
Malam hari zio pulang kerumahnya dengan keadaan lelah, ya lelah siapapun orang pasti akan merasa lelah sekali pun orang itu gila kerja
Sepi itu lah yang ia rasakan saat masuk ke dalam rumah nya karena bibi akan pulang sebelum makan malam ini sudah melewati makan malam jadi bibi sudah pergi besok ia akan kembali lagi
"Lelah nya" zio berkata sambil mengendurkan dasi nya yang terasa mencekik di leher
Ia berjalan ke arah lemari es membuka pintu nya mengambil minuman soda lalu menutup nya kembali
Tak
Bunyi kaleng minuman itu di letakkan di atas meja dengan kasar
Ia berjalan ke atas menuju kamarnya tanpa membawa jas yang ia letakkan tadi sebelum ia mengendurkan dasi nya
Kreeek
"Huh" Zip menghela nafas panjang ia merebahkan badannya di atas kasur king size nya ia Melihat ke langit langit rumah
"Jessy" gumam zio ia tersenyum tipis lalu ia bangkit membuka korden melihat rumah di depannya namun nihil rumah itu seperti tak ada orang nya ia pun kembali menutup korden itu berjalan ke arah kamar mandi
"Aku pasti sudah gila" gumam Zio tersenyum getir
"Aaakkhhh" teriak zio frustasi
Brak
Ia membanting pintu kamar mandi dengan sangat kasar ia mengusap wajahnya dengan kasar ia menatap cermin
"Bodoh kau zio, bodoh" umpat Zio lalu
Prangg
Ia memukul cermin di depannya hingga pecah berkeping-keping tangan nya mengeluarkan darah segar namun ia menghiraukan itu semua ia berjalan ke arah shower membuka keran, air yang yang keluar membasahi semua badannya termasuk semua pakaian
Tangan nya yang terkena air bagitu terasa sakit tapi ia hiraukan itu semua entah kenapa hari ini ia begitu lelah, marah menjadi satu
Tak terasa cukup lama ia sudah membasahi tubuhnya dengan air dingin ia lalu membersihkan tubuhnya keluar kamar mandi dengan menggunakan jubah mandi nya ia langsung tidur di tempat tidurnya tanpa mengganti jubah mandi dengan pakaian tidur nya
Di tempat lain
__ADS_1
"Mom bisakah kau menginap di sini, Al ingin tidur denganmu" ucap Al memeluk Jessy
"Baiklah mom akan tidur di sini" ucap Jessy mengelus kepala Al
"Benarkah?" ucap Al menatap Jessy dengan mata berbinar
"Tentu saja" ucap Jessy tersenyum lebar
"Yey" ucap Al bersemangat
"Jess, bisakah kita berbicara?" tanya Felix menghampiri mereka
"Sayang kau di kamar dulu ya nanti mommy nyusul" ucap Jessy tersenyum ia menyuruh Al ke kamar nya karena ia yakin apa yang akan di bicarakan Felix cukup serius
"Baik lah jangan lupa Mommy nanti nyusul" teriak Al berlari ke arah tangga
"Iya sayang hati-hati jangan berlari" ucap Jessy
Al berhenti berlari tangannya ke atas mengacungkan jari jempol nya tanda oke
"Kita bicara di ruang kerjamu saja" ucap Jessy menatap Felix ketika Al sudah menghilang di balik tembok
"Kau mau berbicara tentang apa?" tanya Jessy yang kini mereka sudah ada di ruang kerja Felix
"Maaf aku harus merepotkan mu untuk beberapa hari kedepan" ucap Felix mengikuti Jessy duduk di atas sofa
"Untuk apa?" tanya Jessy heran
"Aku mau pergi keluar negeri dan itu tak bisa di wakilkan, kau tau sendiri Al sangat lengket dengan ku jadi kau harus menemani Al saat aku tidak ada" ucap Felix
"Tanpa kau suruh aku sudah pasti menjaga nya" ucap Jessy menatap Felix
