
Di tengah malam dimana kebanyakan orang sedang menikmati waktu istirahat mereka setelah lelah seharian bekerja, ada sesosok bayangan humanoid hitam yang bergerak perlahan menuju sebuah rumah kecil yang tampak bobrok dan tidak layak huni.
Jika diperhatikan dengan seksama itu sebenarnya adalah seseorang yang seluruh tubuh dibalut oleh jubah hitam sehingga tampak menakutkan dan misterius.
Tapi saat awan gelap yang menutupi bulan menghilang dan cahaya bulan yang indah bersinar cukup terang, terlihat samar bahwa sosok berjubah hitam ini sebenarnya adalah seorang wanita yang sangat cantik.
Tubuhnya yang dewasa dan mata coklatnya yang indah akan membuat setiap pria didunia meneteskan darah dari hidungnya.
Wanita ini sebenarnya adalah salah satu penduduk Desa Pilze yang bernama Ursula, dia baru saja pindah ke desa ini sekitar 3 tahun yang lalu, setelah kematian suaminya, dia memutuskan untuk hidup menyendiri di sebuah tempat yang indah dan jauh dari keramaian agar dapat mengenang suaminya yang telah meninggal, setidaknya itulah yang diketahui oleh orang-orang di desa Pilze.
Selain sebagai janda muda, sebenarnya dia mempunyai identitas lain, yaitu seorang Penyihir Hitam, karena wajahnya yang mempesona dan sikapnya yang dikenal baik, tetangga yang tinggal di dekatnya sama sekali tidak mendeteksi sesuatu yang salah pada dirinya padahal sebenarnya dia sedang melakukan eksperimen manusia yang mengerikan.
Saat ini, Ursula sedang menuju tempat dimana salah satu kelinci percobaannya berada, dia mendapat respon dari bola kristalnya bahwa eksperimen yang telah dia lakukan selama 3 tahun terakhir akhirnya membuahkan hasil.
Jadi tanpa ragu sedikitpun, dia bergegas memasuki rumah kecil Isabell dengan suasana hati yang riang, tapi saat dia membuka pintu rumah itu, yang menunggunya bukanlah gadis kecil yang lemah dan tak berdaya tapi seorang pria muda berambut hitam dengan full plate armor berwarna perak yang menyelimuti tubuhnya.
Saat pria itu melihat Ursula, mata coklatnya tiba-tiba menyipit dan tak lama kemudian sebuah Aura Blade kuning pekat berbentuk setengah lingkaran meluncur dengan kecepatan tinggi menuju Penyihir Hitam itu.
Ursula, yang merasakan sensasi bahaya, buru-buru mengucapkan mantra yang telah dia ukir di salah satu cincin hatinya.
~ Energy Shield ~
Segera, mana berwarna hitam yang memancarkan bau busuk sehingga membuat siapapun yang ada di dekatnya akan merasa sangat jijik dan tidak nyaman muncul dari tubuh Ursula dan membentuk sebuah lingkaran solid dengan dia sebagai pusatnya.
BOOM...
Tak lama kemudian Aura Blade Ksatria itu bertabrakan dengan Energy Shield milik Ursula sehingga menimbulkan ledakan yang sangat keras.
Dampak dari ledakan itu menyebabkan rumah kecil Isabell yang sudah dalam keadaan sangat buruk akhirnya mengantarkan kehancurannya.
__ADS_1
Banyak debu dan puing-puing rumah itu tersebar kesegala arah sehingga menyebabkan jarak pandang sangat terbatas dan hal ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Ursula untuk melarikan diri dari tempat kejadian.
Tapi sepertinya Ksatria itu tidak berniat membiarkanya lepas begitu mudah, dengan tubuhnya yang diselimuti oleh Aura berwarna kuning, Ksatria itu berlari mengejar Ursula dengan kecepatan tinggi.
[ Sialan, apakah identitasku terbongkar, dilihat dari aspek manapun, Ksatria itu jelas bukanlah Ksatria biasa, hanya beberapa keluarga bangsawan besar yang mampu untuk mengolah Ksatria seperti itu.. sial, dia datang lagi. ]
~ Energy Shield ~
Boom...Baam...Boom...
Ursula yang sedang berlari sambil mempertahankan mantra Energy Shieldnya terus dibombardir oleh Aura Blade Ksatria perak itu berkali-kali, meskipun dia terlihat kewalahan, tapi tidak ada satu seranganpun yang mengenai tubuhnya, ini juga membuktikan bahwa kekuatannya setidaknya berada di tingkat Penyihir Kuno, yaitu satu tingkat lebih tinggi dari Evan yang saat ini adalah seorang Penyihir Formal.
