Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 25


__ADS_3

"Maaf" Ucap Anette hendak mencium bibir zio tapi


Kreekk


Pintu terbuka lebar masuklah Jessy tersenyum kaku ketika posisi wajah Anette dekat dengan wajah Zio dan mereka berdua menatap dengan wajah yang berbeda


"Maaf tuan mengganggu saya hanya meminta tanda tangan anda, kalau begitu kalian teruskan saja" ucap Jessy meletakkan dokumen di atas meja kerja Zio Lalu ia keluar dengan cepat dan tak lupa ia menutup pintu ia berhenti sejenak di depan pintu Zio


"Bodoh sekali kau Jessy, karena udah gak sabar pulang hingga lupa gak ketuk pintu" ucap Jessy mengetuk dahinya lalu ia melanjutkan pekerjaannya kembali


Sedangkan di dalam sana posisi Zio dan Anette mereka masih sama mereka saling pandang kemudian


"Ehem aku lihat dokumen nya sebentar" dehem zio mendorong pelan tubuh Anette lalu ia bangkit berjalan ke arah meja kerjanya, ia mengendurkan dasi nya yang terasa seperti mencekiknya


(Malu sekali apa dia gak bisa ketuk pintu apa) batin Zio menggerutu menurut nya tadi adalah hal yang sangat malu untuk nya seperti terciduk berbuat mes*m saja pikirnya


"Em baiklah kalau begitu aku istirahat sebentar" ucap Anette tersenyum melangkah ke arah ruang pribadi Zio


"Em ya" ucap Zio mengangguk ketika Anette hendak menutup pintu Anette tersenyum mengangguk lalu menutup pintu nya


"Sekertaris sialan menganggu saja" kesal Anette


"Awas saja aku beri perhitungan nanti" ucap Anette lalu merebahkan dirinya di atas tempat tidur lalu mulai memejamkan matanya


Sedangkan Zio ia merasa malu terciduk oleh Jessy tapi ia merasa masa bodoh lalu ia kembali mengerjakan pekerjaan nya


Sore hari pun tiba waktunya sudah untuk semua kembali kerumahnya masing-masing begitu pun dengan Jessy ia sudah siap dengan tas nya pekerjaan nya sudah selesai semua


"Akhirnya jam pulang kerja, aku harus cepat pulang sebelum beruang kutub itu masuk ke ruanganku dan membuat ku tambah kesal" ucap Jessy menutup pintu nya Lalu berjalan ke arah lift


Ting


Pintu lift terbuka Jessy masuk ke dalam kemudian ia mematikan ponselnya sebentar jika nanti Zio nanti menghubungi nya ia akan bilang hp nya mati


Ting


Pintu kembali terbuka Jessy segera keluar lift berjalan keluar dari kantor


"Mau pulang Jess" ucap salah satu teman Jessy katika mereka berpapasan di depan kantor


"Iya duluan ya" ucap Jessy tersenyum lalu meneruskan langkahnya menuju halte bus menunggu bus lewat


Di ruangan Zio ia juga sudah Selesai mengecek dokumen nya ia menghela nafas panjang kemudian ia bangkit berjalan ke arah ruang pribadi nya


Membuka pintu lalu menatap wajah Anette yang sedang tertidur pulas Zio memandang nya dari pintu

__ADS_1


"Kenapa aku merasa berbeda ketika memandang wajah nya, bahkan dulu saat aku melihat nya aku selalu enggan untuk berpaling dengan nya, tapi sekarang kenapa aku merasakan berbeda" gumam Zio lirih


Ia menghela nafas berat kemudian menutup pintu nya kembali berjalan keluar ruangan nya menuju ruangan Jessy


Kreek


Zio mendorong pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu ia masuk


"Pesankan saya minuman dan makanan apa saja dua porsi saya tunggu di ruangan saya"Ucap Zio tanpa melihat ke depan karena ia sedang menggulung kemeja lengan nya dan matanya fokus pada kemeja lengannya


Setelah mengatakan itu ia berbalik badan TANPA melihat ke arah meja Jessy


"Ah ya jangan lupa untuk mengetuk pintu sebelum ku masuk ke dalam ruangan ku" ucap Zio mengingat kejadian tadi siang


"Ingat itu" ucap Zio berbalik sembari tangannya di angkat menunjuk?, menunjuk apa? , entahlah kan tidak ada orang, ya tergantung di udara gitu aja seperti hubungan mereka yang di gantung canda😂, yuk lanjut jangan ghibah ✌️


