
Saat ini, ada seorang anak berusia sekitar 9 tahun sedang duduk bersila di dalam sebuah tenda yang cukup mewah dan luas.
Dia adalah Evan yang sedang melakukan terobosan di jalan sihirnya, karena dia tidak mempunyai banyak buku tentang sihir di masa lalu, dia terpaksa menghentikan langkahnya untuk menerobos ketingkat yang lebih tinggi, tapi meski begitu, dengan akumulasi yang cukup lama, dasar-dasar sihirnya saat ini sangatlah kokoh.
Evan adalah seorang penyihir formal yang memliki dua cincin hati dan saat ini sedang berusaha untuk membentuk cincin hati ketiganya.
Didalam cincin ruang Evan saat ini berisi hampir seluruh warisan penyihir yang dikumpulkan oleh keluarga Silverash selama ribuan tahun, meskipin Silverash adalah keluarga yang berfokus pada pelatihan Ksatria, bukan berarti bahwa mereka tidak memiliki warisan tentang Penyihir.
Perlu dicatat bahwa keluarga Silverash telah ada bahkan sejak era dimana World of Ruins belum terbentuk, ini adalah salah satu keluarga yang memiliki sejarah paling panjang di dunia, jadi tidak mengherankan bahwa keluarga ini memiliki banyak warisan tentang Penyihir meskipun tidak terlalu kuat.
Tapi ini sudah cukup bagi Evan, yang dia butuhkan hanyalah dasar-dasarnya saja, dia tidak berniat untuk menapaki jalan yang sama dengan pendahulunya, tujuan utamanya adalah untuk membuat jalannya dengan menggunakan pencapaian pendahulunya sebagai referensi.
Dengan begitu dia akan dapat memaksimalkan potensi tubuhnya secara penuh saat dalam pertempuran.
Setelah mendapatkan banyak buku tentang sihir, Evan akhirnya memutuskan untuk mengukir rune sihir kedalam cincin hatinya.
Menurut penelitiannya sendiri, tubuhnya saat ini memiliki afinitas yang cukup tinggi dengan 3 atribut, yang tertinggi adalah atribut api diikuti oleh angin dan Es.
Di cincin hati pertama Evan memutuskan untuk mengukir hanya 1 rune sihir, yaitu Spiral Fire Ball.
Dan untuk cincin hati kedua, dia mengukir tiga rune sihir sekaligus yaitu Fire Wall, Whirlwind dan Ice Sword.
Sekarang ini dia sedang dalam proses akhir pembentukkan cincin sihir ketiganya dan sepertinya proses berjalan cukup lancar.
Matahari mulai muncul dari ujung timur yang menandakan bahwa hari baru akan segera dimulai, dan bersamaan dengan itu, cincin hati ketiga Evan akhirnya terbentuk dengan sempurna.
Setelah cincin itu terbentuk, pusaran angin berwarna putih yang berukuran sekitar 40 cm diatas kepalanya mulai menyerap mana dalam jumlah yang sangat besar dan mengalirkannya kedalam cincin hati yang baru terbentuk.
Pusaran angin putih ini membuktikan bahwa Evan telah mencapai tahap kesempurnaan dalam teknik meditasi Cloud Wind nya.
__ADS_1
Proses penyerapan ini tidak berlangsung lama, setelah sekitar 1 jam cincin hati ketiga Evan akhirnya mulai stabil dan pusaran angin diatas kepalanya juga telah menghilang.
Tak lama kemudian Evan menghembuskan nafas penuh kabut putih dan kembali tersadar dari proses terobosannya dengan senyum puas diwajahnya.
Setelah itu dia bangkit dari posisinya dan menuju keluar dari tenda, yang menyambutnya adalah sinar hangat dari matahari dan udara segar yang masih tercampur dengan embun pagi, jika di depannya saat ini tidak ada seorang pria muda yang sedang berlatih berpedang sambil bertelanjang dada, mungkin ini akan menjadi awal pagi yang sempurna baginya.
" Apa yang sedang kau lakukan. "
" Oh, Tuanku, aku sedang melatih teknik berpedangku. "
" Kau sebut itu teknik berpedang, puih... itu cuma gerakan acak tanpa tujuan yang jelas sama sekali. "
Even kemudian mengeluarkan Blue Dragon Sword dan memulai latihan paginya bersama William.
