Strong Single Mom

Strong Single Mom
Chapter 81


__ADS_3

Semua makanan sudah terhidang di atas meja makan lalu semua orang berkumpul untuk menikmati makan malam yang cukup sederhana itu


Setelah makan malam Al dan Felix kembali ke mansion Felix, Jessy juga kembali ke rumahnya sedangkan Mona tetap tinggal di rumah Zio


"Kau akan tinggal di mana?" tanya Felix meletakkan gelas berisi coklat panas di atas meja


"Rencananya di hotel" ucap Mona menatap Zio


"Kenapa tidak tinggal di sini saja" ucap zio mendudukkan dirinya di samping Mona


"Aku gak mau repotin Kaka, dari dulu aku selalu repotin Kaka" ucap Mona tak enak hati


"Kau kan adikku mana mungkin kau merepotkan ku" Ucap Zio tersenyum mengelus kepala Mona


"Tapi tetap saja Mona merasa tak enak" ucap Mona


"Sudahlah kamu tinggal disini saja tak usah buang duit untuk cek in hotel" ucap Zio berdiri


"Tapi" ucap Mona


"Kamu pilih salah satu dari kamar tamu, tenang saja itu semua sudah di bersihkan setiap hari, Kaka mau menyelesaikan pekerjaan Kaka dulu ya" ucap zio lalu menaiki tangga menuju kamar nya tanpa mendengar Jawaban Mona selanjutnya


"Ish Kaka selalu aja begitu" gerutu Mona


Memang kedekatan Mona dan Zio seperti adik Kaka kandung bukan seperti sepupu


Karena Zio sudah menganggap Mona sebagai adik kandung nya sendiri


Sampai di kamar zio membuka tirai jendela nya pemandangan Yang pertama kali ia lihat pasti rumah Jessy


Dilihatnya ternyata Jessy juga sedang membuka tirai jendela nya, menikmati langit malam adalah hal paling menenangkan, maka tak heran Jessy membuka tirai jendela nya


"Hem seperti nya ia sedang membuat desain" ucap zio yang melihat jessy sedang fokus dengan drawing book nya


Lalu Zio tersenyum ia lalu mengambil ponsel nya menghubungi Jessy


"Hallo ada apa?" tanya Jessy


"Tidak ada, hanya ingin mengobrol Dengan mu saja" ucap zio terus memandang jessy yang menjepit ponsel nya di antara kepala dan bahu nya


"Oh apa Mona masih di sana" tanya Jessy


"Masih, apa kau sibuk" ucap zio


"Tidak memang kenapa?" tanya Jessy meletakkan drawing book nya


"Lihatnya ke arah kanan" ucap Zio Jessy menoleh lalu tersenyum ketika Zio tersenyum melambaikan tangannya


"Sejak kapan kau di sana?" tanya Jessy merubah posisi duduk nya


"Dari tadi kau sibuk dengan drawing book mu" ucap zio terkekeh


"Oh" ucap Jessy berohria


"Aku ganggu tidak?" ucap Zio

__ADS_1


"Tidak memang kenapa?" ucap Jessy tersenyum


"Em, maukah kau jalan-jalan dengan ku" ajak zio


"Kemana?" ucap Jessy menatap Zio


"Em kemana ya" ucap Zio yang sendiri bingung


"Aduh bagaimana sih, ngajak tapi gak tau kemana" ucap Jessy terkekeh


"Em bagaimana kita jalan ke kota saja, mumpung salju belum turun" ucap Zio memandang langit


"Boleh, kalau gitu aku ganti baju dulu ya" ucap Jessy tersenyum


"Oke aku nanti tunggu di depan rumah mu ya" ucap Zio mengangguk


"Oke" ucap Jessy mengangguk menatap Zio lalu ia menutup tirai jendela nya


Zio tersenyum melihat tirai jendela jessy yang tertutup


"Entah keberanian dari mana aku ngajak Jessy keluar jalan-jalan" ucap zio tersenyum menggeleng


Lalu ia juga menutup tirai jendela nya mengganti baju nya dengan yang tebal lalu ia turun ke bawah ternyata ada Mona yang sedang menonton TV


