi" ucap Josh mengelus pipi Anette


Zio yang melihatnya amarah langsung mendidih wanita yang selama ini ia sayangi ternyata bermain api di belakangnya


"Tapi aku mau nya sekarang" manja Anette


"Besok lagi ya aku harus pergi sekarang masih ada urusan penting" ucap Josh tersenyum memakai jam tangan nya


"Em baiklah, tapi besok kesini lagi ya jangan lupa" ucap Anette berdiri di hadapan Josh


"Aku tak akan lupa kalau kesini apalagi kalau di suguhi yang em lezat" ucap Josh menjilat bibirnya sendiri menatap liar Anette


Amarah Zio semakin menjadi jadi di kala tau arti perkataan Josh


"Kamu ih" ucap Anette tersenyum malu-malu


"Aku pergi ya" ucap Josh mengambil kunci mobil dan dompet nya menyambar jas nya


"Say kiss dong" ucap Anette mendekatkan bibirnya ke bibir Josh


Josh pun dengan senang hati menyambut bibir Anette dan terjadilah ciuman yang panas membara Sampai membakar hati seseorang yang sedari tadi melihat interaksi mereka

__ADS_1


"Sialan dasar wanita ******" umpat zio Pelan


"Sudah nanti aku gak jadi pergi" ucap Josh mengakhiri ciuman mereka


"Baiklah" ucap Anette tersenyum lebar


Mereka pun berjalan ke arah pintu saat sampai di samping rak tempat Zio bersembunyi mereka terkejut yang lebih terkejut lagi Josh karena tiba-tiba tanpa ia duga ia mendapatkan sebuah kejutan yang sangat sangat melukai wajahnya


Bug


Bunyi pukulan yang sangat keras mendarat di pipi Josh sampai sampai Josh terjatuh ke lantai dan mulut Josh mengeluarkan darah


"Josh" kejut Anette ia menoleh siapa yang memukul Josh


"Zio" lirih Anette tambah terkejut (gak sekalian serangan jantung ya🤭) ketika melihat Zio yang memukul Josh


Zio mengangkat badan Josh dengan mata yang penuh amarah ia kembali melayang Bogeman mentah ke wajah Josh


Bug


Bug


Bug


"Hadiah buat kamu karena sudah berselingkuh dengan wanita sampah ini" ucap Zio dengan amarah menatap Josh


Josh menatap Anette tajam apa maksud nya ini karena ia juga tidak perihal hubungan zio dan Anette pikir nya


Josh meringis memegang wajah nya yang terkenal pukulan zio ia bangkit dengan susah payah Anette yang melihat nya berinisiatif membantu tapi ketika tangan nya hendak memegang tangan Josh tangan nya sudah di tepis Josh


"Dan kamu wanita murahan jangan cari aku lagi hubungan kita sampai di sini" ucap zio menunjuk wajah Anette lalu ia pergi tanpa bisa menghajar Anette


Karena prinsip nya selama ini tak boleh main tangan pada wanita


Zio berbalik melangkah satu lalu berhenti


"Denagar penjelasan aku dulu Zio" ucap Anette hendak menghampiri zio saat zio menghentikan langkahnya


Namun zio mengangkat tangannya Anette pun mengurungkan niatnya


"Tak ada yang perlu di jelaskan" dingin Zio lalu ia berbalik menghadap ke arah mereka berdua


Tanpa mereka duga Zio kemabali menghampiri mereka lalu menendang perut Josh

__ADS_1


Duak brak


"Tendangan terakhir buat wakilin hadiah untuk nya" ucap Zio menatap Josh tangannya menunjuk Anette


"Karena saya tidak memukul wanita, walaupun itu wanita SAMPAH sekalipun" ucap zio menekan kan kata sampah lalu ia berjalan keluar dan menutup pintu dengan keras


Brak


Anette menatap pintu yang di tertutup rapat sedangkan Josh masih berbaring di atas lantai merasakan badannya yang seperti di remuk remuk walau hanya empat kali pukulan satu kali tendangan membuatnya tepar apalagi kekuatan orang yang sedang marah maka kekuatan jauh lebih besar dari kekuatan aslinya


Anette menggeleng kepala nya ia menatap Josh lalu membantu nya berdiri Josh pun menerima bantuan Anette karena ia sungguh tak kuat jika berdiri sendiri


Setelah berdiri Anette mengambil kunci mobil yang sempat terlepas dari tangan Josh


dengan susah payah Josh menyaut kunci mobil yang Anette pegang


"Hubungan kita sampai di sini jangan temui aku lagi" ucap Josh menatap tajam Anette


"Tapi Josh" ucap Anette menggeleng cepat ia meraih tangan Josh tapi tangan Anette di tepis kasar oleh Josh


Plakk


Terdengar suara tamparan keras di wajah Anette Samapi wajah Anette menoleh ke samping nyeri itulah yang Anette rasakan saat ini


"Dia gak bisa mukul wanita tapi aku bisa" ucap Josh lalu berjalan susah payang memegang perutnya untuk keluar dari apartemen Anette ia menutup pintu apartemen Anette dengan keras


Brakk


Malu, sakit, marah itulah yang di rasakan oleh Josh saat ini


Sedangkan Anette memegang pipinya yang habis di tampar Josh perih nyeri yang di rasakan oleh wajahnya Anette


Ia tersenyum licik melihat pintu apartemen nya yang tertutup rapat ia kemudian melepaskan tangannya dari pipi nya


"Heh" dengus Anette tersenyum licik lalu ia berjalan kembali ke kamar nya seolah tak ada terjadi apa-apa


"Hilang dua tak masalah, masih ada yang lain" ucap Anette duduk di atas ranjangnya lalu mengambil ponselnya


Mengotak Atik lalu menempelkan ke telinga nya sesekali ia meringis sakit pada pipi nya


"Hallo baby Kenapa kangen aku kah" ucap seseorang dari sebrang yang menjawab telepon Anette


"Kangen banget sstt" ucap Anette meringis sakit ketika ia berbicara ia berdiri lalu berjalan menuju meja rias melihat cermin ternyata bibir ada luka di sana

__ADS_1


(Pantas saja sakit, sialan laki-laki itu) umpat Anette mengepalkan tangannya


__ADS_2