Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 33


__ADS_3

Dua kali meeting semua berjalan lancar hari melelahkan pun akhirnya Jessy lewati


Kini mereka sedang berbères semua dokumen ataupun barang yang mereka bawa


"Kita pulang saja tak usah ke kantor, hari ini cukup melelahkan saya mau kunjungi pacar saya" Zio saat mereka bersiap keluar dari ruang privat


"Baik tuan" ucap Jessy mengangguk


(Kenapa dia beri tahu ku kan bukan urusan ku) batin Jessy


(Ekspresi macam apa itu kenapa wajahnya biasa saja seharusnya kan dia kesal atau marah) batin Zio menatap Jessy


"Tuan pergi dulu saja, tak usah menunggu saya, saya takut jika nanti pacar anda marah karena tuan menunggu saya"Ucap Jessy tersenyum


"Saya sekalian menunggu mu ini saatnya pulang kantor" ucap Zio melihat jam tangannya


"Sebagai atasan yang baik yang mengantarkan mu karena sulit bagimu menemukan taksi" alasan Zio


(Benar juga kata beruang kutub ini) batin Jessy memikirkan tawaran Zio


"Baiklah tuan saya menerima tawaran anda" ucap Jessy tersenyum mengangguk


"Tapi tak apa-apakan kalau anda mengantarkan saya takut kalau nona Anette menunggu lama atau salah paham tuan" ucap Jessy hati-hati


"Tak usah di pikirkan, setelah ini saya akan menemuinya " ucap Zio

__ADS_1


"Baik tuan terimakasih" ucap Jessy lalu mereka berjalan keluar namun saat berada di luar mereka tak sengaja berpapasan dengan delic


"Halo tuan hallo asisten Jessy"Sapa delic


"Hallo tuan" sapa balik Jessy karena zio diam saja


"Mau pulang atau mau kembali ke kantor tuan" ucap delic tersenyum


"Pulang" singkat Zio


"Kalau asisten Jessy bagaimana?" tanya delic yang tak mengerti situasi lalu zio sudah memasang wajah menyeramkan


"Saya juga pulang tuan" ucap Jessy tersenyum canggung


"Asisten Jessy pulang dengan saya" ucap Zio menatap tajam delic


(Iya juga ya kalau pulang dengan tuan zio, pasti beruang madu itu makin menjadi jadi, kalau aku pulang dengan tuan delic pasti tuan Zio yang marah) batin Jessy


"Em, Bagaimana ya" ucap Jessy menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Sama saya saja asisten Jessy tapi tunggu saya pesan makanan ya" ucap delic tersenyum menarik turunkan alisnya


"Tidak boleh" dingin Zio


(Aduh, kenapa suasana nya begini ikut tuan delic aja lah, kalau tuan Zio marah juga gak ada hubungannya dengan ku) batin Jessy

__ADS_1


"Saya sama tuan delic saja tuan" ucap Jessy menatap Zio dengan senyum kaku nya


"Tidak boleh" ucap Zio menatap Jessy tajam


"Maaf tuan anda temui saja nona Anette jangan hiraukan saya, ayo tuan Delic" ucap Jessy kembali melangkah masuk ke dalam Restoran


"Maaf tuan saya duluan" ucap delic Tersenyum lebar menepuk pundak Zio lalu menyusul Jessy


"Awas saja kalian" kesal zio menatap punggung Jessy dan juga punggung delic


"CK menyebalkan" ucap zio lalu ia meninggal kan restoran


Sedangkan Jessy dan delic memesan makanan


Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang


"Ini pesanan anda tuan" ucap pelayan menghampiri Jessy dan Delic


"Oh ya terimakasih, ayo" ajak delic pada Jessy


"Ah iya ayo" ucap Jessy tersenyum mengangguk


Lalu mereka berdua pulang apartemen


hallo readers maaf ya author kasih sedikit karena author lagi sibuk besok author up lagi terimakasih banyak 🙏😂🙏

__ADS_1


__ADS_2