
...Nama : Azkiya...
...Ras : Manusia...
...Umur :15...
...Vessel : 100% (Bar berwarna biru)...
...Stamina : 100% (Bar berwarna kuning)...
...Skill :...
...*Absolute command...
...*Suggest...
...*Mind control...
...*Stimulant...
...*Manifestation...
...Cursed/Blessing: System⟨Luxury⟩...
...Inventory :...
...*Uang...
...*Pedang biasa...
...*Busur biasa...
...*Senapan...
...*Pakaian ganti...
...*Jubah...
...*Bahan makanan...
...Poin : 400.000...
Ashera telah melunasi hutang poin-ku dengan sangat cepat. Tapi ... tanggungannya juga sangat besar.
Kondisiku sudah sangat buruk, aku telah menjadi buronan benua ini. Ini semua gara-gara iblis terkutuk yang berbuat seenaknya. Yah, ini juga salah Luxury, dia asal melakukan pemanggilan iblis tanpa meminta persetujuan.
Luxury pada dasarnya juga seorang iblis sama seperti Ashera. Tapi, Asmodeus menggabungkan jiwanya dengan system buatan Raphael. Jadi, Luxury tidak bisa disebut system lagi.
Penggabungan jiwa Luxury berakibat hilangnya sebagian kontrol system milik Raphael. System bisa dikatakan hilang, tersisa Luxury yang mempunyai semua kemampuan system bahkan ada sedikit peningkatan.
Aku juga diberikan skill pasif Growth, kemampuan yang membuat aku bertambah kuat seiring waktu, tanpa berlatih pun aku akan tetap bertambah kuat. Itu sebenernya adalah kompensasi atas dihilangkannya fitur statistik kekuatan.
Luxury malas melakukan perhitungan kekuatan dengan skala angka, dia benci berhitung.
Semua fakta itu aku ketahui dari Ashera.
On, ya ... semua skill pemberian Asmodeus belum aku gunakan semuanya. Aku belum terlalu mengerti fungsi setiap skill.
"Luxury, jabarkan setiap skill!"
«Silahkan baca sendiri»
[Abosulute Command : Memungkinkan pengguna untuk mengendalikan atau mengontrol fungsi tubuh target dengan perantara suara yang didengarkan target.
Batasan : Tidak ada.
Mana : 0,001%/target, bertambah 0,1%/ jam.
Kelemahan : Jika target tak mendengarnya, skill tak akan bekerja]
[Suggest : Pengguna dapat membuat target percaya dengan apa yang dikatakannya meskipun hanya sebuah fakta yang dibuat-buat.
Batasan : 1 orang.
Mana : 0,5% bertambah 0,7%/jam.
Kelemahan : Target akan terbebas jika dia mendengar atau mengetahui kebenarannya dari orang lain atau sesuatu]
[Mind control : Pengguna mengendalikan pikiran target dengan kontak mata selama 5 detik. Versi lebih kuat dari Absolute Command.
Batasan : 5
Mana : 10%/target, bertambah 0,1%/jam
Kelemahan : Tidak ada. Selagi pengguna masih memiliki Mana, target tak akan bisa terlepas]
[Stimulant : Skill bonus dari Asmodeus. Pengguna dapat merangsang nafsu target, baik lawan jenis maupun sesama jenis
__ADS_1
Batasan : 5 Target
Mana : 50%/target, bertambah 10%/jam
Kelemahan : Tidak ada]
[Manifestation : Pengguna dapat mewujudkan apa pun, pikiran atau perasaan sendiri dan dari target yang ada di sekitarnya. Pengguna juga dapat mengendalikan perwujudannya.
Batasan : 20 target
Mana : 2%/target
Kelemahan : Semakin banyak target, semakin sulit mengendalikannya]
Skill paling tidak berguna yang diberikan oleh iblis mesum itu adalah skill untuk membuat orang terangsang. Aku tak akan pernah menggunakannya.
Skill yang paling sering aku gunakan adalah Manifestation dan Absolute Command, 3 lainya tak pernah kugunakan.
