Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 20


__ADS_3

Di tengah perjalanan menuju kantor Jessy sedari tadi diam saja pandangan nya lurus ke depan entah apa yang di pikiran kan


Zio yang melihatnya pun mengeryit kan dahinya dia itu kenapa sedari keluar dari perusahaan diam saja bahkan tak ada sepatah kata pun keluar dari mulutnya batinnya


Karena tak mau mengurusi yang bukan urusan nya ia pun memilih diam daripada harus bertanya hingga suasana dalam mobil pun menjadi hening hanya terdengar suara mobil yang menyala


Beberapa saat kemudian mobil mereka sudah masuk ke kawasan perusahaan Zio berhenti di depan pintu masuk seperti pada umumnya Jessy terlebih dulu turun lalu membukakan pintu untuk Zio


Zio pun keluar tanpa mengucapkan sepatah kata pun ia berjalan ke arah ruangannya dengan memasang wajah datar ketika ada orang yang menyapanya dia hanya mengangguk kan kepalanya tanpa senyum atau berkata


Sedangkan Jessy pun sama mana ada orang yang menyapanya malahan banyak yang sirik padanya karena bisa berdekatan dengan tuan Zio yang tampan mapan batinnya


"Pesankan saya makan siang no seafood, nanti kalau sudah antar kan ke ruangan ku" ucap Zio saat mereka akan masuk ke dalam ruangan Zio


"Apa? pak kenapa tidak bilang sedari tadi kenapa juga saya harus ngikut bapak kalau ujung-ujungnya harus turun lagi" cerocos Jessy dengan kesal kenapa tidak bilang sedari tadi saat masih di bawah kan tidak usah naik ke atas buang-buang tenaga aja batin Jessy


"Siapa yang suruh ngikutin saya kan kamu sendiri yang ngikutin saya kenapa saya yang di salahin" Ucap Zio tak terima


"Ya kan tapi" ucap Jessy terpotong


"Cepat sebelum waktu istirahat habis" ucap Zio lalu membuka dan menutup pintu ruangan


"CK dasar beruang kutub andai saja kalau kau tak boss ku sudah aku jadikan perkedel lu" gerutu Jessy memandang pintu yang ada di depannya


"Kalau gak segera pergi bonus mu bulan ini hangus" ucap Zio yang tiba-tiba membuka pintu lalu menutup nya kembali setelah berbicara


"What?" ucap Jessy terkejut dengan kemunculan Zio dari balik pintu terlebih lagi itu beberapa detik lalu pintu itu kembali tertutup


"Apa dia seorang hantu muncul tiba-tiba, dan apa lagi katanya mau memotong bonus heh mimpi saja" gerutu Jessy lalu ia melangkah menuju lift sebelum melangkah ia menendang pintu ruangan Zio cukup keras namun ia tak pedulikan itu ia segera memesan makanan untuk zio


Sedangkan Zio yang berada di dalam mendengar ketika Jessy menendang pintu ruangan nya ia pun terkikik sendiri


"Haha rasain ini baru permulaan liat saja nanti akan ku buat lebih dari ini" ucap Zio memainkan jari kiri nya di atas meja sedangkan tangan kanannya menopang dagu nya


Beberapa saat kemudian pintu di ketuk dari luar


Tok tok tok

__ADS_1


"Masuk" ucap Zio dari dalam yang sedang duduk di atas sofa sambil memainkan handphone nya


"Permisi pak ini makanan bapak" ucap Jessy ketika ia sudah masuk ke dalam


"Letakkan di situ" ucap Zio tanpa menoleh sedikit pun


Jessy pun meletakkan makanan itu di atas meja tak lupa ia menyiapkan alat makan juga air minum Sehingga Zio tinggal makan saja enak kali kau Zio ya tinggal makan 😂


Setelah selesai Jessy pun pamit undur diri dan di anggukki oleh Zio


Beberapa jam sudah Jessy lalui dengan amat sangat lama menurut nya bagaimana tidak


