Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 71


__ADS_3

"Berhenti di sana"teriak angel ketika melihat delix hendak kabur


"Hehe" cengir delix menggaruk kepalanya hendak melangkah kembali


"Daddy buaya" teriak angel semakin kesal


"Ampun babe, aku mengaku salah" ucap delix tersenyum canggung


"Aku gak mau tau kamu harus menebus kesalahan kamu" ucap Angel menghampiri delix


"Oke-oke kamu mau apa sayang tas bermerek, mobil atau perhiasan baru" ucap delix mencoba membujuk angel dengan barang


"Perhiasan, mobil tas bermerek ya" ucap Angel seolah tergoda dengan tawaran delix


"Mau yang mana aku belikan sekarang" ucap delix tersenyum senang


"Hem mau yang mana ya" ucap Angel menggandeng tangan delix sambil pura-pura berpikir


"Mau tas?, aku kayak nya pernah liat tas keluaran terbaru itu bagus jika kamu yang pakai" ucap delix dengan manis


"Benarkah" ucap Angel sok girang


"Tentu" ucap delix tersenyum lebar


(Hehe untung bisa di bujuk dengan barang kalau tidak bisa habis aku) batin delix tersenyum senang


Namun kesenangan itu kandas di tengah jalan


"Tapi sayang nya aku tidak mau di sogok dengan barang" ucap Angel tersenyum penuh arti


"Aku akan menghukum mu dengan kamu libur membuat adik selama satu bulan penuh" ucap Angel tersenyum lebar


"What, are you seriously?" pekik delix tak percaya


"Of course" ucap Angel senyum penuh kemenangan ia meninggal kan delix dengan wajah terkejut nya


"Hehehe rasain siapa suruh buat aku keteteran ngurusin Emily yang nanya Daddy nya kemana sampai nangis kejeng kejeng" gumam angel


Flashback on


Angel menutup pintu kamar lalu meletakkan Emily di atas kasur


"Emily sayang tunggu di sini ya mommy mau ngambil baju buat Emily mandi" ucap Angel tersenyum lembut


"Daddy" bukanya menjawab Emily malah memanggil delix


"Iya nanti kita nyusul Daddy tapi sekarang kita mandi dulu ya" ucap Angel


"Aku gak mau mandi mau nya Daddy" ucap Emily mulai berkaca-kaca


"Iya sayang tapi kita mandi dulu ya" bujuk angel mengelus kepala Emily

__ADS_1


"Daddy" Ucap Emily mulai menangis kencang


"Huwaaa hiks hiks Daddy" ucap Emily dengan tangis cempreng nya


"Iya sayang iya kita mandi dulu ya habis itu kita susul Daddy di rumah uncle Felix" ucap Angel menggendong Emily


"Gak mau hiks hiks" tangis Emily memberontak dalam gendongan angel


"Aduh sayang hati-hati nanti jatuh ke bawah" ucap Angel Kualahan menggendong Emily


"Hiks hiks hiks" ucap Emily yang terus berontak


"Ssttt kita mandi habis itu kita susul Daddy ajak beli mainan di mall yang banyak ajak juga kaka Al" bujuk angel yang sudah kehabisan akal, karena Emily tipe anak yang susah di bujuk kecuali Daddy nya yang bertindak semua akan teratasi


Terbukti cara terakhir angel membuahkan hasil Emily berhenti menangis lalu menatap angel


"Seriously?" ucap Emily memastikan ucapan angel


"Of course" ucap Angel mengangguk cepat


"Oke" ucao Emily


Akhirnya angel bernafas lega Emily sudah mau di ajak kompromi namun ia kembali di buat pusing oleh tangisan Emily sebelum berangkat Emily terus menangis menanyakan Daddy nya kembali hingga sampai di depan rumah Felix Emily baru berhenti menangis


Flashback off


"Sayang" teriak delix menyusul wngel yang sudah menjauh dari tempat nya


"Aku gak mau kalau satu bulan sayang, aku gak mungkin bisa" keluh delix di samping angel yang kini mereka sudah berjalan berdampingan