Mind Control dan suggest ... skill yang sangat berguna untuk membersihkan nama baikku. Cukup menyebalkan aku kemana-mana harus menyembunyikan wajah.
"Kiya aku sudah kembali!" Panggil Ashera dari mulut gua tempat kami bersembunyi. Di sampingnya ada Calsya yang cemberut.
"Apa yang kau dapatkan?"
"Lihat saja nanti. Nah, cepat beli skill yang aku sarankan!" Desak Ashera tak sabaran.
Calsya sendiri cuma menyimak dalam diam, sebagian dari pembicaraan tidak dia mengerti.
"Baiklah ..." Aku mengangguk.
"Luxury, berapa harga skill dimension room?"
«250 ribu poin ...»
"Bagus, poinnya cukup. Cepat beli!"
«Membeli skill dimension room ... pembelian berhasil»
Rencanaku untuk sekarang adalah meningkatkan kekuatan tempur. Aku akan melakukan grinding besar-besaran, ini bertujuan agar aku bisa mengimbangi para pahlawan dan ancaman lainnya.
Dan agar aku tak repot-repot mencari monster-monster, Ashera menangkapnya untukku. Yah, tak perlu berkeliling yang sangat beresiko untuk bertemu dengan para JUDGMENT.
Selain mengumpulkan skill sebanyak-banyaknya, aku juga harus mempelajari semua sihir yang ada. Ashera menyarankan agar tak selalu bergantung pada skill dari System, keberadaan Raphael adalah penyebabnya, sebagai administrator-nya, dia masih punya kuasa untuk mengendalikan System. Ashera khawatir jika sewaktu-waktu semua skill yang aku gunakan tak bekerja.
"Sudah selesai?" Tanya Ashera memastikan.
Ashera pun tersenyum puas, berbanding terbalik dengan Calsya yang kelihatan semakin kesal.
[Dimension room : Pengguna dapat menciptakan dimensinya sendiri, selagi berada di dalamnya pengguna bisa menciptakan dunia sesuai keinginannya
Batasan : ?
Mana : 50%
Kelemahan : Pengguna tak punya kuasa selayaknya Tuhan, ada beberapa hal yang tidak bisa diatur sesuka hatinya]
"Dimension room!"
Seketika, gua yang sempit dengan cahaya remang-remang dari batu bercahaya perlahan berubah. Dinding dan langit-langit gua retak memunculkan cahaya yang amat terang, selang beberapa saat ... semuanya berubah total. Kini, yang ada cuma ruangan serba putih sepanjang mataku mampu melihat.
Yap, segini saja. Aku tak mau ribet, niatnya hanya kugunakan untuk berlatih.
"Baiklah, kita mulai!" Kata Ashera menempelkan tangannya di lantai.
Lingkaran sihir berwarna ungu menyala muncul di lantai putih itu. Dari sana muncul puluhan ribu monster.
"Ashera mengerikan! Dalam waktu singkat dia berhasil menangkap semua monster ini!" Batinku tersenyum masam melihat kumpulan monster di depanku.
Ashera membuat barrier untuk Calsya, dia sendiri terbang melihat pertarungan dari atas. Dia juga melemparkan katana.
Pada dasarnya Ashera cuma sebuah senjata, tapi punya kesadaran.
"Huh ... ayo mulai!"
.
.
.
...⟨Dessert wolf⟩...
...⟨B-Rank⟩...
...⟨Atribut tanah dan angin⟩...
Seekor serigala dengan bulu berwarna cokelat-keemasan. Panjang 5 meter dan tinggi 2 meter.
__ADS_1
...⟨Scorpio⟩...
...⟨B-Rank⟩...
...⟨Atribut racun⟩...
Monster kalajengking berwarna cokelat gelap, dia memiliki dua ekor penyengat yang siap menyuntikkan racun mematikan.
...⟨Shellshield⟩...
...⟨C-Rank⟩...
...⟨Atribut tanah⟩...