"Mau kemana kak" tanya Mona ketika melihat Zio yang sudah rapi


"Mau keluar jalan-jalan" ucap Zio tersenyum lebar


"Kemana ikut dong" ucap Mona menatap Zio


"Dengan siapa sih dia jalan-jalan" ucap Mona lalu ia melanjutkan menonton TV nya


Di sisi Jessy ia sedang mengganti pakaian bnya dengan yang tebal juga yang menurut nya cantik di pakai


"Kayak nya ini bagus deh" ucap Jessy memutar tubuh nya di depan cermin


"Tapi, aduh kenapa aku jadi bingung sih" ucap Jessy mengacak rambut nya


"Jadi yang mana ini" ucap Jessy melihat beberapa baju yang berhamburan di atas ranjang


Tin tin


"Pasti itu Zio sudah di bawah nungguin aku" ucap Jessy bangkit dari duduk nya


"Ah udah lah masa bodo" ucap Jessy menyambar tas dan ponsel nya lalu ia turun ke bawah menemui Zio


"Maaf Nunggu lama ya" ucap Jessy menghampiri Zio yang menunggu di samping mobil nya


"Enggak kok" ucap Zio menggeleng tersenyum


"Udah yok kita jalan nanti keburu kemalaman" ucap Jessy tersenyum


"Ayok" ucap Zio memgangguk lalu ia berjalan mengitari mobil lalu membuka pintu samping kemudi


"Silahkan tuan putri" ucap zio tersenyum menatap Jessy yang masih berdiri di tempat nya

__ADS_1


"Ada-ada saja" ucap Jessy menggeleng kepala nya lalu ia berjalan ke arah Zio lalu masuk kedalam


"Terimakasih" ucap Jessy ketika zio hendak menutup pintu mobil


"Tak masalah" ucap zio lalu ia berjalan mengitari mobil membuka pintu kursi kemudi lalu menutup kembali pintu nya


Setelah itu ia menjalankan mobilnya menuju kota


Akhirnya mereka sampai di kota memang jaraknya tak jauh dari tempat tinggal nya hanya 10 menit dari rumah mereka


"Kita cari parkiran mobil dulu ya baru kita jalan kaki" ucap Zio mencari area parkir yang kosong


"Hem" Jessy mengangguk


Setelah beberapa menit akhirnya mereka mendapatkan parkir kosong karena hari ini di kota cukup ramai


"Akhirnya dapat parkiran jug" ucap Zio lega


"Iya kita salah seharusnya kita datang saat sepi" ucap jessy terkekeh


"Kalau sepi ya nunggu tak ada orang di kota" ucap Zio terkekeh


"Haha bisa aja kamu" ucap jessy tertawa


"Udah ayo turun" ajak zio ia membuka mobilnya begitupun Jessy lalu ia melihat sekeliling


"Kita kemana" tanya Jessy menatap Zio yang celingukan


"Kita cari yang anget anget aja biar badan kita hangat" ucap Zio


"Oke kita cari kedai coffee, bagaimana?" usul Jessy


"Oke, aku tau tempat nya yang jualan coffee yang enak yuk ikut aku" ucap Zio tersenyum


"Ayo" ucap Jessy lalu mereka berjalan berdampingan menuju kedai coffee langganan Zio


"Kamu sering kesini ya" tanya Jessy memecah keheningan


"Gak terlalu paling kalau lagi capek Aja" ucap zio


"Oh, memang apa yang menarik disini" tanya Jessy


"Entahlah lah, tapj biasanya ada festival di sini" ucap Zio


"Festival ?, festival apa memang?" tanya Jessy


"Entah itu hari natal Helloween atau yang lain, memang kamu gak pernah ke sini?" tanya Zio menatap Jessy


"Hehe jarang sekali aku biasa nya hanya di rumah gambar desain" ucap jessy Jujur


"Kalau gitu, kalau ada ada festival di sini aku ajak kamu" ucap Zio tersenyum lebar


"Oke janji ya" ucap Jessy tersenyum senang


"Janji" ucap Zio mengangguk

__ADS_1


Tanpa mereka sadari mereka sudah sampai di kedai coffee yang Zio maksud lalu mereka masuk kedalam


__ADS_2