Sejak zaman dahulu bahkan sebelum World of Ruins terbentuk, Penyihir akan sedikit lebih rendah dari Ksatria jika terlibat dalam pertarungan langsung karena aspek terpenting bagi Penyihir memang bukanlah kekuatan, melainkan pengetahuan yang luas dan eksplorasi mereka dalam kebenaran alam semesta.
Jelas mereka akan kalah jika bertarung secara langsung dengan Ksatria yang memang setiap bagian tubuhnya dilatih secara ekstrim untuk situasi pertempuran hidup dan mati.
Tapi hal ini bukan berarti Profesi Penyihir lebih rendah dari Ksatria, hanya cara bertarung mereka perlu persiapan terlebih dahulu, jika seorang Penyihir telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk tujuan bertempur, maka bahkan ksatria yang sangat terampil pun akan menari di telapak tangannya jika tidak berhati-hati.
Tapi dia sendiri tahu jika pertarungan ini berlanjut, dia pasti akan kalah pada akhirnya.
" Sialan, jadi kau tidak akan membiarkanku pergi sampai aku mati hah, terima ini...
~ Wind Slash ~ "
Ursula yang selama ini berada dalam posisi bertahan akhirnya mulai melancarkan seranganya.
Beberapa bilah angin tak terlihat yang terbentuk dari Mana hitam meluncur dengan kecepatan tinggi menuju Ksatria perak itu tapi sebelum bilah angin itu mencapai targetnya, itu dihancurkan oleh Aura Blade kuning pekat.
Setelah menghancurkan bilah angin, Aura Blade kuning itu tidak melambat dan terus melaju menuju Ursula dengan kecepatan tinggi, jadi dia tidak punya pilihan selain melemparkan mantra lagi untuk melindungi dirinya.
__ADS_1
~ Earth Wall~
Sebuah dinding tebal yang terbuat dari tanah muncul di depan Ursula dan menghalangi Aura Blade Ksatria itu
Boom...
Meskipun dinding tanah itu hancur, tapi setidaknya dia masih memenuhi tugasnya dengan baik.
~ Swamps ~ ~Earth Bullet ~ ~ Wind Slash ~
Setelah melihat bahwa serangannya gagal, Ksatria itu mencoba berlari mendekati Ursula, tapi tiba-tiba tanah yang dia pijak menjadi lengket dan berlumpur sehingga memperlambat langkahnya dan tidak berhenti sampai disitu, banyak bilah angin dan peluru yang terbuat dari tanah padat menghujaninya dari segalah arah.
KaBoom...
Sebuah ledakan mengerikan terjadi saat semua bilah angin dan peluru tanah mengenai Ksatria perak itu hingga menyebabkan banyak debu berterbangan di mana-mana.
Setelah debu dan asap itu menghilang, Ksatria itu terlihat berdiri tegak disana tanpa terluka sedikitpun dengan cahaya kuning terang menyelimuti tubuhnya serta senyum tipis terlihat dibibirnya.
Tapi senyum itu tidak bertahan lama karena dia merasakan fluktasi energi yang mengerikan yang dipancarkan oleh Penyihir Hitam di depannya.
"... engkaulah penguasa kegelapan dan sumber dari segala kehancuran, terbentuklah dan tembus segala sesuatu yang ada di depanku.
~ Dark Spiral Wind Arrow ~ "
Tiba-tiba Mana hitam dalam jumlah sangat besar berkumpul di atas kepala Ursula dan membentuk sebuah anak panah raksasa berwarna hitam legam dengan ujung berbentuk Spiral.
[ Holy ****... sihir 5 cincin, jika aku sampai terkena hal itu, bahkan jika aku berhasil selamat, aku harus berbaring selama beberapa bulan, Sialan. ]
Saat Ksatria itu melihat anak panah raksasa, dia mengutuk keras di dalam hatinya dan segera mengeluarkan Aura Blade dan Aura Shield untuk mengganggu proses casting mantra musuhnya serta melindungi dirinya sendiri.
__ADS_1
Tapi sepertinya dia terlambat selangkah, saat Ursula menyelesaikan casting mantranya, anak panah raksasa yang berada diatas kepalanya tiba-tiba berputar dengan sangat cepat dan melesat menuju Ksatria perak itu dengan kecepatan yang sangat mengerikan.
KABOOOOOM...