"What the . . ." umpat Zio membulat kan matanya ketika menyadari bahwa di depannya tak ada orang


"Jadi sedari tadi aku ngomong sendirian" ucap Zio tak percaya


"Kayak orang gila aku bicara sendiri" ucap Zio mengusap rambutnya kasar sembari menggeleng kan kepalanya


"Sudahlah, kemana pula anak itu" ucap Zio berjalan ke arah ruangannya


Kreek


"Kau sudah bangun ku kira kau akan bangun nanti" ucap Zio


"Iya aku lapar" ucap Anette menghampiri Zio


"Baiklah ayo kita makan malam di luar" Ajak Zio


"Ke restoran favorit kita ya" ucap Anette yang sedang memeluk zio dari belakang


"Baiklah" ucap zio berdiri lalu menggandeng tangan Anette mengambil tas Anette lalu mereka keluar pergi ke restoran favorit mereka


Di apartemen Jessy


"Selamat sore kesayangan mommy" ucap Jessy mencium pipi gembul baby Al


"mommy" ucap baby Al menepuk-nepuk kedua tangannya sambil tersenyum lebar sedangkan mbok eem hanya tersenyum saja


"Yok kita jalan-jalan ke taman, mbok juga ikut" ajak Jessy pada baby Al dan mbok Eem


"Aduh maaf non mbok Eem gak bisa mbok Eem ada urusan" tolak mbok Eem tidak enak hati

__ADS_1


"Yah jadi hanya kita berdua dong sayang" ucap Jessy menatap baby Al


"Maaf ya non" ucap mbok Eem


"Iya mbok gak papa, tapi tunggu in Jessy dulu ya Jessy mau mandi tolong jagain baby Al sebentar saja" pinta Jessy


"Iya non gak apa-apa" ucap mbok Eem tersenyum mengangguk


"Kalau gitu mommy mandi dulu ya baby" ucap Jessy tersenyum lalu ia berjalan kearah kamarnya untuk mandi


Beberapa menit kemudian Jessy sudah selesai mandi ia lalu menghampiri mbok eem karena ia merasa tak jika mbok Eem menunggu nya terlalu lama


"Udah mbok, mbok Eem boleh pulang sekarang" ucap Jessy menghampiri mbok Eem dan baby Al di ruang tamu


"Ya udah kalau gitu mbok Eem pulang sekarang ya soalnya udah di tunggu orang" ucap mbok Eem tersenyum


"Sekali lagi terimakasih ya mbok maaf jika Jessy buat mbok nunggu lama" ucap Jessy tersenyum


"Iya non gak papa" ucap mbok Eem mengangguk lalu mengbil tas nya yang sudah ia taruh di atas meja


"Mbok pulang dulu ya den bye-bye" ucapbok Eem melambaikan tangannya


"Hati-hati mbok Eem" ucap Jessy tersenyum sambil melambaikan tangan baby Al yang juga tersenyum


"Ayok kita ambil perlengkapan bayi Al" ucap Jessy menggendong baby Al ketika mbok eem sudah menghilang di balik pintu


Setelah mengambil perlengkapan baby Al Jessy pun membawa baby Al turun ke lantai dasar kemudian mereka berjalan ke taman biasa tempat mereka bermain


"Kita sudah sampai" ucap Jessy tersenyum sambil menurunkan baby Al dari gendongan nya


Baby Al pun tersenyum girang lalu ia mulai berjalan menghampiri apapun yang ia ingin hampiri


"Hati-hati sayang" ucap Jessy tersenyum melihat baby Al tersenyum senang


Cukup Lama mereka berada di taman hingga kini semua orang sudah mulai pergi meninggalkan taman


"Baby, yuk kita pulang" ucap Jessy pada baby Al yang kini sedang berada di sebuah bangku taman dan Jessy yang berada tak jauh dari baby Al


Baby Al menoleh lalu tersenyum lalu berjalan perlahan ke arah Jessy


"Ayo kesini sayang" ucap Jessy tersenyum lebar merentangkan kedua tangannya


Baby Al makin bersemangat ia berjalan ke arah Jessy dengan tak sabaran hingga akhirnya baby Al kehilangan keseimbangan nya


"Baby Al" ucap Jessy terkejut dan langsung menangkap baby Al namun . . .

__ADS_1


__ADS_2