
Saat ini ada 3 orang yang sedang beristirahat di sudut lapangan pelatihan, mereka adalah Ryan, Ernest dan Evan yang telah melakukan latih tanding sebelumnya, Ernest dan Evan sedang mengulas kembali kekurangan teknik mereka setelah pertandingan singkat itu dan Ryan mendengarkan dari samping sambil terkadang memberikan berbagai saran.
Selama setahun ini, mereka berdua telah meningkat pesat baik itu dalam tingkat budidaya ksatria ataupun teknik berpedang, khususnya Evan yang telah membangunkan Bloodlinenya, karena dia tidak bisa membaca buku-buku tentang sejarah ataupun sihir, Evan menjadi jauh lebih fokus di jalan ksatrianya sehingga kekuatanya meningkat sangat cepat jauh melebihi perkiraan ayahnya.
Selain itu Evan juga banyak mempelajari dan melatih Bloodlinenya selama satu tahun ini, dari sekian banyak peningkatan pasif dan aktif yang dia dapat saat membangkitkan Bloodlinenya, ada dua yang menurutnya sangat luar biasa atau bisa dibilang sangat curang.
Pertama adalah Sword Eyes, kemampuan ini adalah yang terkuat sekaligus yang paling membuatnya sengsara karena membuatnya kesulitan melihat selama 1 tahun ini, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa kemampuan ini juga yang dapat meningkatkan kekuatannya berkali-kali lipat.
Sword Eyes memiliki satu keterampilan khusus pasif dan satu keterampilan khusus aktif, keterampilan pasifnya adalah Sword Illusion yang dapat menyebabkan ilusi ditusuk atau ditebas oleh ratusan pedang bagi orang yang menatap matanya secara langsung, tapi kemampuan ini hanya berpengaruh terhadap orang yang lebih lemah darinya, jika lawannya setara atau lebih kuat maka kemampuan ini akan sia-sia.
Kemampuan kedua adalah kemampuan aktif yang juga membuat Evan menaruh Sword Eyes di peringkat pertama dalam daftar berbagai kemampuan yang muncul saat kebangkitan Bloodlinenya.
Kemampuan ini disebut Future Vision atau sekarang lebih dikenal sebagai Old Man Slayer karena pemiliknya yang tidak berguna sering menyebutnya seperti itu.
Yang membuat kemampuan ini sangat menakutkan adalah saat diaktifkan, kemampuan ini memungkinkan penggunanya melihat sekilas tentang masa depan yang akan terjadi, meskipun itu hanya sekilas atau mungkin hanya satu atau dua detik, jika digunakan dengan baik dalam pertarungan yang sebenarnya maka orang yang memiliki mata ini praktis tak terkalahkan kecuali lawannya memiliki kemampuan yang jauh melampaui pemilik mata ini.
Meskipun dapat memberikan pemiliknya manfaat yang luar biasa, tetapi ada juga batasan dalam menggunakan kemampuan Old Man Slaye... ehem... Future Vision ini, yaitu tingkat penggunaan energi yang luar biasa besar dan beban berat yang harus ditanggung tubuh pengguna.
Setelah latihan keras selama satu tahun ini, Evan sekarang dapat membuka matanya secara normal selama 1 jam sehari, tapi jika dia mengaktifkan Future Vision maka energinya akan habis hanya dalam waktu kurang dari 30 detik, dan jika dia terlalu sering menggunakan kemampuan ini, matanya akan merasakan sakit yang luar biasa dan bahkan tidak jarang sampai mengeluarkan darah, jadi kesimpulannya adalah meskipun Sword Eyes adalah kemampuan yang sangat kuat tetapi juga mempunyai banyak batasan sehingga Evan tidak dapat sering menggunakannya.
__ADS_1
Selain Sword Eyes ada juga satu lagi keterampilan khusus yang menurut Evan sangat luar biasa, sebenarnya itu bukanlah sebuah keterampilan, melainkan sebuah energi yang sangat langka, ayahnya berkata bahwa energi itu disebut sebagai Star Energy yang mempunyai 2 atribut yang sangat kuat, yaitu penyembuhan dan pertahanan ekstrim.
Star Energy adalah sebuah energi yang sangat langka, tercatat dalam sejarah hanya keluarga Silverash dan segelintir orang yang mempunyai bakat khusus saja yang dapat menyerap energi ini, energi ini dikatakan mempunyai pertahanan terkuat dari semua energi yang telah ditemukan dan diidentifikasi sejauh ini dan juga atribut penyembuhannya dikatakan berada dalam urutan nomor 3 setelah Life dan Light Energy.
Digabungkan dengan atribut kecepatan dan ketajaman yang sudah dimiliki Evan sebelumnya, maka saat ini Evan dapat dikategorikan sebagai ksatria yang sempurna, dan inilah alasan mengapa setiap kali ada orang dari keluarga Silverash yang berhasil membangkitkan Bloodlinenya, keluarga Silverash akan mencapai tingkat pengembangan sangat menakutkan.
