Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 56


__ADS_3

Di sebuah taman dekat apartemen Lily tempat tinggal yang Jessy dulu tinggalin kini sudah ornag lain yang berganti tinggal di sana


Taman inilah Jessy berada taman favorit Jessy dan baby Al karena suasana taman inilah yang membuat nya nyaman berada di sini


"Apa kau sering di sini" tanya Felix ketika mereka baru sampai di taman


"Iya ini adalah taman favorit kita terutama baby Al lihat dia bahagia sekali" ucap Jessy menunjuk baby Al yang berada di gendongan Felix


"Apa kau senang baby" tanya Felix pada baby Al, baby Al mengangguk antusias


"Kita duduk di sana saja" ucap Jessy menunjuk tempat favorit nya di bawah pohon besar


Mereka berempat berjalan ke arah pohon itu duduk di bawahnya, Baby Al begitu antusias saat Felix menurunkan baby Al, baby Al berjalan kesana kemari Sampai mengajak Felix bermain


Telah sekian lama akhirnya baby Al dan Felix berhenti bermain mereka berdua duduk di dekat Jessy dan mbok Eem


"Capek ya den" ucap mbok Eem tersenyum menatap Felix yang berkeringat banyak sekali


"Iya mbok, Gak nyangka baby Al seaktif itu lihat di masih saja asyik bermain" ucap Felix tersenyum lebar


"Iya dia makin dewasa makin aktif mainnya" ucap Jessy mengangguk


"OHh" ucap Felix mengangguk


Mereka mengobrol sesekali tertawa bersama melihat kelucuan baby Al


Mereka bahagia ada juga yang syirik dengan mereka seperti sekelompok ibu-ibu yang gak jauh dari mereka


"Lihat, bukannya dia yang udah lama gak keliatan?" ucap ibu mekka menunjuk Jessy


"Iya bukanya suami nya bukan lelaki itu ya" ucap ucap ibu tesya


"Gak nyangka ya, lama menghilang baru muncul eh bawa gandengan baru" sinis ibu mekka


Felix yang mendengar pun menatap Jessy, Jessy hanya mengangguk tersenyum tanda bahwa dia baik-baik saja


"Tau gak Bu, dia itu pernah tinggal di apartemen Lily apa kalian tau dia juga pernah akrab dengan pemuda yang tinggal di sana dan gak lama dia keluar pemuda itu juga pergi ke luar negeri" ucap ibu yang lain

__ADS_1


"Ih jangan-jangan dia tukang morotin laki-laki kaya lagi kalau habis uang nya di tinggal pergi cari yang baru" kompor Bu mekka


"Gak nyangka ya, kira-kira anak yang bersama nya itu anak siapa ya, apa mungkin anak dari perselingkuhan kali" ucap Bu tesya


"Bisa jadi apalagi itu anak kayak kagak ada bapaknya" ucap ibu yang lain


Semakin kesini semakin panas kuping Felix mendengar nya tapi ia berusaha menahan emosi nya


"Biasa sih jeng anak haram mana mungkin ada bapaknya, apalagi kalau beda bapak kalau di luar sih kelihatan harmonis, kalau di dalam rumah mana ada yang tau kan" ucap Bu mekka semakin membuat Felix emosi


Bukan Felix saja yang amarah memuncuk Bahkan Jessy juga sudah siap berdiri menghampiri mereka tapi ia sudah di dahului oleh Felix


"Apa ibu ibu gak ada kerjaan sehingga bisa ngobrolin orang" ucap Felix


"Pencemaran nama baik bisa di penjara loh Bu apa kalian tidak takut kalau nanti anak kalian punya ibu narapidana" ucap Felix menatap mereka satu persatu dengan kemarahan


"Guna uang buat apa" sombong Bu mekka tersenyum remeh


"Oh mau nyuap ya, silahkan jika saya bisa penjarakan anda semua jangan harap anda bisa lepas dengan mudah" ancam Felix tersenyum smirk


"Udah yuk jangan di perpanjang" ucap Jessy tak mau terjadi keributan karena semua orang Sudah memperhatikan mereka


"Tidak bisa, orang yang menghina anak saya harus menanggung akibatnya" tegas Felix keceplosan