Kura-kura raksasa dengan tinggi 15 m, tempurungnya kelihatan sangat keras, dan beberapa ada yang memiliki Rank A.
...⟨Sand slime⟩...
...⟨C-Rank⟩...
...⟨Atribut tanah dan angin⟩...
Slime dengan tubuh berwarna cokelat dan besar 1 meter. Yah, aku tak mau terlalu membahas monster ini.
...⟨Rock Lizard⟩...
...⟨B-Rank⟩...
...⟨Atrinut tanah dan api⟩...
Monster kadal dengan tubuh yang sepenuhnya terbuat dari bebatuan. Kadal ini bisa menyemburkan api sebagai variasi serangannya.
...⟨Orochi⟩...
...⟨S-Rank⟩...
...⟨Atribut api, air, angin, racun⟩...
Ular raksasa dengan 8 kepala. Ular ini sangat besar. Panjangnya mencapai 50 meter lebih dekat diameter tubuh 8 meter. Inilah bos monster di sini.
Beberapa jenis monster sepertinya kuat di daerah berpasir, habitat mereka sepertinya memang di gurun. Aku merasa curang, yah ... akan kubuat tempat ini menjadi padang pasir.
Satu jentikan jari mengubah bentang alam di tempat ini, semuanya langsung menjadi gurun pasir, aku seperti Tuhan saja.
Ashera sudah tergenggam erat di tangan kananku, mataku pun fokus melihat para monster yang kian mendekat.
Slash ...
Aku melesat ke tengah lautan monster itu, dan mengayunkan Ashera yang teraliri petir.
"Thunder blast!"
Booaamm!
Ledakan yang cukup besar membuat kocar-kacir para monster itu, setiap monster yang memiliki pertahanan yang kecil langsung mati. Sedangkan Shellshield, Rock Lizard masih bisa bertahan.
Tujuan dari petempuran ini adalah mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dan meningkatkan kekuatanku, seperti sihir dan fisik. Sebelumnya, Ashera telah mengajariku beberapa jenis sihir, meskipun kebanyakan jenis elemental ... mungkin itu yang paling berguna untuk pertempuran. Jenis manipulasi dan pembentukan tak terlalu membantu, aku akan mempelajarinya ketika keadaan mulai mendukung.
Untuk sihir jenis pembentukan, aku mempelajari satu. Itu adalah terbang, konsep sihir ini hanya meringankan tubuh hingga gaya gravitasi tak bekerja. Arah terbangnya sesuai angin.
Yah, mau bagaimana lagi ... ini adalah sihir terbang tahap awal. Jika aku mempelajari tingkat yang lebih tinggi akan terlalu membuang banyak waktu.
"Fire ball!" Puluhan lingkaran sihir berwarna merah muncul di sekitarku yang sedang melayang di atas para monster itu.
Puluhan bola api kemudian menghujani mereka, tapi karena Fire Ball adalah sihir tahap awal ... tentu saja tak akan bisa menggores monster dengan Rank C ke atas.
"Aku hanya buang-buang Mana!"
Grinding ini terus berlanjut, aku harus bersiap menghadapi musuh-musuh yang tak lama lagi muncul. Kabur terus-terusan hanya membuatku lelah. Dan tentang hal ini, aku bisa sedikit merubah tujuanku ...
Aku harus mencari kebenaran tentang apa yang dikatakan Ashera. Bahwa Raphael sudah memanipulasi ingatanku, kehidupan yang aku ingat di bumi hanya buatan Raphael. Kehidupan asliku adalah pada mimpi itu.
Jika semua yang dikatakan Ashera adalah kebenarannya ... aku tak keberatan harus menantang Raphael bahkan para Dewa-Dewi.
.
.
.
.
Pokoknya aku ucapin terimakasih pada pembaca yang bisa terus baca sampe chapter terupdate.
Maaf 🙏 nggak bisa ngasih cerita yang bagus.
aku bakal usahain cerita ini agar bisa tamat.
__ADS_1
Dah ... see you