
"Ve JE ?" ucap mbok Eem membekap mulutnya
Wanita itu tersenyum mengangguk ke arah mbok Eem
"Aduh non mbok ngefans banget sama non" ucap mbok Eem menghampiri Ve JE duduk di sampingnya
"Mbok kenal saya" tanya Ve JE tunjuk diri sendiri
"Kenal atuh artis Ve JE asal China kan yang cantik" ucap mbok Eem antusias
"Saya kira gak ada yang kenal sama saya" ucap Ve JE pura-pura sedih
"Siapa yang gak kenal non, emang gak pernah liat apa orang secantik gini" puji mbok Eem tersenyum
"Ada, dia gak kenal saya" ucap Ve JE tersenyum lebar menunjuk ke arah Jessy
Jessy yang di tunjuk pun menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Kalau dia mah jangan di tanya non, gak ada sempat lihat tv kerjaan nya bekerja, sama ngurus anak doang non" mbok Eem
"Giat bekerja itu namanya mbok" canda Ve JE tertawa kecil
"Ya memang giat non tapi kan kayak gitu juga" ucap mbok Eem
"Sudah jangan ngomongin Jessy, biar Jessy aja yang beli makanan mbok lanjut ngerumpi nya, sekalian jaga baby Al" ucap Jessy meletakkan baby Al dalam pangkuan mbok Eem
"Hehehe, jadi lupa kalau mau beli makanan" ucap mbok Eem nyengir
"Kamu mau apa?" tanya Jessy pada Ve JE
"Apa aja yang penting bisa di makan" ucap Ve JE tersenyum lebar
"Oke tunggu ya" ucap Jessy lalu pergi mengambil payung kemudian keluar membeli makanan
Di tempat lain berada, tepat nya di apartemen Delic
"Tuan apa anda akan menjual apartemen ini setelah pekerjaan di sini selesai?" tanya max
"Em tak usah lah biar aja, nanti kalau ingin kesini lagi biar gak usah cari hotel, kayanya di sini nyaman tapi sayang Jessy sudah pindah rumah gak ada yang ngajak main lagi" ucap delic
Memang delic sudah tau kalau Jessy sudah pindah rumah, ketika delic ingin memberikan mainan dan makanan untuk Jessy dan baby Al ia menekan bell apartemen yang keluar bukan Jessy melainkan orang asing yang tinggal di sana
"Terus apa gunanya telepon tuan kalau gak nelpon nona Jessy" ucap max
"Kau lebih bodoh dari pada aku max" ucap delic menatap tajam max yang di maksud delic adalah nomor pribadi Jessy tak punya nomor kantor sudah aktif lagi
"Iya tuan memang anda yang paling pintar dan paling tampan" ucap max
"Tentu saja" ucap delic menyisir rambut nya dengan jarinya
(Dan juga paling narsis tuan) ucap max terkekeh kecil
"Apa pekerjaan di sini sudah selesai semuanya?" tanya delic
__ADS_1
"Tiga hari nanti kita kembali meninjau proyek kita dengan tuan zio tuan setelah itu semua sudah clear" ucap max
"Oke kalau gitu habis meninjau proyek langsung kita kembali ke Prancis" ucap delic
"Baik tuan" ucap max
Sore hari di toko sekaligus rumah Jessy tampak hujan sudah berhenti langit cerah pun kembali menyinari bumi
"Kalau begitu saya permisi dulu ya see you next time" ucap Ve JE melambaikan tangannya masuk ke dalam mobil nya
"Hati-hati non" ucap mbok Eem Jessy hanya mengangguk dan tersenyum baby Al juga hanya melambaikan tangan dan tersenyum
"Ehem mbok, kenapa suka Sama artis itu?" tanya Jessy saat mobil Ve JE sudah tak terlihat
"Mbok suka karena dia orang baik sopan, gak kayak artis jaman sekarang non" jawab mbok Eem
"Oh iya sih mbok dia baik" ucap Jessy mengangguk
"Apalagi mbok dapet foto bareng sama idola mbok" ucap mbok Eem melihat foto di layar ponsel nya ya ketika Ve JE hendak pulang mbok Eem minta untuk foto bersama
"Iya mbok Jessy percaya" ucap Jessy tersenyum
Prancis perusahaan Zio, zio kini senang saat mendapat kabar baik bahwa masalah yang sekarang menimpa perusahaan berangsur-angsur mulai membaik
"Kerja bagus kalian boleh beristirahat" ucap zio pada kepala IT