Jessy dan mbok Eem diam saja karena ia pikir Felix berbohong untuk menyelamatkan mereka


"Halah laki-laki kemarin juga ngaku kalau ini anak nya, kan memang benar apa yang kita bilang kalau dia itu anak haram ayahnya saja gonta-ganti" ucap Bu mekka menunjuk baby Al


"Diam, katakan sekali lagi" bentak Felix dengan mata menyalang


Semua tak berkutik diam seribu bahasa melihat kemarahan Felix yang sangat mengerikan


Baby Al tentu saja menangis mendengar suara yang cukup keras baginya, Jessy dan mbok Eem membawa pergi baby Al dari mereka


"Ingat baik-baik anak ini adalah anak kandung saya, jangan pernah mengatakan kalau dia Anak haram, tunggu saja akibatnya" tegas Felix ia lalu pergi meninggalkan mereka karena ia tak tega mendengar suara tangisan baby Al karena mendengar suara nya


Para ibu-ibu itu juga segera membubarkan diri orang-orang yang sedari memperhatikan mereka juga melanjutkan aktivitas nya kembali

__ADS_1


Tak jauh dari tempat kejadian ada dua Sepasang mata yang memperhatikan tanpa berkedip ialah delic dan angel yang baru sampai di taman tapi mereka malah melihat sebuah kejadian yang luar biasa


"Keren" ucap delic tersenyum lebar


"CK apaan sih ayo kita nyusul mereka" ucap Angel menarik tangan delic


Beberapa menit kemudian di sinilah mereka di apartemen delic mereka saling diam seribu bahasa menatap satu sama lain, menunggu seseorang yang sedang berbicara di telepon sedangkan baby Al sudah tertidur pulas di pangkuan Jessy


"Itu saja pastikan mereka semua tidak akan lolos dengan aman" ucap Felix menutup telfonnya ia membuka pintu kamar lalu berjalan ke arah mereka semua


"Ehem, bisa saya bicara dengan kalian" ucap Felix mereka satu persatu, mereka mengangguk setuju


"Perkenalkan nama saya Felix Simon, ini kembaran saya delic Simon" ucap Felix menunjuk delic, Jessy, mbok Eem dan angel menatap mereka bergantian tak ada yang mirip begitu lah batin mereka


"Kami memang kembar tapi tak identik pasti kalian tau istilah itu, ehem kita langsung masuk keinti nya, nona Jessy terimakasih sudah merawat baby Al dengan penuh kasih sayang selama ini tapi perlu anda tau bahwa saya adalah ayah kandung baby Al" ucap Felix tanpa basa-basi menatap Jessy


Deg


Jantung semua orang berdetak kencang apalagi Jessy, sungguh membuat takut


"Apa maksudnya kak?" ucap Delic tak percaya


"Yang ku bilang adalah kenyataan saya punya bukti" ucap Felix berjalan ke arah pintu apartemen membukanya ternyata sudah ada asisten nya yang hendak memencet bell tapi Felix keburu buka pintu


"Apakah ku kenal wanita ini, dia adalah ibu kandung baby Al benar?" ucap Felix memperlihatkan foto Anette


Jessy dan angel mengangguk karena mereka masih mengenal wanita itu


"Jadi benar apa yang di bilang wanita itu" geram delic


"Dia adalah mantan pacar saya beberapa tahun lalu, rencana saya akan menikahi nya tapi siapa sangka ia malah selingkuh dengan pria lain" jelas Felix


"Waktu berpisah dengan saya dia sudah mengandung anak saya, saya tidak tau karena ia tak pernah memberi tau saya huh" ucap Felix menghela nafas


"Namun baru beberapa bulan ini saya baru tau jika saya mempunyai anak dari nya" ucap Felix menatap baby Al


"Setelah beberapa Minggu mencari informasi tentang baby Al akhirnya saya menemukan baby Al ada padamu, saya sengaja tidak langsung menemui mu dan mengatakan langsung bahwa baby Al adalah anakku karena saya ingin menjalin kepercayaan terlebih dahulu dengan mu, jika saya tiba-tiba datang menemui mu itu pasti akan membuat anda kaget atau tak percaya sama sekali" jelas Felix

__ADS_1


__ADS_2