Tahta Perak

Tahta Perak
Sejarah


__ADS_3

Di dalam ruang kerja pemimpin keluarga Silverash saat ini menampilkan pemandangan yang aneh antara seorang ayah yang menangis tersedu-sedu sambil mengeluarkan ingus dari hidungnya dan putranya yang memandangnya dengan ekspresi bingung dan jijik di wajahnya.


Mereka adalah Ryan dan Evan yang sebelumnya membahas tentang sebuah rahasia penting yang hanya diketahui beberapa orang di dunia, tapi entah bagaimana suasana yang harusnya tegangan dan serius menjadi keadaan seperti ini.


Evan menunggu selama beberapa saat tetapi sepertinya ayahnya tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti dalam tangisannya, akhirnya dia tidak tahan lagi dan mulai berbicara dengan marah.


" Sudah cukup !, kita sudah menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pembicaraan ini, apa kau tau jam berapa sekarang ayah ?, jam 7 malam !, sudah waktunya untuk makan malam, selain itu kau bukan anak kecil lagi, untuk apa menangisi sebuah buku cerita. "


Setelah mendengar perkataan putranya, Ryan berusaha menenangkan emosinya perlahan-lahan sambil mengusap air mata serta ingusnya dengan sebuah sapu tangan, beberapa saat kemudian, Ryan yang anggun dan bermartabat muncul kembali di hadapan Evan, sambil membuang sapu tangan yang penuh dengan ingus dan air mata, dia berkata dengan serius.


" Apa yang kau katakan nak, bagaimana bisa ayahmu ini menangis, mataku hanya sedikit kemasukan debu tadi. "


" ... "


" Baiklah, tidak perlu meributkan detail kecil, ayo kita akhiri diskusi ini dan menuju ruang makan segera, kita tidak boleh membiarkan ibu dan saudaramu menunggu. "


" Terlambat, saat diskusi ini selesai, mereka mungkin sudah kembali ke ruangannya masing-masing, selain itu kau belum menjawab pertanyaanku tadi. "


" Kau benar, kalau begitu ini hanya makan malam antara kita berdua ayah dan anak, apa yang kau inginkan saat makam malam nanti ?, aku akan menyuruh para pelayan menyiapkannya. "


" Aku ingin makan daging panggang dan-, tunggu dulu, mengapa kita membahas ini sekarang, cepat jawab pertanyaanku dan akhiri diskusi ini. "

__ADS_1


" Baiklah baiklah, tidak perlu emosi seperti itu, aku akan menjawabnya sekarang, um... apa tadi yang kau tanyakan ?, bisakah kau mengulanginya lagi. "


" ... "


Pembuluh darah mulai muncul dari dahi Evan yang menunjukkan betapa marahnya dia saat ini.


[ Sialan, jika bukan karena aku tidak bisa mengalahkanmu, pasti akan kupukul wajah busukmu itu dasar ayah tidak berguna. ]


Setelah mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan, Evan akhirnya dapat menenangkan kembali emosinya.


" Baiklah, akan ku ulangi sekali lagi, siapakah 5 orang yang dipilih oleh kehendak dunia dan mendapatkan kekuatan dari inti dunia ? "


" Mereka membangun kekuatan mereka sendiri ?, jika begitu, bukankah mereka akan menjadi penguasa mutlak di benua masing-masing ?, kesampingkan benua Iblis dan benua Elf, di tiga benua lainnya sudah ada lebih dari sepuluh pemimpin tertinggi yang memimpin masing-masing benua, apakah para pahlawan itu gagal mencapai tujuan mereka ? "


" Hahahaa, meskipun kekuatan para pahlawan itu sangat luar biasa, tapi itu tidak cukup untuk menguasai seluruh dunia, aku tidak tahu dengan situasi benua lain saat itu, tapi jika itu adalah benua bintang, maka aku dapat menjelaskan situasinya padamu jika kau menginginkannya. "


" Cepat jelaskan padaku, aku ingin mengetahui sejarah terbentuknya para pemimpin tertinggi yang ada di benua Bintang saat ini. "


Seolah jiwa sejarawannya terusik, Evan menantikan cerita ayahnya dengan harapan dan antisipasi.


" Kalau begitu dengarkan baik-baik, karena sudah larut malam, aku tidak akan mengulanginya lagi.

