
Keesokan pagi harinya Jessy sudah berada di kantor hari ini cukup padat jadwal meeting apalagi asisten Ed belum juga kembali
"Huh semangat" ucap Jessy menyemangati diri sendiri ia berjalan ke arah ruangan Zio
Tok tok tok
"Masuk" saut dari dalam
Pintu terbuka masuklah Jessy dengan membawa sebuah tablet di tangannya
"Selamat pagi tuan, jadwal hari ini cukup padat, 10 menit lagi rapat tahunan lalu setelah makan siang meeting di cafe pelangi, setelah itu lanjut meeting dengan perusahaan Jordan tuan" ucap Jessy membacakan semua jadwal Zio hari ini
"10 menit lagi panggil saya lagi" ucap Zio datar
"Baik tuan permisi" ucap Jessy membukukan badan lalu berjalan keluar dari ruangan Zio
Lima menit kemudian ruangan Zio kembali terbuka masuklah wanita lumayan cantik body sexy dengan pakaian yang terbuka
"Ini belum sepuluh menit kembali lagi setelah lima menit" ucap Zio tanpa melihat yang datang
"Kau mengusirku" ucap wanita itu tak suka
"Eh ku kira sekertaris ku" ucap Zio tersenyum tipis melihat siapa yang masuk ke ruangan
"Emang kenapa dengan sekertaris mu" tanya Anette tak suka
Ya yang masuk tadi Anette kekasih Zio
"Nanti aku ada rapat tahunan, 10 menit lagi aku suruh buat dia panggil aku" jelas Zio tak mau kalau Anette salah paham
"Oh ku kirain kamu selingku sama dia" ucap Anette memeluk Zio dari belakang
"Mana ada sayang kan aku cintanya sama kamu" ucap zio tersenyum lebar
"Ah masak sih" ucap Anette malu-malu kucing
"Iya dong" ucap zio mengelus tangan Anette
"Kamu ada apa pagi-pagi ke sini" tanya Zio
"Aku hanya kangen sama kamu" ucap Anette tersenyum lebar
"Yakin hanya kangen" ucap Zio
"Iya, tapi sebenarnya aku mau ngomong sesuatu pada kamu" ucap Anette menatap wajah Zio
"Ngomong apa?" tanya Zio
"Tapi aku gak enak ngomong nya" ucap Anette
"Ngomong apa, katakanlah" ucap zio tersenyum menatap Anette
"Sebenarnya. . ." ucap Anette terpotong ketika pintu di ketuk dari luar
Tok tok tok
"Masuk" saut Zio
"Maaf tuan rapat nya sudah mau di mulai" ucap Jessy membawa setumpuk dokumen
__ADS_1
"Baik kita kesana sekarang" ucap zio berdiri dari duduknya
"Sebentar ya sayang kita lanjut nanti aku mau rapat dulu kalau kamu mau tunggu di sini gak papa kamu bisa santai di kamar pribadi aku" jelas zio tersenyum memandang wajah Anette
"Tapi aku mau ngomong sesuatu" ucap Anette
"Nanti aja, aku rapat dulu" ucap zio mengecup kening Anette lalu pergi ke ruang tapt di ikuti oleh Jessy
"Zio" panggil anett ketika zio keluar dari ruangan
"CK sekertaris sialan menganggu saja" geram Anette ketika melihat kepergian mereka
"Awas saja" ucap Anette
Jessy dan zio sudah Sampai si ruang rapat
"Kita mulai rapat hari ini" ucap Zio datar
"Baik" ucap mereka semua
Rapat pun di mulai pembahasan satu persatu di bahas beruntung tak ada yang melakukan kesalahan sehingga zio tak mengamuk atau memecat seseorang hanya saja ia masih bersikap datar pada Jessy
"Rapat sampai di sini saja" ucap Zio berdiri dari duduknya lalu melangkah meninggalkan ruang rapat
"Terimakasih semuanya" ucap Jessy tersenyum ia lalu mengikuti langkah Zio
"setelah ini apa?" tanya Zio ketika Jessy berada. di belakang nya