"Aku tau tapi mungkin Al akan lebih sering menanyakan keadaan ku tapi ku harap kau memberikan pengertian untuk Al" ucap Felix
"Oke kau akan pergi berapa hari?" tanya Jessy
"Mungkin satu Minggu" ucap Felix
"Hanya itu, tunggu apa kau sudah mengatakan ini pada Al?" tanya Jessy menelisik wajah Felix
__ADS_1
"Belum rencananya besok baru akan aku kasih tau dia" ucap Felix
"Oke tak ada lagi kan" ucap Jessy memandang Felix
"Tidak tapi aku mohon padamu, apa boleh?" ucap Felix
"Apa itu" ucap Jessy bertanya balik
"Ku mohon jangan fokuskan hidup mu pada Al, aku tak bermaksud menjauhkan kamu dari Al hanya saja aku juga ingin melihat kamu bisa menemukan kebahagiaan selain Al, dan juga orang tua mu pasti berharap kau segera mendapatkan kebahagiaan mempunyai anak sendiri walaupun aku tau mereka juga menyayangi Al seperti cucu kandung nya sendiri" jelas Felix yang tak ingin melihat Jessy hanya mengurus Al dan juga pekerjaan nya tanpa memperdulikan kebahagian nya
"Tak ada lagi kan aku ke kamar Al, pasti dia sudah menunggu ku" ucap Jessy tersenyum beranjak dari duduknya lalu pergi meninggalkan Felix
(Huh, bagaimana pun aku sudah menyampaikan apa yang orang tuanya minta, soal dia ingin membuka hati atau tidak itu bukan hak ku tapi aku berharap dia bisa membuka hati kembali) batin Felix menatap pintu yang tertutup rapat
Di sisi Jessy di sepanjang jalan menuju kamar Al ia memikirkan ucapan Felix dan juga angel
Apa yang mereka bilang itu benar tak seharusnya ia terus-menerus seperti ini, hidup hanya untuk bekerja, untuk Al, bekerja, Al dan begitu seterusnya
Ia juga pernah memikirkan ini semua namun itu tak mudah bagi dirinya apalagi mengalami trauma yang begitu sulit menghilangkan nya dari ingatan nya
Huh
Ia menghela nafas tak sadar ia sudah sampai di depan pintu kamar Al dengan pelan ia membuka pintu di lihat nya ke dalam ternyata Al masih membuka matanya menunggu dirinya walau Al sudah beberapa kali menguap
"Kenapa belum tidur sayang?" tanya Jessy masuk kedalam dan menutup pintu
"Aku menunggu mommy" lemah Al Kareem ia sudah mengantuk tapi ia terus membuka mata menunggu Jessy datang
"Kenapa tidak tidur dulu lihat kau sudah mengantuk bukan" ucap Jessy merebahkan diri di samping Al mengelus kepala al
"Al takut kalau Mommy di usir o leh da dy" ucap Al dengan nada melemah sedetik kemudian ia sudah memejamkan matanya karena ia sudah sangat mengantuk apalagi elusan kepala nya membuat tak sanggup lagi membuka matanya
"Hihihi, mau tidur aja masih saja bisa bercanda" ucap Jessy terkikik geli
Ia menatap Al mengelus nya dengan kasih sayang tak berapa lama ia juga memejamkan matanya menyusul Al ke alam mimpinya
Di tengah tidur pulas nya Jessy dan Al tak menyadari ada seseorang yang masuk kedalam kamar Al , orang itu menatap Al dengan kasih sayang lalu ia membenarkan selimut mereka mematikan lampu utama jadi hanya ada lampu tidur yang menjadi orang itu lalu berjalan keluar menutup pintu dengan pelan agar tak membangun kan orang yang sedang terlelap
Jangan lupa like vote, readers terimakasih banyak, jangan lupa mampir juga cerita author yang lain😁
__ADS_1