"No, satu hari saja bagaimana" ucap delix memelas


"No" ucap Angel berhenti berjalan ia menyilang kan kedua tangannya


"Sayang please" ucap delix teus memohon


"Oke satu Minggu titik gak pake koma" ucap Angel tak bisa di ganggu gugat seperti hakim


"Huh baiklah tapi kamu udah gak marah lagi kan" ucap delix tersenyum


"Enggak asal kamu suapin Emily makan pagi" ucap Angel tersenyum lebar


"Oke" ucap delix mengangguk setuju


Mereka lalu berjalan mencari Felix, jessy, Al dan Emily


"Ternyata di sini kalian di cari-cari juga" ucap Angel melihat mereka berada di meja makan


"Habisnya nunggu Daddy aunty lama keburu Al laper" ucao Al menguyah makanan ringan nya


(Hehe gak jadi nyuapin Lily karena udah di suapin Jessy) batin delix senang

__ADS_1


"OHh kalau gitu aku mau makan juga ah" ucao Angel duduk di kursi kosong dan mulai mengambil makanannya


"Kamu mau ngapain dad" ucap Angel saat melihat delix hendak duduk di samping nya


"Mau makan lah babe" ucap delix tersenyum gemas


"Tadi aku suruh apa sayang" ucap Angel tersenyum penuh penekanan


"Iya iya lagipula Emily sudah di suapin sama Jessy juga" gerutu delix melangkah mendekati Jessy yang menyuapi Emily


"Biar aku saja, kamu makan lagi saja sana" ucap delix menggeser Jessy di depan Emily


Jessy berdiri lalu ia berkata


"Kalian makan lah jika belum makan, aku pergi selesai kan pekerjaan ku dulu" ucap Jessy tersenyum lalu pergi meninggalkan mereka


"Daddy nanti kita pergi ke mall oke" ucap Emily penuh semangat saat Jessy sudah menghilang


"Ke mall buat apa sayang aaa" ucap delix menyuapkan makanan ke dalam mulut Emily


"Mau beli mainan yang banyak, kita ajak Kaka Al juga" ucap Emily menunjuk Al yang sednag minum


"Al setuju" ucap Al semangat setelah meletakkan gelas nya


"Tapi sayang bukan kah mainan mu juga masih banyak sekali" ucap delix mengeryit heran


"Gak mau tau pokok nya nanti kita ke mall" ucap Emily tak mau tau


"Baik tuan putri" ucap dekix pasrah watak putrinya sangat keras kepala seperti dirinya


"Yeyy" teriak Lily dan Al kegirangan


"Selamat mengasuh dua anak yang merepotkan" bisik Felix yang sedari tadi diam


"Kau kan ikut juga ka" ucap delix mendelikkan matanya


"Sorry pekerjaan aku banyak" ucap Felix tersenyum menepuk pundak dekix lalu pergi meninggalkan mereka


"Kak" panggil delix tapi Felix tak menghiraukan nya


"Bearti kau ikut juga kan ba be" ucap Delix memelan saat melihat angel yang ternyata sudah pergi meninggalkan nya


"Kenapa semua meninggalkan ku dengan mereka" gumam delix menatap Wajah Lily dan Al yang senyum manisnya


(Huh alamat lelah luar dalam ini mah) batin delix pasrah


Di ruang tamu


"Kenapa kau meninggalkan suami mu" tanya Felix ketika melihat angel duduk tak jauh darinya


"Biar dia tau rasa mengasuh anak seharian, bukan hanya tau nyetak saja" ucap Angel tersenyum senang

__ADS_1


"Betul apa katamu" ucao Felix mengangguk setuju


Hallo readers author lagi baik hati saya kasih Doble up sebelum offline masal 😂, pertengkaran delix segitu aja gak usah yang besar nanti dia gak kuat bye-bye 😁👋


__ADS_2