Tapi apakah pemimpin tertinggi benua bintang lainnya membiarkan keluarga Silverash melampaui mereka begitu saja ?, tentunya tidak.
Mereka akan melakukan berbagai upaya dalam bayang-bayang untuk menghambat pertumbuhan keluarga Silverash yang tidak meninggalkan jejak sama sekali, karena mereka tahu bahwa setiap orang yang memiliki garis darah Silverash adalah orang gila sejak lahir, meskipun mereka terlihat rendah hati diluar tapi sebenarnya mereka memiliki harga diri yang tinggi dan arogansi yang sudah tertanam jauh didalam darah dan tulang mereka.
Mereka akan memperlakukan rakyat dan sekutunya dengan baik sedangkan akan mengejar musuh-musuh mereka bahkan jika itu sampai keujung dunia sekalipun jika itu menyangkut harga diri mereka, jadi tidak ada yang cukup berani untuk memprovokasi keluarga Silverash secara langsung karena mereka takut jika orang-orang gila di keluarga ini akan memulai perang tanpa berpikir panjang.
" Ayah, kurasa sudah cukup istirahatnya, ayo kita mulai latihan selanjutnnya. "
Ernest yang adalah seorang maniak latihan tiba-tiba berdiri dan menyarakan untuk melanjutkan latihannya, sejak kejadian kemarin dimana ayahnya dan Evan mengecualikan dirinya dalam diskusi untuk membahas rahasia keluarga, dia mulai melatih dirinya jauh lebih keras dari sebelumnya.
" Latihannya cukup sampai disini, hari ini adalah hari yang spesial karena adikmu akan mencoba melakukan terobosan menjadi Master Ksatria, ini juga sebuah kesempatan bagimu, perhatikan dan pelajari untuk dijadikan referensi dimasa depan. "
Saat Ernest mendengar itu, tidak ada rasa malu atau tersaingi karena dia telah dilampaui oleh adiknya sendiri, dia telah memutuskan untuk tidak membandingkan dirinya dengan monster kecil ini karena itu tidak baik untuk kesehatannya, yang harus dia lakukan adalah bekerja sekeras mungkin agar tidak tertinggal jauh dari adiknya, tapi saat ini dia mendengar sesuatu yang tak terduga dari adiknya itu yang membuatnya terkejut.
__ADS_1
" Tunggu dulu ayah, aku belum siap melakukan terobosan ini. "
Dan bukan hanya Ernest yang terkejut saat mendengar suara Evan, bahkan Ryan juga membuka mulutnya lebar-lebar saat mendengar kata-kata itu, mereka mungkin tidak pernah menyangka bahwa Evan yang biasanya sombong dan memamerkan kejeniusannya akan berkata seperti itu.
" Apa kau belum siap ?, bukankah kau mengatakan sudah mencapai puncak tahap ke 3 dari Breath of Silver Sword dan akan mencoba menembus ke tahap keempat, jika kau berhasil kau otomatis akan menjadi Master Ksatria. "
Ryan menjelaskan secara detail karena dia berpikir Evan tidak mengerti apa yang terjadi.
" Aku tau itu, yang aku maksud bukan karena aku takut akan gagal menjadi Master Ksatria, aku bahkan memiliki keyakinan lebih dari 90% akan berhasil, yang membuatku takut adalah apakah akan ada hal-hal aneh seperti kebangkitan Bloodline terjadi lagi ? "
" Hahahaa, jadi itu yang kau takutkan, tenanglah nak, tidak akan ada hal seperti itu lagi, kebangkitan Bloodline hanya terjadi sekali seumur hidup, jadi kau tidak perlu mencemaskan apapun. "
" Apa kau serius, aku takut jika aku menerobos, aku akan kehilangan sebagian fungsi tubuhku lagi, saat ini aku sudah tidak dapat melihat dengan baik, bagaimana nanti jika terjadi sesuatu pada kaki atau lenganku. "
" Masih bagus jika itu hanya kaki atau lenganmu, bagaimana jika yang tidak berfungsi adalah bagian ITU..., Sigh... sepertinya aku harus bersiap menjadi harapan satu-satunya untuk meneruskan garis keturunan keluarga kita. "
" ... Sialan, apakah kau masih menyebut dirimu kakakku, mulai saat ini aku mengumumkan bahwa hubungan persaudaraan kita terputus. "
" Pft... siapa juga yang peduli tentang itu. "
__ADS_1
Saat Evan gelisah tentang terobosannya, Ernest seolah menambahkan garam kedalam luka mengatakan sesuatu yang sangat mengerikan sehingga membuat Evan semakin takut dan gelisah dalam terobosannya.