__ADS_1


pada saat itu para korban yang selamat dari pembantaian massal yang dilakukan oleh para Undead bersatu dan berjuang berdampingan dibawah kepemimpinan sang pahlawan, tapi itu dapat terjadi karena mereka memiliki tujuan yang sama, begitu perang berakhir, terjadi perpecahan antara korban yang berhasil selamat.


siapapun yang berpatisipasi dalam The Great War dan berhasil bertahan hidup sampai akhir dapat disebut sebagai orang yang berdiri di puncak dunia masing-masing, tidak mengherankan jika setiap dari mereka mempunyai martabat dan arogansi yang tinggi, mereka dapat berdiri di puncak saat ini karena usaha mereka sendiri, setiap jalan yang mereka tempuh dipenuhi dengan tulang dan darah musuh-musuh mereka, apakah kau pikir mereka bersedia menundukkan kepala mereka pada orang lain ?, jadi pada akhirnya terbentuklah dua faksi yang pada saat itu menguasai seluruh benua Bintang yang baru terbentuk.


faksi pertama disebut faksi pahlawan yang dipimpin oleh pahlawan manusia, sedangkan faksi kedua disebut faksi pemberontak yang dipimpin oleh 4 orang terkuat di benua Bintang saat itu yang hanya sedikit dibawah pahlawan.


Keempat orang itu adalah Edward Ascart kaisar pertama kekaisaran Landover, Adelaine Victoria permaisuri pertama kekaisaran Azeroth, Zack Aryk kepala suku pertama suku Raksa dan William Silverash leluhur pertama keluarga Silverash.


setelah beberapa diskusi dan negosiasi yang tidak membuahkan hasil, akhirnya dimulailah perang saudara di benua Bintang yang terjadi antara faksi pahlawan dan faksi pemberontak, dengan mengandalkan kekuatan yang didapatkannya dari inti dunia, pahlawan manusia berhasil menekan 4 pemimpin faksi pemberontak dan memaksa seluruh faksi untuk mundur dan bersembunyi di sebuah hutan yang lebat.


Dengan dikalahkannya faksi pemberontak, pahlawan manusia akhirnya berhasil memenuhi tujuannya untuk menguasai seluruh benua Bintang, dan dengan sumber daya manusia dan alam yang melimpah, dia mendirikan sebuah organisasi keagamaan yang bernama Gereja Dewa Cahaya dan menobatkan dirinya sendiri sebagai Paus, organisasi ini bertujuan untuk melindungi umat manusia atas nama Dewa Cahaya dari Iblis-iblis jahat yang mencoba mengganggu ketenangan dunia.


tidak butuh waktu lama bagi Gereja Dewa Cahaya untuk menarik banyak orang percaya dengan melakukan sihir penyembuhan gratis dan membagikan makanan gratis bagi rakyat miskin hingga akhirnya pengikutnya menyebar sampai ke seluruh bagian benua Bintang, pada saat itu merupakan era keemasan dari Gereja Dewa Cahaya.


tapi hal ini tidak berlangsung lama, 20 tahun kemudian, faksi pemberontak yang telah cukup lama memulihkan diri, menyatakan perang sekali lagi kepada Gereja Dewa Cahaya, tapi ini tidak ditanggapi serius oleh para petinggi gereja saat itu, mereka berpikir jika para pemberontak itu hanya akan menyebabkan keributan kecil karena Gereja Dewa Cahaya berbeda dengan faksi pahlawan dulu, saat ini mereka adalah satu-satunya pemimpin tertinggi benua, dapatkah faksi pemberontak kecil yang dulu pernah dipukuli dan melarikan diri seperti anjing liar melakukan sesuatu yang besar ?


memang, faksi pemberontak saat ini bahkan tidak akan cukup untuk menandingi bahkan cabang terkecil dari Gereja Dewa Cahaya, tapi akan sama sekali berbeda jika ada keberadaan tertinggi seperti pahlawan manusia yang memiliki kekuatan dari inti dunia berada disisi faksi pemberontak, dan hal itu benar-benar terjadi, dan bukan hanya satu, tapi ada 4 orang disisi faksi pemberontak yang saat ini dapat menandingi pahlawan manusia, mereka adalah 4 pemimpin sebelumnya yang dikalahkan habis-habisan oleh pahlawan.


setelah pertempuran hari itu, entah bagaimana 4 pemimpin faksi pemberontak mendapatkan pencerahan dan berhasil melihat sekilas puncak jalan mereka masing-masing, jadi mereka memutuskan untuk mundur sementara dan berlatih sesegera mungkin karena takut pencerahan mereka akan hilang, setelah 20 tahun pelatihan tertutup, masing-masing dari mereka akhirnya berhasil menembus tingkat yang tidak pernah dicapai oleh manusia sebelumnya.


dengan 4 orang yang setara dengan pahlawan manusia berada disisi faksi pemberontak, dapat dibayangkan bagaimana hasil dari perang antara kedua pihak selanjutnya, kekalahan total Gereja Dewa Cahaya. "

__ADS_1


__ADS_2