Setiap saat ia di panggil oleh Zio entah itu perintah atau menyiksa karena zio selalu memerintah hal sepele seperti bulpen jatuh ia menyuruh Jessy mengambil nya suruh memijat bahunya lah ini lah itu lah dan itu membuat Jessy lupa akan taruhan yang mereka bikin


Jessy mau


tak mau melakukan itu karena ia di ancam


"Bonus bulan ini gak ada"


"Mau saya pecat"


Itulah yang selalu Zio ucapkan ketika Jessy melayangkan protes nya dan kata itu pun membuat Jessy menciut dan tak jadi protes pada Zio


Zio? tentu saja bergembira dalam hati apalagi ia menemukan mainan baru untuk nya


"Huh akhirnya selesai juga" ucap Jessy merenggangkan otot nya lalu ia pun menyimpan semua data yang baru saja ia kerjakan setelah itu ia membereskan semua barang bawaannya


"Selesai semua, tak ada yang ketinggalan" ucap Jessy melihat semua barang-barangnya


"Tinggal matiin lampu deh" ucap Jessy tersenyum senang


Ia pun beranjak dari duduknya dan mulai melangkah untuk turun ke bawah


Soal Zio dia sudah pulang terlebih dahulu bahkan ia pulang waktunya pulang dan ia juga belum menyelesaikan pekerjaan nya


Tentu saja itu semua ia serahkan pada Jessy

__ADS_1


"Aku kan boss Kenapa harus cape-cape" ucap Zio kemudian ia tersenyum menyeringai dan yah ia serahkan semua pada Jessy


Ting


Pintu lift terbuka Jessy pun melangkah keluar dari pintu lift berjalan menuju pintu kantor


"Baru pulang non Jessy" sapa satpam saat Jessy keluar dari pintu


"Eh iya pak, bapak sift malam ya pak" ucap Jessy tersenyum


"Iya non" ucap satpam membalas senyuman Jessy


"Ya udah kalau gitu saya pulang dulu ya pak, semangat kerjanya" ucap Jessy tersenyum memberi semangat pada satpam


"Iya non hati-hati" ucap satpam melihat Jessy melangkah menuju halte


Sampai di halte Jessy menunggu bus yang lewat namun beberapa menit sudah terlewat bus pun tak kunjung datang


"Aduh kenapa bus nya gak ada yang lewat ya" ucap Jessy melihat ke arah kanan


"Apa aku pesan taksi aja ya, pesan taksi aja lah kasihan si mbok sudah nunggu lama" ucap Jessy seraya mengambil handphonenya ke dalam tas


Ia mengotak Atik nya sebentar lalu kembali menaruhnya kedalam tas tak berapa lama sebuah mobil berhenti di depannya ia mengeryit heran siapa? pikir nya


Keluar lah seseorang dari mobil tersebut merapikan jas nya lalu melangkah mendekati Jessy


Jessy yang melihatnya pun sontak membulat kan matanya apa-apaan kenapa dia ada di sini batinnya


"Hai Jess" ucap orang itu tersenyum


Jessy tak menjawab ia memilih untuk bangkit dari duduknya lalu pergi meninggalkan orang tapi saat Jessy melangkah orang itu memegang tangan Jessy, Jessy yang tangannya di pegang pun berhenti dan melepaskan tangan orang itu dengan kasar


"Jangan sentuh saya" ucap Jessy penuh penekanan tanpa melihat orang itu


"Maaf, Jess bisa kita bicara sebentar" tanya orang itu menatap punggung Jessy


"Saya tidak kenal anda dan tolong jangan ganggu saya" ucap Jessy dingin lalu pergi meninggalkan orang itu tanpa mendengar ucapan orang itu

__ADS_1


"Huh segitu Sulit kah kita bicara sebentar" ucap orang itu lalu kembali berjalan ke arah mobilnya masuk kedalam dan mulai meninggalkan halte bus


Hay readers jangan lupa untuk like saran nya terimakasih 🙏


__ADS_2