"Baik tuan terimakasih" ucap orang itu. kemudian pamit undur diri
"Akhirnya masalah selesai juga, aku mau beri kejutan untuk Anette" ucap Zio tersenyum tipis
Tok tok tok
"Masuk" ucap Zio
"Ada apa?" tanya zio ketika asisten Ed masuk ke ruangannya
"Bagaimana janji dengan pemimpin DLC tuan, karena masalah ini sudah selesai" tanya asisten Ed
"Atur saja siapa tau kita bisa bekerja sama dengan perusahaan DLC ke depannya itu sangat bagus bagi perusahaan kita" jelas Zio
"Baik tuan, saya sudah berkonfirmasi dengan asisten nya kata nya besok siang bisa bertemu dengan pimpinan mereka" ucap asisten Ed
"Atur saja, kau boleh keluar" ucap Zio
"Baik tuan, saya permisi" ucap asisten Ed
"Huh capek, satu jam lagi lah aku ke sana" ucap Zio menyenderkan punggungnya di senderan kursi
Ia menatap ke atas tiba-tiba pikiran nya terlintas saat ia membuat Jessy kesal ia pun tersenyum kecil
Namun haluan itu sirna ketika ia mengingat ucapan delic, tentang foto dan juga video Jessy
"Apa aku salah paham ya" gumam Zio
__ADS_1
"Gak mungkin lah" ucap nya
"CK kenapa aku jadi mikirin dia, lebih baik aku tidur sambil menunggu waktu" ucap Zio merogoh kantong jas nya mengambil handphonenya mengetik sesuatu lalu ia melepaskan berjalan ke arah kamar pribadi nya meletakkan ponselnya lalu ia mulai merebahkan dirinya lama kelamaan ia mulai tertidur pulas
Di ruangan asisten Ed
Ting
Suara ponsel asisten Ed berbunyi ia melihat nya ternyata dari zio berkata kalau nanti pulang tak usah menunggu nya
"Baiklah" ucap asisten Ed meletakkan ponsel nya
"Eh tunggu aku belum tanya kabar perusahaan yang di Jerman pada nona Jessy, sekalian aku tanya padanya" ucap asisten Ed mengotak Atik ponsel nya lalu menempelkan pada telinga nya
"Iya hallo" ucap Jessy ketika sambungan telepon tersambung
"Hallo nona Jessy, saya asisten Ed bagaimana masalah di kantor saat tuan zio tak ada di sana" tanya asisten Ed
"Apa semua terkendali dengan aman" imbuh asisten Ed
"Maaf asisten Ed saya sudah tidak bekerja lagi dengan tuan anda lebih baik anda tanya kan pada sekertaris nya, maaf saya masih ada urusan selamat malam asisten Ed" ucap Jessy langsung menutup telfonnya
"Tung, kenapa langsung di matikan aku kan belum bertanya" ucap asisten Ed menatap ponselnya
"Tuan Zio bodoh atau bego, karyawan sebagus nona Jessy di pecat" dumel asisten Ed
"Aku tanyakan saja besok, ini namanya menyiksa diri sendiri" ucap asisten Ed menggeleng kepala lalu ia melanjutkan pekerjaannya
Satu jam kemudian Zio terbangun dari tidurnya ia menatap jam tangannya
"Sudah satu jam ternyata" ucap Zio ia berdiri dari tidurnya lalu berjalan ke arah kamar mandi
Setelah itu ia menelfon Anette
"Hallo babe kamu lagi ngapain?" tanya Zio
"Huh, lagi Istirahat di apartemen lelah sekali habis pemotretan" Keluh Anette
"Istirahat lah lebih awal babe, jangan lupa makan" ucap Zio
"Iya aku tutup dulu ya aku mau tidur" ucap Anette
"Oke sampai jumpa" ucap Zio lalu menutup telfonnya
"Kebetulan dia di apartemen nya, langsung ke sana ah sekalian bawain makanan favoritnya" ucap Zio tersenyum lebar melangkah keluar
Beberapa menit kemudian Zio sampai di apartemen Anette tak lupa paper bag berisikan makanan favorit Anette ia bawa
Ia lalu masuk ke dalam apartemen Anette setelah memasukan kata sandi ya memang Zio tau kata sandi apartemen Anette agar lebih mudah jika Zio ingin berkunjung di apartemen Anette
Ia menutup kembali pintu apartemen saat berbalik ia mengeryit heran ketika melihat sebuah . . .
lanjut besok yaðŸ¤ðŸ˜‚
__ADS_1