"Setelah makan siang nanti rapat di cafe pelangi tuan" jawab Jessy
"Kita ke cafe sekarang" ucap zio menekan tombol lift
"Anette ?" ucap Zio bingung
"Iya tuan bukanya nona Anette tadi pagi datang kemari sebelum anda rapat tuan?" ucap Jessy ikut bingung
(Orang ini amnesia atau gimana pacar sendiri aja lupa) batin Jessy
"CK" decak Zio kemudian ia merogoh ponselnya tak ada chat atau pun kabar dari Anette
Ia mengembalikan ponsel ke dalam kantong nya lalu ia berbalik melangkah menuju ruangan tanpa mengucapkan apapun
Sedangkan Jessy menatap Zio bingung ada apa dengan tuan Zio pikir nya
Detik berikutnya Jessy menggeleng mengangkat bahunya acuh lalu ia berjalan ke ruangan nya mengambil tas nya dan dokumen nya yang harus ia bawa
Kemudian Jessy menunggu zio di depan ruangan zio tak lama pun zio keluar dengan raut wajah tak terbaca
Zio berjalan melewati Jessy begitu saja tanpa berbicara satu kata patahpun
Ting
Pintu lift terbuka mereka telah sampai di lantai dasar berjalan menuju mobil yang sudah menunggu di depan pintu kantor
"Kita cafe pelangi pak" ucap Jessy ketika mereka sudah berada di dalam mobil
"Baik non" ucap sopir menginjak pedal gas menuju cafe pelangi
Setengah jam kemudian mereka sampai di di cafe pelangi lalu mereka masuk ke dalam menuju ruang privat
__ADS_1
"Kita makan siang dulu" ucap Zio duduk di atas sofa
"Baik tuan, anda ingin pesan apa?" tamya Jessy
"Terserah" ucap Zio mengambil ponselnya Dari kantong saku
"Baik" ucap Jessy lalu berdiri memanggil pelayan
"Permisi" ucap Jessy pada pelayan
"Iya ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan menghampiri Jessy
"Saya mau pesan makan" ucap Jessy tersenyum
"Baik silahkan" ucap pelayan menyodorkan buku menu
"Saya mau stick dua sama wine nya dua terimakasih" ucap Jessy mengembalikan buku menu pada pelayan
"Baik tunggu sebentar" ucap pelayan mengangguk meninggalkan Jessy
Sekarang mereka berada di ruangan privat VVIP yang dapat fasilitas mewah
Ada sofa cukup besar, meja makan, tv besar, bahkan ada juga ranjang nya
Tak berapa lama makanan yang mereka pesan datang
Tok tok tok
"Permisi" ucap pelayan membawa sebuah troli berisikan makanan mereka
"Iya silahkan masuk" ucap Jessy tersenyum
Pelayan mulai menata makanan mereka di atas meja setelah selesai pelayan itu pergi
"Makanan nya sudah selesai tuan" ucap Jessy pada Zio yang sedari sibuk dengan ponselnya bahkan pelayan yang mengantarkan pesanan mereka pun enggan di lirik
"Hem" zio hanya berdehem lalu mendekati meja makan
Mereka mulai makan dengan keheningan tanpa ada nya percakapan
Beberapa menit kemudian mereka selesai makan dan meja mereka sudah bersih kembali
"Jam berapa mereka datang?" tanya Zio
"Seharusnya sebentar lagi tuan" ucap Jessy melihat tam di pergelangan tangan nya
Dan benar saja tak lama pintu mereka di ketuk dari luar
Tok tok tok
"Masuk" saut dari dalam
Pintu terbuka masuklah dua orang yang akan meeting hari ini
"Maaf tuan telah menunggu lama" ucap salah satu dari mereka
"Kita. rapat sekarang" ucap Zio yang tak mau mendengarkan alasan mereka
"Silahkan tuan" ucap Jessy tersenyum
__ADS_1
"Baik baik terimakasih asisten Jessy" ucap mereka