Satu jam kemudian, William terbaring ditanah dalam keadaan yang cukup mengenaskan, bahkan banyak luka tebasan pedang terlihat hampir diseluruh tubuhnya, meskipun tidak dalam, tetap saja terasa sakit.
" Hmph, cukup bagus, kau berhasil menahan beberapa seranganku, mulai hari ini, kita akan berlatih 2 jam setiap pagi hari, kemampuanmu saat ini masih belum cukup untuk menyandang gelar Guardian, sekarang bangunlah, ayo kita lanjutkan perjalanan. "
Saat bola cahaya itu menyentuh tubuh William, itu terserap kedalam tubuhnya seperti air yang diteteskan diatas spons dan tak lama kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi.
Luka-luka yang ada di tubuh William mulai sembuh dengan kecepatan yang terlihat oleh mata telanjang, bahkan William sendiri terkejut dengan apa yang dilihatnya.
Apa yang Evan gunakan tadi jelas bukanlah Light Energy yang dikenal dengan atribut penyembuhannya yang kuat tapi itu tidak jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan bola cahaya biru itu.
Ini adalah salah satu kartu truf tersembunyi yang dimiliki Evan yang tidak pernah dia gunakan bahkan saat pertempuran dengan Andrew yaitu Star Energy.
Energi ini memilik atribut penyembuhan yang sangat kuat, meskipun sedikit lebih lemah dari Light Energy, tapi itu tidak terlalu jauh, selain itu Star Energy juga memiliki atribut pertahanan terbaik di dunia yang membuatnya lebih unggul dari Light Energy.
Swosshhh...
__ADS_1
Saat William masih terkejut dan kagum dengan apa yang terjadi pada tubuhnya, tiba-tiba ada sebuah sepatu yang sepertinya cukup mahal terbang menuju arahnya dengan kecepatan tinggi.
Plak !
Dan tanpa ketegangan, sepatu mahal itu mendarat tepat di wajah William.
" Apa yang kau lakukan disana dasar Ksatria idiot, cepat bersihkan tubuhmu dan lakukan pekerjaanmu, jangan lupa untuk membawa sepatuku kembali. "
" Yes Sir. "
Tak lama kemudian, kereta kuda kecil mereka kembali melanjutkan perjalannya, tidak seperti sebelumnya saat mereka hampir mati karena disergap oleh musuh, kali ini perjalanan mereka cukup lancar.
Mereka bertemu dengan banyak pedagang dan pelancong lain disepanjang jalan dan sempat saling mengobrol untuk mengisi waktu luang.
Dan dari para pedagang ini Evan mendapat beberapa informasi yang cukup menarik perhatiannya.
Yang pertama adalah ada sebuah grub bandit besar yang bernama Silver Wind yang sering meminta biaya keamanan pada para pedagang dan warga desa, bahkan tidak jarang mereka menculik wanita-wanita muda untuk dijadikan budak atau pelampiasan nafsu.
Saat Evan mendengar ini, dia menjadi marah besar, aura yang sangat mengerikan terpancar dari tubuhnya hingga membuat William yang ada didekatnya bersembunyi sejauh mungkin darinya.
Untungnya informasi kedua sedikit menenangkan hatinya, ini adalah tentang festival yang akan diadakan 3 bulan lagi di kota Aurum, dari pada disebut festival ini sebenarnya lebih cocok disebut sebagai turnamen pencarian bakat.
Festival ini diadakan oleh gubernur kota Aurum dengan tujuan mencari bakat muda yang mempunyai potensi tinggi untuk direkrut menjadi Ksatria kota Aurum, bahkan gubernur sendiri berjanji jika ada yang memenuhi persyaratannya, dia akan mengajukan proposal secara pribadi kepada keluarga Silverash untuk mencalonkannya sebagai seorang Guardian.
Evan sangat senang saat mendengar hal ini, jika dia tidak salah ingat, gubernur kota Aurum adalah mantan seorang Guardian yang telah pensiun karena terluka parah saat melindungi ayahnya.
Karena kesetian dan pengabdiannya, ayahnya memberikan posisi gubernur kota Aurum kepadanya secara turun temurun dengan syarat keturunannya setidaknya harus berada di tingkat Ksatria bergelar.
Saat Evan masih tenggelam dalam pikirannya, suara William tiba-tiba terdengar dari luar gerbong kereta.
__ADS_1
" Tuanku, kita sudah sampai di desa Pilze. "